
Yang Xin menatap ke arah Lin Beishang, ini adalah reuni pertama mereka setelah pertemuan yang meninggalkan kesan buruk mereka di gang yang gelap itu.
Yang Xin tampak sedikit tersenyum sebelum akhirnya tersenyum tulus.
"Jika kamu tidak keberatan maka aku ingin menjadi adikmu seperti sebelumnya lagi. " Ucap Yang Xin kepada Lin Beishang dengan ragu ragu karena takut bahwa Lin Beishang masih mengingat kata katanya sebelumnya.
Yang Xin takut bahwa Lin Beishang menganggapnya mendekati Lan Xiang karena maksud tertentu, padahal Yang Xin sangat tulus dalam rangka mendekati Lan Xiang.
Tanpa diduga duga, Lin Beishang merangkul bahu Yang Xin dan tersenyum dengan tulus juga.
"Tentu saja, sejak awal kita memang ditakdirkan untuk menjadi kakak dan adik. " Ucap Lin Beishang sambil terkekeh.
Lin Beishang bukan anak yang baru belajar membaca, Lin Beishang dapat membedakan mana orang yang palsu dan asli.
Kecuali beberapa orang yang terlalu pandai menyembunyikan diri, seperti Chu Huli atau Chu Linfei.
Jujur saja, Lin Beishang pernah berpikir bahwa Chu Huli benar benar tulus pada mereka dan juga ada Chu Yi.
Chu Yi terlalu pandai dalam menyembunyikan diri dan membuatnya merasa bingung. Apakah yang salah adalah dia atau Chu Yi.
Ketiga keluarga Chu itu terlalu penuh dengan kepalsuan, aneh saja bahwa Bei Zhao sangat berbeda dari mereka.
Bei Zhao justru sangat terang terangan dan tidak ingin bertele tele untuk hal yang tidak penting, kecuali terhadap beberapa hal yang dirasakan perlu.
Lin Beishang mengenyahkan pikirannya dan melanjutkan apa yang akan dikatakannya pada Yang Xin.
"Jika begitu, apakah sahabat ku akan segera menjadi calon adik iparku ?" Tanya Lin Beishang bercanda pada Yang Xin.
Wajah Yang Xin yang biasanya tebal pun berubah menjadi sedikit memerah karena malu atas candaan Lin Beishang.
"Jangan malu, saat ini situasi sedang berada di ambang kekacauan. Pasukan bantuan tidak akan datang, mereka terjebak. Lalu, Lan Xiang saat ini sedang tidak dalam keadaan baik, aku hanya bisa menitipkan dia padamu. Bagaimanapun, dia adalah satu satunya orang yang menemaniku sejak muda. Sudah belasan tahun berlalu sejak dia mengikutiku, tapi aku tidak pernah memberikan sesuatu yang berarti padanya. " Ucap Lin Beishang dengan menyesal.
"Dia pernah bilang bahwa mengikuti mu adalah hadiah terbesar dalam kehidupannya, sejak muda dia hanyalah orang yang tidak berarti. Tapi, bersama denganmu, tubuh denganmu, mengalami penderitaan bersamamu, membuatnya tubuh menjadi pribadi yang kuat. " Ucap Yang Xin panjang lebar.
"Benarkah ? Huft, kalau begitu aku akan pergi. Saat ini , dengan pil yang aku berikan untuk menambah darah maka dia akan baik baik saja. " Ucap Lin Beishang.
"Terimakasih, karena telah membantu pemulihannya. " Ucap Yang Xin.
"Jangan berterima kasih, katakan padanya bahwa semuanya baik baik saja. Jangan katakan padanya bahwa Jenderal Xie telah dijebak. Jika tidak, maka kamu tahu sendiri bagaimana temperamen nya. Pastikan bahwa dia tidak keluar, jika tidak maka aku benar benar tidak tahu bagaimana membayar hutang ini. " Ucap Lin Beishang dengan serius.
