Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
67. Wanita Untuk Kaisar


__ADS_3

Tubuhnya di angkut oleh Bei Zhao seolah olah dia tidak memiliki beban, Bei Zhao mengangkatnya dengan ekspresi datar.


"Wangye, apakah aku berat ?"Tanya nya dengan suara seperti anak kecil.


Dia hanya bercanda tentu saja, dia tidak benar benar serius untuk bertindak manja pada Bei Zhao. Lagipula, dia masih menyayangi kepalanya.


"Apa kau tidak makan belakangan ini ? Apa kau tidak makan selama Yang Mulia ini pergi ?" Tanya Bei Zhao sambil mengerutkan dahi.


"He he he, apakah Wangye khawatir dengan keadaanku ?" Tanya nya usil.


"Yang Mulia ini hanya tidak ingin ada kabar buruk beredar bahwa kamu tidak diberi makan oleh Yang Mulia ini. " Ucap Bei Zhao dengan dengusan dingin.


"Jika aku terlalu banyak, bukankah Wangye akan kesulitan untuk menggendong ku seperti ini ?" Tanya nya dengan senyum mengejek.


"Bahkan jika kau dua kali lipat lebih berat dari saat ini, Yang Mulia ini masih bisa mengangkat mu dengan satu tangan. " Balas Bei Zhao dengan acuh tak acuh.


"He he he. " Dia hanya tertawa tanpa bisa mengatakan apapun.


Setelah mereka kembali, dia mengatakan bahwa dia akan pergi nanti sore untuk melihat Festival Musim Dingin yang ada di pasar Kota Wuming yang tidak berjarak jauh dari Teras Liaoqu miliknya.


"Kau tidak biasanya melihat ini. " Ucap Bei Zhao sambil mengernyitkan dahi.


"Apakah Wangye mengatakan tentang aku sebelumnya saat berada di rumah Perdana Menteri Zhou ?" Tanya nya.


"Ya." Ucap Bei Zhao.


"Aku dulu tidak berani untuk keluar sendirian, sehingga aku hanya bisa memendam keinginan. Selama umur 18 tahun ini, berapa banyak peristiwa baru yang bisa ku saksikan ? Selama ini aku dikurung didalam kediaman Perdana Menteri Zhou, aku adalah aib yang harus di sembunyikan. "Ucapnya sambil tersenyum tipis.


Dia mengatakan itu seolah olah sedang menusukkan pisau kedalam hatinya tanpa rasa sakit.


Dia tahu, bagi ayahnya yang merupakan pejabat terkemuka, maka memiliki seorang putri yang tidak bisa berlatih tenaga dalam adalah aib terbesar.


Dia sendiri belakangan ini mulai mengerti kenapa Zhou Yi Nian selalu mengasingkan nya, dia sendiri sekarang tidak menyimpan dendam pada pria tua itu lagi.


Setelah dia memahami pemikiran Zhou Yi Nian, tidak ada harapan yang tersisa dalam hatinya. Itu seperti ditelan oleh bumi.


Bei Zhao terdiam dan menatapnya dalam, dia tersenyum tipis tanpa menunjukkan emosi lain dalam matanya.


Dia mungkin tidak bisa menjadi putri yang diharapkan oleh Zhou Yi Nian, maka dia tidak akan memaksa. Dia sudah mati rasa bukan ? Dia sudah tidak memiliki harapan yang tersisa.


Dia ditakdirkan untuk menjadi aib yang harus di sembunyikan, dia benci ini. Karena itulah, dia ingin Giok Phoenix Abadi.


Dengan bantuan Giok Phoenix Abadi maka dia akan bisa berlatih tenaga dalam, dia akan menunjukkan kepada semua orang bahwa dia bukan aib.


"Pergilah." Ucap Bei Zhao dengan suara rendah yang membuyarkan lamunannya.


"Terima kasih, Wangye. " Ucapnya dengan senyum yang menunjukkan gigi putihnya yang berjajar dengan rapi.


Dia undur diri dan kembali ke Paviliun nya sambil menunggu matahari mulai tenggelam, selama itu dia berganti pakaian menjadi gaun serba hitam dengan cadar hitam di wajahnya.


