
"Yue, terima kasih karena telah membantuku sekali lagi. " Ucap Lin Qiaofeng dengan senyum tipis.
"Jangan khawatir, hal seperti ini adalah hal kecil. Kamu bisa memanggilku kapan saja, setelah ini kemana tujuanmu ?" Tanya Lin Yue.
"Istana." Jawab Lin Qiaofeng dengan singkat tapi penuh dengan tekad.
"Jaga dirimu baik baik, jangan ragu untuk meminta bantuan ku. Kamu selalu tahu dimana harus mencariku , aku akan menetap di Sekte Pedang Surgawi untuk sementara waktu ini dan jangan lupa bahwa tanggal pernikahan yang tidak di inginkan itu tinggal 2 bulan. " Ucap Lin Yue dengan cemas.
Di satu sisi, Lin Yue tidak bisa menentang perintah ayahnya tapi disisi lain Lin Yue tidak ingin menikah dengan Bei Zhao.
Tangan Lin Qiaofeng terulur dan menepuk nepuk bahu Lin Yue dengan senyum menenangkan.
"Jangan khawatir, sebelum hari itu datang aku sudah akan lebih dahulu menyelesaikan ini. Percayalah padaku, Yue. " Ucap Lin Qiaofeng.
"Tentu saja, aku selalu percaya padamu Qiaofeng. Selain dirimu, aku tidak tahu harus percaya pada siapa lagi. " Kata Lin Yue sambil cemberut.
Mereka berdua mengobrol sambil berjalan dengan kuda, mereka tidak terlalu terburu buru seolah olah ingin menikmati suasana yang menenangkan di tengah hutan dan ingin menikmati hari hari tenang sebelum akhirnya hari tenang ini akan menjadi hal yang langka di masa depan.
Sejak Lin Qiaofeng memantapkan dirinya sendiri untuk menjadi seorang Selir Kesayangan Kaisar dengan kulit wajah palsu, itu sudah menjadi langka awal bagi kekacauan besar di 4 Dinasti.
Lin Qiaofeng percaya pada kemampuan nya sendiri bahwa dia mampu untuk membuat perubahan besar sendiri tanpa perlu dukungan keluarga.
Banyak orang mengatakan bahwa perlu menjadi seorang putra atau putri pejabat atau bahkan Kaisar untuk menjadi orang yang membuat perubahan.
Tapi, dia ingin membuktikan bahwa dia tidak perlu semua itu, dia bisa berdiri dengan tonggak yang telah dia bangun untuk dirinya.
__ADS_1
Tidak peduli seberapa kencang angin di atas tonggak ini, meskipun berulang kali hampir terjatuh, pada akhirnya dia masih berdiri dan berulang kali mencoba untuk berdiri dengan tegak.
Ini adalah Lin Qiaofeng, orang yang bangkit dari genangan lumpur dan membangun tonggak untuk dirinya sendiri dan merangkak secara perlahan untuk mencapai langit yang belum pernah dicapai oleh siapapun.
Lin Qiaofeng tersadar dari lamunan nya dan menatap sekitar, kudanya berhenti untuk beristirahat dan dia sendiri merasa kasihan sehingga turun dari kudanya.
Lin Yue juga melakukan hal yang sama, bagaimanapun banyak kasus dimana kuda dilakukan secara kejam oleh pemiliknya dan begitu banyak kuda yang meninggal setiap tahun karena mati kelelahan.
Lin Qiaofeng dan Lin Yue bukannya tidak memiliki hati, para hewan ini telah bekerja untuk mereka dengan sepenuh hati.
Tentu saja, mereka berdua harus memperlakukan kuda ini dengan sebaik mungkin.
"Yue, bagaimana rencana mu setelah ini ?" Tanya nya pada Lin Yue.
Lin Yue duduk di bawah pohon dan memandang ke langit yang sudah mulai berubah menjadi oranye yang menjadi tanda bahwa matahari akan segera terbenam dan bulan akan segera muncul.
"Semoga kamu berhasil. " Dukung Lin Qiaofeng.
