MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
Bab 152


__ADS_3

Setelah selesai Jessica menghampiri Aksa yang sedang memperhatikan baby Twins dengan serius.


"Sayang kenapa memperhatikan mereka berdua begitu serius"tanya Jessica.


"Apa kau tau mereka berdua seperti nya memiliki sifat yang berbeda"ucap Aksa membuat Jessica tersenyum.


"Aku sudah tau tapi tidak masalah asal mereka sehat dan bahagia aku tidak mempermasalah kan nya,kita kan bisa memberikan kasih sayang yang lebih untuk mereka siapa tau baby Jasmine akan hangat dan ceria seberti baby Arka"ucap Jessica.


"Benar juga sayang"ucap Aksa mengangguk.


"Ayo kita sarapan baru ke perusahaan"ucap Jessica menggendong baby Jasmine.


"Baik lah"ucap Aksa menggendong baby Arka.


Mereke berjalan bersama menuju lantai bawah,selema Aksa menggendong baby Arka turun ke bawah selema itu baby Arka mengoceh tak jelas membuat Aksa tertawa pelan melihat tingkah lucu putra nya,sedangkan Jessica malah mengajak baby Jasmine berbicara dan bercanda.

__ADS_1


"Bi tolong ambil tas milik baby twins di kamar dan taruh di mobil"ucap Jessica pada bibi Er.


"Baik nona"ucap bibi Er segera melakukan perintah Jessica.


Aksa dan Jessica duduk di meja makan sedangkan baby twins dikereta bayi nya,Jessica lebih dulu menyuapi anak-anak nya bergantian dan Aksa makan sambil menyuapi Jessica yang di samping nya.


"Apa semua sudah lengkap"tanya Aksa.


"Sudah"ucap Jessica mengingat nya.


"Ayo berangkat"ucap Aksa yang menggendong baby Jasmine.


Sampai di perusahaan mereka turun dari mobil dan masuk ke dalam perusahaan menuju ruangan Aksa,di sepenjang jalan banyak karyawan yang melihat keluarga kecil tersebut menunduk kan kepala nya menatap bayi mungil twins yang menggemaskan serta tampan dan cantik.


"Seperti nya aku harus membuat ruangan khusus untuk mereka bermain di sini"ucap Aksa setelah sampai di ruangan nya.

__ADS_1


"Untuk apa"tanya Jessica heran.


"Agar tiap hari kalian ikut bersama ku ke sini jadi baby twins tidak akan bosan jika bermain"ucap Aksa duduk di sofa.


"Apa tiap hari"ucap Jessica terkejut.


"Tentu saja"ucap Aksa santai.


"Terserah kau saja,sana selesaikan dulu pekerjaan mu"ucap Jessica.


"Sebentar lagi sayang"ucap Aksa.


Jessica menghembuskan napas nya kasar dan membawa baby Jasmine ke kamar pribadi Aksa yang sudah tidur di gendongan nya sementara baby Arka masih bermain dengan Aksa.


Aksa membawa baby Arka ke gendongan nya dan duduk di kursi kebesaran nya untuk melihat berkas yang di meja nya,baby Arka menatap Aksa yang sedang bekerja dengan serius.

__ADS_1


"Kenapa menatap daddy seperti itu jika kau sudah besar nanti maka kau yang akan menggantikan daddy di sini bersama baby Jasmine"ucap Aksa mencium kening Arka membuat baby Arka mengoceh dan bertepuk tangan,Aksa terkekeh melihat baby mungil di gendongan nya.


Seperti nya saat mereka berusia lima tahun aku harus mengajari mereka beladiri untuk bisa menjaga diri mereka,apa lagi banyak musuh di luar sana yang tidak di ketahui terutama baby Jasmine aku yakin dia menuruni semua sifat dan sikap ku,mungkin dia cocok menjadi pemimpin mafia ku suatu saat nanti jika di lihat dari sifat nya,batin Aksa.


__ADS_2