Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
155. Bertemu Dengan Orang Misterius


__ADS_3

"ini arak yang dipesan Tuan muda. " Ucap Pemilik Kedai.


"Terima kasih, Tuan. " Ucap Zhou Beishang dan menuangkan arak untuknya sendiri lalu minum dengan ekspresi wajah acuh tak acuh sebelum akhirnya seseorang mendatangi nya.


Orang ini memiliki fitur wajah yang sangat sedap untuk di pandang, dengan lekuk tubuh yang indah dan aura lembut yang membuatnya tampak mudah di dekati.


Orang ini memiliki rambut sepanjang pinggang dengan rambut yang tergerai bebas dan kedua tangan yang tertaut di belakang , salah satu lengannya memegang kipas.


Mata Phoenix yang tajam dan indah, tampak begitu lembut dan penuh dengan ketegasan, belum lagi alis yang tipis dan tajam, lalu hidung yang kecil dan tulang hidung yang tinggi.


Bibir tipis yang berwarna merah muda layaknya buah ceri yang menyegarkan, keindahan semacam ini mampu membuat Surga merasa iri.


Dengan pakaian yang terlihat longgar, itu masih tidak bisa menyembunyikan pinggang sempit yang tampak sangat indah.


Belum lagi dengan dada bidang dan bahu yang gagah, pakaian dengan bordiran burung Phoenix itu tampak sangat indah.


Dengan warna biru langit yang bercampur dengan warna putri, terlihat bahwa ini terbuat dari sutra terbaik.


Jadi, bisa dilihat bahwa orang yang mendatangi Zhou Beishang ini bukan orang yang sederhana, Zhou Beishang tidak berdiri dan hanya tertawa ringan lalu mempersilakan tamunya untuk duduk.


Orang ini dengan senyum ramah yang memikat semua orang baik wanita maupun pria, membalas sikap ramah Zhou Beishang.


"Di Wu Shaoye, lama tidak bertemu. " Ucap Zhou Beishang sambil menuangkan arak untuk tamunya.


(Di Wu Shaoye : Tuan Muda Kelima )


"Lin Xiaojie, aku tidak menyangka bahwa kamu akan memanggil ku di tengah malam seperti ini. " Ucap tamunya dengan anggun dan meneguk arak itu dalam satu tegukan.


Setiap gerakan itu dilakukan dengan lembut dan elegan, tapi tidak meninggalkan sikap tegas yang mampu membuat semua orang segan.


Orang ini, walaupun terlihat anggun dan lembut tapi sebenarnya juga sangat tegas. Anehnya, dengan gerakan seanggun itu, tidak menunjukkan kefeminiman sedikitpun.


Ini adalah hal yang membuat Zhou Beishang bingung juga sampai sekarang, tapi tidak ambil pusing tentang hal sepele ini.


"Sesuai reputasi Rubah Cinta, benar benar menakjubkan. Aku sangat menyesal karena telah menganggu aktivitas penting Di Wu Shaoye. " Ucap Zhou Beishang dengan lembut.

__ADS_1


Zhou Beishang menatap orang di depannya yang sangat tampan, tapi entah kenapa memiliki rasa kelicikan tersembunyi di mata orang di depannya ini.


Chu Huli adalah orang yang dipanggil oleh Zhou Beishang untuk menemui nya malam malam di rumah bordil ini.


Kebetulan Chu Huli sedang berada di rumah bordil ini sehingga mudah untuk bertemu, Zhou Beishang dengan santai melakukan pertemuan rahasia ini tanpa di ketahui oleh siapapun.


"Jadi, apa yang ingin dikatakan oleh Lin Xiaojie padaku ?" Tanya Chu Huli padanya.


Zhou Beishang tersenyum tipis dan tidak terburu buru untuk mengatakan apa yang ingin dikatakan olehnya pada pria ini.


"Kepala Biro Perbendaharaan, Yue Huo. Saat ini sedang menghilang, aku ingin merepotkan Di Wu Shaoye untuk membantuku. " Ucap Zhou Beishang.


"Yue Huo kemungkinan besar bersekongkol dengan musuh, kekuatan musuh tidak besar tapi pemimpin nya sangat licin layaknya ular berbisa. Bisa membunuh orang dalam satu gigitan dan bisa melarikan diri dengan satu gerakan. Hal semacam ini, sangat luar biasa bukan ?" Tanya Zhou Beishang dengan tenang.


Wajah Chu Huli tidak berubah ataupun terdengar terkejut dengan apa yang dikatakan olehnya dan berpikir sejenak.


"Kenapa tidak meminta bantuan kakak kedua ku ? Bukankah kalian terus bertemu satu sama lain ?" Tanya Chu Huli dengan senyum nakal.


"Tidak apa apa, aku pikir Di Wu Shaoye lebih cocok untuk melakukan pekerjaan ini. Di Er Shaoye memiliki urusan lain yang harus di kerjakan olehnya. " Balas Zhou Beishang dengan tidak tersentuh.


"Kalau begitu, maka aku akan melakukan nya untuk Lin Xiaojie. Tapi, aku penasaran tentang kelompok orang yang kamu maksud sebelumnya. " Ucap Chu Huli sambil menuangkan arak untuknya.