"Aku sebenarnya sangat naif, jika saja dia menunjukkan ketertarikan padaku dan kami berdua saling mencintai. Baik ayahnya atau ayahku tidak akan setuju dan pada saat itu, kami berdua akan terluka. " Ucap Lin Yue dengan senyum pahit.
"Zaman telah berubah, kebencian dapat memudar oleh berjalannya waktu. Bagaimanapun itu telah ada sejak tiga generasi sebelum kalian berdua, sudah lebih dari seratus tahun, perlahan lahan itu akan melonggar sebelum akhirnya hilang. Aku yakin, ayahmu tidak akan menolak apabila kamu memohon padanya. " Ucap Lin Qiaofeng.
"Kamu tidak tahu sifat ayah Qiaofeng, jika Ayah telah mengatakan Ya maka tidak ada yang bisa mengubahnya. Jika bisa mengubahnya maka aku akan bersujud di depan orang itu. " Ucap Lin Yue dengan putus asa.
"Biarkan aku membantumu tapi aku tidak yakin apakah bisa, bagaimana pun dia tidak tahu apa apa tentangku. Dimatanya aku hanya orang asing, maka aku akan membantumu dengan identitas sebagai temanmu. "Gumam Lin Qiaofeng.
__ADS_1
"Apa yang akan kau lakukan ?" Tanya Lin Yue dengan waspada karena rencana rencana nya yang terlalu esktrim.
"Bagaimana jika bekerja sama dengan Paviliun Qiao Yao, apakah Ayahmu akan memberi wajah ?" Tanya Lin Qiaofeng pada Lin Yue.
Lin Yue berpikir sebentar dan akhirnya mengangguk.
"Hubungan Paviliun Qiao Yao dan Dinasti Tang tidak buruk, ayah pasti akan memberi wajah. Tapi, pemimpinnya selalu menggunakan topeng dan sulit untuk di ajak bernegosiasi. Bisa bertemu dengan salah satunya saja sudah menjadi berkah tersendiri. Ayah selalu sangat menghormati orang orang Paviliun Qiao Yao. " Ucap Lin Yue.
"Kalau begitu maka kau tenang saja, aku akan memohon pada ayahmu untuk hal ini dengan bantuan Paviliun Qiao Yao. Aku akan mencari cara untuk bekerja sama dengan Paviliun Qiao Yao. " Bujuk Lin Qiaofeng.
"Qiaofeng, kami membuat kesalahan lagi. Itu bukan ayahku melainkan ayah kita. " Ucap Lin Yue.
"Itu salah, dia tidak pernah mengetahui bahwa aku hidup. Lagipula, hal itu telah terjadi 18 tahun, baginya aku hanyalah satu dari sekian banyak kesalahan yang telah dia buat. Aku tidak mengharapkan apapun, telah menggunakan marga nya untuk menyamarkan diri saja sudah membuatku merasa senang. Aku tidak ingin mengakui hal ini dimasa depan, biarkan rahasia ini menjadi rahasia kamu, aku dan beberapa orang lain. " Keluh Lin Qiaofeng.
Lin Qiaofeng mencurahkan segala pemikiran nya, memang dari awal dia tidak memiliki harapan yang tersisa.
Mendapatkan kenyataan bahwa dia ternyata adalah putri seorang Kaisar tidak membuatnya senang, jika bisa memilih maka Lin Qiaofeng lebih senang apabila itu tidak terkuak sama sekali.
Satu satunya hal yang menguntungkan dari hal ini adalah karena hal ini dia memiliki orang yang bisa dipercaya, Lin Yue.
Lin Yue telah membantunya begitu banyak belakangan ini dan dia tidak bisa melakukan apapun untuk membantu Lin Yue, ini membuatnya merasa tidak enak.
Setelah akhirnya mereka selesai dan keluar dari hutan dan sampai di Ibu kota setelah matahari terbit, Lin Yue dan Lin Qiaofeng mengambil jalan yang berbeda.
Lin Qiaofeng kembali ke penginapan nya dan menggunakan topeng wajah yang telah di persiapkan olehnya, topeng wajah ini membuatnya sangat mirip dengan Yanping.
__ADS_1
Inilah Selir Yanping yang palsu.