
"Benarkah ?" Tanya Lan Xiang dengan ragu.
"Tentu saja, dengan kecantikan mu ini maka aku takut bahwa itu akan melampaui pengantin wanita." Ucap Lin Beishang bercanda.
"Yang benar saja ! Aku tidak ingin mendapatkan gelar sebagai wanita perebut !" Ucap Lan Xiang dengan murka.
"Tidak apa apa, aku tidak akan membiarkan itu. Sebagai temanmu yang baik, maka aku akan menggunakan pakaian yang mirip. " Ucap Lin Beishang.
Lin Beishang berganti dengan pakaian yang sedikit lebih sederhana dengan dua tapi tipis yang menggantung di gaun satin miliknya.
Bahan yang tipis dengan bagian dada yang agak turun dan punggung yang terbuka, hanya dihiasi oleh tali tali yang menyilang.
Panjang gaun sendiri hanya sedikit di atas lutut, jadi tidak terlalu pendek dan tidak bisa dianggap tidak pantas.
Lin Beishang menggerai rambutnya dan menggunakan sepatu high heels 7 cm, berwarna putih susu.
Dihiasi dengan sebuah kalung berlian di lehernya, ditambah dengan make up tipis di wajahnya. Bahkan, dengan waktu yang sangat singkat, itu telah mencapai hasil terbaik.
Penampilan Lin Beishang saat ini, sama sekali tidak kalah dari Lan Xiang, bahkan jika dia berusaha untuk tidak terlalu menonjol, tapi dia tidak dilahirkan untuk itu.
Lin Beishang dilahirkan untuk menjadi pusat perhatian semua orang dengan postur tubuhnya, kecantikannya, kekayaannya, dan bakatnya.
Lin Beishang menggunakan sebuah jaket kulit yang dibiarkan menutupi bahu sampai punggungnya tanpa benar benar menggunakannya.
Lin Beishang membawa tas jinjing kecil berwarna perak untuk sebagai penghias.
"Bagaimana ? Penampilanku tidak kalah mencolok bukan ? Sekarang, jika kamu malu maka itu juga akan sama denganku. " Ucap Lin Beishang.
Lan Xiang menatap Lin Beishang dengan tatapan tidak percaya, bagaimana Nona nya bisa menjadi segila ini ? Apakah efek samping dari Racun Gu separah ini ?
Lin Beishang menaiki mobil mewah nya, di Negara ini, hanya ada satu mobil ini. Gadis gadis kaya yang sepertinya, cenderung menggunakan mobil Sport Sedan.
Tapi, selera Lin Beishang ini sama sekali berbeda, dia senang dengan mobil Off Road walaupun badannya tidak terlalu tinggi.
Lin Beishang melompat naik ke atas mobilnya seolah olah sedang menunggangi kuda, sementara Lan Xiang akan kesulitan.
"Bagaimana mungkin kamu membawa mobil yang begitu tinggi ?" Tanya Lan Xiang dengan penuh keluhan.
Jika tadi mudah untuk naik karena mereka menggunakan celana tapi kali ini, mereka menggunakan gaun.
"Kenapa tidak ? Jika tidak, kenapa aku harus memilihkan gaun dengan belahan setinggi itu untukmu ?" Tanya Lin Beishang dengan tawa kecil.
Lan Xiang tidak berdebat lagi dan hanya memutar matanya, lalu Lan Xiang menatap ke arang Lin Beishang.
"Sepertinya kita akan agak terlambat, bagaimanapun ini sudah pukul 4.15 sore sementara acara akan dimulai pukul 5. " Ucap Lan Xiang sambil melihat jalanan yang ramai.
"Siapa bilang bahwa akan terlambat ? Kita akan sampai di sana tepat 5 menit sebelum acara dimulai, jadi kencangkan sabuk pengaman mu. " Ucap Lin Beishang sambil menyeringai.
__ADS_1
Lin Beishang membawa mobil dengan menyebut walaupun, masih bisa dikatakan aman. Lin Beishang adalah orang yang waspada, tentu saja tidak seburuk itu dalam membawa mobil.
