
Erland sampai di sebuah rumah rumah besar dengan pagar menjulang tinggi,halaman yang cukup luas dengan pepohonan yang berjejer rapi membuat rumah tersebut terasa sejuk bila di lihat. Ia memarkir kan mobil nya dan masuk ke dalam di mana dua anak buah nya menunggu.
"Selamat datang tuan"ucap kedua nya kompak.
"Apa kalian sudah menemukan perusahaan yang pas untuk ku"ucap Erland duduk di sofa.
"Saat ini masih sedang di cari tuan"ucap salah dari mereka.
"Aku memberikan kalian waktu selama tiga hari untuk mencari nya"ucap Erland.
"Baik tuan"ucap kedua nya.
"Bagaimana dengan markas"tanya Erland.
"Kami sudah menemukan nya tuan saat ini yang lain nya sedang menyimpan senjata di ruang rahasia yang baru saja siap"ucap salah satu mereka.
"Bagus aku suka kerja kalian"ucap Erland dengan puas karna anak buah nya selalu bertindak cepat.
"Terimakasih tuan"ucap kedua nya senang mendapat pujian dari Erland.
"Pasang kan CCTV di setiap sudut kota ini dan sambungkan di markas"ucap Erland.
"Baik tuan"ucap mereka kompak.
__ADS_1
"Suruh beberapa orang berjaga di rumah ini dan carikan lima orang pelayan di sini"suruh Erland membuat kedua nya mengangguk.
"Ada lagi tuan"ucap salah satu dari mereka.
"Tidak"ucap Erland.
"Kalau begitu kami permisi tuan"ucap kedua nya membuat Erland mengangguk.
Setelah kedua nya pergi Erland berjalan menuju lantai dua di mana letak kamar yang akan ia tempati.Sementara di kampus Jasmine dan Kania duduk di taman karna masih ada satu mata kuliah lagi jadi mereka memilih menunggu di taman karna jika pulang waktu nya terlalu singkat.
"Jas kau pacaran dengan anak sekolah"tanya Kania.
"Begitu lah"ucap Jasmine singkat.
"Tapi kelihatan nya dia sangat dewasa tidak sesuai dengan usia nya"ucap Kania.
"Kau sangat beruntung mempunyai kekasih seperti nya"ucap Kania.
"Aku juga merasakan nya kalau aku begitu beruntung menjadi kekasih nya"ucap Jasmine.
Saat kedua nya masih bercerita Airen datang menghampiri mereka berdua.
"Hayy"sapa Airen dengan ramah.
__ADS_1
"Iya pak"ucap kedua nya kompak.
"Kalian tidak ada kelas"ucap Airen duduk di depan kedua nya.
"Sebentar lagi ada pak"ucap Kania.
"Begitu ya"ucap Airen.
"Memang kenapa pak"tanya Kania.
"Aku hanya ingin mengajak kalian untuk makan siang karna kalian ada kelas jadi tidak jadi"ucap Airen membuat kedua nya bernafas lega.
"Bagaimana kalau nanti malam kita makan bersama"ucap Airen lagi membuat tubuh Kania gemetar.
"Maaf pak seperti nya kami tidak bisa karna kami harus menyelesaikan tugas untuk besok"ucap Jasmine mencoba tetap santai sambil menggenggam tangan Kania yang sudah dingin.
"Begitu yah lain kali saja"ucap Airen.
"Iya pak"ucap Jasmine tersenyum paksa.
"Kania kenapa"tanya Airen menatap Kania heran.
"Dia hanya deman saja pak"ucap Jasmine beralasan.
__ADS_1
"Tadi dia baik-baik saja kenapa tiba-tiba demam"ucap Airen lagi.
Saat akan menjawab ponsel Airen berbunyi,ia pun segera berjalan sedikit menjauh dari Jasmine dan Kania,sedangkan Jasmine dan Kania masih diam saja setelah Airen pergi lima belas menit kemudian Airen kembali ke arah kedua nya namun dengan raut wajah yang berbeda tidak seperti tadi.