
Lin Xi mengangkat tatapan nya dan menatap Lin Beishang dengan tatapan terkejut ketika mendengar panggilan dari Lin Beishang.
"Kasim Luo, kamu bisa pergi dulu, biarkan aku berbicara dengan Beishang. " Ucap Kaisar Lin Xi dengan mata yang bercahaya.
"Ya, Bixia. " Ucap Kasim Luo menunduk pada Kaisar dan berjalan pergi, lalu menunduk dalam ketika melewatinya.
"Kemarilah dan duduklah disini. " Panggil Lin Xi sambil menunjuk kursi yang baru saja dibawa oleh pengrajin.
Kursi itu ada dua , satu untuk Lin Yue sementara yang lain adalah untuknya. Lin Beishang tidak menolak dan melangkah naik ke atas tangga menuju tahkta dan duduk di sebelah Kaisar Lin Xi.
"Simpan ini baik baik, dia ternyata tidak berubah bahkan setelah bertahun tahun berlalu. " Ucap Lin Xi.
Lin Xi menyerahkan surat milik Xia Ling padanya dan dia menerima itu dengan senang hati lalu menyimpannya di saku pakaian nya dengan hati hati.
"Ayah , kamu tidak tahu betapa mengerikan nya hal yang dihadapi oleh ibu di masa lalu. Apakah kamu merasa menyesal ?" Tanya Lin Beishang dengan suara yang bergetar.
"Ada sebuah pepatah yang menyebutkan bahwa kecantikan tidak memiliki akhir yang baik, aku pikir itu sama sekali tidak salah ketika melihat nasib yang dialami oleh ibu. " Lanjut Lin Beishang dengan senyum miris di wajahnya.
"Seandainya aku hari itu tidak terlalu berambisi, tinggal disana bersamanya, bersama keluarganya, melepaskan semua ambisi luar ini, hidup dalam ketenangan maka kamu dan Lin Yue tidak akan se menderita ini. " Ucap Lin Xi dengan tatapan menerawang.
"Terlambat, semuanya sudah terlambat, orang mati tidak bisa dihidupkan kembali. Yang telah pergi tidak akan kembali, bahkan jika dibayar dengan penyesalan seumur hidup, itu tetap saja tidak akan sepadan. " Keluh Lin Beishang dengan helaan nafas.
"Jadi, darimana kamu akan memulai ?" Tanya Kaisar Lin Xi sambil mengalihkan topik pembicaraan.
"Menteri Infrastuktur, Yan Xi dan Selir Agung Yan Yue." Ucap Lin Beishang dengan senyum dingin.
"Kau melakukan ini karena dua orang ini menyinggung mu di masa lalu ?" Tanya Lin Xi.
"Kamu pikir aku akan memikirkan hal kecil itu ? Itu tidak sepadan sama sekali, itu bahkan tidak layak untuk memasuki pertimbangan ku. " Balas Lin Beishang dengan angkuh.
"Lalu, kenapa kamu kamu memilih untuk membersihkan mulai dari dia ?" Tanya Lin Xi.
"Karena dia adalah kaki dari Pangeran Pertama, untuk menjatuhkan sebuah singa maka kita harus menembak kakinya lalu mencabut giginya satu persatu dan membiarkannya menjadi sebuah boneka yang menakutkan tanpa ada kekuatan nyata. Bukankah ini lebih menarik dibandingkan langsung membunuhnya ? Memberi sedikit gertakan pada musuh bukan ? " Tanya Lin Beishang sambil menyeringai.
"Malam ini adalah hari untuk peringatan kepada para pejuang dan para pelayan akan diliburkan dari pekerjaan mereka untuk malam ini. Biarkan aku melayani mu malam ini sekalian untuk membersihkan racun itu. " Lanjut Lin Beishang.
"Ya , terserah dirimu saja. Lakukan dengan bersih tanpa meninggalkan jejak. " Ucap Lin Xi.
"Tenang saja, aku tidak akan pernah mengecewakan mu. Aku, Lin Beishang, telah berguling dalam lumpur semacam ini selama 21 tahun lamanya. " Ucap Lin Beishang dengan senyum penuh makna dan berjalan pergi dari aula Kekaisaran, meninggalkan istana dengan sebuah jubah hitam dan berbaur di tengah keramaian.
Menghilang tanpa ada yang menyadari dan berjalan menuju sebuah rumah gubuk yang sepi dan tidak terawat.
Di dalamnya ada seorang pria dengan pakaian yang sederhana layaknya seorang pengemis, Lin Beishang menyerahkan sebuah gulungan kertas dan pria itu mengangguk.