Benar saja, Lin Beishang dan Lan Xiang sampai di depan pintu parkiran hotel tepat 10 menit sebelum acara dimulai.
Lan Xiang tampak seperti baru saja berlari lari tanpa istirahat.
"Kamu... kamu benar benar gila !!" Teriak Lan Xiang dengan murka.
"Apa yang salah ? Bei Zhao juga muntah ketika aku melakukan ini, kamu bahkan lebih baik. Aku merasa bahwa ini sangat seru. " Ucap Lin Beishang dengan santai.
Lin Beishang membuka jendela ketika mobilnya di dekati oleh seorang security yang datang untuk memeriksa undangan mereka.
Karena Yang Xin berasal dari keluarga yang Terhormat, maka seluruh hotel ini pastilah disewa olehnya dan orang orang yang masuk ke sini tidak sembarangan.
"Nona, mohon tunjukkan kartu undangan kalian. " Ucap Security dengan sopan.
Lin Beishang mengeluarkan kartu undangannya.
"Ternyata Nona Lin Kedua, silakan ikuti mobil di depan yang akan membimbing anda menuju tempat parkir yang telah di sediakan oleh Tuan kami." Ucap security itu menjadi sangat sopan.
"Terimakasih." Ucap Lin Beishang.
Lin Beishang menutup jendelanya dan mengikuti mobil di depan lalu parkir tepat dipaling depan, disana hanya ada 3 mobil yang terparkir.
Dua yang lain telah terisi dan disana ada sebuah papan yang bertuliskan namanya, Lin Beishang. Papan itu diangkat dan Lin Beishang memarkirkan mobilnya disana.
"Kenapa kamu tidak mengenakan jaket mu ? Apakah tidak dingin ?" Tanya Lan Xiang sambil membantu Lin Beishang mengenakan jaket kulitnya.
Lin Beishang membuka tempat penyimpanan mobilnya yang berada di bagian langit langit mobil lalu mengambil kacamata hitamnya.
"Ayo turun. " Ucap Lin Beishang.
Lin Beishang dan Lan Xiang turun dari mobil dengan langkah yang angkuh, karena posisi mereka yang sangat dekat maka mereka disambut oleh karpet merah yang dibentangkan.
Di depan pintu, ada dua pasang suami istri yang merupakan orang tua dari pengantin yang menikah hari ini.
Wajah Tuan Yang dan Nyonya Yang tidak tampak baik berbeda dengan kedua orang tua Hua Jin yang tampak sangat senang.
Lin Beishang mengenggam tangan Lan Xiang dengan erat karena tahu bahwa gadis itu merasa gugup.
"Jangan gugup, ada aku. " Ucap Lin Beishang.
Lin Beishang masuk dan menghampiri orang Tuan Yang Xin yang tampak menjadi cerah setelah melihatnya.
"Tuan Yang, Nyonya Yang, kalian hari ini tampak sangat cerah. Sangat beruntung untuk melihat kalian dalam kondisi ini. " Ucap Lin Beishang sambil tertawa ringan dan menyimpan kacamata nya.
Lin Beishang memasukkan kacamata hitamnya ke dalam tas miliknya.
__ADS_1
"Nona Kedua, aku sangat senang bahwa kamu datang kemari secara pribadi dan ini ? Ah, Lan Xiang ! Ayahmu dan Ibumu tidak bisa datang, sayang sekali. " Ucap Tuan Yang dengan menyesal ketika melihat penampilan Lan Xiang.
"Ya, Ibu dan Ayah memiliki dinas di luar kota jadi mereka tidak bisa datang. Harap Tuan dan Nyonya Yang tidak marah karena hal ini. " Ucap Lan Xiang dengan sopan.
"Lihatlah betapa sopannya kamu, sayang sekali bahwa Yang Xin buta dan tidak bisa melihat yang mana berlian. " Ucap Nyonya Yang sambil menghela nafas kesal.
