
"Jawaban yang sangat bagus ! Sama persis dengan jawaban yang diberikan oleh adikmu !" Ucap Zhou Beishang dengan tawa dingin.
"Zhou Beishang, apa niatmu untuk memburu kami berdua ?! Kami tidak pernah melakukan hal buruk padamu !" Teriak Chang Yi.
Pah !
Yue Shan di lecutkan dan menghantam perut Chang Yi dengan kuat, tapi tidak membuat Chang Yi pingsan.
"Kata kata Jenderal Chang sangat lucu, aku takut jika di dengar oleh orang luar maka akan membuat orang luar tertawa sampai ingin menangis. Aku tidak tahu bagaimana menjadi tidak tahu malu sepertimu, sudah 21 tahun. " Ucap Zhou Beishang sambil menatap ke langit lalu menatap Chang Yi lagi.
"Jenderal Chang, apa kau masih ingat dengan ibuku yang dipenjara oleh mu karena kecemburuan yang di miliki oleh si sialan Xie Bei Chuan ? Kau pasti ingat dengan jelas sekarang dan tahu apa tujuanku kembali kesini. " Lanjut Zhou Beishang.
"Aku tidak pernah menangkap seseorang tanpa kejahatan yang jelas ! Jangan sembarangan menuduh !" Teriak Chang Yi dengan marah.
"Aku sembarangan menuduh ? Aku tidak tahu bahwa wajah Jenderal Chang bahkan jauh lebih tebal daripada kulit gajah. " Ucap Zhou Beishang dengan ringan.
Zhou Beishang dengan terampil mengayunkan Yue Shan dengan kejam, cambuk itu tanpa ampun menghantam tubuh Chang Yi.
Bahkan seorang Jenderal hebat yang dipuja oleh semua orang harus berteriak dan meraung dengan hebat.
"Berapa banyak yang dikatakan oleh penjaga penjara tua itu ? 20 kali cambukan ? Ah ya, Jenderal Chang pernah memerintahkan untuk mencambuk tahanan atas nama Xia Ling sebanyak 20 kali. Ah, biarkan aku mengambil catatan nya. " Ucap Zhou Beishang dengan senyum jahat.
Zhou Beishang mengeluarkan satu gulungan kertas panjang yang berisi tentang penyiksaan yang telah di lakukan oleh Chang Yi, Chang Yue Niang, dan Ibu Suri pada ibunya.
Mereka semua harus mati ! Mereka harus membayar apa yang telah mereka lakukan ! Menanggung ribuan penyiksaan ini, tidak heran bahwa dia terlahir dengan lemah.
Untuk masih bisa hidup dengan sehat sampai saat ini saja sudah merupakan keajaiban, ada satu kemungkinan yang bisa membuat semua nya menjadi lebih masuk akal.
Kemungkinan ibunya dulu adalah seorang seniman bela diri yang lumayan, menggunakan semua tenaga dalam yang dimiliki oleh wanita itu untuk melindunginya.
Itulah alasan yang menyebabkan kematian wanita itu, tidak heran bahwa ibunya meninggal ketika melahirkan nya.
Bisa terus bertahan hidup sampai dia lahir adalah keajaiban, bisa dibayangkan berapa besar tekad yang dimiliki oleh ibunya saat itu.
Seandainya dia dilahirkan 10 tahun lebih cepat, dia tidak akan membiarkan ibunya menanggung begitu banyak penghinaan dan siksaan.
Ketika dibayangkan dan dipikirkan satu persatu tentang setiap alasan dan mengisi bagian yang kosong selama ini di kepalanya.
Entah mengapa, itu menjadi lebih menyedihkan dan menyedihkan di setiap saat dan membuatnya merasa bersalah di setiap saat.
Apa yang harus di lakukan olehnya ? Membalas dendam kepada semuanya ? Tapi, apa yang didapatkan olehnya ?
Bahkan, setelah membunuh Chang Yue Niang, Zhou Beishang masih belum merasa puas dan ingin menarik lebih banyak nyawa.
Untuk sejenak Zhou Beishang terdiam dan tidak langsung melanjutkan tindakan nya sebelum akhirnya tersenyum ceria.
