
"Apakah Nona Lin tidak takut aku meracuni teh tersebut ?" Tanya Chu Huli masih dengan senyum manis.
Alih alih bertanya tentang darimana dia tahu tentang masalah Paviliun Qiao Yao, Chu Huli lebih senang untuk membuatnya merasa ragu.
Tapi, Lin Qiaofeng bukanlah orang yang bisa digertak dengan beberapa macam racun kecil.
"Tentu saja Tuan Chu tidak akan melakukan hal serendah itu untuk menjebak ku, aku hanya seorang yatim piatu yang menyedihkan. " Ucapnya dengan lembut.
Lin Qiaofeng tersenyum dengan anggun dan menuangkan teh untuk Chu Huli sebagai gantinya, dia menebak bahwa Chu Huli ini mungkin lebih muda dari Bei Wang.
Mungkin sekitar umur 26 atau 27 , sungguh bakat yang luar biasa. Dia menghela nafas berat, dia bisa menjadi seperti ini berkat bantuan Giok Phoenix Abadi.
"Aku ingin menukar sesuatu dengan Giok Phoenix Abadi yang ada di tangan Tuan Chu, tidak tahu apakah Tuan Chu akan tertarik atau tidak. " Ucapnya dengan santai.
Lin Qiaofeng menemukan bahwa ternyata Giok Phoenix Abadi yang dimiliki oleh Kaisar Bei, telah di pindahkan ke selirnya, Yanping.
Selir Yanping memberi itu pada Lan Xiang dan Lan Xiang memberi itu untuk bekerja sama dengan Paviliun Qiao Yao.
"Aku penasaran, apakah ada benda yang sepadan dengan pecahan Giok Phoenix Abadi yang berharga. " Ucap Chu Huli tidak terburu buru.
"Sebenarnya, Tuan Chu pasti memahami hal ini dengan jelas, tanpa dua pecahan atau tiga pecahan lainnya, Giok Phoenix Abadi tidak akan berguna melainkan hanya sepotong batu Giok yang enak dipandang. "
"Berbeda dengan benda yang akan ku tawarkan ini, benda ini mungkin menarik minta anda. " Ucapnya dengan tawa kecil.
Lin Qiaofeng mengeluarkan sebuah kotak kecil dari saku yang berada di lengan pakaiannya.
(Note : Pakaian yang digunakan oleh Lin Qiaofeng memiliki lengan pakaian yang lebar, didalam itu dijahit yang digunakan untuk menyimpan barang barang kecil. Untuk melihat bentuk pakaiannya bisa lihat ke instagram author @kc.novel_writer , author takut kalau di up disini nyangkut di hak cipta gambar. )
Kotak itu diukir dengan indah meskipun penuh dengan debu, tidak kekurangan sedikitpun daya tarik.
Tapi, Lin Qiaofeng memperlakukan nya seolah olah itu tembaga biasa tanpa kegunaan sedikitpun. Dia membuka tutupnya yang menunjukkan belati naga yang indah.
Warna hitam yang membius dan bentuk yang sangat indah, membuat semua orang terpanah. Lin Qiaofeng menatap dengan acuh tak acuh.
Ini adalah Belati Xue Long (血龙), sesuai namanya dikatakan bahwa belati ini dibuat dari darah naga yang langka dan sulit untuk ditemukan.
Ini adalah senjata leluhur Paviliun Qiao Yao, sudah berpuluh puluh tahun memiliki Tuan yang berbeda sebelum akhirnya jatuh ke tangan Kaisar Dinasti Song dan disimpan didalam ruang penyimpanan.
Kekuatan belati Xue Long sangat luar biasa bahkan mengalahkan cambuk Yue Shan nya yang terbuat dari sisik naga.
Tapi, Belati Yue Shan membutuhkan darah keturunan Paviliun Qiao Yao, sehingga jika digunakan oleh orang lain itu akan menjadi hal yang sia sia.
Lin Qiaofeng sendiri tidak tertarik dengan Belati Yue Shan, dia lebih tertarik pada pecahan Giok Phoenix Abadi.
Lin Qiaofeng seolah olah sudah mempersiapkan semuanya dan membawa Belati Xue Long ini bersamanya.
