Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
266. Sima Qing


__ADS_3

Note : Halo semuanya, tidak terasa kalau Legend Of Beishang telah berlangsung selama hampir 1 tahun, dua bulan lagi adalah ulang tahun Legend Of Beishang ke 1 tahun pertama. Tapi, diperkirakan bahwa sebelum 1 tahun, karya ini sudah tamat terlebih dahulu. Oleh karena itu, author ingin memberikan crazy up kepada semuanya, terutama pembaca setia author. Terima kasih, karya ini akan tamat pada akhir bulan, mohon berikan dukungan kalian untuk karya Legend Of Beishang.


...----------------...


Wajah Sima Qing menjadi pucat ketika mendengar kata kata dari Lin Beishang dan langsung berlutut di depan Lin Beishang tanpa memerdulikan martabatnya lagi.


Lin Beishang adalah penghasilan terbesar baginya dan merupakan sumber uang nya, siapa yang menyangka bahwa dia akan menyinggung Lin Beishang ?


Lin Beishang dan Sima Qing telah bekerja sama dalam bentuk percetakan, Lin Beishang memilih Sima Qing untuk melakukan kerja sama karena reputasi milik Sima Qing yang cukup baik.


Siapa yang menyangka bahwa Sima Qing akan begitu kotor dan mengambil keuntungan dari hal sekecil ini ?


Lin Beishang merasa bahwa dirinya telah jatuh ke dalam posisi yang salah dan merasa bahwa penglihatannya terlalu buruk dalam memilih rekan kerja.


Lin Beishang merasa sedikit kegelisahan dalam dirinya dan memutuskan kerja sama dengan Sima Qing tanpa keraguan.


"Nona Lin ! Tolong jangan hentikan kerja sama kita, kita telah bekerja sama dengan baik sebelumnya. Tidak mungkin untuk menemui orang yang bisa bekerja sama lebih baik dariku. " Ucap Sima Qing.


"Hmph ! Nona Lin, lebih baik untuk tidak mendengarkan dia. Dia adalah orang yang busuk dan tidak jujur, benar benar menghabiskan waktu. " Ucap Qin Yong.


Qin Yong sendiri tampak sangat kesal dengan Sima Qing, Lin Beishang menghela nafas lemah dan berjongkok untuk membantu Sima Qing berdiri.


"Paman Sima, kamu tidak boleh mengambil langkah ini. " Ucap Lin Beishang dengan sangat lembut.


Para wartawan yang merekam merekapun langsung memberikan tepuk tangan terhadap kebaikan Lin Beishang.


Sima Qing merasa bahwa masih ada harapan dan tidak menyangka bahwa hati dari Lin ke dua ini sangat lembut dan mudah tersentuh oleh sesuatu.

__ADS_1


Sima Qing tidak tahu bahwa hati Lin Beishang adalah hati yang paling sulit untuk ditebak, jika pasa menit ini dia masih tersenyum manis.


Maka dia akan bisa menangis di menit selanjutnya, Lin Beishang adalah orang yang ekstrem. Semua orang di dekatnya tahu kecuali Lin Yue, jadi mereka tidak terkejut dengan semua ini.


Tapi, Sima Qing tidak tahu bahwa keputusannya untuk berhenti memohon adalah kesalahan terbesar dalam kehidupannya.


"Aku tahu bahwa Nona Lin kedua tidak akan sekejam itu pada pria tua ini. Pria tua ini telah bekerja bersama dengan Nona Lin kedua dengan baik. " Ucap Sima Qing merasa lebih tenang.


Beberapa orang menghela nafas kesal dan pergi keluar lalu mengutuk Lin Beishang karena terlalu lembut dan masih muda jadi sangat naif dengan keadaan yang ada.


Sementara Bei Zhao sendiri tidak berniat untuk ikut campur, hanya duduk dan menonton kejadian yang terjadi.


Memangnya, apa yang diketahui oleh sekelompok orang bodoh ini tentang Beishang miliknya? Beishang tidak bodoh sama sekali apalagi naif.


