Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
73. Selir Kaisar II


__ADS_3

"Nona , apakah anda serius ? Bukankah anda selalu sangat menyukai Bei Wang ?" Tanya A Xiang dengan tatapan tidak percaya.


"Kenapa aku tidak serius ? Aku tidak pernah mengatakan bahwa aku menyukai Bei Wang, lagipula jika aku memang suka dengannya. Siapa yang masih bisa bertahan ? Tidak peduli sekuat apapun aku, aku masih terbuat dari darah dan daging, bisa hancur kapan saja. " Ucapnya sambil tertawa kecil.


"Nona, jika anda tidak menyukai Bei Wang, kenapa anda selalu melindungi nya dari jauh ? Anda selalu khawatir tentangnya. " Ucap A Xiang dengan serius.


Senyumnya membeku untuk sesaat tapi kembali seperti semula lagi.


"Anggap saja amal baik dariku, karena setelah ini tanganku akan menuai banyak nyawa dan dipenuhi darah, tidak ada salahnya berbuat baik untuk saat ini. " Ucapnya dengan acuh tak acuh.


Tidak lama, kereta kuda mereka sampai di Istana. Dia turun dengan keanggunan yang tidak dapat ditahan.


Semua orang memandangnya penuh kekaguman, seolah olah dia tidak berasal dari dunia fana dan merupakan seorang peri cantik.


Ketika dia berjalan masuk, Aula Kekaisaran sudah ramai dan hampir seluruh pejabat telah datang.


"Salam kepada Yang Mulia Kaisar, Yang Rendah ini agak terhambat diperjalanan sehingga tidak bisa datang lebih cepat. Mohon Yang Mulia untuk memberi hukuman. " Ucapnya dengan sopan.


"Bangun, Bei Wangfei, anda belum terlambat. Ini adalah waktu yang tepat, untuk apa memikirkan hukuman, ini adalah hari yang membahagiakan !" Ucap Kaisar dengan semangat.


Sementara wajah Ibu Suri dan Permaisuri sendiri muram dan disebelah kiri Kaisar, ada Lien Hua yang berdiri.


"Selir Yanping, sangat cantik seperti Dewi Bulan, yang rendah ini bukan apa apa jika dibandingkan dengan Selir Yanping. " Ucapnya dengan tawa kecil.


Selir Yanping adalah gelar untuk Lien Hua, semua orang mengetahui itu dengan jelas. Jadi , tidak ada yang terkejut.


Setiap Selir tingkat Emas, akan memiliki gelar tersendiri.


"Kata kata Bei Wangfei sangat indah, Yanping, cepat berterima kasih pada Bei Wangfei. " Ucap Kaisar dengan senyum senang.


Kali ini dia menggunakan gaun hitam yang tebal dengan bahu yang sedikit terbuka yang menunjukkan leher putih dan sehalus Giok miliknya.


"Yanping berterima kasih pada Bei Wangfei Niangniang, yang rendah ini tidak berani menerima pujian semacam ini. " Ucap Selir Yanping dengan senyum tulus.


Lien Hua tampak terkejut setelah mendengar identitasnya sementara dia tampak santai dan berjalan ke tempat duduknya.


"Ck, ini sangat sepi dibandingkan sebelumnya. "Ucapnya dengan kesal saat duduk di tempatnya.


Dia merasa kesepian, tapi tidak dapat menemukan dimana kekurangannya. Tidak ada yang berbeda dengan Perjamuan Musim Dingin kemarin.

__ADS_1


Tapi, dia merasa sangat kesepian kali ini. Ah, dia ingat ini masih kekurangan satu orang lain. Itu adalah Bei Zhao.


"Bei Wangfei, kenapa saudaraku tidak datang kemari ?" Tanya Kaisar dengan bingung dan pura pura perhatian.


"Menjawab Yang Mulia, Wangye saat ini terkena flu dan butuh istirahat. Yang Rendah ini khawatir padanya dan memintanya untuk beristirahat dirumah. " Ucapnya dengan lembut.


"Apa ?! Aku harus mengirimkan Tabib Kekaisaran untuk memeriksa keadaan Adik Kekaisaran. " Ucap Kaisar dengan pura pura.


"Yang Mulia tidak perlu khawatir, Yang Rendah ini memiliki beberapa keterampilan medis untuk mengobati penyakit kecil semacam itu dan tidak perlu merepotkan Yang Mulia untuk mengirimkan Tabib Kekaisaran. " Ucapnya dengan tenang, dia tidak meninggalkan cela dalam kata katanya.


