
2 Minggu kemudian
Sudah pertengahan bulan ke dua belas, yang artinya kompetisi Xue Zhenzhu akan segera di laksanakan. Sementara itu banyak hal sudah terjadi selama hal itu.
Selama periode 2 minggu belakangan, Xin Rong dan Xie Bei Chuan dimasukkan kedalam penjara atas banyak kejahatan mereka yang baru terkuak dan akan mendapatkan hukuman mati dalam waktu 1 bulan.
Belum lagi, Xie Bei Chuan dan ayahnya resmi bercerai dan rumah kediaman Perdana Menteri Zhou diambil oleh Kekaisaran.
Karena , sejak awal itu adalah milik Kaisar setelah Zhou Yi Nian mengundurkan diri dari posisi nya maka rumah itu akan diambil kembali.
Banyak anak anak Zhou Yi Nian yang hidup di jalanan dan kesulitan dalam hal uang, segala kemewahan mereka telah hilang dalam satu malam.
Sementara Zhou Ling Ling yang sudah sakit parah sebelumnya telah meninggal karena kondisi yang semakin memburuk di setiap waktu.
Ditengah kekacauan itu, Zhou Yi Nian sendiri menghilang bagaikan ditelan bumi. Hanya Zhou Beishang yang mengetahui posisi ayahnya dengan jelas.
Lalu, pertunangan putra Xie Bei Chuan dan Zhou Yi Nian dengan Putri Huayang juga dibatalkan. Membuat banyak Putra putri Xie Bei Chuan merasa putus asa dan tinggal di kediaman Xie.
Yang lahir dari Selir Zhou Yi Nian bahkan lebih tidak beruntung, mereka harus menghadapi kehidupan jalanan yang keras.
Tapi, Zhou Beishang memberikan mereka masing masing 10 tael emas untuk membeli rumah sederhana.
Satu satunya yang tidak dibantu nya adalah orang orang Xie Bei Chuan, meskipun saat ini mereka tinggal di kediaman Jenderal Xie.
Itu juga tidak baik, Jenderal Xie begitu malu dengan kenyataan bahwa adiknya berselingkuh dan mencuri, bahkan memiliki hati yang busuk sehingga menganggap nya sebagai aib.
Putra Putri Xie Bei Chuan diperlakukan dengan sangat buruk, bahkan membuat mereka seolah olah hidup di neraka dunia.
Tapi, itu semua hanya awalan. Mereka semua pada akhirnya telah dijatuhi hukuman mati olehnya, Zhou Beishang.
Saat ini, Zhou Beishang sedang tersenyum tipis sambil menenggak tehnya dan memandang ke depan.
"Apa kau senang dengan hal ini ?" Tanya Bei Zhao.
Bei Zhao tidak mengatakan sesuatu yang spesifik tapi dia bisa menebak apa yang ditanyakan oleh Bei Zhao.
"Ini semua baru awal, aku belum benar benar memberikan tagihan ku pada mereka. " Ucapnya dengan acuh tak acuh.
"Apa yang telah mereka perlakukan padamu sampai sampai kau begitu membenci mereka ?" Tanya Bei Zhao.
"Aku memiliki banyak kenangan buruk tentang mereka, yang mana yang kau maksud ?" Tanya nya dengan nada mengejek.
Oh ya, dia juga lupa mengatakan bahwa selama 2 minggu ini A Zhou dan Xing Yue juga telah diterima menjadi Selir Kekaisaran.
Sementara A Zhou menggunakan cara yang sama dengan Lien Hua, Xing Yue sendiri menyamar sebagai pelayannya dan berhasil menarik perhatian Kaisar.
Seperti perkiraannya, keduanya tidak lebih buruk dari dari Lien Hua dan menjadi Selir Tingkat Emas dalam waktu dekat.
A Zhou mendapat gelar Selir Yanli sementara Xing Yue mendapat gelar Selir Yanxie, karena ketiganya diangkat pada tahun yang sama maka mereka menggunakan nama Yan.
Seperti Yanping, Yanli, dan Yanxie. Dia sendiri sangat kagum pada mereka terutama Xing Yue yang berbakat pada kultivasi.
__ADS_1
Untuk Hua Nie sendiri, gadis itu sudah menutup harapannya untuk menjadi Selir Kaisar dan memilih untuk berdiri disampingnya.