Lalu , Lin Beishang berjalan pergi dengan langkah yang mantap menuju kediaman Menteri Infrastruktur, Yan Xi.
Sementara itu, sebuah rumor yang membuat orang tercengang menyebar ke udara layaknya uap yang menyatu di udara.
"Pangeran Pertama yang terlihat Agung sebenarnya suka melacur ?" Tanya salah satu warga dengan terkejut.
"Sungguh tidak menyangka bahwa Pangeran Pertama yang terlihat sangat berbudi luhur sebenarnya sama sekali tidak bermoral, membawa puluhan gadis ke dalam kediamannya mengalahkan Kaisar. " Ucap yang lain dengan semangat membahas hal ini.
"Tentu saja, siapa yang tahu bahwa ini benar benar nyata atau tidak ?" Balas yang pertama.
"Kemungkinan ini adalah asli, bagaimana mungkin seseorang bisa hidup tanpa keindahan ? Apalagi yang membocorkan ini adalah seorang penghibur pria dari Paviliun Tianmei. " Ucap yang lain.
Mereka terus membahas sebuah berita yang dibocorkan oleh Lin Beishang sementara Kediaman Menteri Infrastruktur bersimbah darah.
Disana, kedua penjaga yang ada , dibunuh dengan kejam bahkan sebelum sempat mengatakan satu kata yang baik.
__ADS_1
Lalu, para pelayan juga dibunuh dengan kejam bahkan tidak menyisakan apapun, ada sepuluh orang berjubah hitam di sana sementara orang yang di depan berdiri dengan sebuah belati yang bersimbah darah.
"Gongzhu, langkah apa yang kita lakukan selanjutnya ?" Tanya orang di belakangnya dengan hormat.
(Gongzhu : 公主 : Putri)
"Bunuh semua kecuali keluarga inti, tidak ada yang boleh hidup. Jangan menimbulkan banyak keributan dengan keributan yang ada di ibukota, lebih dari cukup untuk menunda ini semua. Dengan begini, bahkan jika mereka ingin kabur, itu telah terlambat. " Ucap Lin Beishang dengan dingin.
"Ya, Gongzhu. " Ucap para pembunuh yang diberikan oleh Lin Xi itu lalu berjalan pergi sementara Lin Beishang menendang pintu utama milik kediaman Yan.
Orang ini, telah mengkorupsi lebih dari 200.000 tael emas dan memerintah sejumlah bandit untuk merampok para pedagang kaya yang melewati perbatasan.
Dan mendirikan sesuatu yang disebut dengan Pengawal Liuye, dengan menyewa pengawalan maka para pedagang kaya itu akan aman.
Sementara yang tidak menyewa maka akan dirampok sampai habis , bukankah ini sudah lebih dari cukup untuk alasan Kekaisaran membunuh seluruh keluarga Yan ?
Belum lagi masih ada banyak kejahatan yang dilakukan Yan Xi dan semua keluarga Yan lainnya, belum lagi putrinya, Yan Yue.
Tidak tahu sudah berapa banyak membunuh Selir Selir muda yang baru saja memasuki harem dan menaruh obat agar Selir lain tidak akan pernah bisa hamil lagi.
Setelah kejahatan semacam ini terungkap , maka bahkan Pangeran Pertama akan merasa ketakutan dan tidak berani keluar dari cangkang miliknya.
Memikirkan nya saja sudah membuat Lin Beishang tertawa dengan bahagia dan ketika pintu ditendang olehnya, dua orang pelayan tampak terkejut tapi Lin Beishang telah membungkam mereka bahkan sebelum mereka bisa meminta pertolongan.
Seluruh keluarga adalah kaki tangan Paviliun Qiao Yao, benar benar pencapaian besar. Berkhianat dan mengkorupsi uang milik Istana, benar benar kejahatan besar.
Ketika dia menerobos masuk, ke ruangan lain, disana ada Yan Xi yang sedang ketakutan bersama dengan beberapa wanita cantik berpakaian tipis.
"Siapa kau ? Kenapa kau mengacau di kediaman ku ?" Tanya Yan Xi dengan ketakutan.
"Kenapa aku tidak mau mengacau di kediaman mu yang indah ini ?" Tanya Lin Beishang sambil menendang meja kerja Yan Xi dan meja itu terbelah menjadi dua.
Lin Beishang tertawa terbahak bahak dan tampak sangat senang setelah mendengar lelucon yang dilontarkan oleh Yan Xi.
