
1000 tahun kemudian
Di dunia yang sama sekali baru ini, banyak hal baru yang terlihat dan banyak sekali orang orang yang berlalu lalang, baik dengan mobil maupun dengan motor.
"Nona, bagaimana kalau bagian ini diperbaiki ?" Tanya seorang gadis pada wanita yang tampak sangat cantik dengan rambut panjang berwarna hitam seperti tinta.
"Diperbaiki ? Bagaimana seharusnya diperbaiki ?"Tanya wanita itu dengan bingung.
"Hm, bagaimana jika membuat akhir yang bahagia ?" Tanya gadis itu.
"Beishang !! Kenapa kau tidak memakan sarapan yang telah aku buat ?!" Teriak suara dari belakang dengan murka.
Orang yang dipanggil Nona tadi adalah Lin Beishang. Ya, itu adalah Lin Beishang yang telah kembali bereinkarnasi tanpa ingatan masa lalu.
"Siapa bilang aku tidak makan ? Aku akan segera memakan nya. " Ucap Lin Beishang dengan buru buru dan bersiap untuk memakan roti yang dibuat oleh saudarinya yang pemarah itu.
Lin Beishang saat ini berumur 17 tahun, merupakan seorang putri dari pemilik perusahaan Handphone ternama.
Yang memanggilnya tadi adalah kakak Lin Beishang, Lin Yue yang berumur 19 tahun, tahun ini. Keduanya memiliki kecantikan yang tidak masuk akal dengan kekayaan yang tentu saja sama tidak masuk akalnya.
Setiap hari, pasti ada lamaran yang diberikan pada mereka berdua. Tapi, kedua orang tua mereka tidak memaksa mereka untuk menikah.
Lin Beishang sendiri berniat untuk menjadi penulis dan Lin Yue akan meneruskan perusahaan mereka. Dan orang yang bersama dengan Lin Beishang tadi adalah Lan Xiang, editor Lin Beishang.
"Lihat dulu, sekarang jam berapa ?! Sekarang sudah jam 12 dan kau bilang baru akan sarapan ?!" Tanya Lin Yue mengamuk.
Lan Xiang hanya berdiri di belakang Lin Beishang dan tertawa diam diam, Lin Beishang yang merasa ditertawakan pun merasa canggung.
"He he, Jiejie yang baik. Keadaan ku tidak baik. " Ucap Lin Beishang dengan senyum memelas.
Memang, semua orang tahu bahwa Nona Kedua dari Keluarga Lin adalah seseorang yang sangat cerdas dan berbakat.
Dia juga kaya dan cantik, tapi masalahnya Lin Beishang mengidap tekanan darah rendah sehingga tubuhnya lemah dan sering pingsan.
Ketika mendengar kata kata adiknya, Lin Yue langsung berubah dan menjadi lebih lembut dan tanduk iblisnya kembali tersimpan.
"Bagaimana kalau kamu datang ke rumah sakit ? Kita akan memeriksakan kamu. " Ucap Lin Yue dengan khawatir.
"Tidak apa apa, aku hanya sedikit pusing. Aku akan kembali dari sini sebentar lagi dan pergi ke rumah sakit sendirian. " Ucap Lin Beishang.
"Minta Lan Xiang menemani mu. " Ucap Lin Yue dengan khawatir.
"Sayang sekali bahwa aku memiliki jadwal pertemuan nanti siang dan tidak bisa menemui mu, Dokter Jun yang menangani mu juga sedang mengambil pelajaran lain untuk memperdalam ilmunya. " Ucap Lin Yue lagi.
"Dokter Jun adalah orang yang ambisius di pengobatan, tidak perlu meminta Ah - Xiang untuk menemaniku. Ah - Xiang perlu beristirahat karena telah bekerja seharian. " Ucap Lin Beishang mencari alasan untuk pergi sendirian.
"Nona, jika anda -" Ucapan Lan Xiang dipotong oleh tatapan Lin Beishang dan tahu bahwa ini hanyalah akal akalan dari Nona nya.
"Baiklah, baiklah. Jaga dirimu , jangan lupa untuk menghubungi ku jika ada sesuatu yang mencurigakan. " Ucap Lin Yue dan melihat jam tangannya lalu pamit pergi untuk bertemu dengan kliennya.
"Ah-Xiang, karena sudah seperti ini maka aku akan pergi ke rumah sakit. " Ucap Lin Beishang dengan santai.
"Jaga dirimu , Nona. " Ucap Lan Xiang sambil melambaikan tangan.
"Aih, kau ini sepanjang hari memanggilku dengan Nona ini atau Nona itu. " Ucap Lin Beishang dengan cemberut.