Luka yang di derita oleh Lan Xiang sangat buruk, Lin Beishang tidak akan membiarkan gadis itu keluar dan bertarung sebelum pulih sepenuhnya.
Walaupun agak ragu, Yang Xin melihat tekad di mata Lin Beishang sehingga tidak bisa menolak permintaan ini.
"Jie jie tenang saja, aku akan menjaga Lan Xiang dengan sepenuh hati. " Ucap Yang Xin sambil menunduk.
"Baiklah, selamat tinggal. " Ucap Lin Beishang dengan senyum tipis dan menghilang.
Seiring berkembangnya seni bela dirinya, ilmu meringankan tubuhnya juga meningkat dengan sangat baik.
Sementara disisi lain,
Jenderal Xie yang mempir 15.000 pasukan terjebak di Ibukota Dinasti Long. Pintu keluar telah ditutup dan kanan kiri adalah perbukitan yang tinggi.
"Sialan, ini adalah jebakan !" Seru Jenderal Xie dengan marah dan melihat sekitar.
"Aku selalu pernah mendengarkan nama Jenderal Xie sebelumnya, tapi tidak menyangka bahwa kemampuan mu hanya seperti ini saja. " Ucap suara di balik perbukitan.
"Bersiap dan waspada !" Perintah Jenderal Xie pada pasukannya.
Semuanya menjadi waspada tapi suara dibalik perbukitan tampak tertawa dengan lantang. Dari balik perbukitan, terdengar bahwa ini adalah suara milik wanita.
"Persahabatan ku dengan Nyonya Xie selalu sangat baik, sangking baiknya dia bahkan memberitahu semua rencanamu yang telah dicuri dengar olehnya !" Ucap suara di balik pepohonan.
Jenderal Xie yang mendengar ini membelalakkan matanya dengan tatapan tidak percaya, istrinya yang melakukan ini semua ?
"Siapa kau ?! Jika kau memiliki kemampuan maka turun dan tunjukkan wajah mu !" Seru Jenderal Xie dengan murka.
"Bagaimana mungkin aku akan menunjukkan wajah dengan begitu mudah ? Aku disini karena perintah Tuan, Tuan mengatakan bahwa jika aku memberi pil yang terbuat dari 15.000 jiwa maka aku akan mendapatkan apa yang aku inginkan, ha ha ha. " Balas suara dibalik pepohonan.
"Apa yaang sebenarnya kau inginkan ?!" Tanya Jenderal Xie.
__ADS_1
"Apa yang aku inginkan ? Apalagi yang aku inginkan selain Ah - Zhao Ge ? Demi dia aku rela melakukan apapun. Tuan berkata bahwa jika aku ingin mendapatkan Ah - Zhao Ge, maka aku harus mengembangkan Darah Seribu Racun agar bisa mendapatkan perhatian Ah - Zhao Ge ,lalu menyingkirkan si buruk rupa Lin Beishang. "Seru suara di balik pohon.
Mendengar ini membuat Jenderal Xie tertawa terbahak bahak bahkan sampai memegangi perutnya dengan tidak tahan.
"Hanya dengan itu kamu pikir kamu bisa menyingkirkan Nona ? Apakah kamu pikir kamu layak ? Jika Nona adalah si buruk rupa, maka apakah kamu ? Apakah kamu adalah kotoran babi ?"Tanya Jenderal Xie dengan penghinaan.
Kali ini, suara di balik perbukitan tidak setenang sebelumnya dan tampaknya telah murka karena Jenderal Xie telah menusuk titik sakitnya.
"Kalian semua akan menemui kematian kalian yang mengenaskan dibawah Racun Kematian milikku !" Seru orang dibalik perbukitan dengan murka.
Jenderal Xie dalam hati sangat kecewa pada istrinya. Jenderal Xie tahu bahwa istrinya tidak kompeten dan tidak suka dengan Lin Beishang.