Setelah matahari mulai tenggelam dan langit berubah menjadi agak oranye, salju mulai jatuh. Dia mengenakan mantel bulu gagak miliknya yang dibelinya.


Seluruh pakaiannya berwarna hitam, tidak terkecuali payung kertas minyak miliknya yang berwarna hitam pekat.


Dia berjalan keluar dari pekarangan Kediaman Bei Wang, salju mulai menerpa payung kertas minyak miliknya.


Lapisan salju tipis sudah mulai terlihat, rasa dingin mulai menjalar ke seluruh tubuhnya. Dia berjalan ke pasar Kota Wuming.


Untuk memastikan bahwa tidak ada yang mengikutinya, dia berputar putar selama beberapa kali sebelum akhirnya mendatangi Teras Liaoqu.


Sesampainya didalam, dia melihat Song Yu, A Xiang dan A Ling yang sedang mengobrol dengan 4 wanita cantik.


"Nona, apakah anda baik baik saja ?" Tanya A Xiang ketika melihat bahunya yang terdapat tumpukan salju kecil.


"Tidak apa apa, hanya sedikit salju. " Ucap nya.


Dia melipat Payung Kertas minyak miliknya dan berjalan menuju kursi kebesaran miliknya dan duduk di atasnya.


"Siapa namamu ?"Tanya nya sambil menunjuk salah satu wanita yang paling ujung.


"A Zhou, aku seorang wanita pemain Guqin yang berada di sudut kota ini. Sejak ibuku meninggal, aku dijual ke rumah hiburan oleh ayahku yang pemabuk. " Ucap Gadis itu dengan wajah marah.

__ADS_1


"Lalu, kau ?" Tanya nya menuju wanita sebelahnya.


"Lien Hua, aku tidak memiliki nama dan diberi nama teratai oleh pemilik rumah hiburan. " Ucap Gadis itu dengan tenang.


"Namaku Hua Nie, aku adalah seorang pelayan di kediaman Jenderal Xie sebelumnya. Tapi, karena menyebabkan kecemburan pada Nyonya Xie , aku diusir dan dibuang ke rumah bordil. " Ucap Hua Nie dengan marah.


"Aku.... Aku adalah Xing Yue, aku baru berumue 15 tahun, aku berasal dari pinggiran kota Chang'an. Ibuku meninggal sejak muda dan ayahku meninggal karena perang. Sejak saat itu aku menjadi pengemis. " Ucap gadis kecil dengan wajah kotor itu.


Dia mengangguk, umur 15 tahun sudah menjadi umur yang baik untuk menikah. Biasanya, orang menikah pada umur 13 sampai 15 tahun.


Dia sendiri telah terlambat untuk menikah diumur 18 tahun.


"Hua Nie, berapa umurmu ?" Tanya nya.


"17 tahun. "


"Lien Hua, berapa umurmu ?" Tanya nya lagi.


"16 tahun. "


"A Zhou, berapa umurmu ?" Tanyanya untuk terakhir kali.


"16 tahun. "


Setelah mendengar ini dia mengangguk, ini semua sangat baik. Masing masing dari mereka bahkan lebih muda darinya, sekarang dia merasa sangat tua.


"Kalian semua akan aku bantu untuk menjadi Selir Istana, apakah kalian ingin ?" Tanya nya dengan dingin.


"Kami ingin. " Ucap keempatnya dengan kompak.


"Baik, tidak masalah. Tapi, tidak ada yang gratis untuk hal ini. Kalian harus bekerja untukku, maukah kalian ?" Tanya nya.


"Kami mau. " Ucap mereka berempat tanpa keraguan.


"Sebagai gantinya, untuk membuat aku yakin dengan kalian, aku ingin kalian meminum racun ini dan mengucapkan Sumpah. " Ucapnya.


Mendengar ini membuat keempatnya menjadi ragu ragu.


"Jika kami keracunan, bagaimana kami akan bekerja ?" Tanya Lien Hua dengan ragu.


Keempatnya menjadi ragu sebelum dia kembali berbicara.


"Apakah kalian ingin kembali ke kehidupan kalian sebelumnya ? Ini sebenarnya tidak sulit, selama kalian setia dan membantuku maka kalian akan mendapatkan apa yang kalian inginkan selama ini. Kalian hanya perlu mencari tahu apa yang ingin aku ketahui dan kalian hanya perlu untuk menutup mulut kalian. " Ucapnya dengan senyum tipis di balik cadar nya.


