
"Kamu pikir bahwa kamu bisa menyembunyikan semuanya dariku bukan ? Kamu telah bermimpi terlalu jauh. Siapa yang memberimu kepercayaan diri begitu besar ?" Tanya Bei Yi Fei dengan senyum dingin.
" Di kehidupan lalu, aku adalah putri yang tidak berguna. Untunglah Dage memberiku beberapa pelajaran, hari ini aku ingin kamu menilai kemampuanku. " Ucap Bei Yi Fei.
Bei Shu atau yang sekarang disebut dengan Qing Shu menatap Bei Yi Fei dengan tatapan tidak percaya.
"Tidak menyangka bahwa kamu akan segila ini pada kehidupan ini. Kamu tampaknya telah berubah sepenuhnya. " Ucap Qing Shu dengan tawa getir.
"Jangan ganggu urusan ku dan aku akan melepaskan mu. Mari anggap bahwa aku berhutang kepadamu di kehidupan lalu, pergilah. " Lanjut Qing Shu.
"Siapa yang unggul dan siapa yang berada di bawah masih belum ditentukan, kita akan segera melihatnya dengan jelas. " Balas Bei Yi Fei dengan tatapan yang rumit.
Keduanya saling memandang satu sama lain, mereka saling mencintai sayangnya Qing Shu memilih dendamnya dibandingkan perasaan Bei Yi Fei yang murni dan tulus padanya.
Sementara, Bei Yi Fei tidak akan pernah bisa melepaskan orang tuanya untuk pilihan dan kondisi apapun, bagaimana mungkin karena cintanya menjadi mengabaikan kedua orang tuanya ? Itu bukan Bei Yi Fei.
Dua orang berjalan masuk dengan pistol di tangan mereka, itu adalah Lin Beishang dan Lan Xiang.
"Pangeran Kedua Bei, ah bukan. Tuan muda kedua Qing. " Ucap Lin Beishang dengan senyum tipis.
"Kamu memanggil mereka semua ? Apakah kamu benar benar tega untuk membunuh ku disini ? Apakah kamu tidak akan menyesal ?" Tanya Qing Shu dengan gemetar karena amarah.
"Qing Shu, aku memang mencintai mu. Jujur saja, aku bersedia untuk menekan dendam ku, bukannya aku tidak mengetahui identitas mu sejak awal. Sejak awal, aku berpikir untuk memberikan kesempatan terakhir untukmu dan pada akhirnya kamu mengecewakan ku. " Ucap Bei Yi Fei dengan senyum kecewa.
Lin Beishang berjalan dan mendekati Bei Yi Fei sebelum akhirnya membisikkan sesuatu.
"Pistol di tangan kami tidak ada isi, semua keputusan berada di tanganmu. Kamu harus memutuskan semuanya. " Ucap Lin Beishang dengan suara yang sangat rendah.
Bei Yi Fei yang mendengar ini untuk sejenak membeku, bahkan jika ingin membunuh Qing Shu maka itu harus melewati tangannya sendiri.
"Kamu sudah tahu hal itu sejak awal ? Kenapa kamu diam saja ? Apakah kamu benar benar bersedia untuk menekan dendam lama itu ? Kamu bersedia, bagaimana dengan aku ? Bagaimana dengan aku yang selalu menjadi nomor dua di mata ayah ? Bagaimana dengan aku yang harus dengan hati hati memanjat ke atas tahkta ? " Tanya Qing Shu.
Bei Yi Fei untuk sejenak terdiam dan bertanya tanya, sementara Lin Beishang tertawa ringan dan duduk di meja makan lalu mengambil buah ceri dan memakannya dengan perlahan.
"Bukankah itu mudah ? Kamu tetap ingin melawan Yi Fei bukan ?" Tanya Lin Beishang dengan seringaian.
Qing Shu ini adalah seseorang yang sangat manipulatif dan menyimpan banyak maksud dalam kata katanya yang penuh dengan tanda tanya.
__ADS_1
Jika bukan karena Lin Beishang memiliki banyak pengalaman dengan orang seperti ini maka Lin Beishang akan jatuh ke dalam dilema juga seperti Bei Yi Fei.
Setelah mendengar kata kata Lin Beishang, Bei Yi Fei menyadari bahwa sebenarnya Qing Shu hanya mencoba untuk mengecoh dan mengacaukan pikirannya.
Qing Shu benar benar licik !
Bei Yi Fei menggigit bibirnya dan mengencangkan pistolnya sementara Qing Shu yang menyadari bahwa taktik nya tidak berhasil mendekatkan pistol miliknya ke kepala Chang Yue Niang dan bersiap untuk menembak kapan saja.
Lin Beishang menatap ke arah Bei Yi Fei dan memberikan tanda mengangguk yang artinya adalah membiarkan Bei Yi Fei menembak.
Bei Yi Fei merasa bahwa dia harus bertaruh untuk hal ini, bahkan jika dia menjatuhkan senjatanya maka Qing Shu masih tidak akan melepaskan kedua orang tuanya.
"Kamu sebaiknya menurunkan senjata mu atau aku akan menembak ibumu dan tidak akan ada yang bisa di selamatkan !" Teriak Qing Shu dengan gemetar.
Lin Beishang masih tampak acuh tak acuh sebelum akhirnya mengedipkan matanya, dalam hati dia menghitung 3 detik.
1.....2.....3.....
Tangannya bergerak dan melemparkan pistol kosong di tangannya menuju tangan Qing Shu. Tangan Qing Shu yang tidak siap langsung kehilangan genggaman nya terhadap pistol itu.
