Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
170. Kekacauan Internal


__ADS_3

"Kakak, jika aku menjadi dirinya maka aku akan menguliti mu sampai mati. Tapi , tidak hanya tidak menguliti mu sampai mati, dia bahkan masih mencintaimu ! Aku tidak tahu apa yang membutakan mu sampai sampai menyia nyiakan gadis sepertinya !" Keluh Chu Yi dengan dingin.


"Dan itu bukan hanya 1 bekas luka, tapi 28 ! 28 bekas luka !!! Bahkan pria dewasa tidak bisa menanggungnya tanpa menanam kebencian ! Tapi, dia mampu melakukannya ! Kamu benar benar bajingan. " Lanjut Chu Yi dengan nada yang bergetar karena amarah.


Orang yang dimarahi hanya diam dan tidak mengelak kejahatan itu dan merasa pasrah, Bei Zhao hanya duduk diam sementara Chu Yi menghela nafas dan merasa bahwa sudah bertingkah berlebihan dan berjalan pergi dari kamarnya sendiri untuk menenangkan pikiran.


Bei Zhao sendiri duduk termenung di kamar Chu Yi dan memegang catatan Chu Yi yang diberikan padanya.


Bei Zhao tiba tiba merasa bahwa kesehatannya berkurang drastis dan kekuatan nya telah melemah dalam waktu yang singkat.


Bei Zhao memejamkan mata dan setetes air mata yang hangat mengalir dari matanya yang terpejam dan membasahi wajahnya yang dipahat dengan sempurna.


Bayangan dimana Beishang kecil yang ditolong olehnya tersenyum dengan tulus dan tampak sangat senang.


Sementara Bei Zhao melihatnya seperti seorang anak nakal yang tidak dapat mengukur kemampuan nya sendiri.


Siapa yang tahu bahwa pada saat itu juga bukan kehendak yang diinginkan oleh Beishang ? Tapi gadis itu masih bisa menanggapinya dengan sangat baik dan penuh dengan energi positif.


Senyum cerah dan senyum hangat yang tulus itu, tidak pernah terlihat lagi. Seandainya dia bisa memutar balik waktu maka dia akan menculik Beishang kecil, bukan membawanya kembali ke kediaman Zhou.


Seandainya dia tahu lebih cepat, maka dia akan merawat Beishang lebih baik daripada perawatan yang diterima oleh seorang Putri Mahkota.


Seandainya dia bisa memutar kembali waktu maka dia akan memperlakukan Beishang dengan baik dan tidak akan membiarkan Beishang pergi dari sisinya.


Merawatmya dengan sangat baik seolah olah itu adalah nyawanya sendiri, memperlakukannya dengan sangat baik.


Tapi, nyatanya waktu tidak bisa diputar dan tidak bisa dikembalikan lagi bahkan jika Bei Zhao sangat ingin.


Seandainya Beishang dirawat seperti perawatan yang diterima oleh Lin Yue, maka Beishang pasti akan tumbuh menjadi seorang gadis yang lembut dan murah senyum seperti ketika dia masih kecil.

__ADS_1


Tapi , sekarang nasi telah menjadi bubur, Beishang kecil yang penuh dengan senyum cerah tidak akan pernah kembali lagi.


"Melihatmu tidak menyalahkan ku membuatku merasa lebih buruk, membuatku merasa bahwa aku tidak lebih baik dari Xie Bei Chuan atau Chang Yue Niang. " Gumam Bei Zhao dengan nada yang gemetar.


Tanpa sadar Bei Zhao yang telah melakukan perjalanan yang melelahkan selama beberapa hari dan belum benar benar beristirahat.


Jatuh tertidur di atas meja giok dan diluar, hujan dengan sangat deras menerjang. Chu Yi yang melihat bahwa kakak sepupunya tertidur di meja mengambilkan selimut dan memasangnya di tubuh kakak sepupunya.


"Maafkan aku, aku mungkin berlebihan tadi. " Gumam Chu Yi sebelum akhirnya berjalan menuju kamar Lin Beishang.


Bagaimanapun, meskipun keluarga, tidak layak bagi seorang gadis muda sepertinya tidur satu ruangan dengan pria dewasa seperti Bei Zhao.


Lebih baik untuk beristirahat di kamar Lin Beishang dengan duduk di kursi yang tersedia. Tidak lama kemudian, Chu Yi jatuh tertidur.


Sementara di sisi lain, di Dinasti Qin yang di perintah dibawah Kaisar Qing An, Bei Shu, terlihat tenang dipermukaan tapi sebenarnya hancur di dalam.


Dibawah pemerintahan Kaisar Qing An, Putri Huayang , mantan Putra Mahkota, dan Ibu Suri atau yang sekarang layak disebut sebagai Nenek Kekaisaran sedang dipenjara.


