Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
226. Reuni


__ADS_3

Setelah pertarungan beberapa kali dan mengecek kemampuan lawannya, keduanya mundur dengan nafas yang masih stabil.


Itu artinya, pertarungan tadi hanyalah pemanasan dan belum sampai ke tahap yang disebut 'bertarung'.


Tapi, tidak lama kemudian, seorang wanita menghampiri Iblis Pemakan Jiwa dan memberikan sebuah pil pada Iblis Pemakan Jiwa.


Iblis Pemakan Jiwa langsung menelannya tanpa mengatakan apapun, Lin Beishang melompat mundur ketika merasakan bahwa kekuatan Iblis Pemakan Jiwa melonjak.


Lalu menatap ke arah seorang wanita dengan cadar yang menutupi seluruh wajahnya.


"Kakak sepupu, aku tidak menyangka bahwa kamu memiliki begitu banyak penggemar. " Ucap Chu Huli dengan santai dan menarik cadar wanita yang baru datang itu.


Baik Lin Beishang maupun Bei Zhao yang melihat ini langsung membelalakkan matanya, orang ini, orang yang telah mereka kira berada di dalam kematian.


Ternyata berlari kesini, dengan wajah yang hancur akibat efek samping dari penggunaan Darah Seribu Racun yang tidak sempurna.


Ini adalah reuni antar teman lama, Lin Beishang langsung mengerti bagaimana Jenderal Xie bisa mati.


Ini pastilah mati ditangan wanita jahat ini, wanita yang sangat dibenci olehnya, baik dalam kehidupan ataupun kematian.


"Ah - Zhao Ge, kenapa kamu hanya berdiri diam di atas sana dan tidak menghampiri ku disini ?" Tanya Wanita jahat itu dengan merengut, itu bahkan membuat orang orang ingin muntah.


Bei Zhao sendiri kehilangan kemampuan untuk berbicara pada titik ini dan ingin membunuh wanita di depannya ini.


Hawa membunuh Lin Beishang naik ke udara walaupun tidak mengatakan apapun, orang di depannya ini sudah jelas bukan Chu Yi.


Lalu, siapa lagi yang begitu dibenci Lin Beishang ?


Siapa lagi jika bukan Putri Huayang yang terhormat ?!


Putri Huayang berdiri di depannya dalam keadaan sehat membuat kemarahan Lin Beishang melonjak, orang yang berani beraninya merendahkan ibunya di masa lalu adalah orang yang layak untuk menemui kematiannya, bahkan jika itu adalah Kaisar Lin Xi.


"Aku tidak menyangka bahwa penyihir jahat sepertimu masih hidup, tidak hanya masih hidup, bahkan kamu menjadi semakin jelek. "


Tentu saja ini bukan gaya Lin Beishang jadi bukan Lin Beishang yang mengatakannya, lalu siapa yang mengatakan ini ?


Dari belakang Lin Beishang, ada Lan Xiang yang berjalan dengan wajah pucat dan dipapah oleh Yang Xin.


Lin Beishang menoleh ke arah Yang Xin dan meminta penjelasan pada pemuda itu, dia telah memerintahkan untuk tidak membawa Lan Xiang kemari.


Tapi, Yang Xin hanya menggelengkan kepala dengan ringan dan tidak berdaya. Itu artinya Lan Xiang sendiri yang memaksa untuk datang kemari.


Lin Beishang menghela nafas karena Lan Xiang selalu menjadi orang yang keras kepala sejak lama, jadi Lin Beishang tidak heran dengan hal ini.


Hanya saja, tidak menyangka bahwa Lan Xiang akan datang dan melihat reuni ini. Kebencian yang dimiliki oleh Lan Xiang pada Bei Yi Fei sama dalamnya dengan yang dimilikinya.


"Ini adalah pelayan anjing bukan ? Lama tidak melihatmu dan kamu telah berhasil menggoda Tuan Muda Sekte Pedang Surgawi ?" Tanya Bei Yi Fei dengan senyum sinis.


"Jangan tersenyum seperti itu, kamu bahkan membuatku lebih jijik dengan wajahmu. Lebih baik aku yang menggoda dan berhasil, daripada kamu yang tampak seperti katak yang ingin memakan daging angsa. Mencoba untuk merebut Tuan Bei dari Nona ? Kau bahkan tidak akan bisa melakukan nya dalam mimpimu !" Ucap Lan Xiang dengan senyum sinis yang tidak kalah dari Bei Yi Fei.


"Hmph ! Sekarang aku juga memiliki Darah Seribu Racun dan Ah - Zhao Ge bisa memanfaatkan ku juga, tidak perlu si sialan itu !" Ucap Bei Yi Fei.


