Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
144. Menjadi Pengurus Perjamuan


__ADS_3

"Bawahan ini tidak berani !" Ucap Feng Yexing.


"Apakah Tuan Feng tahu apabila Istana ini kekurangan pasukan maka pasukan dari keempat Jenderal lain bisa digunakan ? Tuan Feng mengatakan bahwa tidak ada orang lain yang lebih layak untuk menjaga dapur di Penjaga Kekaisaran milik anda maka aku akan meminta bantuan Jenderal Bei. " Ucap Lin Qiaofeng.


"Tunggu sebentar, Selir Yanping harap bersabar. Bawahan ini akan meminta pasukan dari cabang yang lain. " Ucap Feng Yexing dengan keringat dingin.


Feng Yexing berjalan pergi dengen gemetar dan membawa kembali sepuluh prajurit muda itu, Lin Qiaofeng menatap kepergian Feng Yexing dengan tatapan dingin.


"Tuan Feng sangat berani untuk menantang Selir Yanping, -" Ucapan A Ying terpotong oleh nya.


"Lupakan kata kata manis untuk menunjukkan ketulusan kalian. Kalian bisa membuktikan diri kalian dari kinerja kalian bukan kemampuan mulut kalian. " Ucapnya dengan dingin.


"Kami tidak berani. " Ucap kedua pelayan itu dengan kompak.


Kali ini, setelah 1 jam menunggu, Feng Yexing masih belum muncul, sebelum akhirnya Lin Qiaofeng tidak tahan dan mencari Kaisar.


"Bixia !" Panggil Lin Qiaofeng pada Kaisar yang sedang berjalan jalan di taman ditemani oleh Kasim.


"Yanping, kenapa kamu datang kemari ?" Tanya Kaisar sambil mengerutkan dahi.


"Bixia, Yanping ingin mengawasi dapur agar tidak terjadi kesalahan sama sekali tapi, ketika Yanping sampai disana, tidak ada sama sekali Penjaga Kekaisaran yang menjaga Dapur Kekaisaran. Yanping takut bahwa akan ada yang mengambil kesempatan di saat saat seperti ini." Ucap Lin Qiaofeng dengan posisi berlutut.


Mendengar laporan nya membuat Kaisar mengerutkan dahi dan Kaisar tampak tidak senang dengan berita yang di bawa olehnya.


"Yanping menghubungi Tuan Feng, tapi Tuan Feng membawakan ku sepuluh prajurit yang tidak berpengalaman , bahkan tidak bisa mengangkat senjata. Lalu, Yanping memperingatkan bahwa Yanping akan meminta bantuan dari Bei Wang untuk menjaga Dapur apabila Penjaga Kekaisaran sudah tidak memiliki orang lagi. Tuan Feng menjanjikan Yanping bahwa Tuan Feng akan kembali dengan sepuluh Penjaga Kekaisaran yang tangguh, tapi Yanping telah menunggu selama 1 jam dan Tuan Feng tidak kembali. " Cerita Lin Qiaofeng.


"Apa alasan Penjaga Kekaisaran tidak memiliki orang lagi ?" Tanya Kaisar dengan muram.


"Menjawab Bixia, Tuan Feng mengatakan bahwa Huanghou akan pergi dan seluruh pasukan penjaga Kekaisaran yang kosong digunakan untuk mengawal Huanghou sementara yang lain untuk menjaga Istana. "Ucap Lin Qiaofeng.


"Kasim Huo, dengarkan titah ku !" Perintah Kaisar.


"Ya, Bixia !" Ucap Kasim Huo dan berlutut di sebelah Kaisar dan bersiap untuk menerima titah.


"Perintahkan Bei Wang untuk membawa sepuluh pasukan untuk menjaga Dapur dan menjaga keamanan Yanping , lalu panggilkan aku Tuan Feng serta Jenderal Chang yang telah lalai dan membuat Yanping ku menjadi dipenuhi oleh keringat seperti ini. " Perintah Kaisar.


"Ya, Bixia. Bawahan ini akan segera pamit. " Ucap Kasim Huo dan berjalan pergi.


"Yanping, berdiri. Sekarang Kasim Huo sudah memesan apa yang kamu inginkan, kamu bekerja sangat keras pasti lelah. Aku akan memberi penghargaan padamu di masa depan. " Ucap Kaisar dengan senyum lebar.