Bei Yi Fei mengambil kesempatan ini untuk menembak jantung Qing Shu, suara tembakan terdengar dan suasana menjadi sunyi.
"Sejak awal, ini adalah keputusan yang benar. Sudah seharusnya aku memperbaiki kesalahan yang aku buat. " Ucap Bei Yi Fei dengan gemetar.
Lin Beishang berdiri dan membantu menopanh tubuh Bei Yi Fei yang tampaknya akan segera runtuh karena semua yang terjadi ini.
Semua yang terjadi ini pasti tidak mudah untuk Bei Yi Fei, ditengah pilihan yang begitu berat, Bei Yi Fei harus memilih salah satunya.
"Maafkan aku, aku benar benar tidak memiliki rencana lain selain ini. " Ucap Lin Beishang.
"Tidak apa apa, aku tidak apa apa. Dia tidak layak untukku, aku membencinya bahkan dalam tiga kehidupan. Aku berterima kasih kepada mu karena telah menyelamatkan kedua orang tuaku, jika tidak maka aku benar benar akan kehilangan semuanya hari ini. " Ucap Bei Yi Fei dengan pelupuk mata yang basah oleh air mata. Lin Beishang menghela nafas dan memeluk Bei Yi Fei dengan erat.
"Jangan menangis, semua ini telah berlalu. Jangan terlalu memikirkan nya, kamu telah melakukan yang terbaik. " Hibur Lin Beishang.
"Ini adalah tembakan yang sangat baik, paling tidak itu bisa dikatakan sangat baik dibandingkan panahan pada saat itu. " Ucap Lan Xiang dengan candaan dan mengacu pada kompetisi Xue Zhen Zhu.
"Ha ha ha, iya. Aku sudah berkembang terlalu banyak sejak saat itu, jika memikirkan pada saat itu maka aku merasa sangat malu. "Ucap Bei Yi Fei sambil menunduk.
__ADS_1
"Tidak apa apa, semuanya sudah berlalu. Ayo kita bawa kedua orang tuamu untuk naik ke kamar mereka dan membiarkan mereka berbaring di atas ranjang sambil menunggu mereka sadar. " Ajak Lin Beishang.
" Apakah mereka semua baik baik saja ?" Tanya Bei Yi Fei.
Lin Beishang berjongkok dan memeriksa denyut nadi mereka dengan cara yang tradisional dan wajahnya berubah menjadi serius untuk sejenak sebelum akhirnya kembali tersenyum.
"Kedua orang tua mu hanya diberikan obat tidur biasa, selama mereka beristirahat cukup maka mereka akan sadar dengan tubuh yang segar dan bugar. " Ucap Lin Beishang dengan senyum tipis.
"Syukurlah jika begitu, aku pikir ada sesuatu yang terjadi pada mereka ketika melihat ekspresi mu tadi. Aku benar benar takut pada saat ini. " Ucap Bei Yi Fei dengan helaan nafas lega.
"Harusnya, sebentar lagi para pria akan datang kemari kecuali Yang Xin seharusnya datang lebih cepat. "Lapor Lan Xiang.
Benar saja, setelah itu , seorang pria masuk dan berlari untuk melihat Bei Yi Fei dengan serius.
Bagaimanapun, Bei Yi Fei dan Yang Xin tidak dalam hubungan yang buruk di kehidupan lalu dan Yang Xin telah beberapa kali bergaul dengan Bei Yi Fei.
Bei Yi Fei sendiri dulu pernah menganggap Yang Xin sebagai temannya ketika masih sangat muda dan belum mengenal cinta.
Tapi, sejak mereka 10 tahun ke atas, Bei Yi Fei mulai tergila-gila dengan Paman Kekaisarannya dan tidak ingin melepaskan diri.
Sejak saat itu, hubungan mereka menjadi renggang dan mereka memiliki tujuan masing masing.
Yang Xin ingin melindungi Lin Beishang dan Bei Yi Fei ingin menyakiti Lin Beishang jadi mereka sempat berselisih beberapa kali.
Tapi, pada saat ini mereka semua sudah berdamai dengan masa lalu, sama seperti Lin Beishang. Jadi mereka hanya menganggap itu sebagai pembelajaran dan akan menjDi pribadi yang lebih baik di masa depan.
"Apakah kamu terluka ? "Tanya Yang Xin.
"Tidak, aku baik baik saja. " Jawab Bei Yi Fei dengan yakin.
Tapi, walaupun di fisik tidak ada yang terluka tentang Bei Yi Fei tapi semuanya tahu bahwa yang terluka dari Bei Yi Fei bukanlah tubuhnya melainkan hatinya.
Itu tidak hanya karena dia terpaksa melakukan hal yang dia benci, melainkan karena pengkhianatan yang diberikan oleh Qing Shu padanya telah menghancurkan nya, saat ini hanya ada Fang Ling dan Chu Yi.
Selama mereka bisa menemukan posisi musuh dimana maka tidak akan sulit untuk memenangkan pertandingan ini dan membalikkan papan catur yang telah lama berantakan ini.
Setelah itu, kehidupan mereka akan menjadi damai dan menjalani kehidupan masing masing dengan baik, sungguh impian yang bagus.
__ADS_1
"Bagaimana dengan paman Bei dan bibi Chang ?" Tanya Yang Xin dengan bertanya tanya.
"Kedua orang tuaku baik, berkat bantuan Beishang. " Lirih Bei Yi Fei dengan lemah.