__ADS_1
Chu Huli untuk sejenak terdiam dan tidak memiliki kata kata, senyum di wajah pemuda itu hilang dalam sekejap.
Chu Huli dengan ragu ragu ingin menyentuh belati itu, dia dengan acuh tak acuh memberikan izin. Lagipula, mencoba untuk mencuri di bawah hidungnya, itu sama saja dengan mencari mati.
Tidak peduli siapapun, jika dia berniat ingin membunuh orang itu maka tidak akan ada yang bisa menghalanginya.
Dia adalah ahli racun, dia bisa meracuni musuhnya dalam sekejap mata, mulai dari racun sederhana sampai racun mematikan.
"Ini benar benar seperti yang dikatakan oleh kakek ku. " Ucap Chu Huli dengan terpanah.
"Bagaimana menurut Tuan Chu ? Apakah ini sepadan untuk ditukar dengan Giok Phoenix Abadi ?" Tanya nya.
"Ini..... ayahku menghabiskan waktu untuk mencari Belati Xue Long ini, tidak menyangka bahwa aku bisa memenuhi keinginan nya yang terakhir kali. Ini tentu saja sangat sepadan, aku bahkan merasa bahwa ini agak merugikan Nona Lin. " Ucap Chu Huli dengan rasa bersalah.
"Tidak apa apa, bukannya aku meremehkan Belati Xue Long. Hanya saja, jika itu ditanganku maka itu akan menjadi besi yang tidak berguna. " Ucapnya dengan jujur.
Chu Huli mengangguk dan mengeluarkan sebuah kotak yang sama dengan milik Bei Zhao, itu penuh dengan mekanisme dan Chu Huli membuka itu untuknya.
Lin Qiaofeng memeriksa keaslian Pecahan Giok Phoenix Abadi dan setelah memeriksa, dia tidak merasakan ada yang salah.
"Apakah ini artinya Tuan Chu telah setuju untuk berbisnis denganku ?" Tanya nya dengan lembut.
"Ya, aku setuju. " Ucap Chu Huli.
"Bagaimana kau bisa tahu ?!" Ucap Chu Huli dengan kagum ketika dia mengetahui nama Lan Xiang.
"Tuan Chu, aku takut aku bahkan tahu lebih banyak daripada dirimu tentangnya. Ini bukanlah apa apa, baru permulaan. "Ucapnya sambil memainkan kuku panjangnya.
Dia mengambil benda lain yang ada di saku nya, itu adalah botol kaca yang langka dan mahal dan didalamnya ada darah merah tua yang gelap.
Itu tidak banyak tapi jika orang orang tahu darah apa yang terkandung didalamnya maka orang orang akan saling membunuh satu sama lain untuk mendapatkan nya.
"Ini adalah Darah Racun Gu atau yang sering dikenal adalah Darah Seribu Racun, aku berhasil mendapatkan nya, di dalamnya ada sepuluh tetes. " Ucapnya dengan pelan.
Lin Qiaofeng mengetahui bahwa satu tetes darahnya, Darah Racun Gu, bisa bernilai ribuan tael emas.
Tapi, dia masih memberikan nya secara sia sia pada pria itu, cinta telah membutakan nya. Mungkin juga karena rasa bersalahnya di masa lalu.
Ketika Bei Zhao menyelamatkan nya, ketika orang misterius itu membantunya dan memintanya untuk menyembuhkan Bei Zhao.
Meskipun begitu, Lin Qiaofeng seharusnya merasa menyesal setelah menyia nyiakan begitu banyak darahnya dengan gratis.
Tapi, nyatanya dia tidak merasa sedikitpun penyesalan. Huft, itu telah diganti dengan Pecahan Giok Phoenix Abadi.
Chu Huli termenung ketika melihat botol kaca yang mempesona di tangannya.
__ADS_1
"Bahkan Nona Lin bisa mengeluarkan benda langka semacam ini, aku takut jika dijual ini tidak bisa dibayar menggunakan uang lagi melainkan 3 ladang yang subur." Ucap Chu Huli.
"Aku mendengar bahwa salah satu petinggi Paviliun Qiao Yao terkena racun kalajengking, darah seribu racun ini bisa di gunakan untuk menyembuhkan nya, aku tidak akan meminta bayaran dalam bentuk uang, aku ingin kerja sama. "Ucapnya dengan terus terang.