__ADS_1
"Ada pepatah bahwa mata dibalas mata, darah dibalas darah, nyawa dibalas nyawa, tapi hutang ini telah terlalu lama, tentunya sudah berbunga. Bagaimana jika aku memberi keringanan, dari 3 kali lipat menjadi 2 kali lipat ?" Tanya Zhou Beishang dengan sangat semangat.
"Sialan ! Seharusnya aku membunuh mu dan ibu sialan mu itu pada saat itu ! Dasar bajingan !" Teriak Chang Yi dengan marah.
"Apakah kamu memiliki hak untuk menghina ibuku ? Apakah kamu tahu apa bayaran yang harus kamu bayar ?" Tanya Zhou Beishang dengan tenang dan tidak tersulut oleh amarah secara langsung.
Yue Shan di ayunkan dengan sangat kuat, orang yang berdiri dengan radius 1 kilometer dari tempat mereka maka akan bisa dengan mudah mendengar suara cambukan dari Yue Shan.
Tapi, kediaman Jenderal Chang ini sangat besar dan halaman nya luas, ditambah dengan pohon pohon bambu serta gunung dan air terjun buatan yang mengaburkan suara yang dihasilkan oleh Yue Shan.
Pah ! Pah ! Pah !
Yue Shan mencambuk Chang Yi dengan sangat kuat tanpa ampun, sementara ekspresi Zhou Beishang juga tidak berubah.
Setelah 60 kali memukul Chang Yi dengan cambukan, seluruh tubuh Chang Yi berubah menjadi berlumuran darah dan tidak bisa dianggap sebagai manusia lagi.
Zhou Beishang menyimpan Yue Shan di pinggang nya dan berjalan mendekat ke arah Chang Yi lalu berjongkok dan memberikan tamparan kuat di wajah Chang Yi.
Plak ! Plak ! Plak ! Plak !
Masing masing dua pukulan di setiap sisi , wajah Chang Yi memerah dan akan bengkak dalam waktu yang singkat.
Chang Yi sudah tidak memiliki kekuatan lagi untuk mengatakan apapun dan hanya menatapnya dengan penuh kebencian.
"Dituliskan disini bahwa kamu menampar ibuku 2 kali, jika dikali 3 maka itu masih kurang 2 kali lagi. " Gumam Zhou Beishang dengan raut wajah polos.
Plak ! Plak !
Tatapan Zhou Beishang berubah menjadi sangat dingin, seringaian jahat terbentuk di wajahnya. Zhou Beishang mendekati Chang Yi dan berbisik di telinga Chang Yi.
"Apa kau tahu bagaimana menyedihkan nya adikmu saat itu di penjara ? Dia berada di posisi yang sama dengan ibuku ! Ha ha ha, dia merangkak dan mencium sepatuku, memohon dan menangis !" Karang Zhou Beishang pada Chang Yi.
Bodohnya , Chang Yi percaya percaya saja dengan apa yang dikarang olehnya tentang Chang Yue Niang, ketika mendengar ini Chang Yi langsung menjadi sangat marah.
"Bahkan jika kami menjadi hantu ganas ! Kami akan menyeret mu bersama kami ! Kau, wanita jahat yang tercela ! Seharusnya aku membunuhmu bersama dengan jal*ng itu 21 tahun lalu , sialan !" Teriak Chang Yi dengan marah.
Mendengar ini Zhou Beishang tertawa sejenak lalu tangannya terulur dan mencekik Chang Yi dengan kuat.
"Siapa yang kau sebut dengan jal*ng, bajingan ? Apakah itu adikmu sendiri ? Chang Yue Niang ?" Tanya Zhou Beishang dengan geram.
"Ka.. kau ti.. tidak la... yak un... tuk menghina adik..ku !" Teriak Chang Yi dengan sekuat tenaga karena cekikan nya yang kuat.
Wajah Chang Yi berubah menjadi biru dan pada saat itu barulah Zhou Beishang melepaskan nya dan berdiri lalu berjalan dengan acuh tak acuh.
"Tidak seharusnya aku marah pada bajingan rendahan sepertimu. " Ucap Zhou Beishang pada Chang Yi yang terbatuk batuk .
__ADS_1
"Kau yang rendah ! Kau lebih rendah daripada hewan ! Membunuh tanpa memandang bulu ! Benar benar rendah dan tercela ! Aku akan menunggu mu di Neraka !" Teriak Chang Yi dan berusaha untuk menggigit lidahnya sendiri untuk mengakhiri kehidupannya.