__ADS_1
"Baiklah, baiklah. Jaga dirimu baik baik, Beishang. " Ucap Lan Xiang sambil melambaikan tangannya.
Ayah Lan Xiang adalah seorang guru di sebuah sekolah ternama dan ibunya Lan Xiang juga guru, tapi Lan Xiang tidak menjadi guru karena ingin menerbitkan buku anak anak.
Jadilah bekerja sama dengan Lin Beishang yang telah tumbuh bersama sama. Mereka telah tumbuh bersama dan menjadi sahabat yang tidak terpisahkan.
Lin Beishang naik ke mobilnya dan mengemudikan mobilnya sambil mengunyah permen yang manis, ini adalah saran dari dokternya sebelumnya, Jun Ying.
Jun Ying ini sangat ambisius menjadi seorang dokter seolah olah tidak memiliki kesempatan yang cukup untuk menjadi dokter di kehidupan lalu.
Jun Ying ini sendiri juga sahabat Lin Beishang sejak masa kanak kanak karena Jun Ying sendiri pindahan dan tidak memiliki teman.
Lin Beishang adalah orang yang ceria dan mudah bergaul jadi mendekati Jun Ying dan mereka berteman sampai saat ini.
Berbeda dengan Lan Xiang yang tinggal bersebelahan dengan rumahnya, tapi mereka jarang bertemu jika dirumah masing masing.
Bukan karena mereka hanya melakukan kedekatan palsu, tapi memang rumah mereka tidak sedekat yang dibayangkan.
Jarak dari pintu utama rumah Lin Beishang menuju rumah Lan Xiang lebih dari 1 kilometer, bayangkan saja seluas apa rumah yang dimiliki oleh keduanya.
"Permisi, aku memiliki darah rendah dan ingin konsultasi ke dokter. Tapi, aku tidak tahu harus datang ke Dokter yang mana karena ini adalah kali pertamaku. " Ucap Lin Beishang dengan ramah dan rendah hati.
Perawat itu langsung mengecek jadwal yang ada dan layar hanya menunjukkan satu nama.
"Kebetulan sekali bahwa jadwal Dokter Bei kosong, Dokter Bei adalah dokter terbaik disini. Kebetulan ini kosong, apakah Nona ingin konsultasi dengan Dokter Bei ?" Tanya Perawat itu dengan sopan.
"Kalau begitu maka tolong daftarkan aku. " Ucap Lin Beishang.
Perawat memberikan pena dan kertas lalu Lin Beishang mengisi seluruh identitasnya dan dia diberikan sebuah kertas yang berisikan nomor.
Lin Beishang terdiam, angka ini sangat sedikit bukan ?
"Apakah ini adalah nomor antrian untuk seluruh dokter disini ?" Tanya Lin Beishang dengan hati hati.
"Tidak, itu hanya antrian untuk Dokter Bei saja. " Ucap Perawat itu.
Lin Beishang yang mendengar ini membelalakkan mata nya, sudah 26 orang sebelumnya yang datang ke dokter yang sama ?!
Lin Beishang merasa kagum dan duduk di depan ruangan dokter yang ditunggu nya dengan tenang sampai akhirnya sekitar 10 menit berlalu dan Lin Beishang berjalan masuk ke dalam ruangan ketika nomornya di panggil.
Pas sekali, ketika Lin Beishang berjalan masuk, dokter Bei itu mengangkat kepalanya dan menatap orang yang masuk.
Itu adalah Bei Zhao yang terlahir dengan ingatan yang utuh, memandang orang yang berjalan masuk dengan senyum tulus itu membuat Bei Zhao terpanah.
Akhirnya dia menemukan Beishang ! Tapi tampaknya Beishang tidak mengingat nya di kehidupan ini, apa yang terjadi dengan Beishang ? Apakah dia sakit lagi dalam kehidupan ini.
Perawat di samping Bei Zhao memberikan data Lin Beishang dan Bei Zhao membacanya dan menaruhnya di atas meja.
"Jadi kamu mengidap Tekanan darah rendah dan sering pingsan ?" Tanya Bei Zhao dengan berwibawa.
"Itu benar, aku hanya memeriksa saja untuk memastikan bahwa aku baik baik saja karena Dokter yang biasanya merawatku sedang belajar di luar negeri. " Ucap Lin Beishang dengan senyum tipis dan merasa kurang nyaman karena dokter ini menatapnya terus menerus.
"Permisi, apakah kita pernah bertemu satu sama lain sebelumnya ? Kenapa aku merasa seperti pernah bertemu dengan mu sebelumnya ?" Tanya Lin Beishang dengan pelan.