Tapi, tidak menyangka bahwa istrinya sampai tega untuk mengkhinatinya untuk menyingkirkan Lin Beishang.
Pengkhianatan ini, dapat terukir dalam sejarah dan akan dianggap sebagai pengkhianatan yang paling tidak masuk akal dalam sejarah seribu tahun.
Sementara di Dinasti Tang,
Ditengah kekacauan yang menyakitkan mata dan telinga ini, Bei Zhao dan Lin Beishang tidak tahu bahwa orang yang telah dianggap oleh mereka menjadi orang mati.
Kembali merangkak dari kematian dan kembali mengikuti obsesinya untuk mengejar Ah - Zhao Ge nya, yang tidak lain tidak bukan adalah Bei Zhao.
Mereka semua yang berada di sini juga tidak tahu bahwa semua kegagalan Jenderal Xie bukan karena dia kurang hati hati.
Melainkan pengkhianatan yang dibuat oleh istrinya, pengkhianatan yang terlalu menyakitkan itu telah menghancurkan Jenderal Xie.
Jika mengetahui hal ini, maka Lin Beishang akan menyesal karena tidak membunuh istri Jenderal Xie lebih awal.
Tapi, sekali lagi, sangat disayangkan bahwa Lin Beishang tidak menyadari ini lebih awal dan membiarkan semua prajuritnya dibantai oleh pihak lawan.
"Siapa menurutmu yang dikirim oleh Chu Huli untuk menghadang pasukan ?" Tanya Lin Yue.
Lin Beishang tidak tahu dan menggelengkan kepalanya lalu Bei Zhao juga menggelengkan kepalanya.
"Sulit untuk mengatakannya, lagipula di dalam Paviliun Qiao Yao terdapat banyak orang. " Ucap Lin Beishang sambil menatap ke arah langit.
"Kamu benar, untuk mencari ditengah banyak nya orang, maka itu akan sangat sulit. " Ucap Lin Yue.
Wajah Lin Beishang juga berubah menjadi muram, sekarang 11 bersaudara dan ahli dari Paviliun Qiao Yao telah keluar kecuali Chu Yi yang telah menemui kematiannya.
Kedelapan orang ini berjalan dari balik punggung Chu Linfei dan tampak memasang wajah yang tidak dapat ditebak.
"Apakah kalian semua telah setuju untuk bergabung denganku ?" Tanya Chu Linfei dengan bangga.
"Tidak." Jawab salah satu dari mereka lalu berjalan menuju pihak Chu Huli.
"Ah, tampaknya Dage membuat perhitungan yang salah. " Ucap Chu Huli dengan ramah tapi itu jelas jelas untuk mengejek Chu Linfei.
Wajah Chu Linfei berubah menjadi muram sepenuhnya, sama muram nya dengan wajah Bei Zhao dan Lin Beishang.
"Jika bukan salah satu orang dari Paviliun Qiao Yao, maka siapa yang akan bisa menghalangi Jenderal Xie ?" Tanya Bei Zhao dengan ragu.
"Bisa, selama dia memiliki seorang ahli Tahap Penguasa yang pandai dalam seni racun maka dia bisa meracuni semuanya. " Ucap Lin Beishang.
"Bukankah itu sama saja dengan tindakan bunuh diri ? Untuk meracuni begitu banyak orang dalam waktu singkat, maka mustahil untuk tidak mati bersama mereka. " Seru Lin Yue.
Lin Beishang memikirkan hal ini juga dan menemukan satu jalan keluar lalu menggelengkan kepalanya pada muram.
"Ada satu jalan untuk keluar dari sana. " Ucap Lin Beishang dengan suara rendah.
"Apa itu ?" Tanya Lin Yue.
"Yaitu dengan mengembangkan Darah Seribu Racun. " Jawab Bei Zhao, mendahului Lin Beishang.
Wajah Lin Yue juga langsung berubah dan menyadari betapa pentingnya hal ini dan betapa berbahayanya kondisi mereka saat ini.