"Yanping tidak berani menerima pujian dari Bixia ! Menjaga dan melindungi Bixia dan Putri Mahkota Dinasti Tang adalah yang paling penting dari semuanya. Bisa menjadi orang kepercayaan Bixia adalah rahmat yang tidak bisa didapatkan oleh semua orang. " Ucap Lin Qiaofeng dengan kelembutan.


Menunggu selama setengah jam akhirnya Kasim Huo kembali dengan 17 orang, dua orang adalah Tuan Feng dan Jenderal Chang sementara yang lain adalah kelompok kediaman Bei Wang.


Salah satunya adalah Yan Liu, orang kepercayaan Bei Wang selain Wen Yao. Orang ini, adalah orang yang rajin dan jujur.

__ADS_1


Sebelumnya, Lin Qiaofeng telah mengamati perilaku Yan Liu ini, pria ini masih muda dan pekerja keras. Tidak pandai dalam seni bela diri tapi merupakan orang yang teliti.


Segala persiapan yang akan di gunakan oleh Bei Wang disiapkan oleh Yan Liu sehingga itu haruslah menjadi orang yang sangat teliti.


q


"Karena orang yang Yanping pesan telah datang, maka Yanping akan undur diri. " Ucap Lin Qiaofeng dengan sopan.


Sesaat sebelum pergi, Lin Qiaofeng berpapasan dengan Jenderal Chang, Lin Qiaofeng memberikan senyum dingin dan tatapan tajam terhadap Jenderal Chang dan berjalan pergi.


Sesampainya di depan dapur Kekaisaran yang sepi pengunjung, Yan Liu memberi salam padanya dengan sangat sopan.


"Bei Wangfei." Panggil Yan Liu.


"Siapa yang kamu panggil Bei Wangfei ?" Tanya Lin Qiaofeng dengan penekanan.


"Harap jangan marah, Bei Wang yang meminta kami untuk memanggil ini pada anda. " Ucap Yan Liu dengan buru buru.


"Bei Zhao ! Sialan, keribuatn apalagi yang ingin dia lakukan ? Kalian panggil aku sebagai Selir Yanping. Jangan bertindak macam macam, jika tidak maka jangan salahkan aku jika kalian hanya menyisakan nama. " Peringat Lin Qiaofeng.


Yan Liu segera mengganti nama panggilan nya dan mulai mengelilingi Dapur Kekaisaran, ini sebenarnya sudah di perkirakan olehnya.


Permaisuri pasti ingin menggagalkan rencana nya sehingga dia mengambil keuntungan dari ini, Penjaga Kekaisaran tidak dapat dipercaya.


Yang bisa dipercaya hanya bawahan Bei Wang sehingga dia membuat alasan sedemikian rupa, ini semua sudah masuk ke dalam skenario nya.


"Aku ingin tahu apa yang memanggil Tuan Yue untuk datang kemari ?" Tanya Lin Qiaofeng dengan senyum tipis.


"Selir Yanping, aku datang kemari untuk memesan makanan ku, orang tua ini tidak memakan banyak makanan sembarangan. Sehingga ingin memesan sesuatu untuk dimakan di perjamuan nanti. " Ucap Yue Huo.


"Tuan Yue bisa mengatakan nya padaku, aku akan menyampaikan hal ini pada koki Kekaisaran. " Balasnya dengan tenang.


"Aku memiliki banyak permintaan, tidak perlu merepotkan Selir Yanping untuk menyampaikan pesanan ku. " Ucap Yue Huo.


"Tuan Yue, apakah kamu datang kemari benar benar untuk memesan makanan atau meracuni makanan ?"Tanya Lin Qiaofeng dengan senyum jahat.


Sebelum Yue Huo bisa bereaksi, Lin Qiaofeng telah lebih dahulu memukul titik kesadaran Yue Huo yang membuat pria tua itu jatuh pingsan.


"Ingin bermain trik denganku ? Kamu bermimpi terlalu jauh. " Gumam Lin Qiaofeng.


Lin Qiaofeng menyeret tubuh Yue Huo sampai ke gerbang istana bagian belakang yang sepi, disana sudah ada dua orang penjaga Bei Zhao.


Yan Liu dari belakang membawa karung dan memasukkan tubuh Yue Huo ke dalam karung untuk dibawa.


Gerbang belakang ini digunakan untuk memasukkan pangan dan benda benda lain, sehingga penuh dengan karung.

__ADS_1


Menambah satu atau dua lagi tidak akan membuat orang menyadarinya, jadi Yue Huo dibawa pergi dan Lin Qiaofeng memandang Yan Liu.


"Bawahan ini tidak berani bertindak impulsif tanpa perintah dari Bei Wang. " Ucap Yan Liu dengan serius.