Sementara Chu Huli mengumpat dalam hati, wanita ini benar benar menjijikkan. Apakah dia pikir dia layak untuk dibandingkan dengan Lin Beishang ?


Bahkan orang buta bisa melihat perbedaan mereka !


Sekarang Chu Huli setuju dengan pemikiran Lan Xiang, Bei Yi Fei ini mirip dengan katak yang mencoba untuk memakan daging angsa.


Sementara Lin Beishang sendiri masih berdiri dengan wajah acuh tak acuh, tidak tampak marah atau apapun itu.


Orang semacam ini terlalu rendah, tidak layak untuk mendapatkan balasan kata kata darinya. Lin Beishang tidak akan merendahkan dirinya sendiri pada orang semacam ini.


"Ck ? Kau pikir Tuan Bei menyukai Nona karena sesuatu ? Bahkan jika itu karena sesuatu, kamu tidak akan pernah bisa menggantikannya. Karena, kamu bahkan tidak berada di tingkat yang sama dengannya. Kamu saat ini tidak lebih dari Putri yang terbuang, atau tahanan yang kabur ? Kamu tidak lebih baik dari hantu pendendam di penjara istana. " Ucap Lan Xiang dengan tajam.

__ADS_1


"Kamu putri manja yang tidak bisa melakukan apapun selain merundung orang lain dan mengadu kepada ayahmu, berniat untuk menyamakan diri dengan Nona ? Lebih baik kamu bercermin dan lihat seperti apa rupa mu itu !" Ejek Lan Xiang dengan penuh dendam.


Di masa lalu, ketika Bei Yi Fei masih menjadi putri. tidak tahu seberapa besar penghinaan yang telah diberikan olehnya pada Lin Beishang dan Lan Xiang.


"Apa yang harus dibanggakan dari seorang anak hasil dari kawin lari atau bahkan pernikahan yang tidak sah ? Ibumu bahkan lebih rendah, seseorang yang mengemis di bawah kaki Pejabat Zhou di masa lalu setelah dibuang oleh Kaisar Lin Xi, berselingkuh dengan liar. " Ucap Bei Yi Fei dengan ejekan.


Belum sempat Lin Beishang membalas, seorang wanita dari belakang berteriak dengan murka.


"Kau sebut apa ibuku ?! Kamu seorang putri hasil dari orang yang tidak jelas beranin beraninya menghina ibuku ?! Apakah kamu pikir kamu layak ?!" Tanya Lin Yue dengan murka.


Ibu mereka tidak pernah menjadi orang yang buruk bahkan telah banyak menderita, baik Lin Yue maupun Lin Beishang tidak akan membiarkan ibu mereka menerima penghinaan lagi dalam kematiannya.


Berani beraninya si j*lang Bei Yi Fei ini merendahkan ibu mereka ? Sementara ibu nya sendiri Berselingkuh dengan orang lain ?!


Chang Yue Niang bahkan jauh lebih rendah dan tidak akan pernah bisa dibandingkan dengan ibu mereka !


Lin Beishang tidak menjawab hanya saja Yanji telah melayang lalu menggores tenggorokannya dengan dalam dan memutus pita suaranya.


Bei Yi Fei membelalakkan matanya dan tampak ketakutan ketika menyadari bahwa dia tidak bisa berbicara lagi.


"Tidak perlu merendahkan dirimu pada seekor babi yang tidak memiliki tata krama, dia seharusnya telah lama berada di dalam Neraka tapi justru menganggu disini. Bagaimana jika aku mengantarnya kembali ke tempat seharusnya ?" Tanya Lin Beishang dengan dingin.


Yanji menusuk dada kanan Bei Yi Fei tapi tidak membuat wanita itu menemui kematian, hanya dapat mengeluarkan suara serak membuat itu tampak sangat menyedihkan.


Beberapa orang menjauh karena takut dan menganggap bahwa pemandangan itu terlalu mengerikan untuk ditonton oleh manusia yang normal.


Yanji berulang kali menusuk nusukkan sudut tajamnya ke dalam tubuh Bei Yi Fei dan Chu Huli tidak mengeluarkan reaksi apapun karena Bei Yi Fei sudah tidak memiliki artinya lagi.


Lin Beishang menatap dengan senyum tipis pada Bei Yi Fei yang terus meraung meraung, berusaha untuk melepaskan diri.


Sampai akhirnya, Yanji mengakhiri penderitaan itu dengan membuat Bei Yi Fei menjadi genangan darah yang mengerikan.


