
Tabib Ling berkeringat dingin ketika mendengar kata kata Bei Zhao, kata kata Bei Zhao sebenarnya tidak banyak atau panjang.
Tapi dengan kata kata yang sesedikit itu, Bei Wang yang bermartabat sudah berhasil menjelaskan semuanya.
Setiap orang yang mendengar akan mengerti dengan arti dari kata kata singkat ini. Wajah Bei Zhao berubah menjadi muram.
"Wangye, anda harus pergi menuju Kekaisaran untuk memberi keadilan padaku. "Lirihnya dengan ekspresi sedih yang sangat nyata.
"Tenang saja, aku akan mengatakan ini pada Kakak Kekaisaran. " Ucap Bei Zhao sambil memegang tangannya seperti suami yang sangat pengertian.
Dia mengumpat dalm hati ketika harus bermain peran semacam ini untuk waktu yang lama.
"Tabib Ling, aku harap kau ikut dengan ku untuk memberi kesaksian terhadap Bei Wangfei. " Ucap Bei Zhao.
Tabib Ling yang sudah tua hanya bisa menuruti permintaan Bei Wang yang berkuasa dan pergi ke Istana 'untuk memberi keadilan pada Bei Wangfei'
Setelah Bei Zhao keluar dia tersenyum mengejek dan duduk dalam keadaan sehat, dia hanya perlu beberapa waktu untuk menekan efek dari Daun Anshu.
"Hm, ini akan menjadi pertunjukan seru. Sayang sekali bahwa aku tidak bisa menonton nya. " Ucapnya dengan ekspresi cemberut.
Dia merasa kesepian, Song Yu dan A Xiang masih belum pulang. Keduanya hanya memberikan daftar nama secara rutin setiap 7 hari.
Setiap 1 minggu pasti paling tidak ditemukan 1 atau 2 pengkhianat, keduanya pasti akan sangat kelelahan.
Bagaimana pun, kekuatannya tersebar di empat dinasti, bahkan jika hanya di dinasti Qin. Itu juga bukan hal yang mudah di lakukan.
Setelah menghitung belakangan ini, dia memperkirakan kekuatan nya bahkan kalah dari Dinasti Qin karena pengkhianat pengkhianat ini.
Dia menghela nafas, di masa depan dia harus menjadi lebih hati hati dalam bertindak. Belum lagi dengan ibu suri yang bergabung dengan Dinasti Song, Dinasti Qin sendiri, dan Pasukan kediaman Bei Wang.
Di sisi lain, Bei Zhao dan Tabib Ling datang untuk menghadap Kaisar. Kaisar bingung dengan kedatangan Bei Wang lagi.
"Salam kepada Yang Mulia. " Ucap Bei Zhao sambil berlutut.
__ADS_1
"Bagaimana dengan keadaan Bei Wangfei ?" Tanya Kaisar pura pura perhatian.
"Wangfei ku tidak dalam keadaan yang baik, dia kehilangan kesadaran dan terus batuk darah. " Ucap Bei Zhao dengan sedih.
"Apakah Tabib Ling telah menemukan apa penyebab Bei Wangfei terluka begitu parah ?" Tanya Kaisar sambil mengerutkan dahi.
"Tubuh Bei Wangfei lemah, dia terkena racun parah dan tidak sadarkan diri. Sulit untuk pulih, mungkin memerlukan 2 sampai 3 hari berbaring di tempat tidur. " Ucap Tabib Ling tidak berani berbohong.
"Apa ? Keracunan ?" Kaisar terkejut dengan kata kata itu.
"Apakah itu sudah pasti dan tidak ada kesalahan ?" Tanya Kaisar sambil mengerutkan dahi, wajah Kaisar berubah muram karena ini akan merusak citra Istana.
"Ya, hamba kecil ini tidak berani berbohong bahkan sepatah katapun. " Ucap Tabib Ling dengan gemetar sambil bersujud.
"Yang Mulia, tolong berikan keadilan untuk Wangfei ku. Dia selalu sederhana dan tidak pernah menganggu orang lain, bagaimana mungkin ada orang yang begitu tega untuk menyakitinya begitu parah ? Jika aku tidak menyadarinya, pasti ini akan lebih buruk. " Ucap Bei Zhao sambil menunduk dengan suara yang sangat sedih dan sakit.
