Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
96. Putri Yang Dibuang


__ADS_3

Wajah Bei Yi Fei berubah menjadi muram dan penuh dengan kemarahan seolah olah baru saja memakan kotoran.


"Hmph ! Bahkan paman tidak memprotes nya, dia hanyalah seorang wanita penghibur tanpa arti. Sekarang paman telah menceraikannya, dia pasti sedang bergelayut di pelukan orang lain. " Ucap Bei Yi Fei dengan sinis.


"Oh ya ? Tidakkah kau malu untuk berkata seperti itu ? Saat pertama kali melihat aku pikir Putri adalah seorang wanita penghibur. " Ucapnya dengan senyum dingin.


Dia menatap pakaian Bei Yi Fei yang penuh degan bunga berwarna emas dan tampak sangat bertabrakan yang membuat pakaian itu menjadi aneh.


Belum lagi dengan ukuran yang ketat dan belahan dada yang tampak dengan jelas, itu adalah pakaian yang biasa digunakan oleh Wanita penghibur, apakah dia salah ? Tentu saja tidak.


"Berani beraninya kau ! Semuanya, bunuh dia ! Aku akan menjelaskan hal ini pada ayahanda ! Beri pelajaran pada orang tidak tahu malu ini." Ucap Bei Yi Fei pada antek antek nya.


"Kita akan bertarung diluar jika kau berani !" Ucapnya dengan sinis.


Dia meloncat ke lantai satu dan sampai di halaman luar agar tidak merusak properti kedai atau melukai orang yang sedang makan secara tidak sengaja.


Orang orang itu menyerangnya bersamaan, dia sendiri tidak panik dan mengeluarkan Yue Shan. Cambuk itu yang biasanya lincah layaknya ular berubah menjadi batang besi yang keras dan menyapu musuhnya.


Belasan orang itu terlempar dan belakang dan memuntahkan darah, karena orang orang itu hanya menggunakan pedang untuk hiasan.


Mereka tidak pernah menggunakan pedang untuk keadaan hidup dan mati, tapi itu semua cukup untuk menindas rakyat biasa.


Mereka benar benar putra putri bangsawan yang manja, semua orang berbisik bisik di sampingnya dan membicarakannya.


Beberapa orang memuji nya atas keberanian yang dia miliki karena berani untuk menegur Putri Huayang yang terkenal.


Tapi, beberapa mencelanya dan mengatakan bahwa dia adalah orang yang tidak pernah berkaca dan memandang diri terlalu tinggi.


"Bei Yi Fei, kenapa kau tidak maju dan hanya berdiri diam disana ? Kau bilang akan memberikan pelajaran padaku ?" Tanyanya dengan santai.


Dia mengangkat topi bambu nya dengan santai dan sekali lagi, yang membuat semua orang terpesona.


"Aku mendengar bahwa posisi mu dan ibumu menjadi tidak menguntungkan karena adanya tiga selir baru yang sangat disukai ayahmu. Kau pasti datang kemari untuk mencari pelampiasan bukan ?" Tanya nya dengan senyum.


Permaisuri memang merasa tertekan dan digeser oleh tiga pengkhianat, Lien Hua, Xing Yue, dan A Zhou. Tentu saja, dia akan memotong satu persatu kaki Lan Xiang.


Dia akan membuat gadis itu menyesal, dan pada saat itu tidak akan ada jalan kembali. Hanya ada kematian yang menunggu.


Dia benci ketika ada yang mengkhianatinya, tidak peduli seberapa dekat maka dia akan memberi mereka apa dari rasa kematian.


Benar saja, setelah dia mengatakan hal itu, wajah Bei Yi Fei berubah menjadi lebih pucat dan tubuhnya gemetar.


"Siapa kau sebenarnya ? Kenapa kau tahu semuanya ?!" Tanya Bei Yi Fei dengan ketakutan dan berjalan mundur.


