Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
110. Pelelangan Qinzhu


__ADS_3

Wajah Lin Qiaofeng memucat kala memikirkan apa yang di dapatkan nya tadi, dia bukan tanpa alasan mendekatkan wajahnya ke wajah Bei Zhao.


Melainkan untuk memeriksa sesuatu dan memastikan sesuatu, dia melihat bercak darah di lengan pakaian Bei Zhao.


Meskipun itu sangat samar, tapi dia, Lin Qiaofeng adalah tabib yang teliti dan telah berurusan dengan darah untuk waktu yang lama.


Bahkan bau samar samar bisa dirasakan nya dengan jelas, dia memiliki beberapa dugaan sebelumnya.


Bisa jadi, Bei Zhao terburu buru karena ingin membunuh seseorang sehingga mengalah padanya, tapi disisi lain ada kemungkinan lain,yaitu tubuh Bei Zhao sudah tidak tahan lagi.


Jadi, Lin Qiaofeng mendekatkan wajahnya ke wajah Bei Zhao dan mencium bau amis darah di bibirnya.


Kemungkinan besar adalah Bei Zhao baru saja memuntahkan darah. Apa langkah selanjutnya yang harus Lin Qiaofeng ambil ?


Berpura pura tidak mengetahui ini dan bertindak acuh tak acuh atau memaksa Bei Zhao untuk mengungkapkan penyakitnya ?


Lin Qiaofeng agak merasa malu ketika memikirkan cara yang kedua, lagipula dia dan Bei Zhao tidak memiliki hubungan yang tersisa.


Apa hak yang dimiliki oleh Lin Qiaofeng untuk memikirkan dan merawat Bei Zhao ? Lin Qiaofeng menghentakkan kakinya dengan kesal dan berjalan pergi.


Siapa yang peduli dengan Lin Yue yang masih di dalam halaman Sekte Pedang Surgawi ? Lin Yue adalah seorang ahli tahap penguasa, tentu saja tidak akan sesulit itu untuk kabur dari sana apabila terjadi sesuatu.


Lin Qiaofeng masuk kedalam kerumunan dan berbaur di tengah keramaian sebelum akhirnya menghilang di tengah kepadatan orang orang.


Sampai akhirnya, Lin Qiaofeng berjalan menuju salah satu tempat yang akan menjadi langkah selanjutnya bagi tujuannya.


Itu adalah Pelelangan Qinzhu (亲祝), puluhan orang berjalan keluar dan masuk seolah olah tempat itu tidak pernah kekurangan pengunjung.


Bangunan yang memiliki 4 lantai itu, setiap lantainya dipenuhi dengan kepadatan yang berbeda.


Itu bisa dilihat dari depan, yang paling padat tentu saja lantai 1 , lalu kedua adalah lantai 2 dan terus berurut.


Lin Qiaofeng melangkah masuk kedalam Pelelangan Qinzhu, di permukaan ini sebenarnya hanya Pelelangan biasa dan agen yang menjual informasi.


Segala jenis pelanggan diterima asal sanggup membayar, di lantai 2 merupakan tempat judi sementara lantai 1 adalah tempat Pelelangan.

__ADS_1


Lantai 3 digunakan untuk menjual informasi dan lantai 4 yang merupakan lantai paling sedikit pengunjung adalah tempat petinggi Pelelangan Qinzhu.


Lin Qiaofeng mengetahui dengan jelas siapa yang ada di balik pelelangan raksasa di Chang'an ini. Orang dibaliknya tidak sesederhana yang dibayangkan.


Lin Qiaofeng melangkah ke lantai dua bahkan tidak melirik ke barang barang yang dilelang sehari hari, ketika sampai di lantai dua.


Keributan yang begitu merusak telinga sudah memenuhi telinganya, ada orang yang bertengkar, berteriak, dan memuji satu sama lain.


Segala jenis manusia bisa ditemukan disini dan sifat asli seseorang akan terbuka, ini adalah cara yang pintar untuk mengumpulkan informasi.


Orang orang disini berjudi dan berjudi, menghabiskan seluruh waktu mereka disini dengan harapan akan kembali dengan kedua tangan yang penuh emas.


Tapi, menurutnya ini adalah tindakan yang sama dengan usaha untuk mengeringkan air laut atau membuat air laut tidak asin lagi.