Lin Qiaofeng mengangguk dan berjalan pergi, masalah Yue Huo sudah di bereskan masalahnya Yue Huo hanyalah satu orang yang menjadi kaki tangan, belum keseluruhan nya.


Dengan penuh dengan kewaspadaan, Lin Qiaofeng mengawasi seluruh perjalanan untuk menuju perjamuan dengan sangat ketat.


Ketika Lin Qiaofeng masuk ke dalam aula Kekaisaran, seluruh kursi telah di isi, di sebelah kanan ada Lin Yue dan di sebelah kiri ada Yang Xin.


Yang Xin tampaknya terkejut dan tidak bisa berkata kata ketika melihat Lin Yue yang mengenakan pakaian resmi milik Dinasti Tang.


Lin Qiaofeng dengan nampan berisi makanan di kedua tangannya melangkah ke atas tangga tahkta dan menaruh makanan nya di atas meja milik Kaisar dan menunduk.


Kasim Huo mengambil satu potong dari bagian makanan yang akan dimakan oleh Kaisar dan mencicipi nya, setelah Kasim Huo baik baik saja.


Akhirnya, Kasim Huo membiarkan Kaisar untuk makan, memang Kasim bertugas untuk memastikan keamanan makanan Kaisar.


Lalu, dia turun dan menyajikan makanan dari nampan yang dibawa oleh para pelayan dan menaruhnya di sisi Lin Yue.


"Berhati hatilah, Yue Huo sudah di selesaikan. " Bisik Lin Qiaofeng ketika menaruh makanan.


Lin Yue tampak tenang sementara Lin Qiaofeng terus tersenyum manis, di sebelah Lin Yue ada Bei Zhao, tatapan mereka berdua saling terpaku satu sama lain untuk sejenak tapi dengan cepat dia menyajikan makanan.


Setelah semuanya selesai , akhirnya Lin Qiaofeng berjalan dan berdiri di belakang Kaisar. Kaisar memberikan pidato pembukaan untuk perjamuan ini dan menyadari bahwa satu meja kosong.


"Dimana Kepala Biro Perbendaharaan, Yue Huo ?" Tanya Kaisar sambil mengerutkan dahi.


"Menjawab Bixia, bawahan ini mendapat kabar dari pelayan di kediaman Tuan Yue bahwa Tuan Yue terkena flu dan tidak bisa datang. " Ucap Kasim Huo.


"Kirimkan beberapa herbal untuk Yue Huo, sudah sangat lama dia bekerja sebagai Kepala Biro Perbendaharaan. Jangan sampai berita diluar mengatakan bahwa aku adalah Kaisar yang kejam dan tidak memiliki hati pada bawahan setiaku. " Ucap Kaisar.


"Kami tidak berani !" Ucap semuanya sambil berlutut kecuali Lin Yue dan Utusan dari Dinasti Tang.


"Maaf karena telah menampilkan adegan yang tidak menyenangkan di depan kedua tamu yang terhormat, aku sangat senang menyambut kalian disini. Harap bisa menjamu kalian sebaik mungkin, bagaimanapun sekarang Dinasti Tang dan Dinasti Qin akan menjadi aliansi, tentu saja aku harus memperlakukan kalian layaknya saudara sendiri. " Ucap Kaisar.


"Terima kasih atas kemurahan hati, Bixia. Putri ini merasa terharu akan kebaikan hati, Bixia. " Ucap Lin Yue dengan sopan.


"Putri Mahkota terlalu sungkan, kita akan segera menjadi saudara ipar, untuk apa begitu sungkan ? Bukankah begitu , saudaraku ?" Tanya Kaisar pada Bei Zhao.


"Saya, tidak berani untuk menerima rahmat sebesar ini. " Ucap Bei Zhao dengan tenang.


"Adik Kekaisaran, kamu sangat sungkan. Untuk apa begitu sungkan ? Bagaimanapun kita adalah sepupu dekat, Putri Mahkota, maafkan sikap sepupuku, dia sangat pemalu. " Ucap Kaisar dengan sopan.


"Bixia terlalu sopan, ini tidak menjadi masalah. Apa yang dikatakan oleh Bei Wang tidak salah, bagaimana pun ini adalah rahmat yang besar. " Ucap Lin Yue.

__ADS_1


Melihat pemandangan ini, Lin Qiaofeng mau tidak mau mengakui bahwa dia merasa sesuatu yang aneh dan tidak nyaman.


__ADS_2