Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
109. Kekalahan Bei Zhao


__ADS_3

Lin Qiaofeng memang khawatir terhadap keadaan Bei Zhao.


Tapi, hak apa yang dimiliki oleh Lin Qiaofeng untuk mempertanyakan keadaan dan kesulitan yang Bei Zhao temui belakangan ini ?


Lin Qiaofeng hanyalah seorang pendekar kecil tanpa asal usul yang jelas, tidak memiliki kelebihan lain.


Dia bukan orang yang tidak tahu malu untuk menjadi begitu berani dan berlaku seolah olah dia sangat dekat terhadap Bei Zhao.


Lin Qiaofeng kembali tersadar bahwa sebenarnya dia masih berada di tengah pertarungan sengit dengan Bei Zhao.


Kekuatan nya tentu saja berada di atas Yang Xin, tapi belum tentu Lin Qiaofeng bisa mengalahkan Bei Zhao yang kaya akan pengalaman.


Tapi, dengan kondisi Bei Zhao yang tidak dalam keadaan terbaiknya, maka ada kemungkinan dan peluang bagi Lin Qiaofeng untuk menang atas Bei Zhao.


Lin Qiaofeng mengayunkan cambuk nya dari atas menuju ke bawah dengan liar, Yue Shan membersihkan seluruh benda yang ada di jalurnya dengan brutal.


Yue Shan adalah senjata terbagus yang pernah ditemui olehnya. Lin Qiaofeng menundukkan kepalanya kedepan dengan lincah dan menghindari serangan demi serangan Bei Zhao yang ganas.


Yue Shan membelit pedang Bei Zhao sementara dia meloncat ke atas pedang Bei Zhao dan menendang dada Bei Zhao.


Bei Zhao terdorong mundur beberapa langkah, sementara dia sendiri mundur beberapa langkah. Belitan Yue Shan pada pedang Bei Zhao telah terlepas.


Keduanya sama sama terengah engah, pertandingan ini telah berjalan lebih dari setengah jam.


"Aku menyerah. " Ucap Bei Zhao dengan ekspresi acuh tak acuh seperti biasa.


Dia terkejut, tendangan nya tadi tidak terlalu kuat dan tidak mengenai titik vital, kenapa Bei Zhao menyerah ?


Dia tidak bisa berkata kata sementara semua orang sebuah bersorak dan tatapan nya tertuju pada Bei Zhao.


Lin Qiaofeng merasa bingung, apa yang sebenarnya ada di dalam pikiran Bei Zhao sampai sampai pria itu memilih untuk menyerah ?


Tendangan nya tadi pastilah tidak akan melukai Bei Zhao dengan begitu keras, kenapa Bei Zhao menyerah ?


Ribuan pertanyaan memenuhi kepalanya tapi ketika dia tersadar, Bei Zhao telah berjalan turun dari atas arena.


Beberapa orang berdiri untuk menantang nya karena penasaran, dia merasa telinganya berdengung.

__ADS_1


"Nona Lin, harap memberiku petunjuk !"


"Aku ingin bertanding denganmu, Nona Lin !"


"Nona Lin, aku ingin bertarung denganmu !" Teriak yang lain.


"Aku menolak semuanya !" Ucapnya dengan tegas, dia menatap kebawah dan menyadari bahwa Bei Zhao telah menghilang.


Dia segera berjalan turun dari arena dan memberi beberapa tanda pada Lin Yue, Lin Yue mengangguk dengan tanda yang dia berikan.


Dia tidak langsung kembali ka tempat duduk melainkan mencari Bei Zhao yang menghilang dengan misterius.


Lin Qiaofeng berlari keluar dari tempat Kompetisi Pahlawan diadakan dan menoleh ke kanan ke kiri untuk mencari orang yang dicarinya.


Tanpa diduga duga, ada yang menarik tangannya dari belakang. Dia terkejut sekaligus menebao nebak siapa orang yang menarik tangannya.


Ketika dia menoleh, dia merasa agak kecewa. Dia pikir orang yang menariknya adalah Bei Zhao ternyata bukan.


Itu adalah Ketua Muda Sekte Pedang Surgawi , Yang Xin. Kompetisi Pahlawan di adakan di halaman Sekte nya, tentu saja Yang Xin bisa dengan mudah menyusulnya.


"Jie, apakah ini kau ?" Tanya Yang Xin.


"Zhou Jie, tolong jujurlah padaku !" Ucap Yang Xin.