"Kamu telah memakan lebih dari 200.000 tael mess dan mengkhianati Istana, tidakkah kamu merasa malu untuk terus bergantung pada istana ? Kenapa tidak mencoba untuk bergantung pada Paviliun Qiao Yao mu ?" Tanya Lin Beishang sambil tertawa dingin.
Sementara mereka berdua sedang fokus, seorang wanita simpanan milik Yan Xi mencoba untuk lari dan Lin Beishang melirik ke belakang lalu melemparkan belati dengan ukiran kupu kupu miliknya.
Shtttt !
Belati itu menancap tepat di kepala wanita itu dan wanita itu mati di tempat bahkan sebelum sempat melangkahkan kakinya keluar ruangan.
"Kalian sebaiknya duduk dengan patuh jika tidak ingin menjadi seperti dirinya . " Ucap Lin Beishang pada sekelompok wanita simpanan Yan Xi yang telah meringkuk ketakutan di tanah.
"Kalian tentu saja tidak ingin menjadi seperti nya bukan ?" Tanya Lin Beishang dengan senyum jijik.
"Aku sebenarnya tidak suka untuk sembarangan membunuh orang lain, sayang sekali bahwa kalian telah memilih tuan yang salah dan harus menemani nya dalam kematian. " Ucap Lin Beishang sambil memiringkan kepalanya sedikit laku tertawa.
"Siapa kau sebenarnya ? Apakah kau utusan dari istana ?" Tanya Yan Xi dengan takut takut.
"Kamu benar benar ingin tahu siapa aku ? Kebetulan kita baru saja bertemu minggu lalu dan kamu telah beberapa kali mencoba untuk menyulitkan ku di Istana dengan mengirimkan selusin pelayan yang merupakan bawahan dan mata matamu, belum lagi kamu mencoba untuk meracuni Lin Yue. Apakah kamu pikir kamu layak ?" Tanya Lin Beishang dengan senyum jijik.
Lin Beishang membuka tudung jubah nya yang menunjukkan kecantikan tiada tara nya, dengan senyum jijik itu bahkan masih terlihat sangat indah.
"Pu... pu.. Putri Yingfei !" Seru Yan Xi dengan gemetar.
"Ayah Kekaisaran saya telah memberikan kesempatan padamu sebanyak mungkin tapi kamu , orang buta bahkan tidak bisa melihat itu dan berpikir bahwa ayah Kekaisaran tidak tahu semua kejahatan mu. Ini benar benar menjijikkan, bagaimana menurutmu ? Apakah Gongzhu ini mengecewakan ?" Tanya Lin Beishang sambil mencengkram dagu Yan Xi dengan penuh kebencian.
"Orang menjijikkan seperti mu, tidak layak untuk mendapatkan daging angsa bahkan dalam mimpi mu sekalipun. Putrimu, tidak akan pernah menjadi seorang Permaisuri, cucumu tidak akan pernah menjadi Kaisar masa depan ! Ha ha ha, aku akan memotong semua mimpi mu !"Teriak Lin Beishang sambil tertawa lantang.
__ADS_1
"Kamu... kamu , gila ! Kamu orang terkutuk ! Kaisar pasti telah disihir oleh penyihir jahat sepertimu ! Kau sama hinanya dengan ibumu yang jahat itu ! Putriku dan cucuku adalah utusan Surga ! Wanita tidak boleh menjadi pemimpin ! "Teriak Yan Xi dengan marah.
Plakkk !
Plakkk !
Dua tamparan yang memekakkan telinga dan membuat bulu kuduk berdiri itu telah didaratkan kepada wajah tua Yan Xi.
Disanalah dia, Yan Xi terbaring dengan lemah dan mulut penuh darah, Lin Beishang memandang dengan penuh rasa jijik.
"Apa maksudmu dengan wanita tidak bisa memimpin ? Apakah kamu pikir Lin Yue tidak layak ? Lalu siapa yang layak ? Cucumu yang hina itu ? Cucumu yang hanya tahu caranya pergi ke rumah bordil itu ? Kau berani menghina ibuku ? Apakah kau pikir kau layak ?" Tanya Lin Beishang dengan dingin.
"Orang sepertimu, seorang pengkhianat, tidak layak bahkan untuk menyentuh sepatu milik ibuku apalagi putrimu yang menjijikkan itu, setiap hari memikirkan ribuan siasat licik untuk menyingkirkan ku dari Paviliun Qing Luo, aku akan membuatnya menemui akhir yang bahkan lebih buruk darimu ! Aku Kan membuatnya menyesal karena telah bermimpi terlalu tinggi untuk dirinya sendiri !" Teriak Lin Beishang sambil tertawa gila.
