
Gazella telah mendaftar kan Willi di sekolah yang sama dengan nya dan hari ini ia akan mulai sekolah dengan identitas yang baru sebagai Zian Martin agar tidak ada yang tahu tentang diri nya.
Di ruang makan ketiga nya makan dengan tenang hingga suara Samuel memecahkan keheningan.
"Queen"panggil Samuel membuat Gazella mendongak.
"Kenapa kek"tanya Gazella.
"Nanti siang kakek akan ke rumah aunty Friska dan mungkin akan lama di sana"ucap Samuel membuat Gazella diam.
Bukan nya ia tidak ingin membiarkan Samuel pergi namun musuh masih belum juga di ketahui siapa dan berkeliaran di luar seperti ingin memburu mereka.
"Kakek yakin"tanya Gazella.
"Iya kakek merindukan aunty mu"ucap Samuel setidak nya ia masih bisa melihat Friska putri nya untuk mengobati rasa rindu nya pada Dea.
"Ya sudah kakek hati-hati"ucap Gazella tersenyum tipis.
"Jaga diri mu baik-baik di sini bersama kakek Aksa"ucap Samuel mengelus kepala Gazella.
"Iya kek"ucap Gazella.
"Queen sekolah dulu kek"pamit Gazella mencium pipi kedua nya.
Ia berangkat ke sekolah sekolah seperti biasa nya,tak terasa mobil yang membawa nya sampai sekolah ia turun dari dalam mobil dan melihat Zian sudah berada di depan gerbang menunggu nya.
"Nona"panggil Zian tersenyum tipis.
"Jangan panggil nona panggil saja Gazella"ucap Gazella datar.
"Tapi nona itu tidak sopan"ucap Zian.
"Panggil saja nama ku"ucap Gazella tidak mau di bantah.
"Ikut aku"ucap Gazella berjalan di depan di ikuti Zian dari belakang nya.
Hingga kedua nya sampai di ruang kepala sekolah.
"masuk saja ke dalam kepala sekolah akan mengantar kan di mana kelas mu"ucap Gazella berjalan menuju kelas nya.
Willi memang lebih tua dua tahun dari nya jadi tidak mungkin mereka akan satu kelas,jadi Willi saat ini sudah kelas tiga SMP sedangkan ia baru kelas satu,namun ia memiliki pikiran dewasa di usia nya masih muda karna keadaan dan situasi yang mengharus kan nya menjadi seperti itu.
Jam pelajaran di mulai seorang guru masuk ke dalam dan memulai pelajaran yang di bawakan nya hingga selesai.
"Mohon perhatian nya sebentar"ucap guru tersebut membuat yang lain tenang dan mendengar kan nya baik-baik.
__ADS_1
"Dua hari lagi anak kelas satu semua nya akan berkemah di hutan jadi persiap kan diri kalian,semua nya harus ikut dalam acara ini untuk saling mengenal dan belajar bersama"ucap guru tersebut di sambut sorakan senang semua nya kecuali Gazella.
"Baik buk"ucap mereka serempak.
Guru tersebut mengangguk dan segera meninggal kan kelas tersebut setelah selesai mengucapkan pengumuman di kelas tersebut.
Pulang sekolah Gazella berjalan santai menuju mobil yang sudah menunggu nya,namun sebelum masuk ke dalam teriakan Zian membuat nya menoleh.
"Gazellaaaa"teriak Zian.
"Kenapa"tanya Gazella datar.
"Aku dengar anak kelas satu akan pergi berkemah dua hari lagi"tanya Zian di angguki Gazella.
"Kau akan ikut"tanya Zian.
"Ya"ucap Gazella.
"Sana pulang dan ingat untuk terus berlatih"ucap Gazella masuk ke dalam mobil.
Mobil yang ia masuki akhir nya meninggalkan sekolah begitu pun dengan Zian yang sudah di jemput anak buah Gazella.
"Kakekk"panggil Gazella berlari melihat Aksa duduk di ruang tamu.
