Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
295. Selamat Dari Jebakan


__ADS_3

Lin Beishang dan yang lainnya berjalan masuk ke dalam kamar milik Yu Qian lalu melihat bahwa disana ada beberapa bajingan kecil.


Lin Beishang memandang ke arah Lan Xiang dan Bei Yi Fei dengan senyum tipis, tidak ada kehidupan yang tersisa dari semua orang yang ada disini.


Sangat disayangkan sekali bahwa semua orang yang datang kemari, harus tutup mulut dan Lin Beishang tidak percaya bahwa orang orang ini bisa menjaga rahasia.


Terlihat dari sikap mereka yang tampak sama dengan Yu Qian, sama sama seperti seorang pengecut.


Jadi, semua orang ini harus di bersihkan agar tidak menimbulkan masalah baginya di masa depan.


Lin Beishang benar benar tidak ingin menemui masalah hanya karena ceroboh pada saat ini.


Semua yang bisa dia selesaikan pada saat ini maka akan dia selesaikan secepat mungkin. Setelah dia menyelesaikan semuanya maka dia akan menikah dengan Bei Zhao dan memiliki sepasang anak anak yang cantik atau tampan.


Memikirkan nya saja sudah membuat Lin Beishang tidak sabar, Lin Beishang melihat bahwa masih ada penjaga di kamar ini.


"Kemarilah, sayang !" Teriak Yu Qian dengan wajah vulgar.


Lan Xiang dan Bei Yi Fei terganggu dengan kata kata ini tapi Lin Beishang sama sekali tidak terganggu dengan hal ini dan berjalan maju ke arah Yu Qian.


"Tuanku, disini begitu ramai. Aku takut bahwa Tuan akan terganggu dan kegiatan kita akan di interupsi. " Ucap Lin Beishang sambil melirik selusin penjaga bersenjata di dekat pintu.


Yu Qian tidak langsung menuruti kata katanya karena pria itu terlalu takut mati , tapi teman Yu Qian bahkan lebih bodoh dari dia dan terburu oleh nafsu.


"Apa lagi yang kau pikirkan ?! Kita semua adalah sahabat disini dan gadis cantik telah di depan mata, untuk apa kamu terus terpaku seperti itu ?!" Tanya teman Yu Qian dengan buru buru.


Yu Qian yang mendengar ini menatap ke arah Lin Beishang, Bei Yi Fei, dan Lan Xiang sebelum akhirnya membuat keputusan yang bodoh.


"Baiklah, kalian semua bisa pergi dan jangan masuk sampai aku memanggil kalian ! " Perintah Yu Qian.


"Dimana Ji Tua ?"Tanya Yu Qian.


"Ji Yun bermusuhan denganmu minggu lalu dan takut untuk bertemu denganmu minggu ini, dia lebih memilih untuk diam di rumahnya seperti kura kura pengecut. " Ucap yang lain sambil tertawa dan bersiap untuk menerkam Lan Xiang.


Lan Xiang yang melihat ini menyeringai dan kakinya terangkat lalu menghantam dada pria itu dengan sangat kuat sampai tersungkur ke belakang.


"Apa apaan ini ?!" Teriak Yu Qian sebelum akhirnya merasakan pistol di kepalanya.


Lin Beishang telah mengeluarkan pistol dan mengarahkan nya ke kepala Yu Qian. Pria tua itu langsung gemetar ketakutan, mengingat sikapnya yang pengecut.


"Kalian semua disini, sangat tidak beruntung." Ucap Bei Yi Fei sambil menghela nafas dan mengeluarkan pistol nya juga dari balik saku nya.


"Masing masing dari kalian telah memiliki istri bukan ? Tapi kalian disini dan bersenang senang, benar benar seorang bajingan. " Ucap Lan Xiang sambil meludah.


"Seorang bajingan seperti mereka tidak layak untuk hidup, tapi sayangnya pria ini masih berguna. Tapi, jika sudah tidak berguna maka dia bisa di singkirkan. " Balas Lin Beishang dengan senyum yang mengerikan.