"Jangan berani beraninya kau melukai putriku ! Kau tidak layak untuk menyentuhnya !" Teriak Yan Xi menggila dan mencoba untuk menusuknya dengan belati.
Lin Beishang dengan kasar menendang tangan tua Yan Xi dan belati itu terpental jauh, tatapan Lin Beishang menjadi kejam.
"Aku tidak layak untuk menyentuh putrimu ? Tentu saja ! Aku hanya layak untuk menginjaknya, bukankah begitu ? Membuatnya memohon dan menangis ketakutan, bagaimana menurutmu ? Tenang saja, aku akan membuatmu menyaksikan itu. Tentu saja ini adalah bayaran yang harus kamu bayar setelah mencoba untuk membunuh Lin Yue dengan racun Musim Dingin. " Ucap Lin Beishang dengan penuh kebencian.
Flashback
3 hari lalu, ketika mereka bertiga , dia, Lin Yue dan Lin Xi sedang makan malam, pelayan yang mengantarkan makanan adalah pelayan yang lain, bukan yang biasa dan mereka makan seperti biasa.
Lin Beishang tidak tahan akan rasa pedas dan minuman yang terdekat adalah milik Lin Yue jadi Lin Beishang meminumnya secara tidak sengaja.
Tanpa diduga duga itu ternyata mengandung racun musim dingin, Lin Beishang langsung terdiam tapi tidak mengatakan apapun.
"Yue, ini untukmu. Aku salah mengambil cangkir tadi. " Ucap Lin Beishang sambil tersenyum malu seperti biasa.
"Santai saja,ini adalah hal yang sederhana, tidak perlu merasa malu. " Ucap Lin Yue dan mengambil gelas milik Lin Beishang.
Flashback End
"Jangan berani beraninya mendekati putriku ! Jangan sakiti putriku !" Teriak Yan Xi sambil memeluk kakinya.
Lin Beishang dengan kasar menendang Yan Xi sampai menghantam dinding, kekuatan mereka tidak sepadan sama sekali.
"Apakah pada saat kamu mencoba untuk meracuni Lin Yue, kamu pernah membayangkan bahwa kamu akan berada di posisi ini ? Tidak hanya putrimu yang terkena masalah ini. " Ucap Lin Beishang sambil tersenyum jahat.
"Baik putramu yang merupakan seorang walikota dan menantu perempuan mu, akan mendapatkan nasib yang sama. Menculik gadis desa dan menjualnya kepada para pejabat, menaikkan pajak sesuka hati, tidak menyalurkan bantuan yang diberikan oleh istana untuk mengurangi kemiskinan di perbatasan, bukankah ini sama saja dengan mencoba menutupi langit dengan satu telapak tangan ?" Tanya Lin Beishang dengan senyum jijik di wajahnya.
Entah sudah berapa kali Lin Beishang tersenyum jijik ketika menyebutkan satu persatu kesalahan yang dibuat oleh Menteri Infrastruktur, Yan Xi.
Tidak lama, 2 pembunuh yang dibawanya masuk ke dalam ruangannya dan melihat Yan Xi.
"Ikat pria tua ini dan jangan biarkan dia bunuh diri. Jika dia meninggal di perjalanan, maka kalian akan tahu apa akibatnya. " Ucap Lin Beishang dengan lembut dan tersenyum manis kepada dua pembunuh itu.
Walaupun senyuman Lin Beishang manis bahkan sangat manis tapi kedua pembunuh itu merasa sangat ketakutan sampai sampai tubuh mereka gemetar ketakutan.
"Y.. Ya, Gongzhu. "Ucap dua orang itu dengan ketakutan dan segera mengikat Yan Xi.
Tatapan Lin Beishang terarah pada wanita simpanan milik Yan Xi, masih dengan senyum manis yang sama.
Sebuah cambuk melesat dari sela pakaian nya dan mencambuk para wanita itu dalam satu pukulan dan tidak menyisakan apapun.
Cambuk itu kembali tergulung dengan rapi di tangannya dan Lin Beishang menyimpannya kembali lalu mencabut belati miliknya dan menyimpannya.
Lin Beishang berjalan pergi dengan tenang seolah olah baru kembali dari tamasya, sementara dua orang itu merasa ketakutan dan segera mengikat Yan Xi lebih cepat.
__ADS_1