
Setelah menyelesaikan masakan nya Aksa menyajikan nya ke sebuah piring dan menyodorkan nya ke depan Erland yang sudah tidak sabar lagi dan di sambut senang hati oleh Erland.
"Bagaimana rasa nya"tanya mereka bertiga penasaran saat Erland memakan nya.
"Sangat enak"ucap Erland dengan wajah bahagia kembali memakan nya.
"Seenak itu kah"tanya Jasmine melihat ke arah Erland.
"Coba saja"ucap Erland di angguki Jasmine karna penasaran dengan rasa nya. Erland pun menyuapi Jasmine hingga makanan tersebut masuk ke dalam mulut Jasmine. Saat makanan tersebut masuk ke dalam mulut nya mata nya melotot sempurna dan berlari ke kamar mandi untuk memuntah kan nya.
"Jasmine kenapa"tanya Jessica pada Aksa.
"Aku tidak tahu"ucap Aksa.
"Enak apa nya jangan makan lagi itu sangat asin"ucap Jasmine menarik piring Erland.
"Aku suka makanan nya enak"ucap Erland kembali merebut nya.
"Nanti kau sakit perut"ucap Jasmine tidak di hiraukan Erland dan terus memakan nya.
"Daddy kenapa memasuk kan banyak garam di sana makanan nya sangat asin"ucap Jasmine protes ke Aksa.
"Mana daddy tahu sudah daddy katakan dari tadi kalau daddy sudah lama tidak memasak jadi lupa takaran nya"ucap Aksa.
"Biarkan saja dia tidak akan kenapa-napa kalian tidak lihat dia sangat menikmati makanan nya"ucap Jessica memperhatikan Erland yang sedang makan.
"Semoga ini yang terakhir"guman Jasmine meringis melihat Erland yang masih makan makanan asin tersebut.
"Galaksi masih sakit"tanya Aksa.
"Demam nya sudah turun dad,,aku sudah memberikan nya obat sekarang ia tidur di kamar"ucap Jasmine.
"Angkasa dan Bintang belum pulang"tanya Aksa lagi.
"Belum dad sebentar lagi juga pulang"ucap Jasmine di angguki Aksa.
"Bagaimana perkembangan trauma yang di alami Bintang"tanya Jessica.
"Sejauh ini sudah lebih baik mom tapi kata dokter itu tidak menjamin sembuh total bisa jadi jika kejadian itu terulang kembali di depan mata nya akan kambuh kembali"ucap Jasmine.
"Daddy akan mengajarkan mereka bela diri untuk berjaga-jaga"ucap Aksa.
__ADS_1
"Jasmine setuju saja dad tapi jangan terlalu keras"ucap Jasmine di angguki Aksa.
"Aku sudah menempat kan pengawal untuk mereka dari jauh agar ada yang menjaga mereka saat di luar"ucap Erland.
"Tidak selama nya mereka akan selalu bisa mengawasi dan menjaga ketiga nya lebih baik di bekali ilmu bela diri saat situasi tidak memungkin kan terjadi mereka bisa menjaga diri mereka sendiri tanpa harus menunggu pengawal mereka"ucap Aksa.
"Terserah daddy saja"ucap Erland.
"Minggu depan daddy akan mulai melatih mereka"ucap Aksa.
"Nanti akan Jasmine beritahu mereka dulu dad"ucap Jasmine di angguki Aksa.
"Semoga mereka seperti mu mudah belajar dan serius tidak seperti Arka dulu"ucap Aksa membuat Jasmine terkekeh.
"Tapi aku bersyukur sifat dingin kalian tidak ada yang menurun ke mereka bertiga"ucap Jessica.
"Mommy benar kelihatan nya mereka biasa saja tidak ada sifat dingin yang menurun ke mereka,,hanya saja kadang-kadang Bintang bersifat datar namun akan kembali seperti semula"ucap Jasmine.
"Bagaimana pun sifat mereka tidak menjadi masalah inti nya mereka sehat dan baik-baik saja itu sudah lebih dari cukup"ucap Erland di angguki ketiga nya.