Jika sebelumnya Yu Qian merasa bahwa senyum Lin Beishang sangat indah dan sangat menggoda, tapi sekarang Yu Qian memandang senyuman itu dengan ketakutan.


Yu Qian menatap senyuman Lin Beishang seolah olah sedang melihat Malaikat Pencabut Nyawa yang bersiap untuk menyelesaikan hidupnya yang kotor.


"Berapa banyak kerugian yang kalian timbul kan kepada gadis gadis yang terlahir cantik ? Bukan kemauan mereka untuk terlahir cantik tanpa kekuatan yang cukup. Itulah kenapa dikatakan bahwa kecantikan membawa petaka, tapi ada juga yang disebut dengan kecantikan yang menipu. " Ucap Lin Beishang dengan senyum bahagia.


Yu Qian benar benar merasa ketakutan dengan orang di depannya dan semua orang berhenti untuk bergerak ketika mendengar ini.

__ADS_1


Orang orang ingin kabur tapi tidak bisa, siapapun yang mencoba kabur maka akan ditembak di tempat.


"Tolong aku !" Teriak Yu Qian dengan sangat kuat.


"Percuma, bahkan jika kamu berteriak sampai pita suara mu putus. Para pengawal di luar tidak akan pernah bisa mendengarkan. Sayang sekali bahwa mengerjai kalian sangat mudah, seperti sedang bermain dengan anak anak dan tidak seru sama sekali. " Keluh Lin Beishang dengan helaan nafas.


"Aku salah ! Aku salah ! Aku telah melakukan hal yang tidak layak pada putri pembantu di rumahku !" Ucap seorang pria memohon dan berlutut ke arah Bei Yi Fei.


Bei Yi Fei yang mendengar ini tertawa sebelum akhirnya menembak pria itu si tempat dalam kemarahan yang meledak.


"Dia dengan begitu percaya dirinya mengatakan hal itu dan masih meminta di ampuni ? Dia benar benar bermimpi terlalu jauh !" Ucap Bei Yi Fei dengan mata yang memerah.


Lin Beishang yang mendengar kata kata pria itu juga merasa marah tapi mau bagaimana lagi ? Pria itu telah dibunuh oleh Bei Yi Fei dan dia tidak bisa bermain main dengan pria itu terlebih dahulu sebelum menyelesaikan nya.


"Lalu, siapa lagi yang masih ingin mengaku ? Aku kebetulan masih membuka peluang bagi kalian untuk mengakui hal ini. "Ucap Lin Beishang sambil mengeluarkan pisau dari saku pakaiannya dan memutar mutarnya dengan lembut.


Seorang pria paruh baya lain melemparkan diri ke depan Lin Beishang dan tampak menangis lalu mengakui kesalahannya dengan menyesal.


Tapi, apa guna penyesalan itu ? Siapa yang bisa mengembalikan apa yang telah diambil oleh orang orang ini ?


Pria itu terus menerus menangis dan menceritakan semua kejahatannya, semua orang mengerutkan dahi ketika mendengar kata kata pria ini, mungkin hanya Lin Beishang yang masih tetap tenang dan tidak menunjukkan reaksi apapun.


Setelah selesai, pria itu bersujud ke arah Lin Beishang dan memohon pengampunan agar Lin Beishang tidak membunuh nya dan mengatakan bahwa dia akan bertanggung jawab atas kesalahannya.


Tapi, siapa yang bisa menjamin bahwa pria ini akan tetap melakukan kata katanya setelah keluar dari kasino ini.


Tidak akan ada yang percaya dengan kata kata orang ini. Lin Beishang bukan seorang gadis yang naif dan percaya dengan hal hal bodoh semacam ini jadi hanya menundukkan kepalanya dengan lembut dan tersenyum dingin.


Lin Beishang yang mendengar ini untuk sejenak terdiam sebelum akhirnya menurunkan pistolnya.


Lan Xiang tahu dengan hal ini dan bergantian untuk menjaga Yu Qian, Lin Beishang berjongkok dan meraih dagu pria paruh baya itu sebelum akhirnya terdengar jeritan yang memekakkan telinga.