"Yue, jika memang tidak ada pilihan lain maka kita harus memanggil ke 24 penjaga Dinasti ini. " Ucap Lin Beishang.
Lin Yue tampak terkejut dengan kata kata ini dan seolah olah mengeluarkan cahaya cerah di matanya.
"Jangan terlalu senang, ayah telah mengatakan bahwa mereka ber 24 telah berlatih dibalik pintu tertutup selama lebih dari 20 tahun, bahkan lebih tua dari aku. Aku tidak yakin bahwa mereka semua masih hidup di dalam sana. Jika masih hidup maka akan sangat baik, jika tidak maka itu akan menjadi buruk. " Ucap Lin Beishang.
__ADS_1
Selama ini, dikatakan bahwa penjaga Dinasti Tang ada 24 dan legenda itu telah menyebar kemana mana. Tapi , sebenarnya mereka semua tidak tahu bahwa semua tetua itu telah berkultivasi dibalik pintu tertutup selama lebih dari 20 tahun.
Tidak ada yang tahu apakah mereka hidup atau mati, bahkan sampai kematian menjemput, Lin Xi tidak bisa menjawab ini.
Karena, sebelum berkultivasi pintu tertutup, semua tetua itu berpesan untuk tidak mengganggu mereka kecuali kondisi diluar sedang gawat.
"Yue, pergilah bersama Ye Xushi agar kalian berdua bisa saling berjaga sementara aku dan Bei Zhao akan berjaga disini. " Ucap Lin Beishang.
"Ya, aku akan pergi dengan segera. " Ucap Lin Yue dan tidak menunda lagi, lalu mengajak Ye Xushi untuk pergi ke area terlarang.
Istana yang megah ini sebenarnya menyimpan terlalu banyak rahasia, mulai dari area terlarang sampai ke tempat Jiwa Phoenix disegel.
"Apakah menurutmu jika memang benar bahwa itu adalah Darah Seribu Racun lain , itu adalah teks yang dikembangkan dengan sempurna ?" Tanya Bei Zhao dengan penasaran.
Lin Beishang menggelengkan kepalanya , Lin Beishang telah menanyakan hal ini pada Huo Fenghuang sebelumnya.
Dan Huo Fenghuang mengatakan bahwa mustahil untuk menemukan satu teks yang lengkap untuk membudayakan Darah Seribu Racun lagi setelah salinan lengkap nya telah dihancurkan oleh Lin Beishang.
Sejak bertahun tahun lalu, Lin Beishang telah menghancurkan buku itu. Jadi, mustahil bahwa ada Darah Seribu Racun lain yang lengkap.
"Ini pastilah tidak lengkap, karena saling lengkap telah dihancurkan olehku. " Ucap Lin Beishang dengan rambut yang berkibar.
"Jika memang itu adalah Darah Seribu Racun , maka rentang waktunya sangat tepat. Jika menghitung dari ketenangan yang ada selama 1 tahun, memang pas untuk mengembangkan Darah Seribu Racun. Darah Seribu Racun bisa membantu memperkuat Iblis Pemakan Jiwa. " Lanjut Lin Beishang.
"Itulah yang disebut dengan menggemukkan domba sebelum memotongnya. Itu adalah cara paling baik untuk memberi makan dan minum pada Iblis Pemakan Jiwa. " Ucap suara di belakang mereka.
Lin Beishang terlompat karena terkejut ketika mendengar suara dari orang yang bahkan keadaan nya tidak disadari olehnya.
Ketika menoleh, itu adalah Huo Fenghuang, yang mengenakan jubah hitam dan menutupi semua wajahnya.
Orang orang dibawah masih sibuk untuk bertengkar dan saling mengacungkan senjata dan pihak mereka menjadi penonton setia dalam acara seru ini.
Lin Beishang merasa bahwa ini semua agak lucu, bagaimanapun mereka telah sangat khawatir dan begitu waspada.