"Kami akan mengikuti anda. " Ucap mereka dengan yakin.


Masing masing dari mereka menelan pil yang dia taruh di tangannya. Rasa sakit mulai menerpa tubuh mereka dan dia memberikan sebuah pil hijau pada mereka.


Dengan cepat mereka menelannya, dia berdiri dan berjalan mendekati mereka.


"Kalian sudah tahu bukan rasa sakitnya seperti apa ? Kalian harus tutup mulut untuk hal ini. " Ucapnya dengan tawa kecil.


"Selanjutnya adalah Sumpah. "


"Aku Lien Hua, bersumpah bahwa aku hanya akan setia pada Nona, jika aku melanggar maka aku akan disambar petir sampai mati. " Ucap Lien Hua dengan cepat.


Yang lain menyusul untuk membuat sumpah dan petir menyambar dengan kuat di depan sebanyak empat kali yang menandakan bahwa sumpah mereka telah diterima oleh langit.


"A Xiang. " Panggilnya.


"Ya, Nona !" A Xiang dengan cepat berdiri.


"Bawa mereka untuk melakukan beberapa perawatan dan banyak hal lainnya, aku akan datang lagi minggu depan. Aku ingin kau mengajarkan tata cara istana bersama dengan A Ling. " Ucap nya.


"Ya, Nona. " Ucap A Xiang dan A Ling.


"Song Yu. " Ucapnya.


"Ya, Nona. " Ucap Song Yu dengan cepat berdiri di depannya.


"Aku ingin kau memantau jadwal Kaisar untuk minggu depan, aku ingin kau menemukan sesuatu secara detail. "Ucapnya.

__ADS_1


"Ya, Nona. Song Yu tidak berani lengah. " Ucap Song Yu dengan cepat sebelum akhirnya berjalan keluar dan menghilang dalam kegelapan.


Kemampuan meringankan tubuh milik Song Yu sangat baik, sehingga hanya perlu beberapa saat sebelum akhirnya benar benar menghilang dalam kegelapan.


Dia sendiri berjalan ke bagian dalam Teras Liaoqu, disini memiliki beberapa anak buahnya yang berjaga sekaligus beristirahat.


Ditambah lagi dengan mekanisme mekanisme tersembunyi di sini, untuk masuk secara paksa ke tempat ini. Sangat tidak mudah, tidak ada bedanya dengan masuk ke dalam Istana.


Di dalamnya, ada beberapa anak panah yang tertanam di dinding dan akan langsung menyerang apabila tanda bahaya dipicu.


Ini dibuat oleh beberapa anak buahnya yang sangat hebat dalam mekanisme mekanisme semacam ini.


Tempat yang paling sulit untuk dimasuki dari tempat ini adalah ruang racun miliknya, apabila tanda bahaya ketiga telah dipicu.


Maka, ruang racun miliknya akan meledak dan menghancurkan seluruh benda yang ada di dalam Teras Liaoqu.


Itu tidak akan meninggalkan jejak apapun dan Racun racun miliknya akan berubah menjadi asap, apabila orang tidak mati terbakar maka mereka akan mati keracunan.


Dia telah merencanakan ini dengan cermat ketika membangun Teras Liaoqu, dia tidak mungkin untuk menjadi ceroboh.


Masih banyak lagi rahasia tersembunyi di balik Teras Liaoqu, dia jarang datang kesini ketika masih didalam Kediaman Perdana Menteri Zhou.


Paling, hanya 1 bulan sekali, ketika berada di tempat Bei Wang , itu bahkan jauh lebih jarang lagi. Dia harus mengurangi kecurigaan Bei Zhao.


Sejak dia menjadi Bei Wangfei, ini adalah pertama kalinya dia menginjakkan kakinya lagi di Teras Liaoqu.


Dia berjalan menuju salah satu ruangan dimana keempat wanita itu dibawa untuk membersihkan diri.


Dia telah menyiapkan rencana bagaimana akan membawa Kaisar kedalam perangkapnya.


