
Kaisar tertawa kecil untuk menutupi rasa canggung akibat pertanyaan nya.
"Tidak ada,hanya saja kita sebagai keluarga harus saling terbuka. Kamu adalah adik iparku dan putriku akan menikah dengan adik laki lakimu, buakankah begitu Perdana Menetri Zhou ?" Tanya Kaisar dan melempar beban pada ayahnya.
"Hamba tidak berani untuk menerima rahmat sebesar ini." Ucap Ayahnya dan berlutut di sampingnya .
"Perdana Menteri Zhou terlalu sungkan." Ucap Kaisar sambil tertawa terbahak bahak.
" Yang Mulia ada baiknya kita segera memulai Perjamuan ini, semua orang sudah datang ke Istana." Bisik Kasim.
"Silakan duduk Bei Wangfei dan Perdana Menteri Zhou." Ucap Kaisar.
"Terima kasih Yang Mulia." Ucap ayah dan anak yang tidak akur itu dengan kompak.
"Semuanya mari bersulang, kita semua akan segera berpesta !' Teriak Kaisar dengan sembrono.
Sementara dia duduk di tempatnya dengan gaya meminum arak yang dituangkan oleh A Xiang.
Dia berpura pura minum sambil tersenyum cerah layaknya bunga persik yang telah mekar sempurna.
Dia telah menemukan cara untuk menyelesaikan masalah dengan Kaisar dan mendapatkan benda yang di inginkan olehnya.
Senyumnya bahkan mekar dengan lebih indah lagi , hanya perlu mencari oramg yang cocok untuk menjalankan misinya.
'Nona apa yang membuatmu tampak begitu senang ?" Tanya a Xiang.
" Akan aku ceritakan nanti pulang." Ucapnyaa sebelum kembali datar seperti sebelumnya.
Dia duduk cukup dekat dengan tahkta Kaisar, Permaisuri , dan Ibu Suri. Kaisar sangat mengharagai Ibu Suri dan berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk wanita tua busuk itu.
Tapi, Kaisar sebenarnya tidak pernah sadar bahwa sebenarnya Ibu Suri masih tidak puas dengan apa yang telah di berikan olehnya.
Ibu Suri ini ingin menguasai Istana sendiri dan tidak peduli berapa banyak yang telah diberikan putranya, Ibu Suri masih tidak merasa puas.
"Bei Wangfei,biarkan ak bersulang denganmu. Hubunganku dengan Bei Wang sangat baik, tapi sayang dia tidak disini." Ucap salah satu pejabat tua.
"Bei Wangfei, aku setuju dengan apa yang dikatakan oleh hantu tua ini, biarkan yang rendah ini bersulang dengan Bei Wangfei yang terhormat."
Hatinya tenggelam kala memahami niat para pejabat tua ini sangat buruk dan berusaha untuk membuatnya mabuk dan mengolok oloknya.
__ADS_1
Baru saja dia akan membuat alasan , sebuah tangan kekar yang kasar dan penuh bekas kapalan mengambil cangkir di depannya.
Dia mendongak untuk melihat pemilik tangan itu dan langsung terkejut.
"Kalian semua tahu bahwa Wangfei saya memiliki kesehatan yang buruk. Tapi, kalian masih memberikan cangkir arak, apakah kau tidak memberi wajah pada pangeran ini ?" Tanya suara di sebelahnya dengan dingin.
Telinganya seolah berdengung kencang dan merasa bahwa ini tidak nyata.
Pria yang baru saja membelanya ini adalah Bei Wang, Bei Zhao.
"Pangeran ini bahkan belum perrnah melihat wajah kalian di pengadilan sebelumnya. Apakah kulit wajah kalian setebal dinding ?" Tanya Bei Zhao.
Seluruh pejabat tua yang tidak tahu malu langsung menundukkan kepala mereka dengan malu dan muram.
Wajah mereka berubah menjadi ungu dan bahkan tidak berani mengangkat kwpala mereka.
Byurr!
Isi dari cangkir arak ditumpahkan di atas pakain mewah dua pejabat tua yang tidak tahu malu itu.
"Apakah kalian keberatan ?" Tanya Bei Zhao dengan aura membunuhnya yang kuat.
