
Sesampainya di kantor aparat keamanan, Lin Beishang dan Bei Zhao diminta untuk bertemu seorang aparat keamanan yang bernama Yao Zhen.
"Silakan duduk Nona Lin dan Tuan Muda Bei, kalian tidak perlu khawatir. Aku memanggil kalian kemari adalah untuk meminta keterangan dari kalian berdua terkait pembunuhan berencana ini. " Ucap Yao Zhen.
"Y.. ya, Tuan Yao. " Jawab Lin Beishang dengan gemetar.
Lin Beishang memainkan perannya dengan sangat baik, sampai sampai Yao Zhen tidak bisa melihat penipuan ini.
Padahal, Yao Zhen sendiri telah menangani begitu banyak kasus dan telah melihat berbagai akting. Tapi tidak pernah melihat sesuatu yang sesempurna Lin Beishang.
Lin Beishang duduk di depan Yao Zhen dengan ekspresi tegang yang dibuat buat.
"Apa yang terjadi ketika Tuan Sima baik baik saja ?" Tanya Yao Zhen.
"Ketika Tuan Sima baik baik saja, dia melakukan tindakan curang jadi dia memanipulasi pemenang, aku mengatakan padanya untuk membatalkan kerja sama di antara kami. Tapi dia berlutut dan setelah mempertimbangkan kebaikannya di masa lalu, aku merasa tidak tega. Jadi aku membantunya berdiri dan mengatakan padanya bahwa aku akan bekerja sama dengannya lagi asalkan dia tidak mengulangi hal ini lagi. " Ucap Lin Beishang dengan serius.
Walaupun terlihat gugup, tapi matanya jernih. Yao Zhen yang melihat ini menilai bahwa kemungkinan besar kata kata Lin Beishang benar, tapi ini masih harus di selidiki lagi agar tidak ada kesalah pahaman di masa depan.
"Siapa yang menyangka bahwa ketika Tuan Sima terlalu senang, penyakit jantungnya kambuh. Bei Zhao adalah seorang dokter dan bisa menyelamatkan Tuan Sima tepat waktu, setelah Bei Zhao ingin menanganinya, Tuan Sima ingin mengatakan siapa yang telah membuatnya memanipulasi penghargaan. Tapi, sebelum sempat mengatakan nama orang itu, Tuan Sima telah ditembak tepat di jantung. "Lanjut Lin Beishang dengan sedih.
"Apakah Nona Lin melihat siapa yang menembak ?" Tanya Yao Zhen.
"Ya ! Ya, aku melihat siapa yang menembak Tuan Sima. Itu adalah penyanyi baru yang di undang untuk menghiasi acara, Chu Xing Yue !" Ucap Lin Beishang dengan berkaca kaca.
Yao Zhen mengangguk dan melihat sebuah laporan yang ada di tangannya, menurut kata kata dari saksi lain, itu juga sama seperti dengan yang dikatakan oleh Lin Beishang.
"Siapa nama orang yang dibantu oleh Tuan Sima untuk memenangkan penghargaan penulis ?" Tanya Yao Zhen.
__ADS_1
"Shu Yin, aku belum pernah melihatnya sebelumnya dan merasa bahwa wajah itu asing. Jadi aku bertanya tanya pada saudara penulis lain, tapi tidak ada yang mengenalnya. " Jawab Lin Beishang.
Yao Zhen kembali melihat laporan yang semula telah di dapatkan dan apa yang dikatakan oleh Lin Beishang sesuai.
Hanya saja , dari kata kata Lin Beishang lebih jelas jadi Yao Zhen mencatat beberapa hal, mulai dari percakapan antara Lin Beishang dan Sima Qing sebelum penyakit jantung milik Sima Qing kambuh.
"Bagaimana reaksi Nona Lin Kedua ketika Tuan Qin dinyatakan sebagai pemenang ?" Tanya Yao Zhen.
"Aku merasa ikut senang, bagaimanapun aku juga menyimpan karya Tuan Qin , aku merasa bahwa dia layak untuk itu. Karyanya benar benar luar biasa, dia juga memiliki sifat yang ramah. Aku berharap kalau aku bisa berteman dengannya di masa depan. " Jawab Lin Beishang dengan tenang.
