
Dia menatap Wang Jian dengan senyum sinis, dia penuh dengan aura membunuh yang pekat. Wang Jian gemetar hebat dan tidak bisa berkata kata.
Selama ini, kekuatan telah terbagi dalam kubu keluarga lama dan keluarga baru. Keluarga lama cenderung lebih keras dan tetap pada pendirian mereka.
Tapi, dibawah kepemimpinan nya maka tidak ada keluarga lama dan keluarga baru, siapa yang tidak ingin tunduk maka akan hancur di tangannya.
"Yang rendah ini tidak berani ! Tapi, jika memang harus bekerja sama dengan bajingan bajingan itu maka keluarga Wang ku akan mengundurkan diri !" Ucap Wang Jian dengan sombong.
"Siapa yang membuatmu berpikir bahwa kamu memiliki kekuatan untuk mengundurkan diri ? " Tanyanya dengan sinis.
"Semua kekuatan yang ada di tanah ini adalah milik Ratu ini, apa kau berusaha untuk memberontak ?" Tanyanya lagi.
"Jangan salahkan aku karena tidak memberi wajah pada Ratu. " Ucap Wang Jian marah dan maju dengan pedangnya.
Dia mengambil pedang milik A Xiang yang ada di sampingnya dan melakukan gerakan memotong udara.
Sebuah energi yang membentuk lengkungan menghantam Wang Jian yang membuat pria tua itu terlempar ke belakang dan menghantam tembok lalu terbatuk batuk di tanah.
"Siapa yang tidak ingin tunduk dan bekerja sama maka tidak perlu berpikir untuk tetap berada di dunia ini ! Yang Mulia ini tidak keberatan untuk membersihkan kalian. " Ucapnya dengan dingin dan mengembalikan pedang pada A Xiang.
Orang orang terpanah dengan kekuatannya, dan langsung berlutut di depannya dengan sedikit gemetar.
Beberapa orang membantu Wang Jian untuk tunduk dibawah nya, dia berdiri dan memandang mereka semua yang berlutut di bawahnya dengan rendah.
Dia adalah orang yang dihormati, dia memandang orang lain dengan rendah, jika dulunya dia adalah orang yang sedang berlutut di bawah maka sekarang telah berubah.
"Apakah ada yang masih ingin memprotes ? Ratu ini tidak keberatan untuk bermain main dengan kalian. " Ucapnya dengan dingin.
"Kami tidak berani !" Ucap semua orang dengan takut.
"Nyatakan sumpah kalian dan tunjukkan ketulusan kalian. Sekarang, tidak akan ada lagi fraksi lama dan fraksi baru, hanya ada satu kekuatan milikku. " Ucapnya dengan angkuh.
__ADS_1
Kericuhan terdengar dari arah bawah dan beberapa orang merasa tidak setuju dengan kata katanya, dia sudah menduga bahwa tidak semudah ini untuk melakukannya.
"Ratu, bagaimanapun kami Klan Lama telah berdiri disini selama ratusan tahun. Jika begini maka kami akan mengecewakan leluhur kami. " Ucap salah satu orang.
Dia tertawa dingin kala mendengar hal ini dan memukul lengan kursinya dengan kuat yang menghancurkan kursi itu menjadi seribu bagian.
Semua orang terkejut dan tidak berani menatapnya secara langsung.
"Klan Lama, Klan Baru, selama kalian kuat maka tidak peduli kalian lama atau baru maka kalian akan dihormati. Jika kalian masih tidak ingin maka kalian bisa menyerah dan pergi dari Dinasti ini. Ratu ini tidak membutuhkan sekelompok pembangkang. " Ucapnya.
Semua orang terdiam dan tidak bisa berkata kata, Klan Baru merasa bahwa mereka diuntungkan dan langsung membuat sumpah tanpa ragu ragu.
Sementara sekelompok keras kepala seperti Klan Wang, masih sibuk dengan pikiran mereka sendiri.
"Selama kalian setia dengan Ratu ini maka kalian bisa memperluas wilayah kekuasaan kalian. Untuk apa terus berpegang pada cara lama yang tidak efektif lagi ?" Tanya nya pada Klan Lama.
