Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
123. Pengkhianat Yang Sebenarnya


__ADS_3

Sekelompok pasukan telah berada di depan pintu istana Dinasti Song, Lan Xiang berjalan keluar dengan wajah marah.


"Fang Ling , lama tidak bertemu ?" Tanya Lan Xiang pada pemimpin pasukan yang telah menghancurkan sebagian besar pasukannya.


"Lama tidak bertemu Lan Jie. "Ucap suara manis di balik topeng.


Topeng itu terbuka dan menunjukkan wajah yang akrab, tapi jika Zhou Beishang yang melihatnya maka Zhou Beishang akan terdiam.


Itu adalah Fang Ling !


Fang Ling tidak mati !


"Fang Ling, aku tahu bahwa kamu tidak akan mati secepat itu. " Ucap Lan Xiang dengan senyum acuh tak acuh.


"Lan Xiang, kamu adalah putri seorang Jenderal. Tapi kamu mengabdikan hidupmu sedemikian rupa untuk seorang anak perdana menteri. Apakah kamu tidak memiliki harga diri yang tersisa ?" Tanya Fang Ling dengen ejekan.


"Nona Zhou telah menyelamatkan ku berulang kali, kenapa aku harus ragu untuk menanggung penghinaan ini untuknya ?" Tanya Lan Xiang dengan seringaian.


"Aku pikir kamu telah gila, bukankah kamu mengkhianatinya dulu ? Kenapa kamu berlagak layaknya orang baik ?" Tanya Fang Ling.


"Jangan pikir aku tidak tahu bahwa kamu ingin membunuh Nona Zhou ketika Nona Zhou brtada dalam kondisi pencerahan dan tidak bisa diganggu, apakah kamu ingat bahwa aku memanggilmu untuk bermain bersama ?" Tanya Lan Xiang.


"Jadi kamu sudah tahu rencanaku sejak lama, aku akui kamu pintar. Aku sengaja meminta orang lain untuk membuat topeng yang sama dengan wajahku dan menyamarkan kematianku, tidak menyangka bahwa kamu masih bisa mengendus rencanaku, memang seorang anjing setia. " Ejek Fang Ling.


"Bukankah terhormat untuk menjadi seorang anjing setia ? Daripada sepertimu yang tidak tahu terimakasih dan menggigit tangan tua yang memberimh makan. " Ucap Lan Xiang dengan tenang.

__ADS_1


"Kamu mengatakan bahwa aku tidak tahu terimakasih, tapi kamu sendiri begitu senang bukan ketika mendapatkan tahkta ini ? Aku mendengarmu memaki maki Zhou Beishang, jangan katakan bahwa aku salah. " Ucap Fang Ling dengan penuh kemenangan.


Fang Ling berharap bahwa Lan Xiang akan kalah dalam perdebatan ini, tapi tanpa disangka sangka Lan Xiang bertepuk tangan.


"Ternyata memang benar, kamu memang memiliki mata mata di dalam istana. Bagaimana dengan aktingku? Apakah bagus ? Jika aku tidak tampak meyakinkan maka kamu tidak akan jatuh ke dalam jebakan ku sedalam ini dan berpura pura mati di depan Nona. " Ucap Lan Xiang dengan senyum licik.


"Jika aku tidak menyingkirkan pengkhianat sepertimu, maka Nona akan menjadi sengsara. Kamu tahu kelemahan tubuh Nona dan berniat untuk menyerangnya, bukannya aku tidak tahu kamu telah menyiapkan satu kilogram Daun Anshu. Kebetulan aku telah membakarnya ketika aku melihatnya. "Lanjut Lan Xiang dengan senyum puas.


"Apa kau tahu apa dari akibat menghalangi jalanku ?" Tanya Fang Ling dengan geram.


"Membawa pasukan dari Dinasti Qin, menjual tubuhmu pada Kaisar, menjijikkan sekali. Orang itu memusnahkan seluruh keluargamu, jika aku adalah kau. Maka aku lebih senang memilih kematian daripada menanggung hinaan semacam itu. Aku, Lan Xiang, tidak takut mati dan tahu siapa tuan ku dengan baik. Tidak peduli seperti apa pandangannya padaku, aku tidak peduli asalkan dia selamat. " Ucap Lan Xiang.


"Fang Ling, tahukah kamu bahwa aku memandang kamu dengan sangat rendah ? Kamu bahkan lebih rendah daripada anjing atau babi. Meskipun seluruh keluargaku dimusnahkan, aku paling tidak masih memiliki harga diri, tidak sepertimu. " Lanjut Lan Xiang.