Dia sendiri saat ini masih mengingat kejadian 2 minggu lalu dan merasa tidak nyaman untuk berbicara pada Bei Zhao.
Bagaimana pun, saat itu dia terlalu impulsif dalam dirinya sendiri. Tapi, tidak apa apa, itu agar menunjukkan bahwa dia tidak selemah yang dibayangkan oleh banyak orang.
"Zhou Beishang, kau telah berubah selama belakangan ini. " Ucap Bei Zhao dengan tatapan mendalam.
Bei Zhao sendiri tidak tahu perasaan apa yang dimiliki nya terhadap Zhou Beishang belakangan ini dan merasa tidak tenang ketika melihat perubahan Zhou Beishang.
Seolah olah , sangat sulit untuk menggapai Zhou Beishang. Dia ingin menggapainya tapi tidak bisa dan merasa sangat jauh.
Dia tidak tahu perasaan apa ini dan yang bisa dia simpulkan adalah ini perasaan takut kehilangan, yang tidak bisa dia pikirkan adalah alasan perasaan ini muncul.
Sejak awal, Zhou Beishang dan dia adalah orang asing yang dipaksa untuk menikah. Kenapa sekarang dia merasa sangat ketakutan ?
Ini membuatnya takut sekaligus ragu, sementara itu dia terus menguatkan hatinya bahwa dia menyukai Putri Mahkota Dinasti Tang.
Setelah Zhou Beishang pergi, pasti perasaan ini akan hilang dengan sendirinya. Perasaan ini pastilah muncul dari hutang dan rasa bersalahnya pada Zhou Beishang.
Ya, benar itu hanya karena hutang dan rasa bersalah. Dia sepertinya telah kacau belakangan ini sampai sampai tidak bisa berpikir jernih.
Bei Zhao terus tenggelam dalam pemikirannya sendiri dan tidak sadar bahwa Zhou Beishang sedang mengamatinya.
"Wangye, aku tidak pernah melihat anda melamun sebelumnya. Apakah anda sedang mengalami musim semi ?" Sindir Zhou Beishang dengan sinis.
(Musim semi disini diartikan sebagai perasaan jatuh cinta pada seseorang. )
"Ehm, kau berpikir terlalu jauh. " Ucap Bei Zhao.
"Apakah kau akan mengikuti Kompetisi Xue Zhenzhu ?" Tanya Bei Zhao.
"Jangan takut, aku tidak akan mempermalukan mu. "Balasnya dengan dingin.
"Aku mungkin tidak sehandal Putri Mahkota Dinasti Tang, tapi aku tidak selemah yang kau bayangkan. "Ucapnya dengan tatapan yang tajam.
Pertanyaan Bei Zhao sebelumnya sudah menyinggung nya, pertanyaan itu seolah olah menganggapnya sebagai orang yang tidak mampu dan tidak layak untuk mengikuti Kompetisi.
"Bukan begitu maksudku, aku pikir kau akan mengurus ayahmu. " Ucap Bei Zhao dengan datar.
"Ayahku masih bisa berjalan dan makan sendiri, dia tidak perlu diurus olehku selama 24 jam. Lagipula ada beberapa pelayan yang ku taruh disekitarnya. Tidak perlu anda khawatirkan. " Ucapnya dengan senyum dingin.
"Zhou Beishang, apakah kau akan segera pergi ?" Tanya Bei Zhao.
"Jika aku tidak segera pergi, maka apa yang akan aku lakukan ? Duduk disini dan mengobrol dengan anda ?" Tanya nya dengan sinis sambil memutar matanya dengan jengah.
"Biarkan Yang Mulia ini yang mengantarmu, Yang Mulia ini tidak menerima penolakan. " Ucap Bei Zhao dengan segera.
Dia hanya mendengus kecil dan tidak menanggapi sebelum akhirnya dia berjalan menjauh, dia membawa ayahnya untuk tinggal di tempat yang jauh.
Tempat yang jauh dari pemukiman , Bei Zhao hanya tahu bahwa dia lah dalang dari kehilangan Perdana Menteri Zhou.
__ADS_1
Tapi, Bei Zhao tidak tahu kemana dia akan membawa ayahnya. Dia membawa ayahnya ke rumah yang sudah dia bangun dan dia rencanakan untuk dia tinggali.