"Masakan daddy sangat lezat"ucap Erland mengacungkan kedua jempol nya.
"Enak apa nya itu asin sekali"ucap Jasmine.
"Terserah kau saja"ucap Jasmine malas berdebat dengan Erland yang sekarang lebih cerewet dan banyak bicara serta tidak mau kalah.
Sore hari nya Aksa dan Jessica pun pulang ke rumah mereka setelah bermain sebentar bersama ketiga cucu mereka.
"Bagaimana sekolah kalian"tanya Jasmine pada ketiga anak nya sedang duduk di sofa kamar nya dan Erland.
"Lancar mom"ucap ketiga nya.
"Bintang tidak ingin satu sekolah bersama Angkasa dan Galaksi nak"tanya Jasmine.
"Tidak mom,,Bintang suka sekolah yang sekarang"ucap Bintang.
"Lagian kenapa kau harus sekolah di sekolah lain padahal mommy memiliki sekolah yang lebih bagus"ucap Galaksi karna memang Bintang sekolah di sekolah biasa namun pelajaran nya hampir sama dengan sekolah elit milik Jasmine hanya saja fasilitas dan keamanan serta pelajaran nya lebih banyak karna ada pelajaran khusus di sana juga.
"Aku malas saja"ucap Bintang.
"Sekolah di mana pun sama saja,,jika kau sekolah di tempat biasa tapi serius belajar maka sama saja seperti sekolah elit dari pada sekolah di sekolah elit namun tidak serius dalam belajar apa guna nya"ucap Jasmine.
__ADS_1
"Oh iya besok kan libur"ucap Jasmine menatap ketiga putra nya.
"Iya mom besok minggu"ucap Angkasa.
"Apa kalian ingin belajar bela diri"tanya Jasmine.
"Iya mom"ucap Angkasa dan Galaksi bersamaan.
"Bintang"tanya Jasmine karna Bintang tidak menjawab sama sekali.
"Iya mom"ucap Bintang dengan wajah sedikit pucat.
"Jangan takut,,belajar bela diri akan sangat berguna untuk kalian nanti nya selain untuk menjaga diri juga bisa melindungi orang yang butuh bantuan"ucap Jasmine mengelus kepala Bintang lembut.
"Besok mommy akan mengantar kalian ke tempat kakek Aksa untuk belajar"ucap Jasmine di angguki ketiga nya.
"Kalian tahu dulu mommy juga belajar bela diri malahan mommy belajar saat usia mommy lima tahun"ucap Jasmine.
"Benarkah mom"ucap Angkasa.
"Iya,,dulu mommy yang meminta pada kakek agar mengajari mommy bela diri"ucap Jasmine.
"Wahhh mommy hebat"ucap Galaksi mengacung kan kedua jempol nya.
"Maka nya kalian juga harus belajar masa kalian kalah sama mommy"ucap Jasmine.
"Iya mom kami akan belajar,,kalau kami sudah bisa kami yang akan menjaga mommy dan adik dari orang jahat"ucap Angkasa.
"Daddy tidak di jaga"ucap Erland ikut duduk di samping Jasmine.
"Daddy kan laki-laki bisa jaga diri sendiri"ucap Galaksi.
"Kalau daddy tidak bisa kita sama-sama belajar sama kakek besok"ucap Angkasa membuat Erland tertawa pelan.
Kalian tidak tahu saja siapa daddy kalian ini,batin Erland.
"Baiklah besok kita akan belajar daddy ingin lihat siapa yang akan belajar dengan baik besok agar menjadi kuat"ucap Erland.
"Tentu saja kami"ucap Angkasa cepat.
"Bintang kenapa nak"tanya Erland mengelus kepala Bintang yang masih diam.
__ADS_1
"Jangan takut ada daddy yang menjaga kalian tapi benar kata mommy kalian juga harus belajar bela diri suatu saat kalian akan membutuhkan nya"ucap Erland menenangkan putra nya yang terlihat masih trauma,maka dari itu ia memberikan penjagaan ketat untuk Bintang agar menghindari kejadian dulu tidak akan terulang lagi.