"Jangan lari Queen"ucap Aksa kesal.
"Iya dia sudah pergi dua jam yang lalu"ucap Aksa mengelus kepala Gazella.
"Kek dua hari lagi sekolah kami akan mengadakan kemah di tengah hutan"ucap Gazella.
"Kakek akan mempersiap kan semua keperluan yang kau butuh kan"ucap Aksa membuat Gazella tersenyum lebar.
"Tapi ingat jaga diri baik-baik di sana"ucap Aksa lagi.
"Kakek tenang saja cucu kakek ini ahli nya beladiri"ucap Gazella dengan sombong membuat Aksa terkekeh.
"Sana ganti baju mu dulu kakek akan mengajak mu jalan-jalan"ucap Aksa.
"Ok kakek tunggu"ucap Gazella berlari ke kamar nya untuk mengganti baju.
Tak lama Gazella keluar dari kamar nya menghampiri Aksa yang masih di ruang tamu.
"Ck tidak bisa kah kau terlihat seperti perempuan sedikit"ucap Aksa menatap Gazella.
"Ayolah kek kakek sudah biasa melihat ku seperti ini"ucap Gazella mutar bola mata nya malas.
__ADS_1
"Ayo pergi"ucap Aksa menggandeng tangan Gazella berdebat dengan Gazella tidak akan ada guna nya.
Kedua nya masuk ke dalam mobil,Aksa melajukan mobil nya untuk ke restoran lebih dulu makan siang bersama karna kedua nya belum makan siang.
"Wah kakek saja Queen sudah lama tidak makan di sini"ucap Gazella menaik turun kan alis nya.
"Kakek tahu maka nya kakek membawa mu ke sini"ucap Aksa keluar dari dalam mobil karna mereka telah sampai di restoran kesukaan Gazella.
Gazella juga ikut turun dan masuk ke dalam,kedua nya duduk di kursi dan memesan makanan kesukaan mereka terutama Gazella yang memesan banyak makanan membuat Aksa geleng kepala.
"Kalau soal makanan kau selalu semangat"cibir Aksa membuat Gazella tertawa.
"Kek semua orang juga akan seperti itu kalau sudah menyangkut makanan"ucap Gazella.
"Tapi kau melebihi seperti tidak makan setahun"ucap Aksa.
"Kakek tau saja"ucap Gazella cengengesan.
"Awas saja nanti kalau kau tidak menghabis kan nya"ucap Aksa.
"Kakek tenang saja semua nya akan habis takut nya nanti Queen akan nambah"ucap Gazella membuat mata Aksa melotot sedang kan Gazella terkekeh sendiri.
"Astaga kau ini cucu siapa sih"ucap Aksa.
"Tentu saja cucu kakek ku yang ganteng di depan ku"ucap Gazella.
"Oh iya kek apa Queen boleh bertanya sesuatu"tanya Gazella.
"Tanyakan saja"ucap Aksa.
"Apa kakek dulu seorang mafia"tanya Gazella membuat Aksa terkejut.
"Kenapa kau bertanya seperti itu"tanya Aksa.
"Queen hanya penasaran saja kek"ucap Gazella.
"Apa yang akan kau lakukan jika kakek benar seorang mafia"ucap Aksa.
"Tentu saja aku senang berarti kakek ku orang yang hebat tapi aku akan menjadi lebih hebat lagi dari kakek"ucap Gazella.
"Kau memang cucu ku paling aneh dan ajaib"ucap Aksa,ia kira Gazella akan marah dan kecewa pada nya namun ternyata itu di luar dugaan nya sendiri.
"Kakek mengatai ku"ucap Gazella kesal.
"Jika kau merasa"ucap Aksa santai.
__ADS_1
"Kek apa kakek dulu nya mempunyai musuh"tanya Gazella dengan raut wajah serius membuat Aksa juga serius,ia akan mengatakan tentang jadi diri nya sebenar nya agar Gazella juga bisa hati-hati karna musuh masih berkeliaran terutama Gazella ada bersama nya.