
"Yue, siapa nama bangsawan yang akan kau selidiki ini ?" Tanya nya dengan penasaran.
"Seorang bangsawan kecil, Bangsawan Xi. Dikatakan dia sering pergi ke rumah bordil terkenal di Dinasti Qin. Yang membuatku curiga adalah, dia adalah seorang bangsawan kecil yang tidak bekerja. Darimana datangnya uang yang dia gunakan untuk menarik kecantikan ke dalam pelukan nya ?" Tanya Lin Yue sambil berpikir.
"Hm, mungkin tidak semudah dan sesederhana itu. Aku takut, ini berhubungan dengan beberapa hal yang sedikit mendalam. Biarkan aku membantumu untuk menyelidiki nya. " Ucap nya dengan serius.
"Jika aku tidak salah, maka disini juga ada yang memiliki marga Xi. Aku ingin meminta mu untuk menuliskan tulisan nya untuk memastikan apakah itu adalah Xi yang sama atau bukan, jika sama maka ada kemungkinan jika mereka terhubung. " Ucapnya.
"Aku tidak pernah mendengar tentang Bangsawan Xi di Dinasti Qin. " Ucap Lin Yue.
"Bangsawan Xi adalah salah satu sepupu Kaisar saat ini, meskipun sepupu jauh tapi dia tetap mendapatkan gelar Lu Wang. Tapi, tidak terlalu terkenal dan tidak pernah mengikuti acara acara Kekaisaran, dikatakan bahwa dia adalah seorang pemuda yang sakit sakitan. " Ucapnya.
"Sedikit lebih muda dari Bei Wang, mungkin berbeda 8 tahun denganku. " Lanjutnya lagi sambil berpikir pikir.
Lin Yue meminta kertas dan tinta lalu menuliskan kata kata Xi pada kertas tersebut. Dia mengamati dan dahinya mengerut.
"Aku takut, ini memang tidak semudah yang di bayangkan. Ini adalah karakter yang sama, mustahil untuk mengenakan nama keluarga yang sama persis. Ini adalah hal yang perlu di selidiki, tapi tidak akan mudah karena ini adalah anggota Kekaisaran. Dia adalah Paman Kekaisaran, sepupu Kaisar saat ini. "
"Lalu, belum lagi aku telah pernah melihat Xi ini di masa lalu. Yaitu, Dinasti Song. Di Dinasti Song, ada sebuah keluarga bela diri yang menggunakan nama belakang yang sama. " Ucapnya dengan jantung yang mendingin.
"Bagaimana jika nanti kita pergi menuju Dinasti Long dan mengamati apakah ada sebuah keluarga yang sama atau tidak. Jika disana ada, maka jaringan keluarga Xi ini bahkan jauh lebih besar daripada Dinasti Tang. "Lanjutnya.
Wajah Lin Yue berubah menjadi muram setelah tahu betapa seriusnya kasus yang di berikan oleh ayahnya untuk dia tangani ini.
"Mungkin saja, tidak ada yang bisa di andalkan selain diri mu. " Ucapnya untuk menghibur Lin Yue.
"Aku tahu, semua saudara yang lain adalah beban yang nyata ! Mereka bahkan tidak bisa mengangkat senjata mereka dengan benar dan terus bermain main dengan kecantikan yang ada di dalam pelukan mereka !" Ucap Lin Yue dengan ekspresi jijik.
"Tidak heran bahwa ayahmu hanya mempercayai mu, yang lain tidak bisa di andalkan. Aku percaya, ayahmu pasti sudah merasakan ini sejak awal. Jika tidak, bagaimana mungkin dia akan mengirim mu untuk menyelesaikan nya ?" Tanya nya dengan senyum tipis.
"Qiaofeng, dengan kecerdasan mu, ayah pasti akan sangat bahagia dan dengan bangga mengakuimu." Ucap Lin Yue.
__ADS_1
"Aku tidak berniat melakukan itu, tidak ingin meminta pengakuan. Itu akan menjadi hal yang canggung, lagipula di bandingkan mirip dengan Kaisar Lin, aku lebih mirip ibuku. " Ucapnya dengan senyum tipis.
"Omong kosong ! Kita berdua mirip, matamu, hidungmu, bibirmu sangat mirip dengan ayah ! Bahkan sifatmu juga sama dengannya. " Ucap Lin Yue dengan marah dan tidak terima.
"Tetap saja, aku tidak akan datang. Ibuku sebelumnya hanya salah satu kecantikan yang dia temui, sementara kamu adalah Putri Permaisuri. Beberapa putra putri lain adalah Putri dari Selir resminya. " Ucapnya dengan pesimis.
Dia tidak meminta pengakuan ataupun haus pengakuan dan posisi, dia hanya ingin hidup dengan nyaman.