Kaisar selalu suka wanita cantik yang lemah lembut, penurut dan cerdas. Dia mendengar bahwa Kaisar selalu membawa wanita dengan tipe semacam itu untuk menjadi Selir.


Di antara 4 orang ini, harus ada yang menjadi salah satu Selir Kaisar. Jika tidak, maka dia harus turun tangan sendiri untuk membawa mereka menjadi Selir Kaisar.


Sudah sering terjadi untuk memberikan wanita cantik pada Kaisar, tapi selama tidak terpaksa maka dia tidak akan melakukan ini.


Hal ini banyak dilakukan oleh para Pejabat untuk mempererat hubungan dengan Kaisar, jadi kalaupun dia membawa mereka secara langsung.


Kaisar akan menerima mereka secara terbuka, secara mereka cantik dan lemah lembut, cerdas, tentunya mampu memainkan alat musik.


Dia menoleh ke belakang dan melihat bahwa mereka semua telah mandi dan berubah menjadi lebih segar dari sebelumnya.


Dia menyuruh mereka untuk duduk sebelum akhirnya dia mengeringkan wajah Lien Hua yang duduk paling dekat dengannya.


Lalu, mulai menghiasi wajah Lien Hua dengan perias wajah yang sesuai. Setelah selesai, hasilnya sangat tidak bisa di prediksi.


Lien Hua yang sebelumnya sudah cantik berubah menjadi lebih cantik dari sebelumnya, ini bahkan sebelum rambutnya di tata.


"Lien Hua, jangan gunakan pakaian yang terlalu terang seperti sebelumnya lagi. Itu kurang cocok denganmu, mungkin warna merah muda atau biru muda cocok denganmu. " Ucapnya dengan tenang.


"Ya Nona. " Ucap Lien Hua dengan semangat.


"Kau gunakanlah pengharum tubuh dengan wangi bunga lily, yang lebih lembut dan lebih ringan. Jangan menggunakan terlalu banyak atau kau akan membuat orang merasa tidak nyaman. " Ucapnya sambil menunjuk pinggang Lien Hua yang ada 3 kantung wewangian dengan wangi yang berbeda beda.


Lalu, dia berjalan menuju Hua Nie dan mulai merias wajah wanita itu menjadi lebih tebal dan membuat wanita itu menjadi lebih tegas dan tampak terpelajar, menjadi lebih elegan seolah olah merupakan wanita yang berasal dari kalangan bangsawan.


"Hua Nie, kamu memiliki wajah yang tegas, kamu harus menggunakan pakaian yang terang, seperti merah, hitam atau putih. Lalu,gunakan wewangian mawar. " Ucapnya dengan tenang.


"Ya, Nona." Jawab Hua Nie dengan puas.


Dia berjalan menuju A Zhou yang merupakan seorang pemain Guqin sebelumnya, fitur wajah A Zhou ini adalah yang paling baik di bandingkan yang lain.


Tampak sangat sayu dan lembut, kecantikan yang rapuh merupakan jenis kecantikan yang disukai oleh banyak bangsawan.


Dia hanya perlu menambahkan sedikit riasan untuk mendukung kecantikan alami milik A Zhou.


"A Zhou, kamu cocok untuk menggunakan pakaian warna apapun. Tapi, aku sarankan menggunakan pakaian berwarna lembut untuk mendukung bentuk wajahmu yang lemah lembut. Kamu juga cocok menggunakan harum bunga kenanga. A Zhou, karena kamu bisa bermain Guqin maka aku merepotkan kamu untuk mengajarkan yang lain. " Ucapnya.


A Zhou tampak dengan semangat mengangguk karena permintaan nya.


Dia berjalan menuju tempat Xing Yue yang merupakan paling muda, kecantikan anak ini masih belum sepenuhnya mekar tapi sudah menunjukkan kecantikan yang langka.

__ADS_1


Membutuhkan beberapa usaha untuk mencocokkan riasan yang cocok untuk wajah Xing Yue yang masih muda.


Xing Yue masih muda, jangan sampai riasan nya membuat Xing Yue terlihat sangat dewasa. Dia ingin meninggalkan sedikit kesan kekanak kanakan dalam wajah Xing Yue yang membentuk saya tarik tersendiri nantinya.


__ADS_2