
Baru saja dia duduk, tidak lama ada teriakan histeris dari luar. A Xiang dan dia tampak tenang, tidak terganggu dengan teriakan itu.
Seorang pelayan yang berlari dengan penuh keringat dingin di dahinya berlutut di depan meja Ibu Suri, Xiao Yu tampak tidak senang dengan ketidaksopanan yang dilakukan oleh pelayan itu.
"Katakan, apa yang membuat mu masuk ke dalam ruang pertemuan tanpa izin ?!" Ucap Xiao Yu dengan dingin.
"Ada... ada.... orang mati di depan !" Ucap pelayan itu dengan gemetar ketakutan.
Setiap orang yang berada di sana bagaikan di sambar petir dan memanggil pengawal terhebat mereka untuk mendekat dan melindungi mereka, terutama Ibu Suri.
Hanya dia yang tidak bergerak, dia memiliki A Xiang sejak awal di sisi nya. Lagipula, siapapun di balik pembunuhan ini tentu saja tidak sesederhana yang tampak di permukaan.
Ini tentu saja bukan hal yang dilakukan oleh nya, tapi dia sudah memperkirakan bahwa hal ini sudah akan terjadi.
Akan ada suatu pihak yang ingin menebar ketakutan di antara wanita wanita istana, orang ini pastilah ingin menunjukkan dominasi mereka.
Tanpa mengetahui kalau orang ini telah masuk ke dalam jebakan nya, dia bisa memperkirakan bahwa orang ini sama dengan orang yang mengirim pembunuh bayaran pada nya.
"A Xiang, ayo kita ke depan dan lihat mayat nya. " Ajak nya.
"Ya, nona. " Ucap A Xiang dan mengikuti langkah nya.
Dia berjalan di belakang Ibu Suri dan melihat seseorang dengan wajah pucat dan urat urat yang terkeluar, mata nya membelalak dengan bibir yang berubah menjadi ungu.
"Keracunan." Gumam nya dengan sangat pelan sehingga hanya dia dan A Xiang yang bisa mendengar.
A Xiang tampak setuju dengan kata kata nya, keramaian tampak telah jatuh ke dalam keributan. Seringaian kecil tampak di wajahnya, dia ingin melihat seseorang yang telah membuatnya koma selama 2 minggu.
"Ini adalah Nyonya Yu, istri Walikota Nanzhou !" Teriak Xie Bei Chuan dengan histeris.
Semua orang langsung berjalan mundur dan menyisakan dia, A Xiang, Ibu Suri dan Xiao Yu.
__ADS_1
"Aku dengar Bei Wangfei Niangniang memiliki beberapa kemampuan untuk menangani racun, bisakah kau memeriksa ini ?" Tanya Ibu Suri tetap tenang.
"Huangtaihou, maafkan aku karena menolak niat baikmu. Tapi, aku takut kemampuan ku mempermalukan ku dan mengecewakan Huangtaihou. " Ucap nya dengan sopan menolak.
Meskipun dia sangat ingin melihat racun yang ada di dalam tubuh Nyonya Yu, tapi dia masih tidak boleh menjadi tergesa gesa.
Dia berjalan mundur ke dalam kerumunan dengan pelan pelan, bagaimana mungkin dia tidak tahu apa yang di maksud oleh Ibu Suri ?
Ibu Suri ingin dia memeriksa Nyonya Yu dan jika dia mengetahui racun apa yang di tubuh Nyonya Yu maka dia akan menjadi tersangka utama.
Belum lagi, Ibu Suri mengatakan bahwa dia ahli dalam racun bukan dalam pengobatan. Bukankah Ibu Suri ingin dia jatuh ke dalam jurang ?
"Bei Wangfei Niangniang terlalu merendahkan diri, aku telah mendengar dari Kediaman Bei Wang bahwa Bei Wangfei Niangniang adalah ahli racun yang hebat. " Ucap Ibu Suri masih tidak menyerah.
"Huangtaihou memujiku terlalu tinggi, aku takut bahwa aku akan mengecewakan. Nyatanya, aku bahkan baru belajar tentang pengobatan 1 tahun yang lalu dan hanya bisa mengobati luka ringan dan mengklasifikasikan racun tingkat rendah. " Ucap nya masih dengan rendah hati.
