
Pria berwajah muram itu mengenakan pakaian ungu dengan jubah hitam yang bermartabat, wajahnya dingin dan tatapan nya dipenuhi oleh rasa dingin yang menusuk tulang.
Pria di belakangnya tidak berani mengatakan apapun dan hanya bisa menundukkan kepala dalam dalam dan sekali sekali menxuri curi pandang pada Zhou Beishang, A Xiang dan Yang Xin yang sedang berjalan sambil tertawa.
"Tuanku, apakah perlu bagiku untuk menegur Bei Wangfei ?" Tanya Wen Yao sambil menundukkan kepala dalam dalam.
"Tidak perlu. " Jawab Bei Zhao dengan muram.
Ya, yang menatap dengan dingin ke arah Zhou Beishang dan Yang Xin adalah Bei Zhao. Dia merasa kesal hanya dengan melihat pemandangan tidak pantas ini.
Walaupun pernikahan mereka hanyalah paksaan, apakah pantas bagi seorang istri untuk tertawa begitu leluasa dengan seorang pemuda ?
Hanya melihatnya saja sudah membuatnya kesal setengah mati seolah olah ingin menguliti seluruh tubuh Yang Xin.
Jika tidak berpikir posisi Yang Xin sebagai Ketua Muda, maka dia akan langsung menguliti Yang Xin di tengah kota ini.
Meskipun dia tidak menyukai Zhou Beishang, ini adalah tindakan yang tidak pantas. Apa yang dilakukan oleh Zhou Beishang dapat mencoreng reputasi nya.
Dengan kemarahan yang memenuhi hatinya, dia mengibaskan lengan pakaian nya dan memilih untuk berbalik agar tidak memandang pemandangan menjijikkan itu lagi.
Disisi lain, Zhou Beishang melirik sebentar pada seorang pria yang memunggunginya dan berjalan dengan angkuh itu.
Senyum dingin terbentuk di wajahnya, dia terus berkata pada Yang Xin seolah tidak menyadari keberadaan Bei Zhao dan Wen Yao yang berjarak 10 meter jauhnya di belakangnya.
Sudah dibilang, dia memiliki pendengaran dan ingatan terhadap apa yang telah diciumnya dengan baik.
Dia mungkin tidak bisa mengingat apa yang di dengarnya dan apa yang dilihatnya dengan baik seperti orang normal, tapi dia memiliki ingatan yang baik terhadap sesuatu yang di cium olehnya.
Bisa dibilang dia memiliki kemampuan seperti anjing yang bisa mengingat harum tubuh seseorang.
__ADS_1
Tinggal cukup lama bersama dengan Bei Zhao membuatnya hafal dengan harum tubuh pemuda itu meskipun pemuda itu sangat jauh darinya.
Dia tidak tahu apa yang menunggu nya nanti di kediaman Bei Wang , jadi dia akan menghabiskan waktunya di sini tanpa kekhawatiran.
"Xiao didi, apakah tidak masalah bagimu untuk datang kemari ?"Tanya nya dengan bingung.
Bagaimana pun Yang Xin adalah seorang Ketua Muda yang sibuk, bagaimana mungkin pemuda ini bisa berjalan jalan dengan alasan yang sangat sederhana.
"Hehe, ayahku mengetahui bahwa aku ingin pergi jadi dia membiarkan ku asalkan aku mengerjakan tugas yang diberikan olehnya dengan baik. " Ucap Yang Xin sambil terkekeh dengan bangga.
"Lagipula, Di sekte ku dan kota di sekitarnya tidak memiliki wanita cantik. Tidak menyangka bahwa aku harus datang ke Kota Wuming yang jauh untuk menemukan keindahan. Sayang sekali bahwa keindahan itu telah menjadi milik orang lain, ini membuat hatiku terluka. " Ucap Yang Xin dengan dramatis.
Dia yang melihat ini tertawa terbahak-bahak dan bertepuk tangan seolah olah ini adalah lawakan yang sempurna.
"Sungguh bagus sekali, aku akan berlatih bermain peran denganmu Ketua Muda, di masa depan. " Ucapnya dengan tawa kecil.