(Maksudnya adalah tindakan yang sia sia. )


Manusia tidak pernah puas, ketika mereka menang sekali, mereka akan kembali berjudi untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar dan pada akhirnya kembali jatuh kedalam jurang yang dalam.


Itu adalah manusia, setelah Lin Qiaofeng berkeliling. Dia melihat orang orang sedang bertaruh tentang jumlah dadu yang akan keluar.


Di balik gelas itu, ada 3 dadu, jika jumlah dari dadu itu bernilai 10 atau kurang dari itu maka itu disebut "kecil" jika lebih dari 10 maka itu disebut "besar".


Suara emas yang saling beradu membuat semua orang menatap dengan serakah, dia menaruh di hasil yang kecil sementara orang orang menaruh di hasil yang besar.


Hanya ada beberapa orang yang bertaruh disisi yang kecil, karena sisi yang kecil sulit untuk didapatkan.


Dari sepuluh guncangan, hanya ada 2 kemungkinan untuk keluar di sisi kecil, tapi dia suka tantangan sehingga bertaruh disisi kecil.


Petugas mulai mengguncang cangkir yang berisi dadu dadu tersebut sementara dia menatap dengan acuh tak acuh pada gunungan emas yang ada di sebelahnya.


Ada tael perak, tael emas dan wen, semuanya bisa dipertaruhkan disini. Benar benar Pelelangan yang luar biasa.


Petugas berhenti mengguncang dan detak jantung semua orang berhenti untuk melihat hasilnya. Dia melipat tangannya dengan angkuh dan menunggu hasilnya.


Ketika gelas perlahan lahan terangkat, semua orang terdiam termasuk dirinya. Lin Qiaofeng tidak tahu bahwa dirinya begitu beruntung.

__ADS_1


Orang orang yang sudah lama berjudi disana pun mau tidak mau terdiam dengan hasil yang keluar.


Bagaimanapun hasil yang keluar adalah 1.1.1 !


3 buah satu !


Hasilnya adalah kecil !


Semua orang mulai mengumpat dan marah dan saling memukul satu sama lain sementara petugas dengan acuh tak acuh mengambil tael emas dan membungkusnya untuknya.


"Selamat nona, anda memenangkan 200 tael emas. " Ucap petugas judi itu.


Dia mengangguk dan menerima itu sambil membawa 10 tael emas diawal, dia dengan senyum angkuh bersiap untuk berjalan pergi.


"Tunggu ! Itu adalah tael emas untuk membayar biaya kelahiran anakku !" Teriak seorang pria yang menangis di belakangnya.


"Lalu ?" Tanya nya dengan dingin.


"Tolong berikan aku beberapa !" Ucap pria itu dengan tangisan yang menyayat hati.


Tapi, Lin Qiaofeng menemukan ini agak menarik, dia melemparkan 1 tael emas dan berjalan pergi sementara orang yang menangis di belakang tadi langsung menyerangnya.


Dia dengan acuh tak acuh menghindar, sekelompok preman yang tidak memiliki kemampuan ini berusaha untuk menghalanginya ? Bermimpilah !


Tidak ada orang yang mengemis semacam itu di tempat judi ini, tempat ini kejam dan tidak ada orang naif semacam itu.


Orang orang itu memainkan trik semacam ini karena ingin melihat apakah dia memiliki hati yang lembut atau seorang pembunuh berdarah dingin.


Orang dengan hati yang lembut biasanya cenderung mudah ditindas dan mereka telah menatap dengan lapar sejak tadi pada tael emas ini.


Kakinya terulur dan menendang pria itu dengan kuat sampai jatuh dari lantai dua dan mendarat di lantai satu dengan beberapa tulang yang patah.


Pria yang ditendang tadi langsung pingsan dan tidak bergerak lagi, semua orang menjerit ketakutan.


Lin Qiaofeng menatap orang orang dengan sinis, apa yang di inginkan olehnya telah terjadi dengan sempurna.

__ADS_1


Dia sengaja mencari masalah dengan orang orang ini dan jika masalahnya besar maka salah satu dari 12 Petinggi Pelelangan Qinzhu pasti akan keluar untuk menengahi.


Dan pada saat itu dia akan melakukan beberapa hal, dia mengetahui orang di belakang layar ini dengan baik tapi orang di balik layar tidak mengenalnya dengan baik.


__ADS_2