Dia meminta beberapa orang menjaga tempat itu dengan ketat, sementara A Xiang dan A Ling sendiri selalu ikut dengannya.
Dia saat ini menggunakan pakaian zirah yang dingin tapi ringan, ini adalah baju perang yang di tempa olehnya sendiri.
Pakaian ini menggunakan besi ringan dengan kualitas terbaik dari selatan, lalu dilapisi oleh kulit badak yang langka.
Belum lagi bagian dalam yang dilapisi oleh bulu beruang yang hangat dan nyaman, bahkan dengan pedang, sulit untuk menembusnya.
Beratnya juga tidak lebih dari 5 kilogram, sehingga sangat nyaman ketika digunakan. Pembuatan ini sangat sulit, karena selain memperhatikan ketahanannya.
Juga memperhatikan bentuk, ukiran, ukuran, dan keringanan nya. Butuh 3 bulan lebih dengan dua pengrajin terbaik di Dinasti Qing untuk menempa nya.
Dia mengeluarkan uang lebih dari 1000 tael emas untuk menempa nya, siapa yang tidak tahu bahwa kulit badak sangat mahal dan sulit dicari ?
Itu memiliki ketahanan yang sangat baik, tapi sangat berat dan diakali dengan berbagai cara sehingga tidak kehilangan ketahanannya tapi menjadi ringan.
Dia sendiri merasa sangat nyaman dengan baju zirah ini, dia memberi nama baju zirah ini adalah Tie Gang.
Dia berjalan kedepan dan melihat bahwa Bei Zhao sudah menunggunya di atas kuda hitam yang sangat tinggi.
Rambutnya diikat seperti ekor kuda dan terangkat tinggi yang menunjukkan bentuk wajahnya yang tegas dan kuat.
Sementara itu, dia sendiri membawa cambukan di pinggangnya. Cambukan itu bukan cambukan biasa, dia menempa nya juga dan membutuhkan waktu 1 bulan untuk menempa nya.
Cambukan ini sangat mahal, lebih dari 500 tael emas. Gagang cambukan terbuat dari cula badak yang dibentuk dan diwarnai menjadi warna hitam pekat layaknya langit malam.
Disana terukir dalam namanya '周悲伤' Zhou Beishang terukir dengan sangat dalam dan tidak akan bisa dihilangkan.
Lalu, cambukannya terbuat dari besi ringan terbaik dari selatan yang dilebur bersama tulang singa jantan yang hiasi oleh taring serigala disekitarnya.
Itu tampak seperti berduri disekitarnya dan ketahanannya sangat baik. Dia tidak pernah mengeluarkannya sebelumnya.
Karena, Tie Gang baru saja selesai baru baru ini, tepat sebelum kompetisi Xue Zhenzhu.
"Senjata dan baju besi yang baik. " Puji Bei Zhao dari atas kuda.
"Yang Mulia terlalu memuji, jika dibandingkan dengan milik Yang Mulia maka milikku belum apa apa. "Ucapnya dengan tenang.
"Untuk membuat baju besi ringan menggunakan kulit badak dan besi ringan, dilapisi oleh kulit beruang adalah kombinasi yang baik. Siapapun yang membuatnya pastinya bukan orang sembarangan. "Ucap Bei Zhao.
"Ha ha ha, Yang Mulia memiliki mata yang tajam, aku tidak bisa menyembunyikan apapun. "Ucapnya dengan sindiran.
Dia menyindir Bei Zhao yang terlalu mencampuri urusan orang lain, bahkan baju zirah nya sekalipun akan menjadi target.
"Apa kau sudah selesai mengoceh ? Jika sudah maka sebaiknya kau segera naik ke atas kuda. " Ucap Bei Zhao dengan datar.
Dia mengangguk dan melihat sebuah kuda putih yang dibawakan oleh Wen Yao, dia menaiki kuda itu dalam satu loncatan dan duduk di atas kuda itu dengan gagah.
"Kemampuan berkuda mu tidak buruk, kau memiliki kemungkinan untuk menang, nanti. " Puji Bei Zhao.
__ADS_1
Mendengar ini dia sedikit terkejut, apa yang terjadi pada Bei Zhao ? Pemuda itu sangat jarang untuk memuji orang lain.
Untuk memujinya dua kali dalam waktu dekat, bukankah ini tidak normal ? Apakah akan ada hujan batu dari langit ?