Lin Beishang meraih Yanji dan membersihkannya dengan kain bekas lalu membuangnya seolah olah jijik untuk menyentuh darah di belati itu.


Senyum Lin Beishang kembali melebar dan jalin ini terarah pada Chu Huli, bahkan kali ini Chu Huli ikut gugup dengan hal ini.


"Aku berharap Tuan Chu memaafkan tindakan ku yang sedikit terlalu terburu buru, dia adalah bawahan Tuan Chu, bagaimanapun Tuan Chu lah yang seharusnya mendisiplinkan nya. " Ucap Lin Beishang dan meminta maaf dengan ramah.


Tapi, siapapun orang yang mendengar ini tahu bahwa Lin Beishang menyalahkan Chu Huli dalam kata katanya dan mengejek Chu Huli.


Bahwa Chu Huli bahkan tidak bisa mendisiplinkan bawahannya sendiri sehingga memerlukan orang luar untuk mendisiplinkan bawahannya.


Tapi, sayangnya Chu Huli juga orang gila, jadi tidak langsung meledak ledak seperti kakaknya, Chu Linfei.


"Aku berterima kepada Nona Lin karena telah mendisiplinkan bawahan ku yang bertindak terlalu liar hari ini, bagaimana dengan ini ? Apakah kita sudah bisa memulainya ?" Tanya Chu Huli.


Lin Beishang tidak segera menjawab dan menoleh ke arah Lin Yue, Lin Yue memberikan tatapan muram dan Lin Beishang tahu apa artinya itu.


Artinya adalah semua yang tersisa didalam tanah Terlarang adalah tulang belulang yang telah lama ada.


Tapi, mereka tidak memiliki jalan mundur lagi dan hanya bisa bertaruh pada keberuntungan, apakah mereka berhasil atau tidak.


"Serang mereka !" Perintah Lin Yue.


Pasukan pemanah yang telah bersiap sejak tadi langsung meluncurkan hujan panah tapi semuanya langsung jatuh dalam satu kibasan Iblis Pemakan Jiwa.


"Bei Zhao, kau hadapi Chu Huli. Lin Yue, Ye Xushi, kamu hadapi Chu Linfei. Lan Xiang, Yang Xin , kalian mengawasi dari atas menara dan aku akan menghadapi Iblis Pemakan Jiwa !" Perintah Lin Beishang dengan segera.


"Tapi, kamu tidak akan sanggup !" Ucap Lin Yue dengan khawatir.


"Tidak apa apa, aku akan mencoba kekuatannya. Jika memang tidak bisa, maka aku akan meminta bantuan Senior Phoenix. " Ucap Lin Beishang dan tersenyum ke arah Iblis Pemakan Jiwa.


"Lawanmu adalah aku !"Ucap Lin Beishang pada Iblis Pemakan Jiwa.

__ADS_1


"Walaupun kamu kuat tapi kamu tidak akan sanggup melawan aku, lebih baik langsung saja panggil orang itu untuk menghadapi ku. " Ucap Iblis Pemakan Jiwa dengan jengah.


"Kamu terlalu merendahkan aku, mari kita lihat apakah kamu layak untuk bertemu dengannya atau tidak. " Ucap Lin Beishang dan mengeluarkan Yanji.


Bagaimanapun, energi kebencian di dalam Yanji lebih besar dibandingkan Yue Shan jadi kekuatannya pun berada di atas Yue Shan.


"Apakah dia terlalu takut untuk menghadapi ku sendiri ? Sejak kapan dia menjadi pengecut ?" Tanya Iblis Pemakan Jiwa.


"Bukan karena dia takut, melainkan karena kamu tidak layak untuk bertemu dengannya. " Pancing Lin Beishang.


"Hmph ! Aku akan melihat apakah dia akan tetap diam setelah melihat semua perlakuan ku, aku akan membunuh sebanyak mungkin orang sampai dia menemui ku sendiri !" Ucap Iblis Pemakan Jiwa dengan marah.


Lin Beishang yang mendengarkan ini merasa bahwa kata kata ini terlalu aneh bukan ? Kenapa kata kata ini terdengar seperti dilontarkan oleh anak manja yang berharap perhatian dari orang yang disayanginya.


"Apakah semua yang kamu lakukan selama ini adalah untuk perhatian darinya ?" Tanya Lin Beishang.


"Hmph ! Jika bukan terus untuk apa ?! Aku hanya ingin dia melihatku, hanya aku ! Aku tidak ingin dia mengarahkan pandangan dan kasih sayangnya orang lain ! Adiknya adalah aku, bukan orang lain !" Ucap Iblis Pemakan Jiwa dengan murka.