Tapi, Chang Yi tidak bisa melakukan nya melainkan memuntahkan seteguk darah dengan se gumpalan benda putih.
Zhou Beishang yang berdiri membelakangi Chang Yi , berbalik dan tertawa ringan pada Chang Yi yang memuntahkan darah.
"Tanpa izin ku, bagaimana kau bisa meninggal dengan begitu mudah dan cepat ? Aku telah mengantisipasi ini sebelumnya. Kamu bukan tipe orang yang takut dengan kematian, kamu hanya takut untuk menanggung aib, maka biarkan aku menunjukkan seluruh aib mu bagi seluruh dunia !" Ucap Zhou Beishang dengan kekejaman.
Tamparan yang diberikan oleh Zhou Beishang bukannya tanpa alasan, tamparan itu sangat kuat dan berlangsung 6 kali, seharusnya sudah lebih dari cukup untuk mematahkan setiap gigi Chang Yi.
Dengan begitu, bahkan jika Chang Yi ingin, Chang Yi tidak bisa menggigit lidahnya sendiri, apa yang ada di darah itu adalah gumpalan gigi Chang Yi..
Chang Yi menatap nya dengan penuh kebencian sementara dia berdiri dengan angkuh dan menatap Chang Yi dengan tatapan merendahkan.
Hari telah sepenuhnya gelap dan bulan purnama telah sepenuhnya menunjukkan diri, Chang Yi yang sudah sekarat dan nyawanya telah di ujung tanduk masih menatapnya dengan penuh kebencian.
Zhou Beishang mengambil satu toples madu besar yang ada di dalam kediaman Chang Yi dan mengoleskan nya ditubuh Chang Yi dengan semangat.
Sesudahnya, Zhou Beishang hanya melihat segerombolan semut merah dan serangga lain yang mendekati Chang Yi.
"Selamat menikmati kematian mu, pada akhirnya besok kamu akan ditemukan oleh orang orang Kekaisaran apabila kamu masih hidup. " Ucap Zhou Beishang dengan acuh tak acuh dan berjalan pergi.
Bahkan jika Chang Yi masih bisa meloloskan diri, tidak ada gunanya lagi, Chang Yi tidak akan bisa melakukan apapun lagi.
Dengan kaki yang patah, tangan yang patah, tanpa gigi dan serangan dari semut dan serangga lain pastilah tidak akan menjadi serangan ringan.
Zhou Beishang tertawa kecil dan berjalan pergi lalu menghilang di tengah kegelapan.
Chang Yi terus menerus mengeluarkan sumpah serapah ketika semut semut mulai menggigit tubuh Chang Yi dengan ganas.
Jeritan kesakitan Chang Yi tidak dapat dibayangkan dan jika orang orang mendengarnya, tidak akan ada yang berani menolong pria itu.
Dengan tangisan kesakitan yang dapat menakuti hantu dan mengusir Dewa, siapa yang berani untuk mendekati ?
Siapa yang akan mengira bahwa orang itu di gigit oleh ribuan serangga dan bukan kerasukan ? Kerasukan adalah hal yang fatal disini dan tidak bisa dianggap sebagai hal yang remeh.
Zhou Beishang memasuki beberapa tempat dan berganti pakaian menjadi pakaian pria, dengan rambut yang di kuncir seperti ekor kuda.
Lalu, mengirim surat menggunakan merpati secara misterius, entah kepada siapa lalu duduk di salah satu kedai dan tampak menunggu seseorang di tengah malam.
Walaupun sudah tengah malam, kedai itu masih ramai karena lantai atas adalah rumah bordil sehingga orang keluar masuk tanpa henti.
"Tuan, tolong antarkan arak terbaik. " Ucap Zhou Beishang pada pemilik kedai.
"Tuan muda tenang saja, di kedai saya ini arak adalah yang terbaik !" Ucap pemilik kedai itu.
__ADS_1
"Kalau begitu, maka tolong ambilkan aku arak untuk dua orang. "Ucap Zhou Beishang dengan ramah.
"Silakan menunggu sebentar, Tuan muda. " Ucap Pemilik kedai itu dengan buru buru karena ramainya tamu yang datang.