Tapi, kenyataannya, musuh bahkan tidak menoleh ke pada mereka seolah olah mereka tidak penting sama sekali.
"Apa maksud dari Tetua ?" Tanya Lin Beishang dengan bingung.
"Memberi makan jiwa dan memberi minum Darah Seribu Racun akan membuat kekuatan Iblis Pemakan Jiwa berada pada puncak nya dengan sangat cepat." Ucap Huo Fenghuang dengan tatapan sedih.
Lin Beishang tiba tiba merasa bahwa tatapan Iblis Pemakan Jiwa terarah kepada mereka lalu menyeringai, Lin Beishang berdiri di depan Iblis Pemakan Jiwa dan menutupi Huo Fenghuang yang sedang menunduk.
Iblis Pemakan Jiwa tampaknya telah mengatakan sesuatu pada Chu Huli sehingga Chu Huli menoleh ke arahnya.
"Oh, Putri Kedua telah sembuh dengan cepat ya ? Aku berpikir bahwa membutuhkan beberapa hari untuk pulih dari dua tusukan panah. " Ucap Chu Huli dengan ramah.
"Ha ha ha, aku pulih dengan sangat cepat bukan ? Kenapa Tuan Chu begitu tidak senang ketika melihat kesembuhan ku yang cepat ? Bukankah kita teman baik di masa lalu ?" Tanya Lin Beishang dengan senyum tenang.
Suasana berubah menjadi tegang dan kali ini, suasana pertarungan yang sebenarnya baru terasa. Pasukan Dinasti Tang telah siap untuk menyerang kapan saja jika memang diperlukan.
"Tentu saja, kita adalah teman baik bukan ? Aku tentu saja sangat senang melihat kesembuhan Putri Kedua. Kenapa kamu tidak memperkenalkan orang yang kamu bawa itu ?" Tanya Chu Huli sambil menunjuk Huo Fenghuang.
"Apakah Tuan Chu se penasaran itu pada bawahan ku ? Bagaimanapun dia hanya bawahan biasa dan wajahnya akan menganggu jalannya pertarungan ini. " Ucap Lin Beishang dengan senyum ramah.
"Ah ternyata seperti itu, aku pikir ada maksud lain seperti menyembunyikan orang. " Ucap Chu Huli dengan nada yang sama tapi membawa sedikit peringatan.
Tapi, siapa Lin Beishang ? Apakah orang semacam Chu Huli layak untuk mengancamnya ?
"Apa maksud dari Tuan Chu ini ? Apakah Tuan Chu tidak percaya padaku ? Bukankah kamu mengatakan bahwa kita adalah teman baik, sebelumnya ?" Tanya Lin Beishang dengan pura pura marah.
Saat ini, semua orang menyadari bahwa orang orang bisa mengenakan beberapa jenis wajah dalam satu waktu.
Ini adalah puncak kepalsuan yang ada, yaitu Chu Huli dan Lin Beishang. Keduanya sama sama pintar dalam berbicara.
"Ha ha ha, jangan tersinggung. Aku tidak bermaksud begitu. Aku telah bermain dengan Dage dan merasa bahwa itu kurang seru, bagaimana jika bermain dengan Putri Kedua ?" Tanya Chu Huli sambil menyeringai.
Lin Beishang membalas dengan menyeringai, tampak seperti seorang putri yang naif dan berapi api, tidak sanggup untuk menahan provokasi.
"Sayang sekali bahwa aku takut kalau kemampuan ku akan membuat Tuan Chu kecewa, bagaimana pun aku adalah orang yang tidak berpendidikan. " Ucap Lin Beishang dengan nada acuh tak acuh.
Lin Beishang melompat ke bawah dari atas benteng menuju lautan musuh sendirian, Bei Zhao juga tidak menghentikan.
__ADS_1
Tapi, sudah siap apabila terjadi sesuatu yang tidak di inginkan. Suasana menjadi semakin memanas dan perang sebenarnya sudah akan tiba.