Kata katanya tampak sangat meyakinkan, di satu sisi melindungi Bei Zhao dan disisi lain menunjukkan kerendahan hati di depan Kaisar.


Kaisar yang bodoh tentu saja percaya dengan tipu muslihat nya yang sangat meyakinkan, wajah Permaisuri saat ini sangat masam sampai sampai membuat semua orang merasa muram.


Tapi, dia tetap tenang dan senang melihat kemuraman yang dimiliki oleh Permaisuri dan Ibu Suri.


"Nona, anda baru saja mengatakan bahwa anda tidak melindungi Bei Wang. Tapi, tindakan anda hari ini membuktikan bahwa kata kataku sebelumnya benar. "Bisik A Xiang.


"Hm, sudah ku bilang. Hanya ingin menambah amal baik. " Ucapnya dengan tenang.


A Xiang menutup mulutnya sementara Kaisar mulai memberikan pidato yang membahagiakan dan tampak sangat berbinar binar ketika mengatakan tentang Lien Hua.


(Guzheng , sejenis kecapi, mirip dengan Guqin. Untuk lihat ilustrasinya bisa lihat di instagram author @kc.novel_writer)


Dia tidak melakukan ini untuk melakukan sesuatu yang buruk melainkan memberi panggung Lien Hua agar memiliki kesempatan untuk memamerkan diri di depan Kaisar.


Mendengar kata katanya, Kaisar tampak terkejut dengan kata katanya dan menatap Selir Yanping dengan penuh kekaguman.


"Apakah itu benar ?" Tanya Kaisar dengan semangat.


"Yang Rendah ini tidak berani mengatakan mampu, hanya memiliki beberapa pengetahuan dasar. " Ucap Selir Yanping.


Sebuah Guzheng dibawa keluar oleh beberapa pelayan dan Selir Yanping menuruni tangga sebelum akhirnya duduk di depannya.


Itu sangat dekat dengannya sehingga dia bisa mengatakan sesuatu dengan Selir Yanping.


"Selamat, Selir Yanping, tunjukkan yang terbaik, jangan lupa akan tugasmu. " Bisiknya dengan suara halus.


Selir Yanping tersenyum tapi tampak agak gugup setelah mendengar bisikannya, suara senar yang dipetik mulai mengalun indah.

__ADS_1


[Musim Salju Yang Indah]


bubuk putih dingin yang mulai turun ~


Tidak disukai oleh orang orang ~


Tapi juga di tunggu oleh orang orang ~


Sama seperti membenci seseorang ~


Berkata membenci tapi sebenarnya menantikan ~


(Note : Lagu hanya karangan ya, jangan terlalu serius. Maaf kalau liriknya jelek, hahaha. Baru pertama kalinya buat lagu 😅)


Dia mengeluh dalam hati, lagu ini membuatnya geleng geleng kepala. Ini adalah lagu yang sering dimainkan oleh wanita hiburan, untuk kisah romantis.


Orang orang membenci salju karena rasa dingin, tapi orang orang itu juga semangat saat salju datang.


Itu sama ketika dengan membenci seseorang, mengatakan sangat benci, tapi sebenarnya menantikan kedatangan orang itu.


Ini....... Huft, cukup mirip dengannya. Karena inilah dia tidak suka lagu ini meskipun nadanya bagus.


Ini sangat menyebalkan.


Dia selalu mengatakan pada orang di sekitarnya bahwa dia membenci Zhou Yi Nian, membenci Bei Zhao.


Tapi, nyatanya dia tidak benar benar membenci kedua orang itu.


Setelah Selir Yanping selesai bermain Guzheng, Selir Yanping berdiri dan menunduk pada semua orang dengan anggun.


Dia bertepuk tangan dengan tawa kecil, dengan anggun dia menenggak teh miliknya, lalu mulai berbicara.


"Selir Yanping sangat ahli dalam bermain Guzheng, yang ini merasa malu. " Ucapnya sambil tertawa kecil.


"Aku mendengar bahwa Bei Wangfei memiliki kemampuan bermain alat musik dan bernyanyi, jika aku tidak menyinggung bibi Kekaisaran, maka aku ingin bibi Kekaisaran menunjukkan keahliannya. " Ucap Putri Huayang tanpa malu malu untuk langsung menyerangnya.


Tidak banyak orang yang tahu bahwa dia bisa bernyanyi , menari, berpuisi, menyerang, bersiasat, dan bermain alat musik.


Dia tidak kalah dari siapapun !

__ADS_1


__ADS_2