"Siapa aku ? Bukankah aku sudah menyebutkannya sebelumnya ? Ingat namaku dengan baik, Lin Qiaofeng karena aku akan menjadi mimpi buruk bagimu. Aku penasaran, apabila kau ditahan apakah Yang Mulia akan mengirim orang untuk mencarimu ?" Tanyanya dengan senyum mengejek.

__ADS_1


Mendengar ini membuat Bei Yi Fei lebih gemetar, dia tidak berhenti hanya disana. Dia mengingat setiap kata kata hinaan yang diberikan oleh Bei Yi Fei padanya di masa lalu.


"Aku ingat, kau pernah berkata seperti ini pada Zhou Beishang dimasa lalu, 'Kau hanyalah putri yang dibuang oleh Perdana Menteri Zhou, kau hanyalah seonggok sampah, apakah kau pikir kau layak dengan pamanku ?', apakah kau mengingatnya Putri ?" Tanyanya dengan sinis.


(Note : Ada perbedaan dari Putri dan putri, jika P nya besar maka itu mengartikan sebuah gelar dan jika p nya kecil maka itu yang dimaksud adalah anak perempuan. )


Wajah Bei Yi Fei berubah menjadi lebih pucat seolah olah kehilangan darah apalagi saat mendengar orang orang mencerca nya dari segala arah.


Orang yang paling tahu bahwa Putri Huayang telah kehilangan kasih sayang ayah kaisarnya adalah Bei Yi Fei sendiri.


Bei Yi Fei mengerti dengan jelas bahwa ayahnya telah menarik garis untuk memisahkan antara dia dan ayahnya.


Hubungan Bei Yi Fei dan ayah Kaisarnya tidak lagi sama seperti dulu, akhirnya Bei Yi Fei yang sombong mengalami bagaimana rasanya menjadi putri terbuang.


Pah !


Cambuk melesat dan menghantam tubuh Bei Yi Fei yang membuat Bei Yi Fei memuntahkan seteguk darah dan terlempar menghantam pohon.


Kedua pelayan Bei Yi Fei yang tadi terluka, memaksakan diri untuk berdiri dan membantu putri mereka untuk berdiri.


"Ingatlah, ini semua baru permulaan Bei Yi Fei. Ini belum ada apa apanya jika dibandingkan dengan apa yang kau lakukan pada Zhou Beishang. " Ucapnya tanpa emosi.


"Dimana Zhou Beishang ? " Tanya Bei Yi Fei dengan mulut penuh darah.


"Di Sungai Kuning. " Ucapnya dengan datar.


Bei Yi Fei tampak terkejut tapi dia tidak menunggu Bei Yi Fei untuk berbicara lagi dan langsung menarik tangan Lin Yue untuk segera menjauh dari tempat itu.


Dia merasa nafasnya berubah menjadi tidak stabil dan tidak bisa bernafas dengan benar, setelah agak jauh barulah dia berhenti.


Lin Yue tampak bingung kenapa dia tiba tiba pergi begitu cepat, tapi tidak langsung bertanya saat melihatnya yang tampak cemas.


Lin Yue menepuk bahunya dengan perlahan lahan untuk membantunya bernafas dengan tenang, setelah beberapa saat barulah dia menjadi lebih tenang.


"Kenapa kau buru buru pergi ?" Tanya Lin Yue dengan bingung.


Dia tidak menjawab dan hanya menatap Lin Yue dengan tatapan penuh arti, Lin Yue yang melihat ini langsung mengerti dan tidak bertanya lebih lanjut.


Lin Yue merentangkan tangan dan memeluk tubuh mungilnya dan memberinya kehangatan dan ketenangan.


Disisi lain, dua orang pria datang dan salah satunya membantu Putri Huayang untuk berdiri dan menyadarkan Putri Huayang dari kegelisahan.


"Apakah Putri baik baik saja ?" Tanya pria yang di atas kuda dengan dingin.


"Aku baik baik saja, paman. " Ucap Bei Yi Fei sambil menunduk dalam dengan ketakutan.