Bei Yi Fei mengerutkan dahinya dan merasa bahwa apa yang di lakukan oleh Lin Beishang sangat mengerikan, tatapan Lin Beishang saat ini sangat tajam dan penuh dengan hawa membunuh yang dalam.


Lin Beishang menatap ke sekeliling dengan penuh kebencian, tangannya di basuh oleh darah.


Wajah Yu Qian bahkan ikut terpercik oleh darah dan membuat pria tua itu gemetar ketakutan.


"Kamu tahu bahwa itu semua baru permulaan, jika aku benar benar tidak ingin melepaskan nya. Maka bahkan jika dia menangis dan menjerit, aku akan membiarkannya terus hidup dan menderita. Jadi, jika kamu ingin hidup , maka jadilah penurut. " Ucap Lin Beishang pada Yu Qian.


"Ya... ya, ya, ya. Aku akan menurut padamu dan memberikan semua harta ku padamu. " Ucap Yu Qian dengan ketakutan dan merasa bahwa harta adalah jalan satu satunya. Tapi, sayang sekali bahwa Yu Qian tidak tahu bahwa orang yang berhadapan dengannya bahkan jauh lebih kaya darinya.


"Uang, berapa banyak yang bisa kamu berikan padaku ? Jika tidak memuaskan maka aku tidak akan pernah melepaskan mu. Jadi, berikan tawaran sebesar yang kamu bisa. " Ucap Lin Beishang mengejek Yu Qian.


Yu Qian yang bodoh berpikir bahwa dia telah menemukan keselamatan untuk hidupnya, uang memang bisa menyelamatkan hidup bahkan di saat genting.


"Aku akan memberikan semua yang aku punya !" Ucap Yu Qian dengan buru buru.


"Tentu saja , itu besar bagimu tapi kecil bagiku. Lagipula, seorang pengusaha kecil sepertimu, apa yang bisa kamu berikan kepada aku, Lin Beishang ?" Tanya Lin Beishang dengan senyum bangga.


Wajah Yu Qian yang mendengar ini langsung berubah menjadi pucat pasi dan menatap ke arah Lin Beishang dengan ketakutan.


"Nona kedua Lin, Nona Kedua Lin ! Tolong lepaskan hidup ku, mengingat hubungan baik ku dengan Tuan besar Lin. " Ucap Yu Qian dengan buru buru.

__ADS_1


Lin Beishang tersenyum tipis dan tidak peduli dengan semua ini.


"Kamu bisa menjual nama semua orang untuk menyelamatkan hidup mu dan aku mungkin akan memikirkan nya sebentar, tapi ketika kamu menjual nama orang tua ku maka tidak akan ada jalan keluar untukmu. Kamu harus mengetahui hal ini dengan baik, Yu Qian. " Ucap Lin Beishang.


Lin Beishang memikirkan sesuatu yang membuat senyum di wajahnya melebar sempurna, pantas saja orang yang di kirimkan oleh Fang Ling sangat bodoh.


Sekarang, nyawa Yu Qian ini sama sekali tidak penting lagi. Lin Beishang telah menyadari semuanya.


Bagaimanapun, siapa yang mengajari Fang Ling selama ini ? Siapa yang mengajari nya untuk bersiasat selama ini.


Langkah yang di buat oleh Fang Ling ini, bukankah sangat mulus ? Sayang sekali bahwa target utama Fang Ling adalah dirinya dan ini sama sekali mencurigakan baginya.


Lin Beishang akan dengan mudah menebak hal ini dan Lin Beishang sangat mengerti tentang perilaku milik Fang Ling.


Hanya orang bodoh yang percaya dan masuk ke dalam jebakan ceroboh yang di buat oleh Fang Ling ini.


Jika Fang Ling mendengar kata kata Lin Beishang ini maka Fang Ling mungkin akan pingsan karena terlalu marah dan murka pada Lin Beishang.


Lin Beishang menembak Yu Qian dan dengan yang lainnya , Lin Beishang membersihkan semuanya dengan sangat cepat sebelum akhirnya Bei Yi Fei baru menyadari tindakan Lin Beishang dan menahan Lin Beishang.