"Kau tidak layak untuk memandangku rendah, kau seorang pengkhianat yang mengaku berbuat baik, aku pikir kamu tidak memiliki rasa malu. " Ucap Fang Ling dengan gemetar.


"Jadi, seluruhnya adalah kepalsuan ? Kamu telah berakting jauh lebih baik daripada perkiraan ku. Bagus, bagus, bagus, bahkan akupun tertipu ! Tapi, dengan pasukan Dinasti Qin, kamu tidak akan bisa bertahan. " Ucap Fang Ling dengan tawa jahat.


"Aku tidak peduli apakah bisa bertahan atau tidak, tapi jika aku tidak bisa bertahan maka aku akan membawamu untuk pergi ke Neraka bersama denganku." Ucap Lan Xiang.


"Lan Xiang, Lan Xiang, jika kamu mati hari ini maka kamu tidak akan bisa membersihkan namamu di depan Zhou Beishang. Dimatanya, seluruh pengorbananmu ini hanya uap dan yang menjadi pelayan setianya hanya ada aku." Ucap Fang Ling.


"Siapa yang peduli ? Nona tidak perlu tahu pengorbanan yang aku buat, cukup aku yang tahu berapa banyak aku berkorban untuk Nona. Tidak perlu membebani Nona untuk nyawa tidak penting sepertiku ini. " Ucap Lan Xiang dengan senyum acuh tak acuh.


"Baik ! Aku ingin lihat sekeras apa hatimu ! Aku ingin menggalinya sendiri dan melihatnya. " Teriak Fang Ling.

__ADS_1


3 jam sebelumnya , Lin Qiaofeng baru saja duduk di penginapan dan melihat sebuah pesan untuknya yang diikat di kaki burung merpati.


Lin Qiaofeng membuka surat itu dengan dahi yang berkerut setelah melihat siapa pengirimnya, itu adalah Xie Linye dengan stempel resmi milik pria tua itu.


'Lin Xiaojie, prajurit di Istana berjumlah 500 orang dialokasikan secara diam diam oleh Kaisar menuju Dinasti Song untuk seseorang yang dikatakan adalah seorang cucu kepala biro pertahanan, seharusnya gadis itu dibunuh tapi karena kecantikannya Kaisar akhirnya menjadikan gadis itu sebagai salah satu selirnya. Marganya adalah Fang, aku tidak tahu namanya, Kaisar sangat menjaganya. Aku tidak tahu apakah hal ini berguna bagi Lin Xiaojie tapi aku melaporkan nya karena ini termasuk hal yang penting. '


^^^Xie Linye^^^


Kerutan di dahi Lin Qiaofeng berubah menjadi suatu ketakutan, dan berbagai ingatan kembali berputar di kepalanya.


"Ada yang tidak beres ! Wajah yang kaku ! Gerak yang aneh ! Perilaku yang tidak wajar ! Kesedihan yang berlebihan ! Kulit wajah yang lebih terang daripada tangan ! Sialan ! Aku seharusnya tahu bahwa itu bukan Fang Ling. " Ucapnya dengan marah.


Berbagai pemikiran muncul di kepalanya dan dia kembali berpikir bahwa kematian Fang Ling agak aneh, setelah hal ini terjadi dia tidak bisa tidak memikirkan hal ini.


Cucu mantan menteri Pertahanan, siapa lagi jika bukan Fang Ling ? Ini adalah bukti yang sangat jelas. Untuk apa menyerang Dinasti Song ?


Lin Qiaofeng tidak mengerti tapi tetap bergegas setelah membakar pesan yang didapatkan olehnya dari Xie Linye.


Lin Qiaofeng memacu kudanya dengan sangat cepat, sepertinya ada yang tidak beres antara dia, Fang Ling dan Lan Xiang.


Karena, ada sebuah pepatah bahwa apa yang dilihat belum tentu benar. Memikirkan ini membuatnya merasa lebih tidak sabar daripada sebelumnya.


...----------------...


Note : Nanti bakalan ada up yang kedua ya hari ini, mungkin agak maleman, tolong sabar ya. Oh ya, hari ini karena Penerus Dewi Kematian sudah tamat, yuk mampir ke cerita author yang lain yang lagi ongoing, yaitu Sistem Pesona Iblis.

__ADS_1


Sedikit clue : Fang Ling adalah penjahat yang nyata sementara Lan Xiang adalah perisai untuk Lin Qiaofeng, Lan Xiang adalah karakter yang paling setia di cerita ini. Author hanya melakukan beberapa jebakan untuk para pembaca di chapter chapter sebelumnya tentang Lan Xiang, he he jangan marah ya para pembaca kesayangan 🤣🤣


__ADS_2