"Zhou Jie kepalamu ! Zhou, apakah ini adalah Zhou Beishanh ? Aku melihat banyak yang salah mengenaliku sebagai Zhou Beishang ! Aku adalah Lin Qiaofeng. " Ucapnya dengan dingin.


Tidak ada petunjuk yang mengatakan bahwa dia berbohong, bahkan tidak ada keraguan dalam kata-katanya.


Ini adalah kemampuan yang telah di kembangkan olehnya selama bertahun-tahun panjang. Jadi, dia tentu saja sudah sangat ahli.


"Aku tidak mengerti kenapa semua orang menyamakan ku dengan Zhou Beishang, dari yang aku dengar gadis itu tidak bisa berkultivasi dan berasal dari Qin. Sementara aku bisa berkultivasi dan berasal dari Tang, apakah kau buta dan tidak bisa membedakan ?" Tanyanya dengan sinis.


Wajah Yang Xin berubah, wajah yang sebelumnya penuh dengan kecerahan dan harapan berubah menjadi muram dan putus asa.


"Apakah kau bisa membantuku menemukan Zhou Jie ku ?" Tanya Yang Xin dengan putus asa.


"Apa hubunganku dengan Zhou Beishang ? Aku tidak mengurusi nya, aku bukan ibunya, bukan saudarinya, bukan adik atau kakaknya, kenapa aku harus repot repot mencarinya ?" Tanya nya dengan tajam.

__ADS_1


"Kalau begitu, maafkan aku Nona Lin karena telah menganggu mu. " Ucap Yang Xin sambil menunduk dan berjalan pergi.


Setelah melihat punggung Yang Xin menjauh, wajah keras dan angkuh yang dia pasang berubah menjadi lebih lembut dan sedih.


Ini bukan keinginan nya untuk membohongi Yang Xin sedemikian rupa, tapi apa yang dia akan lakukan selanjutnya adalah langkah besar.


Dia takut bahwa itu akan mempengaruhi Yang Xin juga, belum lagi Dinasti Tang dan Sekte Pedang Surgawi adalah musuh bebuyutan.


Jika Yang Xin tahu bahwa dia adalah anggota keluarga Dinasti Tang, maka Yang Xin pasti akan membencinya.


Lebih baik seperti ini, lebih baik Yang Xin menyadari bahwa Zhou Beishang telah meninggal, dengan begitu dia tidak akan merasa bersalah.


"Kenapa kau tidak ingin mengaku padanya ?" Tanya suara serak dari belakang.


Kali ini, dia mengenali siapa yang datang dengan sangat baik. Dia adalah orang yang pintar dan pandai, dia tentu saja tidak akan menjadi salah untuk kedua kalinya.


"Itu bukan urusan anda. " Ucapnya dengan datar.


"Apakah karena kau takut bahwa dia akan mengetahui bahwa kamu adalah putri Dinasti Tang yang hilang ?" Tanya Bei Zhao dari belakang.


"Ha ha ha, aku bukan putri yang hilang. Aku hanyalah rumput liar yang tumbuh tanpa diinginkan. " Jawabnya dengan dingin.


Tawanya dingin, dia berbalik untuk melihat orang di belakangnya.


"Aku tidak tahu sejak kapan Bei Wang memiliki kebiasaan untuk mendengarkan pembicaraan orang lain diam diam ?"Sindir nya.


"Ehm, aku baru saja datang. " Ucap Bei Zhao mencari pembelaan untuk dirinya sendiri.


"Aku tidak peduli dengan alasan mu, aku datang kemari untuk mencarimu. " Ucapnya dengan terus terang.


"Aku ingin bertanya, kenapa kau menyerah ?" Tanya nya dengan kesal.


"Tidak apa apa, aku hanya sedang tidak tertarik. " Ucap Bei Zhao sambil mengangkat kedua bahunya dengan acuh tak acuh.


"Oh ya ? Ternyata seperti itu, apakah menurutmu aku akan percaya ? Tindakan mu dengan menyerah secara tiba tiba telah melukai harga diriku dan merusak reputasi baikku."Ucapnya dengan marah.


Dia berjalan mendekat dan mendekatkan bibirnya pada telinga Bei Zhao.

__ADS_1


"Ayo bertarung sekali lagi bulan depan. " Bisiknya dengan seringaian.


Lalu, dia berjalan pergi dengan angkuh, setelah agak jauh tatapan nya berubah menjadi campur aduk.


__ADS_2