
Zhou Beishang duduk dengan patuh di dalam kereta kuda miliknya dan hanya mendesah lelah.
Bahkan jika dia belum sampai di Istana , dia sudah merasa lelah terlebih dahulu ketika memikirkan apa yang harus dihadapinya nanti di Istana.
Belum lagi dengan Putri Kesayangan Putra Surga, Putri Huayang. Putri yang akan menjadi adik iparnya secara tidak langsung.
(Huayang itu nama gelar ya , sama seperti Bei Wang. Lalu, Putra Surga adalah sebutan untuk Kaisar.)
Putri Huayang memiliki 'kedekatan yang tidak bisa dijelaskan' dengan Paman Kekaisarannya yang tercinta.
Putri 'tanpa otak' itu pastilah akan mencari masalah dengannya. Putri Huayang pasti tidak tahu bahwa paman Kekaisaran yang dicintainya sudah memiliki orang lain di dalam hati.
Jika harus membuat perbandingan maka Putri Huayang dengan Puti Mahkota DInastik Tang sama sekali tidak layak untuk di bandingkan.
Putri Huayang benar benar hanya cantik tapi tidak memiliki otak nahkan tidak bisa memasak atau memandikan diri sendiri.
Telah dimanjakan sejak kecil membuat Putri Huayang tenggelam dalam kekayaan dan kemanan. Jika suatu hari bertemu dengan suatu bencana maka putri Huayang akan menjadi orang yang paling tidak berguna atau bahkan hanya akan menambah masalah.
Putri Huayang bahkan tidak akan memiliki cukupu kemampuan dan keberanian untuk menangkap ayam dengan kedua tangannya, apalagi jika harus brtarung di medan perang yang kejam dan tanpa ampun ?
Sangat berbeda dengan Putri Mahkota Dinasti Tang yang sudah terbiasa di medan perang sejak usia dini ?
Meskipun dilahirkan sebagai seorang gadis tapi Putri Mahkota Dinasti Tang sebenarnya dibesarkan dengan keras layaknya anak laki laki.
Dia tengeggelam dalam pemikirannya sendiri dan tanpa sadar telah berada di gerbang Istana.
Dia menarik nafas dalam dalam kala kereta kuda mulai melangkah masuk kedalam Pekarangan Istana.
Tidak ada pengawal yang berani untuk menghalangi langakah kereta kudanya setelah melihat bendera yang bertuliskan 'Bei' berkibar dengan liar di atas kereta kuda miliknya.
Dia menoleh pada Fang Ling dan Lan Xiang yang meskipun wajah mereka menggunakan cadar tapi tidak bisa menyembunyikan kegelisahan mereka.
__ADS_1
"Janga biarkan kekhawatiran mengacaukan kalian."Pesannya pada dua ornag itu.
"Ya , Nona."Ucap keduanya dengan kompak.
"A Ling , apa kau pernah masuk ke
Istana sebelumnya ?" Tanya nya.
"Pernah, Nona." Ucap Fang Ling.
"Siapa saja yang pernah berinteraksi denganmu ? Apakah kau ingat dengan jelas ?" Tanya nya.
" Ketika kakek membawaku ke Istana , itu adalah 5 tahun lalu. Yang berbicara denganku seacar langsung adalah Kaisar,Permaisuri , Ibu Suri, dan beberapa pjabat tua." Ucap Fang Ling dengan rinci.
Dia takut terjadi sesuatu yang tidak di inginkan sehingga dia menjadi waspada.
Dia tidak takut kalau Lan Xiang akan dikenali oleh orang orang karena Lan Xiang sendiri belum pernah ke Istana ,tidak seperti Fang Ling yang sudah pernah datang ke Istana.
Beberapa pejabat tua yang pernah dekat dengan kakek Fang Ling pasti akan bisa menemukan kemiripan yang dimiliki oleh Fang Ling dengan kakeknya atau dengan Fang Xiu Han.
Mustahil bagi seorang ibu untuk tidak mengenali putri yang telah dibesarkan nya sendiri.
"A Ling, apakah kau dekat dengan ibu mu di masa lalu ?" Tanya nya pada Fang Ling.
