
Pagi hari Aksa sudah bangun lebih dulu dan segera masuk ke dalam kamar mandi,Setelah Aksa ke kamar mandi Jessica membuka mata nya dan melihat ke samping nya Aksa tidak ada ia mendengar suara air dari kamar mandi.
Jessica segera bangun dan mempersiap kan pakaian untuk Aksa,selesai ia duduk di sofa menunggu Aksa keluar dari kamar mandi.
"Huhh Aku sudah merindukan Sasa dan Dea jika mereka masih di sini aku tidak akan bosan di sini"keluh Jessica.
Ia menyenderkan tubuh nya ke sofa menatap langit-langit kamar milik nya dan Aksa,Aksa yang sudah keluar dari kamar mandi melihat Jessica yang seperti nya memikirkan sesuatu.
"Sedang memikirkan apa hmm"ucap Aksa mendekati Jessica.
"Aku hanya merindukan Sasa dan Dea"ucap Jessica menatap Aksa.
"Baru juga kemarin mereka pergi secepat itu kau merindukan mereka" ucap Aksa tertawa pelan.
"Sana pakai baju mu dulu nanti kau terlambat ke kantor" ucap Jessica melihat jam yang berada di dekat nya.
"Kau lupa jika suami mu ini pemilik nya jadi tidak masalah kapan pun aku mau datang" ucap Aksa.
"Ya ya kau kan bos nya"ucap Jessica.
__ADS_1
"Nah itu tau" ucap Aksa.
"Sombong banget sih"ucap Jessica dengan kesal.
"Sombong begini pun kau akan tetap mencintai nya"ucap Aksa.
"Benar sekali,sana pakai dulu baju mu aku sudah mempersiap kan nya di situ"ucap Jessica.
"Baik lah istri ku sayang"ucap Aksa melangkah kan kaki nya ke ruang ganti.
Jessica tertawa geli mendengar kan ucapan Aksa,ia pun masuk ke kamar mandi membersihkan tubuh nya.Aksa yang sudah selesai menunggu Jessica di sofa dengan laptop di pangkuan nya.
"Nanti lanjut kan lagi di kantor kita sarapan dulu" ucap Jessica berdiri di depan Aksa.
Aksa segera mematikan laptop nya dan menggandeng tangan Jessica keluar kamar menuju lantai bawah,mereka duduk di meja makan memakan sarapan nya dengan tenang.
Sementara di negara lain Dea dan Samuel baru sampai di rumah mereka di sambut pelayan yang menjaga rumah tersebut.
"Selamat datang tuan dan nona"ucap pelayan dengan ramah.
__ADS_1
"Terimakasih bi"ucap Dea tersenyum sementara Samuel hanya diam saja terus berjalan menuju kamar mereka berada.
"Ini rumah siapa"tanya Dea setelah mereka sampai di kamar.
"Rumah bos tapi karna kita sudah menikah dan aku juga bekerja di sini jadi ia memberikan nya pada kita sebagai hadiah pernikahan kita"ucap Samuel.
"Rumah sebesar ini dia memberikan nya pada kita"ucap Dea terkejut.
"Memang nya kenapa"tanya Samuel.
"Aku hanya heran saja berapa kaya dia dengan mudah nya ia memberikan rumah ini pada kita"ucap Dea.
"Aku juga tidak tau,tidak usah pikir kan"ucap Samuel.
Dea hanya mengangguk dan berjalan ke arah balkon kamar nya untuk melihat bagian rumah yang di berikan Aksa pada mereka berdua.
Samuel membaringkan tubuh nya di tempat tidur membiarkan Dea melihat-lihat isi rumah tersebut karna ia sudah tau tentang rumah yang di berikan Aksa pada mereka.
đđđđđđđ
__ADS_1
Jangan lupa vote,like dan komen nya kkđ