"Apa yang sedang kau lakukan ?! Jangan terburu oleh emosi !" Teriak Bei Yi Fei tapi Lin Beishang telah membunuh semuanya.


"Siapa yang mengatakan bahwa aku terburu oleh emosi, kadang kadang kamu tidak boleh terlalu fokus pada satu hal. Fang Ling adalah gadis yang pintar, dia tidak akan memilih orang semacam Yu Qian untuk menjadi orang nya. " Ucap Lin Beishang dengan senyum acuh tak acuh.


"Apakah maksud mu ini hanya jebakan yang dia buat ?" Tanya Lan Xiang.


"Jika aku tidak salah menebak , maka seharusnya dengan perangaian Fang Ling maka dia akan memberikan informasi yang salah pada Yu Qian dan meminta Yu Qian untuk bekerja padanya. Sebenarnya, Yu Qian hanya umpan untuk mengecoh kita. " Ucap Lin Beishang dengan yakin.


"Tapi, Yu Qian adalah orang yang waspada. Bagaimana mungkin dia akan begitu percaya dengan Fang Ling tanpa syarat ?" Tanya Bei Yi Fei.


"Tentu saja dia bisa, dia bisa meyakinkan Yu Qian dengan memberikan satu orang. Itu adalah Chu Yi . " Ucap Lin Beishang dengan senyum tipis.


"Apa ?! Tapi, dia dan Chu Yi berada si pihak yang sama. Bukankah itu akan merugikan nya ?" Tanya Lan Xiang dengan terkejut.


Bei Yi Fei yang mendengar ini tiba tiba mengerti dengan maksud Lin Beishang.


"Di dalam tujuan yang sama maka hanya akan ada satu orang yang akan menang dan duduk di puncak. Untuk duduk di puncak maka siapa yang kuat akan bertahan. Chu Yi pasti ingin menyingkirkan Fang Ling tapi Fang Ling juga ingin menyingkirkan Chu Yi, jadi bisa dibilang kalau semua ini hanyalah saling tipu menipu semata. Apa yang dikatakan Lin Beishang sangat benar dan aku telah ceroboh untuk hal ini. " Ucap Bei Yi Fei , langsung setuju dengan apa yang dikatakan oleh Lin Beishang.


Lin Beishang mengangguk dan tahu bahwa Bei Yi Fei akan setuju padanya untuk hal ini. Karena , untuk hal seperti ini maka mereka harus bisa menempatkan diri di posisi musuh sehingga tahu apa langkah langkah yang kira kira akan di ambil oleh musuh untuk gerakan mereka selanjut nya.


Lan Xiang merasa bahwa memikirkan hal yang sangat cerdik seperti ini akan menghancurkan kepalanya dan memilih untuk menyerah mencoba memahami hal ini.


"Aku ikut dengan kalian saja, aku sangat lelah dan tidak mengerti dengan hal hal semacam ini. " Keluh Lan Xiang dengan raut wajah lelah.


"Uh, jangan terlalu kelelahan ya sayang. Jika tidak maka kamu akan sakit !" Ejek Lin Beishang yang menyindir Lan Xiang.


Kata kata yang sama dan nada yang sama pernah di lontarkan oleh Murong Yan untuk Lan Xiang.


"Kamu ini.... itu adalah bentuk perhatian. "Balas Lan Xiang dengan tajam.


Lin Beishang yang mendengar ini hanya tertawa ringan dan tidak menyangka bahwa hubungan Murong Yan dan Lan Xiang menjadi sangat dekat dan intim.


"Aku ingat bahwa dulu ada orang yang sangat membenci Racun Gu dan berteriak bahwa itu menghancurkan hidup ku. " Goda Lin Beishang.

__ADS_1


"Jangan sebut lagi ! Aku tidak ingin mengingatnya lagi ! Tapi, bahkan jika aku kembali ke masa yang sama maka aku masih akan mengatakan hal yang sama. Karena, Racun Gu memang sangat menghancurkan mu sampai ke titik ini. " Ucap Lan Xiang dengan sedih.


__ADS_2