__ADS_1


Bei Yi Fei masih ketakutan dengan gertakan yang diberikan oleh Lin Qiaofeng sebelumnya.


"Siapa yang memukuli mu sampai seperti ini ?" Tanya Bei Wang atau yang lebih sering dikenal sebagai Bei Zhao.


"Seorang gadis dengan perawakan yang mirip dengan si sialan Zhou Beishang ! Tolong berikan aku keadilan,paman !" Ucap Bei Yi Fei dengan penuh permohonan.


Tapi, setelah mendengar kata kata Bei Yi Fei wajah Bei Zhao berubah menjadi muram.


"Kau sebut dia apa ? Sebaiknya Putri tidak mengatakan apa yang seharusnya tidak dikatakan. " Ucapnya dengan dingin.


Dia benci ketika mendengar ada seseorang yang mengejek Zhou Beishang, paling tidak saat ini atau lebih tepatnya sejak Zhou Beishang pergi.


Jika dulu dia bisa mengabaikan itu dengan santai , tapi sekarang setiap kali dia mendengar ada orang yang mengejek Zhou Beishang maka hatinya akan menjadi panas.


"Siapa nama gadis yang memukul Tuan Putri ?" Tanya nya lagi.


"Lin Qiaofeng, wajahnya agak mirip dengan Zhou Beishang. Aku takut dia adalah saudara atau apanya lah, aku bisa melihat kemiripan itu. Dia pasti datang untuk membalaskan kematian Zhou Beishang !" Ucap Bei Yi Fei tanpa pikir panjang.


Mendengar kata kata yang dilontarkan oleh Bei Yi Fei membuatnya membelalakkan mata, dia tidak bisa tidak terpaku pada kata kata di akhir kalimat.


'kematian Zhou Beishang', kata kata ini terus terngiang ngiang di kepalanya sampai sampai dia merasa pusing dan seolah olah akan jatuh dari atas kuda.


"Apa yang dimaksud oleh Tuan Putri dengan kematian Zhou Beishang ?" Tanya nya.


"Gadis itu mengatakan bahwa Zhou Beishang telah pergi ke Sungai Kuning, dia pasti bunuh diri setelah diceraikan oleh Paman ! Benar benar seorang pengecut sejati. " Ucap Bei Yi Fei.


Wajahnya berubah menjadi lebih gelap yang membuat Bei Yi Fei berubah menjadi ketakutan, dan sedikit gemetar.


"Paman...... apa yang terjadi ? Apakah kata katamu salah ? Apa yang membuatmu merasa sangat marah?" Tanya Bei Yi Fei dengan tergagap.


"Tuan Putri, jika aku mendengar mu sekali lagi menjelekkan Zhou Beishang maka jangan salahkan aku karena kejam. " Ucapnya dengan penuh penekanan.


"Kemana gadis yang kau sebutkan pergi ?" Tanyanya sekali lagi setelah menahan kemarahannya.


Dia mungkin bisa menemukan petunjuk dari gadis yang dimaksud oleh Bei Yi Fei untuk mencari Zhou Beishang.


Karena, sejak berpisah dengannya, Zhou Beishang layaknya ditelan oleh bumi dan tidak memiliki sedikitpun jejak.


"Ke utara !" Ucap Bei Yi Fei dengan takut takut.


Dia tidak menunggu lebih lama lagi dan meninggalkan kudanya, dia telah mencari begitu lama.


Akhirnya mendapatkan titik terang tentang keberadaan Zhou Beishang, belakangan ini dia telah sangat putus asa.


Tapi, rasa takut menyusup di dalam hatinya, bagaimana kalau ternyata apa yang dikatakan oleh Bei Yi Fei benar ?

__ADS_1


'Zhou Beishang, kau bisa menghadapi semuanya dengan baik bukan ? Aku yakin kau tidak akan mati dengan mudah. 'Pikirnya dalam hati dan yakin bahwa apa yang didengar oleh Bei Yi Fei pastilah salah.


__ADS_2