Hanya saja, akting Lin Beishang terlalu meyakinkan dan membuat orang orang merasa bahwa hal ini adalah nyata.


Sima Qing tampak terkejut dan tidak percaya karena kata kata Lin Beishang, bgakan menjadi semakin terkejut ketika melihat seringaian Lin Beishang yang mematikan.


Penyakit jantung Sima Qing kambuh dan pria tua itu jatuh ke belakang dengan tergagap sambil memegangi jantungnya.


"Paman Sima ! Paman Sima ! Apa yang sedang kamu lakukan ?!" Tanya Lin Beishang dengan kepanikan yang palsu dan berlutut di samping Sima Qing.


Lin Beishang melirik ke belakang dan melihat seseorang sebelum akhirnya menyingkir sedikit sebelum akhirnya mendarat sebuah peluru di tubuh Sima Qing.


Sima Qing yang semula masih bisa diselamatkan oleh Beishang atau Bei Zhao menjadi menemui kematiannya sepenuhnya.


"Kejar dia ! Dia adalah seorang pembunuh !" Teriak Lin Beishang pada Chu Xing Yue yang sedang memegang pistol.

__ADS_1


Chu Xing Yue menatap Lin Beishang dengan geram sementara Lin Beishang memberikan senyum dingin. Lin Beishang tahu bahwa Chu Y berniat untuk menembaknya dari belakang.


Siapa yang menyangka bahwa dia menyadari ini terlebih dahulu dan menyingkir ke samping, sekarang yang menjadi korban adalah Sima Qing.


Tidak hanya itu, Lin Beishang harus berterima kasih kepada Chu Xing Yue alias Chu Yi, yang telah menutupi kejahatannya.


Pada saat ini, orang orang hanya terfokus pada tembakan yang dilayangkan oleh Chu Yi, sementara orang orang tidak akan peduli bagaiman Sima Qing sedang berbincang bincang dengannya lalu langsung jatuh tanpa daya.


Orang orang mengejar Chu Yi tapi terlambat dan Chu Yi telah kabur dari gedung itu, Lin Beishang dipeluk oleh Bei Zhao dan menunjukkan tanda tanda ketakutan.


Orang orang merasa kasihan pada penampilan Lin Beishang dan tidak tahu bahwa itu semua adalah palsu.


Pada saat ini, aparat keamanan telah datang dan mayat Sima Qing telah dibawa untuk diperiksa. Lin Beishang yang berada disana akan ikut menjadi saksi dengan 5 orang lainnya.


Saat ini, Lin Beishang duduk di atas mobil miliknya sementara Bei Zhao adalah orang yang mengendarai mobilnya.


Wajah ketakutan Lin Beishang sepenuhnya menghilang seolah olah tidak pernah ada.


" Bagaimana kamu bisa merasakan dari jarak sejauh itu ?" Tanya Bei Zhao.


"Entahlah ini karena kebiasaan ku di masa lalu, dulu aku memiliki ingatan yang buruk jadi aku harus bisa menghafal harum yang menurutku penting untuk di ingat. Kebetulan, harum tubuh Chu Yi sampai ke hidungku dan aku tidak bisa menemukan dirinya sampai akhir menoleh ke belakang. " Jawab Lin Beishang dengan helaan nafas.


"Bisa dikatakan bahwa indra penciuman ku tidak kalah dari anjing. " Lanjut Lin Beishang sambil bercanda.


Mendengar ini membuat hati Bei Zhao sakit, sulit untuk melupakan bahkan setelah puluhan tahun. Kenangan ketika dia masih menjadi Bei Wang dan meminta Lin Beishang untuk menghafal peraturan dirumah lalu menghukum Lin Beishang membuat hati Bei Zhao tersayat sayat.


Dulu, Bei Zhao merasa bahwa apapun yang dilakukan oleh Lin Beishang adalah kepalsuan dan meruapakan orang yang egois.

__ADS_1


Tapi, pada akhirnya Bei Zhao menyadari bahwa itu adalah salah satu bentuk atau cara yang dimiliki oleh Lin Beishang untuk melindungi dirinya sendiri.


__ADS_2