Ekspresi Chu Huli berubah menjadi lebih serius daripada sebelumnya, sementara dia menyeringai.
"Aku ingin mengambil alih Dinasti Song, dan menyingkirkan orang orang tidak mampu itu. Sebagai bentuk kerja sama, aku tidak membutuhkan kalian untuk membantuku menyerang, aku hanya ingin kalian duduk diam dan menerima pesan putus asa Lan Xiang dengan diam. "Ucapnya sambil menjilati wajahnya.
Wajah ketakutan Lan Xiang tergambar jelas di wajahnya, dia penuh dengan kebencian, dia telah membesarkan Lan Xiang tapi gadis itu mengkhianatinya.
Wajah Chu Huli berubah menjadi penuh pertimbangan sementara dia tidak mengejar lebih jauh, dia berdiri dan menatap Chu Huli.
"Aku memberikan waktu satu minggu untuk Tuan Chu, aku mendengar bahwa Paviliun Qiao Yao memiliki nilai moral yang baik, aku pikir awalnya itu adalah kata kata semata tapi hari ini aku melihatnya. Tapi, Tuan Chu, darah lebih kental daripada air, harap pertimbangkan keputusan mu dengan hati hati. "Ucapnya dengan halus, dia bersiap untuk pergi.
Lin Qiaofeng memperingatkan Chu Huli untuk lebih mempertimbangkan nyawa saudaranya yang berada di ambang kematian karena racun kalajengking dibandingkan nilai moral yang selalu Paviliun Qiao Yao banggakan.
"Tunggu sebentar. " Ucap Chu Huli.
"Ya ? Tuan Chu sudah akan memberikan jawaban ?" Tanya nya dengan senyum ceria ketika dia menoleh.
"Aku ingin tahu kenapa Nona Lin sangat membenci Ratu Bei saat ini. " Ucap Chu Huli.
"Ratu Bei ? Ha ha ha, dimataku dia adalah orang yang menyakiti mata. Dia adalah pengkhianat, gelar Ratu Bei tidak layak untuk nya." Ucapnya masih dengan senyum cerianya.
Tapi, kata kata yang keluar dari mulutnya tidak sesuai dengan ekspresi yang ditampilkan olehnya.
"Dia sebelumya adalah pelayanku, tapi dia berkhianat dan mendapatkan tahkta, apakah Tuan Chu puas dengan penjelasanku ? " Tanya nya.
"Ini..... "Chu Huli merasa canggung.
"Tidak perlu dimasukkan ke dalam hati, itu hanya karangan ku, bukankah bagus ? Aku belum pernah bertemu dengan Lan Xiang, jadi berhenti bertanya hal yang tidak masuk akal padaku. Aku hanya tidak senang pada namanya. " Ucapnya dengan acuh tak acuh.
Dia berjalan pergi dengan langkah riang seolah olah apa yang dikatakan nya benar benar hanya karangan.
Chu Huli terdiam dan tidak dapat berkata kata untuk sejenak, selama 28 tahun hidupnya belum ada yang begitu mampu untuk membuatnya terdiam berkali kali.
Chu Huli memandangi punggung Lin Qiaofeng yang menjauh, tampak penuh dengan rasa penasaran.
"Tuan, Lin Qiaofeng ini berhasil melawan Bei Wang di kompetisi Pahlawan dan di tetapkan sebagai salah satu pahlawan terbaik di tahun ini. " Ucap salah satu orang dengan topeng hitam.
"Ya, aku telah mendengar hal itu. Dari apa yang kulihat, kemampuan nya tidak sebaik Bei Wang, kenapa Bei Wang ingin mengalah padanya ? Apakah dia memiliki hubungan dengan Bei Wang ?"Tanya Chu Huli.
"Seharusnya tidak ada, hamba ini tidak menemukan jejak, hanya saja memang menemukan bahwa Lin Qiaofeng menginap di kediaman Bei Wang semalam bersama dengan saudarinya, Lin Yue. " Ucap bawahan itu dengan sopan.
Otak Chu Huli berputar keras untuk memikirkan kemungkinan apa yang dimiliki oleh Lin Qiaofeng untuk memiliki hubungan dengan Bei Zhao.
__ADS_1