" Tidak terlalu, ibuku selalu tergila gila dengan kecantikan sehingga hampir tidak memiliki waktu untukku. Aku sendiri bahkan tidak bia mengingat rupanya lagi. Aku dan dia hanya bertemu 2 atau 3 kali setahunnya." Ucap Fang Ling dengan marah.
"Berbeda dengan ayahku yang telah merawat ku sejak kecil , setiap kembali dari perang, ayah selalu menggendongku tinggi tinggi dan memutarku di udara. Tanpa sadar, pikiranku telah membentuk suatu perintah untuk diriku sendiri bahwa ibuku sudah meninggal dan dia bukanlah ibuku." Ucap Fang Ling sambil menghela nafas.
" A Ling, apa kau membenciku karena aku telah memisahkan mu dari ayahmu ?" Tanya nya sambil tersenyum tipis.
" Dulu aku pernah kesal karena mendengar ini dan menganggap bahwa Nona adalah orang jahat , tapi setelah A Xiang Jiejie meneceritakan semuanya , aku merasa malu dan sekarang aku merasa bahwa seluruh pemikiranku salah." Ucap Fang Linng dengan jujur dan malu.
__ADS_1
" KIta sudah sampai." Ucap a Xiang dari luar.
Fang Ling turun dan memegang tangannya lalu berbaris di belakangnya bersama dengan Lan Xiang.
Gaun biru muda nya menyapu lantai dan mantel bulu rubahnya membuatnya tambah cantik dan anggun, belum lagi dengan sarung tangan putih yang indah.
Dia melangkah masuk dengan keangggunan tanpa batas , semua orang menghentikan pembicaraanb mereka dan menatapnya.
Bahkan ada yang terang terangan memujinya dengan penuh pemujaan , dia membawa seuha kipas tangan yang dihiasi oleh gambaran bunga persik.
Sebenarnya ini semua adalah dandanan umum, tapi ketika Zhou Beishang yan g menggunakan nya , itu tampak seperti terbuat dari emas , berlian dan kain sutra terbaik.
Dia berjalan menuju tempat Kaisar dengan wajah acuh tak cauh dan berlutut di depan Kaisar, kedua pelayannya mengikuti langkahnya untuk berlutut di depan Kaisar.
"Salam kepada Yang Mulia dan Permaisuri , semoga selalu diberkati dan bisa hidup sampai 1000 tahun." Ucapnya dengan suara yang jernih.
Suaranya jernih dan tulus seolah olah tidak mengandung sedikitpun kepalsuan dalam kata katanya , siapapun yang mendengar suaranya akan terkesima.
" Aku mendengar bahwa Bei Wangfei sakit sebelumnya." Ucap Kaisar dengan tatapan mendamba.
Dia tersenyum kecil, alih alih menggunakan kata kata 'keracunan', Kaisar lebih senang menggunakan kata kata 'sakit'. Tapi, itu sama sekali tidak masalah.
Dia juga telah mendengar desas desus bahwa Kaisar sangat menghargai wanita cantik dan memiliki lebih dari 1000 selir resmi di harem Kekaisaran.
Tatapan yang dimiliki olrh Kaisar ini bisa dengan mudah disimpulkan bahwa pria tua bau tanah ini tertarik padanya.
"Yang Mulia benar, yang rendah ini memiliki tubuh yang lemah sehingga mudah untuk terserang penyakit. Yang rendah ini berterima kasih pada Yang Mulia karena telah memperhatikanku." Ucapnya dengan sopan.
" Bei Wangfei terlalu sopan , kita semua adalah keluarga. Di masa depan , Bei Wangfei harus datang lebih sering ke Istana untuk menghilangkan kesalah pahaman masa lalu" Ucap Kaisar dengan penuh makna.
Wajah Permaisuri langsung berubah muram , siapa yang tidak bisa mnegerti arti sebenarnya di balik ajakan Kaisar ?
__ADS_1
Secara tidak langsung, Kaisar ingin membawanya sebagai salah satu bagian dari harem Kekaisaran.
" Hak apa yang dimiki oleh yang rendah ini untuk salah paham dengan Yang Mulia ?" Tanya nya sambil berpura pura bodoh dan tidak mengerti dengan arti dibalik kata kata Kaisar.