Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
151. Menjadi Chang Yue Niang


__ADS_3

"Apa yang sedang kau lakukan ?" Tanya Lin Yue saat melihat Lin Qiaofeng melepaskan pelukan nya dan berjalan menuju mayat Chang Yue Niang yang mati dengan mengenaskan.


Lin Qiaofeng tersenyum manis dan memungut wajah palsu milik Yanping, lalu dengan wajah acuh tak acuh memasang itu di wajah milik Chang Yue Niang setelah itu, Lin Qiaofeng menggunakan jubah hitamnya dan berjalan pergi.


"Lin Qiaofeng, apa yang akan kamu lakukan ?"Tanya Lin Yue dengan khawatir.


Lin Qiaofeng menatap menuju pintu dengan tatapan tenang dan mengisyaratkan untuk tetap diam pada Lin Yue.


"Jangan berisik, cepat keluar dan biarkan aku yang membunuh pengkhianat itu. " Bisik Lin Qiaofeng.


Lin Yue mengangguk dengan pasrah dan berjalan pergi dengan kesal karena belum mendapat penjelasan tentang apa yang akan di lakukan oleh Lin Qiaofeng.


Lin Qiaofeng yang melihat kepergian Lin Yue akhirnya menghela nafas dengan ringan dan senyum di wajahnya menghilang.


"Bagaimanapun, Lin Yue tidak boleh terlibat dalam hal ini atau dia akan mendapatkan hal buruk pada reputasi nya. Dia adalah penerus suatu Dinasti, bagaimana mungkin bisa di bandingkan denganku ?" Gumam Lin Qiaofeng dengan senyum tipis.


Belakangan ini, Lin Yue telah begitu banyak membantunya, Lin Qiaofeng tidak ingin menarik Lin Yue untuk jatuh ke dalam kubangan lumpur bersama nya.


Bagaimanapun, musuh berada di dalam kegelapan sementara mereka berjalan di bawah cahaya. Lin Yue meskipun hebat tapi tetap saja bisa menjadi sasaran orang orang jahat itu.


Untuk sementara ini, Lin Qiaofeng akan mengurangi aktivitas menggunakan kekuatan miliknya dan akan menggunakan lebih banyak intrik.


Disisi lain, Lin Yue sudah berjalan keluar dari tempat penjara setelah menanya nanyai Long Yi agar meyakinkan penjaga penjara.


Sesampainya di luar, Lin Yue menatap orang yang sedang berdiri di hadapan nya. Lin Yue hanya menatap dengan dingin dan angkuh.


"Putri ini tidak tahu apa tujuan Ketua Muda Yang untuk datang kemari ?" Tanya Lin Yue dengan dingin pada Yang Xin yang menghalangi langkahnya.


"Apakah ini adalah tempat yang hanya bisa di datangi oleh Tuan Putri ?" Tanya Yang Xin dengan salah tingkah.


"Ketua Muda Yang, tanpa titah dari Bixia, tidak ada yang boleh datang ke Penjara Kekaisaran dengan bebas layaknya taman istana. " Balas Lin Yue.


Yang Xin terdiam dan mengambil jalan memutar dengan wajah tak tahu malu.


"Siapa bilang aku akan pergi menuju tempat penuh kesuraman semacam Penjara Kekaisaran ? Aku hanya secara tidak sengaja melewati nya. " Ucap Yang Xin dengan nada acuh tak acuh.

__ADS_1


"Baguslah kalau Ketua Muda Yang sadar diri, Putri ini tidak akan menemani lebih lama lagi. " Balas Lin Yue dengan dingin dan berjalan pergi.


"Tunggu sebentar !" Teriak Yang Xin.


"Apa ?" Tanya Lin Yue dengan geram.


Lin Yue jelas jelas harus pergi cepat tapi bajingan ini menunda nya dengan cukup lama.


"Apakah kamu masih berminat untuk menjadi muridku ?" Tanya Yang Xin dengan wajah yang tebal.


"Bermimpilah !" Umpat Lin Yue dengan dingin lalu berjalan pergi.


Sementara di sisi lain, Lin Qiaofeng yang telah mendapatkan informasi dari Chang Yue Niang sudah tidak memerlukan lagi informasi dari Long Yi.


Tanpa kata kata lain, Lin Qiaofeng langsung kabur dari Penjara Kekaisaran dengan tudung hitam nya dan sesampai nya di kediaman Yanping.


Lin Qiaofeng mencuci seluruh pakaian nya yang bersimbah darah dan menggantinya dengan yang baru lalu mengenakan gaun hitam lainnya.


