MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 215


__ADS_3

Sama hal nya di kediaman Jasmine dan Arka saat mereka menuju meja makan sudah lebih dulu melihat Erland yang tersenyum manis pada Jasmine sedang duduk di ruang tamu sambil memegang ponsel nya.


"Pagi Jas" ucap Erland.


"Pagi" ucap Jasmine cuek melangkah ke ruang makan.


"Udah sarapan Land" tanya Arka.


"Sudah" jawab Erland dingin, Arka pun mengangguk dan melanjut kan langkah nya ke meja makan.


Mereka pun memakan sarapan nya sebelum melakukan aktivitas masing-masing,selesai Jasmine dan Arka berpamitan untuk ke sekolan kepada Aksa san Jessica.


"Sudah selesai ayo berangkat"ucap Erland langsung menggandeng tangan Jasmine keluar rumah.


"Apaan sih aku bawa motor sendiri saja lagian aku kemaren aku sudah bilang tidak usah menjemput ku" ucap Jasmine melepaskan tangan nya dari Erland.


"Kau harus pergi bersama ku tidak usah pakai motor lagi aku kan sudah bilang akan mengantar jemput mu ke sekolah mulai kemaren sampai seterus nya sampai kau tammat" ucap Erland dengan panjang lebar sampai Jasmine melongo di buat nya.

__ADS_1


"Wauuu aku baru mendengar kau bicara sepanjang ini" ucap Jasmine.


"Itu hanya dengan mu, sudah ayo naik nanti kita bisa terlambat" ucap Erland.


"Hmm" ucap Jasmine segera naik ke motor Erland setelah memasang helm nya,Erland pun segera melajukan motor nya untuk mengantar Jasmine ke sekolah.


Siang hari nya di kantor Aksa saat ini ketiga pria tampan yang sudah berumur tersebut duduk di sofa ruangan Aksa. Vino telah menceritakan kepada kedua nya tentang permasalahan yang terjadi pada putri nya tersebut.


"Jadi bagaimana menurut kalian aku tidak mau mereka sampai menyakiti satu sama lain" ucap Vino.


"Kita tidak usah ikut campur dengan masalah mereka pasti mereka bisa menyelesaikan nya sendiri dan biar kan mereka memilih pasangan nya sendiri" ucap Samuel.


"Tak terasa waktu begitu cepat berlalu anak-anak sudah tumbuh dewasa padahal kita baru merasa masih kemaren menggendong nya" ucap Samuel lagi.


"Huhhh walaupun mereka dewasa tetap masih menjadi anak kecil di mata ku" ucap Aksa tersenyum.


"Oh iya seperti nya Erland sedikit berubah semenjak ia selalu menemui Jasmine"ucap Arka.

__ADS_1


"Berubah bagaimana" tanya Vino.


"Kelihatan nya dia sudah mulai banyak bicara" ucap Samuel.


"Bagus lah agar dia tidak sedingin itu kau tau jika berdekatan dengan nya pasti orang akan merasa beku karna sifat dingin nya itu" ucap Vino.


"Dan seperti nya dia menyukai Jasmine namun Jasmine menganggap nya hanya sebagai bocah ingusan"tambah Aksa.


"Hahaha jika ia benar-benar mencintai Jasmine apa kau akan merestui nya" tanya Samuel.


"Seperti yang kau katakan tadi kita tidak usah ikut campur masalah mereka,kalau Jasmine bahagia kenapa tidak kebahagiaan mereka adalah hal yang utama untuk ku"ucap Aksa.


"Walaupun usia mereka berjarak cukup jauh" tanya Vino.


"Jika Erland mampu meluluh kan hati putri ku dan mereka saling mencintai apa salah nya cinta juga tidak memandang usia"ucap Aksa.


"Namun seperti nya Erland harus bekerja lebih keras untuk mendapat kan nya apa lagi mereka akan segera lulus sekolah dan Jasmine ingin melanjutkan pendidikan nya di luar negeri" ucap Aksa lagi.

__ADS_1


"Kau mengizinkan nya" tanya Vino karna ia tahu bagaimana Aksa kepada Jasmine walupun Jasmine bisa menjaga diri nya sendiri.


"Huhh terpaksa aku menyutujui nya dia merengek terus ingin kuliah di sana membuat ku tidak tega jika menolak ke inginan nya" ucap Aksa membuat Vino dan Samuel mengerti karna jika sudah begitu mereka juga melakukan hal yang sama pada anak-anak mereka.


__ADS_2