Tapi, karena hal hal telah berputar terlalu jauh, dia menjadi sangat sulit untuk mempercayai orang lain.
"Ibuku sudah meninggal sejak lama, ketika aku dilahirkan di dunia ini, ibuku telah meninggal. Jika kita lahir di tanggal yang sama dan bulan yang sama, maka aku akan percaya bahwa sebenarnya kita adalah saudari kembar. " Ucap Lin Yue.
"Tidak mungkin, aku dua tahun lebih muda darimu." Ucapnya dengan acuh tak acuh.
"Kalau begitu, kau adalah adikku dan aku adalah kakak mu. " Ucap Lin Yue.
"Hm, tapi kau terlalu kekanak-kanakan. " Ucapnya sambil cemberut.
Baru baru ini, dia mengetahui bahwa sebenarnya Lin Yue berumur lebih tua darinya 2 tahun, dia pikir mereka lahir di tahun yang sama.
"He he he, bukankah itu yang membuatku terlihat imut ?" Tanya Lin Yue dengan percaya diri.
"Itu benar, kamu terlihat seperti bayi yang lucu dan harus di lindungi. " Ucapnya dengan jujur lalu mencubit pipi Lin Yue.
Mereka berdua kembali dan bersiap untuk mengikuti Pertandingan Pahlawan yang akan di adakan di Chang'an dalam waktu 4 hari lagi.
Dengan kekuatan mereka saat ini, masih membutuhkan perjalanan selama 1 hari penuh untuk menuju Chang'an.
Sebelumnya , mereka akan kembali ke kota Wuming untuk bertemu dengan Bei Zhao nanti. Dia sendiri tidak mengerti kenapa Bei Zhao begitu ingin berbicara empat mata dengannya.
Menurutnya, tidak ada yang perlu di jelaskan lagi tentang hubungan mereka berdua, sekarang mereka tidak lebih dari orang asing.
__ADS_1
Sesampainya di penginapan yang dia tinggalkan karena bosan dan akhirnya bertemu dengan Bei Zhao.
Malam ini terasa sangat melelahkan apalagi setelah dia meminum begitu banyak arak yang memabukkan.
Dia secara samar samar mulai berhalusinasi ketika dia berada di dalam kamarnya sendirian, dia mulai berhalusinasi di bulan bulan awal pernikahan nya dengan Bei Zhao.
Dimana dia baru saja mendapat gelar baru, yaitu 'Bei Wangfei', pada awalnya dia merasa begitu percaya diri bahwa semua orang akan tunduk pada kecantikan nya.
Tapi, sekarang dia berpikir bahwa apa yang disebut dengan memanfaatkan kecantikan adalah hal yang sia sia.
Sudah seharusnya dia tidak berharap sejak awal, pada akhirnya dia merasa sakit dan muak di akhir perjalanan nya menjadi seorang Bei Wangfei.
"Penyesalanku paling besar adalah pernah jatuh cinta padamu. " Gumamnya secara samar samar.
Prangg !
Suara pecahan terdengar setelah dia membanting vas bunga yang ada di sampingnya , dia begitu marah dan kesal.
"Seandainya aku tidak bertemu denganmu di masa lalu, semuanya tidak akan menjadi seperti ini. Sialan !" Dia mengumpat dengan marah dan membelah kursi yang ada di depannya menjadi dua.
Sebelum akhirnya dia berubah menjadi lebih tenang dan dan Lin Yue masuk ke dalam kamarnya dengan waspada.
"Apa yang terjadi ?!" Tanya Lin Yue dengan bingung.
"Tidak apa apa, aku hanya sedikit mabuk dan mengetes kekuatan ku sehingga menyebabkan kehancuran disini. " Ucapnya dengan tenang dan menyembunyikan emosinya yang bergejolak tanpa kendali dengan sangat baik.
Di matanya yang gelap dan penuh dengan kedalaman tanpa batas, tidak peduli seberapa banyak orang berusaha untuk membaca sesuatu.
Orang itu tidak akan mendapatkan apapun, tatapannya selalu tenang dan tidak pernah lepas kendali di depan banyak orang.
"Apa kau yakin hanya itu saja ? Aku pikir ada sesuatu yang sangat penting. Kedap suara ruangan ini sangat buruk, aku tidak bisa tidak khawatir setelah mendengar suara pecahan dari kamarmu. " Ucap Lin Yue.
__ADS_1
"Aku tidak apa apa, maaf menganggu waktumu." Ucapnya dengan tenang dan santai seolah olah apa yang dia katakan sepenuhnya benar.
Jika dia tidak ingin orang tahu tentang perasaan yang dia rasakan, maka tidak akan ada yang bisa merasakan nya.