Sementara Lin Beishang melihat ke wajah kedua orang tua Hua Jin, mereka tampak sedikit tercekat tapi pada akhirnya tetap menyapa tamu dengan ramah.
"Tidak pantas untuk menyatakan ini disini, Nyonya Yang. Aku melihat bahwa Tuan Muda Yang, bahagia dengan Nona Hua. Jadi tentu saja tidak layak untuk mengatakan hal ini. " Ucap Lin Beishang.
"Sahabatku, Ah - Xiang juga tidak akan mengambil hati, bagaimanapun sebelumnya hanyalah pertunangan tanpa perkenalan. Ini tidak dapat disebut sebagai pertunangan. " Lanjut Lin Beishang dengan suara yang agak lantang.
Lan Xiang menatap Lin Beishang dengan tatapan berterima kasih, ketika kata kata Yang Xin akan menikah dengan Hua Jin tersebar ke awak media.
Orang-orang mulai mengasihani Lan Xiang dan mengatakan bahwa Lan Xiang sangat kasihan karena dikhianati.
Lan Xiang memiliki harga diri, tidak akan Terima dikasihani seperti itu. Jadi, kata kata Lin Beishang kali ini membuat orang orang tahu bahwa Lan Xiang tidak se menyedihkan itu.
Bahwa Lan Xiang yang sejak awal tidak menginginkan hal ini dan mereka berdua hanya korban dalam pertunangan yang tidak di inginkan ini.
"Apa yang dikatakan oleh Nona kedua benar. Huft, mulutku tidak bisa mengatakan hal yang baik. " Ucap Nyonya Yang.
Lin Beishang enggan untuk mengatakan lebih banyak dan pamit jadi mereka berjalan menuju orang tua Hua Jin.
"Selamat kepada Tuan dan Nyonya Hua karena Putri anda akan segera menikah. " Ucap Lin Beishang dengan senyum tulus.
Lin Beishang tidak mengurangi senyumnya ketika melihat sesuatu yang berkilau di balik jas Tuan Hua yang sedikit tersingkap.
"Nona Kedua dan Nona Lan datang kemari secara pribadi adalah berkah tersendiri. " Ucap kedua orang tua Hua Jin.
"Terimakasih, kami tidak layak untuk pujian itu. " Ucap Lin Beishang.
Lalu mereka berjalan ke dalam dengan santai , Lan Xiang memeluk lengan Lin Beishang dengan sedikit cemas.
"Kata kata mu tadi, bukankah memancing untuk Kedua orang tua Yang Xin merendahkan Keluarga Hua Jin ?" Tanya Lan Xiang dengan cemas.
"Lalu ? Aku telah memperingatkan mereka untuk berhati hati tapi mereka terlalu bodoh. Jadi, kamu sebaiknya lebih berhati hati, karena yang terlihat baik belum tentu sepenuhnya baik. " Ucap Lin Beishang sambil menyeringai.
Lin Beishang melihat notifikasi di handphonenya yang berdentang.
"Persiapkan dirimu, pernikahan ini tidak akan berjalan lancar, selamatkan pangeranmu. " Ucap Lin Beishang dengan kilat mata tajam .
"Apa yang akan kamu lakukan ? Jangan gila !" Ucap Lan Xiang.
"Diam, ini bukan sesuatu yang aku lakukan. Baca ini dan kamu akan mengerti. " Ucap Lin Beishang menyerahkan handphone nya.
Lan Xiang membaca pesan rahasia yang berupa laporan dari bawahan Lin Beishang itu. Lan Xiang tampan terkejut dan tidak bisa berkata kata sementara Lin Beishang tampak biasa saja.
__ADS_1
"Bagaimana ini bisa terjadi ? Apakah mereka begitu tega untuk mengorbankan Putri mereka sendiri ?"Tanya Lan Xiang dengan tatapan tidak percaya.
"Untuk dendam, semuanya bisa di korbankan. " Ucap Lin Beishang dengan acuh tak acuh.