"Bagaimana kalau kita memanggil Tabib Istana ? Tabib Istana sudah pasti adalah seorang ahli penyembuhan yang hebat dan pasti. " Lanjut nya lagi tanpa memberi Ibu Suri kesempatan untuk berbicara.
"Tentu, tidak masalah. Xiao Yu, panggil seseorang untuk membawa Tabib Istana dan pastikan bahwa tidak ada yang boleh keluar dari Istana. " Ucap Ibu Suri dengan tenang.
Xiao Yu langsung berjalan pergi dan memerintah pasukan milik Ibu Suri untuk menutup gerbang Istana Ibu Suri.
Dia kembali duduk di tempat nya dan menghirup teh nya dengan tenang.
"Bei Wangfei Niangniang, tampak nya anda tidak khawatir sedikitpun terhadap masalah ini. " Ucap Ibu Suri.
"Huangtaihou menganggap tinggi diriku ini, aku terlalu panik sehingga tidak bisa bernafas dengan benar. Jadi aku duduk terlebih dahulu dan meminum teh, lagipula panik juga tidak ada gunanya. Tidak ada yang boleh keluar dari sini, lalu kenapa para Nyonya tidak duduk terlebih dahulu ?" Jawab nya dengan ringan.
Semua orang mengangguk dan duduk kembali ke tempat mereka. Ibu Suri juga memilih untuk duduk kembali ke tempat nya dan disampingnya ada Xiao Yu.
Raut wajah ketakutan tergambar jelas di setiap wajah Nyonya yang datang termasuk Zhang Wangfei. Hanya dia yang tenang ketika menghadapi hal semacam ini.
__ADS_1
Dia tahu kalau hal ini tidak akan berlalu dengan cepat dan dia sudah mengatakan bahwa dia ingin pulang tapi tidak bisa melakukan nya.
1 Jam Kemudian
Tabib Istana telah datang, tabib itu sudah tua dan bahkan memiliki janggut yang sangat panjang. Mata nya hampir tertutup oleh kerutan , tubuh nya bungkuk dan tampak seperti sudah berada di ujung kehidupan nya.
"Huangtaihou." Tabib itu dengan cepat bersujud di depan Ibu Suri.
"Tabib Istana Ling, akhirnya anda datang. Aku mendengar bahwa kamu sedang memeriksa kesehatan rutin para pangeran dan putri. Jadi kami menunggu anda di sini. " Ucap Ibu Suri dengan senyum yang mengerikan.
"Maafkan aku, Huangtaihou!" Ucap Tabib Istana itu tidak berani mengangkat kepala nya dan seluruh tubuh tua nya telah gemetar.
"Silakan periksa mayat itu, dia sudah ada di sana sejak satu jam yang lalu. " Ucap Ibu Suri.
"Baik, baik. " Jawab Tabib Istana itu dengan gemetar dan langsung berjalan dengan tergesa-gesa menuju mayat wanita itu.
Dia duduk dengan wajah yang tertarik, kepalanya ditopang oleh tangan kirinya.
"Nona, kita mungkin terlambat. Ini mungkin jauh lebih lama dibanding yang kita perkirakan. " Ucap A Xiang.
"Tidak masalah. " Jawabnya.
" Saat ini, Bei Wang pasti sudah di tempat pangkalan militernya. Jenderal Xie dan kedua Jenderal lainnya juga telah pergi ke pangkalan militer masing masing. " Bisim A Xiang.
"Hm." Jawab nya dengan singkat.
"Masalah ini dibuat khusus untuk ku, aku justru penasaran siapa yang begitu berbaik hati untuk membuatkan masalah begitu besar untukku. " Gumam nya dengan tatapan tajam.
Dia mengamati setiap pergerakan yang dibuat oleh Ibu Suri dan Tabib Istana Ling. Dia menganalisis hal ini, siapa pun yang melakukan ini pasti mengetahui kekuatan nya.
Siapapun yang berada di balik ini ingin dia terlambat dan tidak bisa mengantar Bei Wang dengan tepat waktu, kala memikirkan ini membuat matanya membulat.
__ADS_1
Semua yang ada di sini hanya tipuan ! Jebakan yang asli adalah di tempat Bei Wang berada. Siapapun itu pasti memiliki kekuatan yang besar untuk menjatuhkan Bei Wang.
Dia harus segera memikirkan cara untuk keluar dari sini secepat mungkin , dia memandang ke A Xiang dan A Xiang mengerti dengan tatapan nya.