Wajah Kaisar berubah muram kedua orang itu adalah oramh suruhan Kaisar untuk membuat Zhou Beishang yang cantik mabuk dan tenggelam dalam pelukan Kaisar.
Tapi, siapa yang bisa menyangka bahwa Bei Wang sudah pulang dari perbatasan ?
"Saudara Kekaisaran, tenangkan emosimu. Biarkan kedua pejabat tua tanpa adat itu pergi untuk saat ini, aku pasti akan memberi mereka hukuman nanti." Uc ap Kaisar dengan canggung.
"Maafkan aku, karena telah membuat kekacauan di perjamuan musim dingin Kekaisaran.' Ucap Bei Zhao sambil berlutut depan Kaisar.
Meskipun kata katanya menyesal , tapi nyatanya tidak ada penyesalan sama sekali di dalam suara Bei Zhao.
Di pengadilam ini tidak ada yamg senang dengan tuluis bahwa Bei Wang sudah kembali dari medan perang.
Mereka sebenarnya membutuhkan
Bei Zhao untuk menjaga mereka tapi mereka juga tidak imgin Bei Zhao kembali karena takut dengan pengaruh yang dimiliki oleh pemuda itu.
Di Aula Kekiasaran yang luas imi , orang yang dengan tulus menerima kembalinya Bei Wang hanya bisa dihitung dengan jari.
__ADS_1
Salah satunya adalah zhou Beishang, Zhou Yi Nian, dan Yang Xin. Yang Xin yang duduk di seberang Zhou Beishang sudah berdiri untuk membantu pujaan hatinya.
Tapi, ternyata Bei Wang lebih cepat darinya. Dia merasa pahit sekaligus tenang.
Dengan keberadaan Bei Wang maka Zhou Beishang akan baik baik saja dan dia tidak perlu khawatir.
Pahit karena merasa selalu di dahulukan oleh Bei Wang. Bei Wang telah melakukan untuk Zhou Beishang selalu satu langkah di depannya.
Dia mau tak mau harus menerima kekalahan pahit ini dan hanya bisa meratap dengan sedih.
Sementara disisi lain , Zhpu Beishang duduk berdampingan dengan Bei Zhao.
Pinggang nya diranggkul dengan mesra untuk menunjukkam kepada semua orang terutama Kaisar, bahwa hubungan mereka berdua sangat baik.
Untuk membantah rumor bahwa hubungan antara dia dan Bei Zhao buruk dan mereka seperti air dan api.
"Bersikapla dengan baik."Bisik Bei Zhao sangat dekat dengan telinganya.
Matanya membulat kala sesuatu yang basah dan lembut menerpa daun telinganya.
Bei Zhao sedang menjilat daun telinganya !Dia terhemyak tapi tidak bereaksi berlebihan. Saat ini ada banyak pasang mata yang sedang mengawasi mereka berdua.
"Kenapa kamu kembali begitu cepat ?" Tanya nya dengan tidak nyaman.
Setelah kembali dari peperangan , sikap Bei Zhao ini agak aneh. Dia curiga bahwa pemuda ini terkena racun dari orang barbar.
"Apa kau tidak senang bahwa Yang Mulia ini telah kembali ?"Tenya Bei Zhao.
"Hmph !" Dia hanya mendengus dingin untuk menghadapi pertanyaan tidak tahu malu semacam itu.
Dia yakin bahwa ada yang berubah dari Bei Zhao , sebelumnya pemuda ini sangat kaku dan tidak beperasaan.
Bagaimana mungkin sekarang berubah menjadi lebih jahil ? apakah langit akan segera jatuh ?
"Bei Wang, apakah kepalamu terbentur atau kau terkena racun ? Janagn malu untuk mengatakannya, aku akan mearawat mu tanpa potongan biaya." Sindirnya.
"apa yang kau maksud Zhou Beishang ? Yang Mulia ini baik baik saja." Ucap Bei zhao.
" Sikapmu terlalu aneh, apakah kau tahu apa hukuman dari menggunakan kata 'Yang Mulia Ini ' saat di depan Kaisar ' Tanya nya sambil mengerutkan dahi.
__ADS_1
"Yang Mulia ini telah memiliki izin dari Kaisar secara pribadi apabila kau tidak percaya."Ucap Bei Zhao dengsn penuh keyakinan.