"Lalu, bagaimana tanggapan Nona Lin ketika Shu Yin memenangkan penghargaan ?" Tanya Yao Zhen.
"Jujur saja, aku agak kecewa pada diriku sendiri sekaligus penasaran. Aku belum pernah melihat Nona Shu sebelumnya ataupun mendengar namanya, jadi aku mencari di laman pencarian, tapi pada akhirnya aku tidak berhasil menemukan apapun tentangnya. " Ucap Lin Beishang.
"Ternyata seperti itu, ini adalah pertanyaan terakhir. Kenapa Nona Lin memutuskan untuk kembali bekerja sama dengan Tuan Sima padahal dia telah melakukan tindakan curang ?" Tanya Yao Zhen.
"Terima kasih atas kerja sama darimu, Nona Lin. Jika memang ada yang diperlukan lagi maka aku akan memanggilmu lagi. Sekarang, aku akan menanyai Tuan Muda Bei. " Ucap Yao Zhen.
Lin Beishang mengangguk dan berjalan keluar lalu duduk di ruang tunggu, di depannya ada beberapa penjahat yang sedang di borgol.
Penjahat penjahat yang masih dibiarkan duduk di sini biasanya adalah penjahat yang melakukan kejahatan tingkat ringan.
Menunggu untuk menyiapkan sel penjara yang akan mereka tempati, tatapan mereka terarah pada Lin Beishang.
Mereka dipisahkan oleh selapis kaca yang sangat jernih tapi lumayan tebal. Jadi, Lin Beishang menatap meraka balik dengan tenang.
Lin Beishang bahkan tidak menunjukkan tanda tanda kepanikan sama sekali ketika dihadapkan dengan beberapa tahanan.
__ADS_1
Beberapa orang akan merasa gelisah tapi Lin Beishang bahkan tidak sama sekali, Lin Beishang hanya menatap dengan acuh tak acuh.
Lalu mengeluarkan handphonenya dan mulai memainkan handphone nya yang penuh dengan permainan permainan seru.
Karena, jika untuk kerjaan mata Lin Beishang akan memilih untuk menggunakan tablet atau laptop, sementara handphone adalah untuk hiburan baginya.
Jadi, ada banyak permainan seru yang ada di handphone nya, setelah hampir 1 jam duduk menunggu.
Bei Zhao keluar dari ruangan dan merangkul bahunya, Lin Beishang tidak menanyakan apapun sampai duduk di mobil.
"Apa yang ditanyakan oleh Yao Zhen padamu ?" Tanya Lin Beishang.
"Tidak ada, kira kira sama dengan yang ditanyakan padamu. " Jawab Bei Zhao dengan santai.
Lin Beishang mengangguk dan memilih untuk tidak bertanya lebih lanjut, Lin Beishang merasa lelah tapi tidak berani untuk tertidur.
Takut jika ada orang yang tiba tiba mengejar mereka seperti pada saat itu , tapi yang pasti, saat ini Chu Yi sudah dipastikan salah satu dalang semua permasalahan ini.
"Apakah menurutmu aparat keamanan bisa menangkap Chu Yi ?" Tanya Bei Zhao.
"Aku rasa tidak, jika dia begitu berani untuk menampakkan dirinya di depan banyak orang maka seharusnya dia telah memiliki banyak persiapan. Ditambah lagi dia menggunakan nama palsu bukan ?" Tanya Lin Beishang.
"Aku ceroboh dan tidak menyadari ini, jika kamu tidak cepat sadar maka kamu akan terluka. " Ucap Bei Zhao dengan sedih.
Lin Beishang tersenyum tipis dan mengulurkan tangannya untuk menepuk bahu Bei Zhao dengan lembut.
"Tidak apa apa, jangan salahkan dirimu sendiri , ini bukanlah salahmu. Hanya saja, di masa depan kita harus lebih berhati hati. Kali ini aku bisa menyadarinya, bagaimana dengan di masa depan ? Aku tidak yakin. "Lin Beishang menyuarakan kegelisahan nya.
__ADS_1