"Orang yang menyedihkan ini akan menunggu Dewi cantik untuk datang ke pelukanku, aku tidak memiliki apapun, hanya memiliki tampang yang bagus dan hati yang tulus. " Ucap Yang Xin dengan wajah yang tidak sesuai dengan kata kata yang dilontarkan oleh pemuda itu.
"Uh, jie jie tebakan mu terlalu buruk. Gadis itu menolak ku, dia bahkan menikah dengan orang lain. " Ucap Yang Xin dengan wajah cemberut.
"Dia menikah dengan orang lain ? Benarkah ? Aku ingin melihat gadis mana yang begitu berani untuk menolak Ketua Muda sepertimu, Xiao didi. " Ucap Zhou Beishang dengan polos.
Sementara itu Yang Xin berpikir dalam hatinya ketika melihat tawa Zhou Beishang yang polos dan lembut.
'Orang yang aku maksud selama ini adalah kamu, kamulah gadis berani yang telah menolak ku. ' Pikir Yang Xin dengan hati yang terluka.
"Tidak perlu di pikirkan Jie, dia tidak tersentuh. Aku hanya bisa menatap nya dari jauh dan menunggu suaminya untuk meninggal di umur muda. "Gerutu Yang Xin dengan cemberut.
Tak
__ADS_1
Kipas di tangan Zhou Beishang mendarat di kepala Yang Xin, kali ini cukup kuat meskipun tidak akan melukai kepala Ketua Muda, Yang Xin.
"Ucapan adalah doa, kau harus mempertimbangkan kata katamu di masa depan. Bagaimana mungkin kau menyumpahi suami orang lain cepat meninggal ? Bagaimana jika dengan kutukan mu ini akan membuat sedih orang yang kau cintai ?" Tanya Zhou Beishang dengan serius menasehati.
Sementara mendengarkan ceramah dari Zhou Beishang, Yang Xin merasa bahwa dirinya terpukyl oleh kata kata yang di lontarkan oleh Zhou Beishang.
Seolah olah itu menusuk di titik sakit miliknya, itu seperti luka yang di basuh dengan air garam. Rasanya sangat sakit, tapi tidak bisa mengatakan apapun.
"Aku tidak akan mengatakan nya lagi di masa depan, Jie. Apa kau puas ?" Tanya Yang Xin dengan patuh seolah olah baru saja selesai dimarahi oleh ibunya.
"Baiklah, aku percaya padamu Xiao Didi. Kau harus mencari gadis lain untuk menaruh hati mu. Jangan menunggu orang yang telah menikah. " Ucap Zhou Beishang dengan santai.
"Ya ya ya, lagipula di Dinasti Qin ini memiliki 4 Dewi. Dua di antaranya telah menikah lebih dahulu dan meninggalkan aku sendiri, aku akan mencari dua yang lain. Tapi, yang satu sudah akan menikah juga dan hanya menyisakan satu yang lain. " Ucap Yang Xin dengan cemberut.
"Ckck, kau memiliki standar terlalu tinggi pada seorang gadis. Yang paling penting apakah gadis itu bermoral atau tidak, jika gadis yang kau nikahi adalah gadis cantik tanpa moral. Untuk apa kau melakukan itu ?" Tanya Zhou Beishang sambil menggeleng geleng kan kepala.
Sementara A Xiang yang dari tadi melihat interaksi Nona nya dengan Ketua Muda , Yang Xin. Membuatnya merasa senang karena Nona nya pada akhirnya masih memiliki teman.
Yang Xin terus menggerutu dengan kesal setelah mendapat semburan ceramah dari Zhou Beishang sekali lagi.
"Baiklah, baiklah. Aku akan menikahi gadis baik, cantik dan bermoral. " Ucap Yang Xin pasrah.
"Mustahil, sulit untuk mencari orang yang sempurna seperti yang kau katakan. Orang yang terlihat sangat lemah lembut, belum tentu sesuai dengan penampilan luar. Bisa saja diluar menunjukkan kecantikan rapuh, tapi nyatanya tangannya berlumuran darah. " Ucap Zhou Beishang dengan serius.
...****************...
*Bonus foto Bei Zhao / Bei Wang yang cemburu dengan kedekatan Yang Xin & Zhou Beishang 😝
__ADS_1
1031 Words