"Jika kamu ingin mendapatkan perhatian darinya, kenapa kamu melakukan semua yang bertentangan dengan yang disukai nya ?"Tanya Lin Beishang dengan bingung.


"Karena, tidak peduli seberapa banyak aku mencoba, seberapa banyak aku berusaha, dia tidak akan memperhatikan ku, tapi sejak aku melakukan ini, dia mulai memperhatikan aku. Ha ha ha, bukankah ini adalah jalan yang paling efektif untukku ? Aku tidak peduli jika aku dibenci oleh dunia tapi aku akan sangat peduli jika dia mengarahkan pandangan nya padaku, tapi dia membenciku ! Dia tidak pernah mengerti diriku !" Ucap Iblis Pemakan Jiwa dengan marah.


Lin Beishang yang mendengar ini sebenarnya merasa kasihan pada Iblis Pemakan Jiwa, orang ini tampaknya memiliki sedikit gangguan pada otaknya.


Tapi, bagaimanapun semua yang telah dilakukannya selama ini adalah untuk perhatian dari Huo Fenghuang.


"Beishang, mundurlah. Biarkan aku yang menghadapinya. " Ucap Huo Fenghuang dari belakang.


Kali ini Huo Fenghuang tidak menggunakan jubahnya yang menunjukkan ketampanan yang tidak masuk akal.


"Kakak ! Kamu akhirnya datang kemari ! Aku tahu bahwa kamu akan datang pada akhirnya !" Seru Iblis Pemakan Jiwa dengan bahagia.


"Apa yang akan kamu lakukan kali ini ? Apakah kamu akan menyegel ku lagi ? Jangan menyegel ku terlalu lama, aku merasa kesepian tidak bertemu denganmu untuk waktu yang sangat lama !" Ucap Iblis Pemakan Jiwa seperti anak anak yang sedang dihukum.


Lin Beishang merasa bahwa ini tidak layak baginya untuk menguping pembicaraan orang lain. Lin Beishang memberikan ruang untuk reuni setelah Seribu tahun ini.


Ditempat Iblis Pemakan Jiwa dan Jiwa Phoenix.


"Xu Lingyu, sudah waktunya bagimu untuk kembali denganku ke alam keabadian. " Ucap Huo Fenghuang.


Xu Lingyu adalah nama asli dari Iblis Pemakan Jiwa dan ketika mendengar ini tampak tidak senang.


"Aku tidak ingin ! Kamu akan mulai memperhatikan seluruh gagak gagak itu !" Kelu Xu Lingyu dengan marah.


"Xu Lingyu, ini bukan waktunya untuk bermain. Tindakan mu telah membuat Surga marah, kamu tidak akan bisa bertahan disini. " Ucap Jiwa Phoenix yang bernama asli Xie Jingyi.


Lin Beishang memandang sepasang orang dari kejauhan dan merasakan bahwa dadanya menjadi sakit, bagaimanapun sekarang dia dan Xie Jingyi tergabung menjadi satu. Apa yang dirasakan oleh Xie Jingyi, dia juga merasakannya.


Langit yang telah gelap perlahan lahan mulai mengeluarkan Petir Petir yang menyambar nyambar.


"Cepatlah ! Tidak ada waktu lagi !" Ucap Xie Jingyi dengan marah dan jatuh berlutut dengan mulut penuh darah.


Pada akhirnya, kasih sayang yang disalahpahami ini tidak memiliki akhir yang baik. Xu Lingyu berpikir bahwa Xie Jingyi membencinya.


Tapi, hari ini Xie Jingyi bersedia untuk menerima hukuman dari Surga untuk menggantikan Xu Lingyu.


"Jika kamu mati, maka aku akan mati bersamamu ! " Ucap Xu Lingyu dengan tegas dan tidak ingin menerima bantahan.


Xie Jingyi menatap Xu Lingyu yang penuh dengan tekad yang berapi api, dalam kehidupan mereka yang panjang.


Xie Jingyi tidak pernah melihat Xu Lingyu bertekad seperti ini ? Xie Jingyi yang terduduk di tanah dengan mulut penuh darah tampak ingin mengatakan sesuatu.


...----------------...

__ADS_1


Note : Jangan lupa untuk kasih vote ya , ini sudah awal minggu lagi hehe. Kelanjutannya tunggu besok ya , untuk cerita Xie Jingyi dan Xu Lingyu ini , author berniat untuk membuat ceritanya sendiri jadi tidak menceritakan terlalu banyak disini.


...~ Terimakasih ~...


__ADS_2