Kaisar terdiam dan tidak tahu cara menanggapi ini dengan benar, di satu sisi dia akan merusak citra Istana tapi di sisi lain dia akan menyinggung Bei Wang yang terhormat.
Mendengar ini tidak membuat Bei Zhao beranjak, justru bersujud di depan Kaisar.
"Kakak Kekaisaran, kita telah dibesarkan bersama. Paman selalu baik padaku, hubungan kita berdua juga tidak bisa dinilai dengan gunungan emas dan kedudukan. Aku mempercayakan masalah ini padamu. " Ucap Bei Zhao dengan sopan.
"Tapi, aku tidak akan kembali sampai pelaku nya tertangkap. Jika aku kembali dengan tangan kosong maka aku tidak akan memiliki wajah lagi untuk bertemu dengan Wangfei ku. Sebagai seorang suami, aku merasa sangat gagal untuk menjaganya. " Lanjut Bei Zhao dengan emosional.
Kaisar kembali di pusingkan dengan kata kata Bei Zhao yang tiba tiba berbalik arah dengan sangat cepat.
Jika Zhou Beishang ada di sini maka gadis itu pasti akan tertawa terbahak bahak melihat Bei Zhao yang berakting layaknya seorang suami yang baik dan perhatian.
Seolah olah mereka berdua menikah karena berkah dari Surga bukan karena dekrit yang dikeluarkan oleh Kaisar.
"Kasim Luo, utus Kepala Biro Hukum untuk mengusut tugas ini. Jangan sampai mengecewakan adik Kekaisaran ku. " Ucap Kaisar tanpa jalan mundur lagi.
"Ya, Yang Mulia. " Kasim Luo segera berjalan pergi dan mengundang Kepala Biro Hukum.
__ADS_1
Kepala Biro Hukum saat ini adalah Wakil Kepala Biro Hukum yang menjabat saat itu dan sejak Sang Yun Fang di Hukum mati bersama dengan keluarga nya atas tuduhan kejahatan karena korupsi dan mengkhianati Anggota Kekaisaran.
Dibandingkan dengan Sang Yun Fang, Kepala Biro Hukum yang baru ini jauh lebih hati hati dan bekerja dengan bersih.
Di sisi lain, Zhou Beishang sedang memotong tanaman tanaman liar yang ada di pot bunga Jin Zhan Hua nya.
Inilah Bei Wangfei yang dikatakan tidak akan sadar dari pingsan nya selama 1 atau 2 hari, ketika orang orang istana di kacaukan olehnya.
Pelaku utamanya sedang memotong rumput liar, ini sudah kedua kalinya dia mengguncang istana dan dia merasa bangga akan pencapaian itu.
Meskipun yang kali ini tidak lewat tangan dan mulutnya sendiri, tapi dia masih merasa puas. Sayang sekali dia tidak bisa menonton langsung.
"Ibu Suri, Ibu Suri, kau masih belum bermain dengan rapih. Kau meninggalkan jejak dimana mana, dengan menggunakan Kaisar apakah kau pikir aku tidak tahu bahwa semuanya berasal dari mu ?" Gumam nya dengan tatapan dingin.
Krek
Tangkai bunga Jin Zhan Hua yang dia pegang, tanpa di sadari olehnya telah di remas olehnya sampai patah menjadi dua.
Bunga Jin Zhan Hua yang baru setengah mekarnitu jatuh ke tanah dan dia menghela nafas kesal.
"Sialan, ini benar benar menyebalkan. " Lanjutnya lagi.
Dia tahu bahwa Kaisar dan Bei Wang tidak memiliki ayah yang sama melainkan kakek dan nenek yang sama.
Baik Kaisar terdahulu maupun Ayah Bei Zhao, Bei Wang sebelumnya, merupakan putra dari Permaisuri.
Salah satu sangat terobsesi dengan pertarungan dan yang lain sangat hebat dalam sastra, akhirnya mereka saling melengkapi satu sama lain.
Karena itulah, Bei Wang dan Kaisar yang sekarang masih memiliki hubungan darah. Hanya saja, tidak seperti ayah mereka, hubungan keduanya saat ini tidak terlalu baik.
Bei Zhao unggul dalam sastra dan militer, sedangkan Kaisar saat ini hanya unggul dalam Sastra sehingga Kaisar saat ini selalu terancam dengan keadaan Bei Zhao.
Bonus like 2 k : 3 / 3
__ADS_1