"Tidak pernah, Nona pasti salah mengingat. " Ucap Bei Zhao dengan datar.
__ADS_1
Bei Zhao melakukan serangkaian pemeriksaan pada Lin Beishang dan terus menerus memasang wajah datar dan tidak menunjukkan kekhawatiran nya.
"Nona baik baik saja, hanya saja harus lebih sering beristirahat agar tidak kelelahan, untuk memastikan lebih baik maka lebih baik mengadakan pemeriksaan berkala setiap 2 minggu. " Ucap Bei Zhao.
"Hm, baik. Aku akan datang kemari lagi berarti 2 minggu depan. Terima kasih Dokter , kamu menjelaskan nya dengan bahasa yang sangat mudah di mengerti olehku. " Ucap Lin Beishang dengan ceria.
Lin Beishang berdiri dan bersiap untuk pergi sebelum akhirnya Bei Zhao menghentikan gadis itu.
"Tunggu sebentar. " Ucap Bei Zhao dengan pelan.
"Ya, ada apa ?" Tanya Lin Beishang dengan kebingungan.
"Ini untukmu, ini akan bisa membantu mu mencegah rasa pusing mu datang. " Ucap Bei Zhao dan menyerahkan 3 bungkus permen Osmanthus.
Lin Beishang mengambilnya dengan senyum bahagia dan tampak menatap Bei Zhao dengan tatapan berbinar binar.
"Terimakasih ! Bagaimana kamu bisa tahu bahwa aku sangat menyukai permen ini ?" Tanya Lin Beishang.
"Hanya menebak, sebagian pasien menyukai permen ini dan aku menyiapkan nya. " Ucap Bei Zhao dengan tenang.
Lin Beishang melambaikan tangannya dan berjalan pergi, setelah Lin Beishang menghilang dari balik pintu.
Bei Zhao berdiri dan menggantung jas dokternya lalu menggunakan Jas formalnya yang berwarna hitam dengan kemeja putih.
Bei Zhao langsung kembali dari sana dan menemui seorang pria yang tampak menunggu nya di atas motor besar, tampak menyeringai.
"Ye Xushi, kamu tidak cocok dengan hal hal semacam ini. " Ucap Bei Zhao sambil mengerutkan dahi.
"Aih kau ini terlalu kaku, lihatlah aku yang anggun ini. " Ucap Ye Xushi dengan santai.
Ye Xushi sendiri mengingat masa lalu juga dan beruntungnya, rumah Bei Zhao dan Ye Xushi bertetanggaan.
Bukankah itu sangat keajaiban sekali bahwa mereka bisa di reinkarnasi kan dalam waktu yang sama.
"Apa kau tahu, aku menemukan Beishang. " Ucap Bei Zhao dengan suara rendah.
Ekspresi Ye Xushi langsung berubah dan tampak bersemangat.
"Tapi, dia tidak mengingat masa lalu. Aku butuh bantuan mu untuk mencarinya, bagaimanapun kamu adalah seseorang yang berbakat di bidang IT." Ucap Bei Zhao.
"Hm, tenang saja. Katakan, bagaimana keadaan nya saat ini ? Apakah ada Lin Yue juga ? Aku tidak menyangka bahwa hanya kita saja yang mengingat hal ini, tapi yang lain tidak. " Ucap Ye Xushi sambil menghela nafas pelan dan tampak tidak terima dengan semua ketidak adilan ini.
"Terima saja, Raja Neraka telah mengatakan padaku untuk mencari Lin Beishang dalam kehidupan ini. " Ucap Bei Zhao dengan penuh tekad.
"Ya, ya, ya, baiklah. Ayo kembali, mari kita lihat apakah bintang keberuntungan mu baik atau tidak dalam kehidupan ini. " Ucap Ye Xushi dan merangkul bahu Bei Zhao.
...----------------...
Note : Ini mungkin akan agak panjang, tapi masalah happy ending, open Ending ataupun Sad Ending bergantung pada takdir, apakah mempersatukan Bei Zhao dengan Lin Beishang atau tidak dalam kehidupan kedua mereka.
Jadi, harap para pembaca memberikan dukungan dan menunggu dengan sabar tentang kisah mereka, author akan memberikan sesuatu yang baru , yang tidak pernah author tulis sebelumnya.
Legend Of Beishang ini juga mungkin baru bisa tamat bulan depan, jadi jangan takut kalau ini akan tamat tiba tiba, hehe.
...Terimakasih...
__ADS_1
...----------------...