MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 303


__ADS_3

Sore hari nya kedua nya segera keluar dari ruangan Erland untuk kembali ke rumah,Erland memeluk pinggan Jasmine dengan posesif menyita perhatian dari karyawan nya yang juga ingin pulang.


Bisik-bisik karyawan melihat bagaimana CEO mereka memeluk erat seorang wanita cantik membuat para wanita iri melihat keromantisan kedua nya.


"Lepas kan lihat lah para karyawan mu melihat kita"ucap Jasmine berusaha melepaskan pelukan Erland.


"Biar kan saja"ucap Erland semakin mengerat kan pelukan nya membuat Jasmine mengendus kesal.


Sampai di luar Erland membuka pintu mobil nya untuk Jasmine mempersilah kan Jasmine masuk,setelah Jasmine duduk nyaman Erland pun mengitari mobil nya dan ikut masuk ke dalam,ia melajukan mobil nya menuju rumah mereka.


"Sayang kau kenapa"tanya Erland pada Jasmine yang diam saja.


"Tidak ada"ucap Jasmine singkat.


Tak ingin berdebat dengan istri nya yang pasti masih kesal pada nya Erland memilih diam dan fokus menyetir sesekali melirik Jasmine yang menatap ke luar jendela.


Erland melajukan mobil nya berlawan arah menuju rumah mereka membuat Jasmine menoleh.


"Kita mau kemana"tanya Jasmine.

__ADS_1


"Nanti kau akan tahu"ucap Erland fokus mengemudi.


Setengah jam perjalan kedua nya sampai di pantai membuat mata Jasmine berbinar,ia segera keluar dari dalam mobil berjalan menuju ke pantai sedangkan Erland yang di tinggal menggelang kan kepala nya,ia pun segera keluar dari mobil menyusul Jasmine yang sudah membuka sepatu nya.


Erland pun mendekati Jasmine mengaitkan tangan nya di sela-sela jari Jasmine,menggenggam nya erat sambil tersenyum manis pada istri cantik nya.


Kedua nya berjalan menyusuri pantai sambil menggenggam tangan satu sama lain sesekali bercanda ria membuat kedua nya tertawa.


"Sudah mulai gelap kita pulang"ucap Jasmine menoleh pada Erland.


"Ayo"ucap Erland mengiyakan ucapan Jasmine.


"Bisa kau kah besok pagi kau menemani ku mengantar Kania ke bandara"tanya Jasmine.


"Apa pun untuk istri ku"ucap Erland tersenyum.


"Berarti mulai besok kau harus ikut dengan ku ke perusahaan"ucap Erland membuat Jasmine mengangguk dari pada tinggal di rumah sendirian pikir nya.


Sampai di rumah kedua nya masuk ke dalam menuju kamar mereka di lantai atas,Jasmine lebih dulu masuk ke dalam kamar mandi membersihkan tubuh nya,selesai ia keluar sudah menggunakan pakai an lengkap dan melihat Erland berbaring di atas ranjang mereka.

__ADS_1


"Sana mandi aku sudah menyiap kan air untuk mu"ucap Jasmine mengambil pengering rambut dari laci meja rias nya.


"Sini aku bantu"ucap Erland berdiri dan mengambil alat tersebut dari tangan Jasmine.


"Memang nya kau bisa"tanya Jasmine melihat Erland dari pantulan kaca rias nya.


"Tentu saja suami mu ini serba bisa sayang"ucap Erland dengan bangga,ia mulai mengering kan rambut Jasmine dengan hati-hati membuat Jasmine tersenyum melihat wajah Erland yang terlihat serius sekali.


"Selesai"ucap Erland dengan heboh membuat Jasmine tertawa.


"Terimakasih"ucap Jasmine mencium pipi Erland.


"Kau mencium ku sayang"ucap Erland memegang pipi nya yang di cium oleh Jasmine.


"Tidak tuh"ucap Jasmine menyimpan kembali alat pengering rambut nya ke dalam laci.


"Masa sih"tanya Erland seakan sadar atau tidak Jasmine berinisiatif sendiri mencium nya.


Jasmine menghampiri Erland yang masih diam memegang pipi nya,ingin rasa nya Jasmine tertawa namun ia tahan.

__ADS_1


__ADS_2