"Aku hanya merasa bahwa mereka tidak bisa diabaikan tapi dengan kekuatan kita, kita pasti bisa mengalahkan nya bukan ?" Tanya Zhou Beishang dengan senyum lalu mengambil cangkir arak itu.


Arak di meja mereka di tambah lagi dan ditambah lagi, lalu mereka terus bercerita tentang organisasi misterius yang dimaksud.


Sampai akhirnya setelah menghabiskan 3 poci arak , wajah Zhou Beishang tampak sedikit memerah dan kepala nya beberapa kali hampir jatuh ke depan.


"Lin Xiaojie, jadi apakah anda tahu identitas sebenarnya atau dugaan terhadap siapa yang menjadi kepala organisasi jahat ini ?" Tanya Chu Huli dengan khawatir.


"Tidak, tidak tahu. Aku tidak tahu mengenai hal ini dan masih dalam tahap penyelidikan, aku tidak tahu apakah harus menyelidiki atau tidak. " Ucap Zhou Beishang dengan suara yang tidak stabil khas orang mabuk.


"Lebih baik tidak usah, bagaimana pun tujuan kita lebih besar dari ini. Tidak perlu mementingkan hal hal kecil yang sepele semacam ini. " Ucap Chu Huli dengan nada bijak.


"Hm, karena Di Wu Shaoye telah mengatakan itu maka aku akan mempertimbangkan nya dan tidak mengambil tindakan lebih lanjut, tenang saja aku tidak akan pernah melupakan tujuan awal kita, yaitu menguasai 4 Dinasti bukan ?" Tanya Zhou Beishang dengan tawa kecil.

__ADS_1


"Lin Xiaojie sepertinya sudah mabuk, biarkan aku mengantar Lin Xiaojie pulang. " Ucap Chu Huli menawarkan bantuan.


"Lebih baik tidak perlu, Di Wu Shaoye masih memiliki urusan dengan wanita wanita cantik diatas. Orang rendahan ini tidak akan menganggu lagi, Lin ini akan pamit. " Ucap Zhou Beishang dengan mabuk lalu mengeluarkan satu tael emas dan menaruh nya di meja dan berjalan meninggalkan kedai.


"Jangan lupa untuk kembali lagi, Tuan muda !" Teriak pemilik kedai dengan gembira karena mendapat tael emas.


"Tuan jangan khawatir, arak yang ada disini sangat baik, aku pasti akan datang lagi, ha ha ha !" Balas Zhou Beishang dengan mulut yang penuh dengan bau alkohol.


Sementara Chu Huli berdiri dengan ekspresi acuh tak acuh lalu memandang kepergian Zhou Beishang yang berjalan dengan linglung.


Sesampainya di salah satu gang yang sepi dan gelap, ekspresi mabuk mabukkan milik Zhou Beishang hilang dan berganti menjadi ekspresi tajam dan tegas.


"Hanya beberapa cangkir kecil itu bisa membuatku mabuk ? Benar benar bermimpi !" Ucap Zhou Beishang dengan dingin dan berjalan pergi dari sana menuju Tebing Shangsheng yang cukup jauh dari sini.


Kata kata Chu Huli sejauh ini telah membuktikan setiap kecurigaan nya pada pemuda itu, sungguh sesuai dengan namanya.


Layaknya rubah yang cerdik dan licik, Chu Huli benar benar luar biasa dalam menyembunyikan diri, tapi sayangnya tidak bisa melarikan dari dari pantauan mata Dewa nya.


"Chu Huli, kamu benar benar luar biasa dalam menyembunyikan diri, tapi ada sebuah pepatah, sepandai pandainya tupai melompat, akan ada saat nya dia jatuh. Sayang sekali bahwa ambisi liarmu akan dihentikan saat ini juga. " Ucap Zhou Beishang dengan senyum sinis.


Sementara disisi lain, Bei Zhao sedang menginterogasi tahanan, tahanan itu dipenuhi oleh darah.


Itu adalah Kepala Biro Perbendaharaan, Yue Huo, yang sebelumnya tampak sangat megah dan membawa tael emas kemanapun bajingan tua itu berjalan.


Bei Zhao saat ini sangat berbeda ketika berharap dengan Zhou Beishang, jika sedang berhadapan dengan Zhou Beishang maka itu akan menjadi sangat lembut dan memelas.


Tapi, ketika menghadap dengan tahanan semacam ini, Bei Zhao benar benar tanpa ampun dan kejam, jika tidak bagaimana pria itu bisa bertahan di medan perang yang kejam dan tidak pandang bulu ?


Tidak mudah untuk terus menang dan menjadi satu satunya pihak yang pulang dalam peperangan, medan perang hanya memiliki satu peraturan.


Yaitu, jika kamu tidak membunuh maka kamu yang akan dibunuh, itu adalah hal yang pasti dan tidak terbantahkan.


Sejak muda, Bei Zhao telah mengetahui hal ini dengan sangat baik, lebih baik dari siapapun yang memiliki umur yang sama dengannya pada saat itu.


Lebih dari 10 tahun telah berlalu sejak pertarungan pertama nya di medan perang, ketika Jenderal Bei tua yang keras dan gila membawanya ke medan perang.

__ADS_1


Bei Zhao sangat ketakutan melihat ayahnya yang biasa ganas menjadi jauh lebih ganas, membunuh musuh di depan matanya sendiri.


__ADS_2