Gaun ini hitam dengan sulaman bunga bunga emas, tali di ikatkan di bagian dada yang membentuk pita sementara di bagian belakang menggunakan selendang dengan warna senada.


(Note : Untuk pakaian nya author mendeskripsikan pakaian pada jaman Dinasti Tang, bisa di cari di google atau nanti author akan up di bagian akhir cerita. )


Butuh beberapa waktu sebelum bahan mengeras dan bisa digunakan, Lin Qiaofeng memasangkan nya di wajah dan menyadari bahwa ini sangat sesuai.


Lin Qiaofeng memberikan tanda teratai di bagian dahi dengan bubuk merah yang sama persis dengan milik Chang Yue Niang.


"Sekarang, yang kabur adalah Chang Yue Niang, sementara yang meninggal di penjara adalah Selir Yanping kesayangan Kaisar, aku ingin melihat kemana Chang Yi itu bisa pergi. " Ucap Lin Qiaofeng dengan tawa kecil.


Tatapan Lin Qiaofeng bersinar dengan jahat dan menggunakan jubah hitamnya yang lain, tanpa di sadari hujan turun tanpa bisa di cegah.


Lin Qiaofeng mengambil payung dan membiarkan dirinya dilindungi oleh payung dan berjalan dengan tenang di bawah hujan deras yang membuat semua orang berteduh.


Bagian bawah pakaian nya telah basah, sepatu hak kayu miliknya telah basah dan terasa lebih berat dari satu waktu ke waktu yang lain.


Lin Qiaofeng berjalan dengan tenang di hujan layaknya sedang berjalan di tengah taman bunga yang indah.

__ADS_1


Tidak ada yang bisa melihat wajahnya dengan jelas di bawah payung sampai akhirnya dia keluar dari istana dengan Segel Giok Naga yang diberikan oleh Kaisar dan berjalan menuju kediaman Chang.


Sesampainya di depan , tidak ada yang berani menghalangi nya sampai akhirnya masuk ke dalam ruangan Chang Yi.


Chang Yi sendiri tampak tidak tertekan, sepertinya kecurigaan nya sesuai dengan apa yang sedang terjadi.


"Dage ! Aku sangat merindukanmu !" Teriak Lin Qiaofeng menjatuhkan payung dan berlari menuju meja kerja Chang Yi.


(Dage : Kakak tertua)


Chang Yi yang melihat nya terkejut dan tidak percaya dengan apa yang dilihat olehnya, Chang Yi langsung berdiri.


"Dage !" Ucap Lin Qiaofeng dengan sangat menghayati.


"Yue'er ? Ini benar benar kamu ?! Dage baru saja akan membebaskan mu dari Penjara !" Ucap Chang Yi sambil mengelus wajahnya.


"Dage, aku telah membunuh si sialan Yanping itu !" Teriak Chang Yue Niang palsu alias Lin Qiaofeng.


"Kau membunuhnya ? Kau tidak tahu bahwa Kaisar menggunakan ini untuk mengetes nya ? Sekarang kau membunuhnya, Kaisar pasti tidak akan memberi keringanan pada kita !" Bentak Chang Yi dengan marah.


"Aku sangat marah dengannya dan Long Yi itu yang telah menjebakku !" Ucap Lin Qiaofeng dengan nada marah yang nyata.


Ini adalah sifat alami Chang Yue Niang yang terlahir untuk menjadi orang yang tidak masuk akal dan tidak dapat di pahami.


Jadi, dengan sikapnya ini selama dia berhati hati maka penyamaran nya tidak mungkin bisa terbongkar dengan mudah.


" Sekarang, kita sebaiknya berlari dari Ibukota. Kaisar pasti akan segera mengetahui ini cepat atau lambat, orang itu tidak akan bisa melindungi kita apalagi Ibu Suri. " Ucap Chang Yi.


"Dage, bukankah kita memiliki Segel Giok Naga ?" Tanya Lin Qiaofeng sambil menunjukkan Segel Giok Naga.


"Yue'er, kamu tidak tahu tapi Kaisar tidak mungkin bisa memberikan Segel Giok Naga pada orang asing dengan begitu mudah. Itu adalah Segel Giok Naga yang palsu. " Ucap Chang Yi.


...----------------...


ini adalah Hanfu yang dipakai oleh Li Qiaofeng tapi bedanya Punya Qiaofeng ada selendang hitam yang dikaitkan di antara baju dan lipatan tangan, nanti author akan cari visualisasi yang lebih jelas. Kira kira seperti inilah.

__ADS_1



source : pinterest


__ADS_2