Semua orang termenung dan memikirkan ucapannya yang realistis dengan keadaan nyata. Dia tersenyum sinis dan tidak tampak begitu bahagia atau begitu sedih atau lebih tepatnya tidak ada yang bisa menebak emosinya.
"Ratu, apakah yang anda maksud adalah ketika pernikahan Bei Wang dan Putri Mahkota Dinasti Tang ?" Tanya para pejabat itu dengan antusias.
Mereka semua adalah petarung yang ambisius dan selalu senang mengacaukan tempat lain.
"Itu benar, pada saat itu perbatasan akan melemah. Tidak perlu benar benar serius untuk menaklukkan Dinasti Qin secepat itu, kirimkan ketakutan pada Kaisar mereka. Batalkan pernikahan aliansi kedua Dinasti yang membuat keduanya melemah. " Ucapnya dengan tawa dingin.
"Rencana yang bagus !" Ucap semua orang setuju.
"Berikan mimpi buruk pada Dinasti Qin, buat mereka tunduk tanpa paksaan, itu bahkan lebih menarik lagi bukan ? Dengan batalnya pernikahan aliansi kedua Dinasti, Dinasti Tang akan memandang rendah Dinasti Qin dan akan muncul beberapa gesekan. " Ucapnya dengan tawa gilanya.
"Ratu sangat bijaksana dan cerdik ! Bei Wang dan Putri Mahkota Dinasti Tang tidak boleh dibiarkan untuk menikah atau itu akan menjadi musuh besar bagi kita !" Ucap Wang Jian dengan berbinar binar.
"Tentu saja, tapi aku membutuhkan kerja sama kalian untuk menundukkan seluruh daratan ini. " Ucapnya dengan senyum lebar.
__ADS_1
"Bei Wang sendiri memiliki kekuatan yang tidak terhingga, selama dia bersedia untuk menjadi salah satu bawahan kita maka tidak perlu untuk membunuhnya. " Ucapnya dengan lembut.
Tapi, entah kenapa nada lembutnya membuat semua orang bergidik ngeri.
"Biarkan kami melayani Ratu, demi masa depan yang lebih baik !" Ucap Wang Jian.
Dia tersenyum lebar dan menatap semua orang, ambisinya naik ke atas langit. Dia bahkan berubah menjadi lebih kejam dari hari ke hari.
Putri Mahkota Dinasti Tang, untuk menikah dengan seseorang bahkan harus memaksa. Dia takut bahwa itu akan menjadi lelucon besar.
A Xiang maju ke arahnya dan membisikkan sesuatu padanya.
"Nona, Bei Wang akan pergi secara diam diam menuju Dinasti Long pada saat pernikahan. Dia telah menentang habis habisan, Kaisar memaksanua mengambil jalan ini. " Ucap A Xiang dengan suara pelan.
Senyumnya perlahan lahan hilang, ini adalah hal yang tidak bisa dimengerti olehnya. Dia pikir semuanya hanyalah permainan peran Bei Zhao.
Tapi, untuk kabur pada hari pernikahan, benar benar membuatnya terdiam dan tidak bisa mengatakan apapun.
Dia terdiam untuk sejenak sebelum akhirnya kembali tertawa. Dia berusaha untuk menyembunyikan hal ini dalam dalam.
"Kalian semua bisa pergi, kita akan membahas ini lagi nanti ketika waktunya sudah dekat. " Ucapnya dengan tenang.
"Salam kepada Ratu, Yang Rendah ini pamit terlebih dahulu. " Ucap pejabat pejabat itu dan satu persatu pergi.
Dia menatap ke ayahnya yang juga pergi menjauh, sejak dia membawa ayahnya kemari, ayahnya telah berubah menjadi lebih pendiam.
Dia menghela nafas, selalu ada sesuatu yang harus di bayar untuk mendapatkan sesuatu.
"A Xiang, kita akan pergi menuju Dinasti Qin. Minggu depan akan diadakan Pertandingan bagi beberapa pahlawan, siapapun bisa ikut. Ayo ikuti itu dan mengacaukan semuanya. " Ucapnya dengn senyum dingin.
Pertandingan Pahlawan adalah kompetisi penting bagi Dinasti Qin untuk memastikan siapa yang memiliki peringkat pertama selain Bei Wang dan Kaisar.
__ADS_1