Kaisar Qing An yang akhirnya memiliki waktu luang setelah memerintah Kekaisaran ayahnya yang kacau balau dengan sangat baik dibawah perintah Tuannya, berjalan menuju Penjara Kekaisaran.


Kaisar Qing An berjalan menuju Putra Mahkota, Bei Yuan dan memberikan senyum mengejek. Kemegahan yang semula dimiliki oleh Putra Mahkota Bei Yuan bahkan tidak terlihat lagi.


"Saudaraku yang baik, bagaimana kabarmu ? Jangan sampai kamu mengadu pada Ayahanda di dunia bawah bahwa kamu diperlakukan dengan tidak adil oleh adik ini. " Ucap Bei Shu dengan angkuh.


"Kamu anjing sialan yang tidak tahu malu, tidak lebih dari anjing pengikut yang bodoh ! Pada akhirnya, kamu akan berakhir sama denganku !"Kutuk Bei Yuan dengan penuh kebencian.


"Saudara laki laki saya yang baik, apa yang kamu maksud ? Kita adalah saudara dengan ayah yang sama, bagaimana kamu bisa mengutuk adikmu dengan begitu kejam ? Lalu, bagaimana mungkin kamu bisa menuduh Tuan seperti itu ? Bagaimanapun ini adalah kesalahan ibumu yang menipu semua orang dan masih berharap bahwa Tuan akan menyelamatkan nya ?" Tanya Bei Shu dengan dingin.


"Bei Shu, apakah kamu tahu bahwa kita semua adalah anjing pelayannya ? Baginya, nyawa kita tidak ada artinya. Akan ada saatnya dimana dia tidak akan menemukan kegunaan darimu lagi dan kamu akan menggantikan posisi ku, ha ha ha !" Bei Yuan tertawa dengan gila di dalam sel penjara dan mengutuk Bei Shu dengan jahat.

__ADS_1


Tapi, wajah Bei Shu berubah menjadi buruk dan tampak tidak senang dengan kata kata yang dikeluarkan oleh Bei Yuan.


Terlihat bahwa wajah pria itu berubah menjadi sangat buruk dan tidak tampak senang.


"Zhen ini lelah, tidak ingin bermain dengan saudara laki laki lagi. " Ucap Bei Shu dan bersiap untuk pergi dari penjara.


"Adikku tersayang ! Ingatlah bahwa kita hanyalah anjingnya yang bisa dikorbankan olehnya kapan saja ! Kejatuhan kamu dan aku, hanya perlu menunggu waktu ! Ha ha ha !" Bei Yuan berteriak dengan tawa gilanya.


Sementara Bei Shu mendengus dingin dan berjalan pergi dari sana dengan kesal, tapi pikiran Bei Shu penuh dengan kata kata yang di berikan oleh Bei Yuan.


Bei Shu duduk di atas kursi tahkta miliknya dan membanting cangkirnya ke arah pelayan, pelayan itu mundur dengan ketakutan dan berlutut ke arah Bei Shu.


"Sialan ! Aku telah menjadi seorang Kaisar, bagaimana mungkin dia masih memerintah ku? Aku bukan anjing pelayan ! Aku adalah Kaisar ! Kaisar Dinasti Qin !" Teriak Bei Shu dengan marah.


"Bixia, tenangkan amarah mu. Tidak ada gunanya untuk marah dan merusak kesehatan mu semacam ini. " Ucap Kasim Yu , Kasim yang baru saja diangkat oleh Bei Shu.


Bei Shu menjadi sedikit lebih tenang dan kembali duduk meskipun nafasnya masih terengah engah , sebelum akhirnya seorang berjubah hitam datang dan memberi sebuah pesan pada Bei Shu.


Bei Shu membaca surat itu dan tampak marah lalu membuang surat itu ke dalam perapian dan mencekik pembawa pesan dengan marah.


"Katakan padanya ! Aku tidak ingin menjadi anjing pelayannya lagi ! Aku adalah Putra Surga !" Teriak Bei Shu.


"Tuan mengatakan, seorang bawahan yang tidak patuh tidak akan memiliki akhir cerita yang baik. Tidak peduli apapun statusmu saat ini, tidak akan pernah menghilangkan jejak bahwa kamu adalah anjing pelayan di masa lalu. Kamu bisa membunuhku saat ini tapi mata Tuan akan selalu memantau mu. " Ucap pembawa pesan itu dengan tenang.


"Kamu ! Pergilah ke Neraka !" Teriak Bei Shu dan melemparkan orang itu.


Orang itu terlempar dan terbatuk batuk di udara sebelum akhirnya berlari pergi dari aula Kekaisaran sementara Bei Shu melempar semua barang yang ada di atas meja dengan penuh kemarahan.


"Aku tidak ingin menjadi anjingnya lagi sialan !" Teriak Bei Shu dengan marah.

__ADS_1


__ADS_2