
Sementara Erland yang memang mendengar semua yang di ucapkan Jasmine meneteskan air mata nya,ia berusaha sekuat tenaga untuk membuka mata nya dan akhir nya terbuka.Orang pertama kali ia lihat wanita yang sangat ia cintai tertidur di bahunya.
"Aku juga sangat merindukan mu"ucap Erland pelan mencium kepala Jasmine.
Ia mencoba untuk duduk dan melepaskan alat-alat yang berada di tubuh nya,Sementara Jasmine yang merasa ada pergerakan membuka mata nya dan mengangkat kepala nya.
"Kau"ucap Jasmine terkejut sekaligus bahagia Erland membuka mata nya.
Dengan cepat Jasmine berhambur memeluk Erland dengan erat.
"Kau membuat ku hawatir,jangan pergi kemana pun lagi meninggalkan ku kau tau aku seperti orang gila mencari mu dan menunggu mu selama ini jika saja tidak ada anak-anak aku tidak tahu bagaimana hidup ku lagi"ucap Jasmine menangis menumpahkan semua yang ia tahan selama ini.
"Maafkan aku membuat mu menangis dan menunggu"ucap Erland membalas pelukan Jasmine meski kondisi nya masih sedikit lemah.
"Aku akan memanggil dokter dulu"ucap Jasmine yang ingin melepaskan pelukan nya namun tidak bisa karna Erland memeluk nya erat.
"Tidak usah ini sudah tengah malam,sekarang aku ingin memeluk mu dulu"ucap Erland.
__ADS_1
"Istirahat lah kau baru saja sadar"ucap Jasmine yang masih berada di pelukan Erland.
"Aku lelah berbaring terus rasa nya tubuh ku sangat kaku"ucap Erland.
"Berapa lama aku tidak sadar"tanya Erland karna merasa tubuh nya kaku semua.
"Tiga tahun"ucap Jasmine singkat mampu membuat Erland terkejut.
"Selama itu kah"tanya Erland tidak percaya.
"Apa anak-anak kita tadi yang bercerita dengan ku"tanya Erland menggenggam tangan Jasmine.
"Iya mereka sudah besar sekarang dan mirip dengan mu"ucap Jasmine.
"Kau pasti kesulitan merawat mereka bertiga,maaf tidak bisa ada di samping mu saat kau melahirkan anak-anak dan merawat mereka"ucap Erland dengan tatapan penyesalan.
"Semua sudah terjadi sekarang bagi ku kau bersama ku dan anak-anak sudah lebih dari cukup"ucap Jasmine tersenyum.
__ADS_1
Erland menarik tangan Jasmine pelan dan memeluk nya kembali,ia sangat bersyukur mempunyai istri seperti Jasmine.
"Aku sangat mencintai mu"ucap Erland pelan.
"Aku juga mencintai mu"ucap Jasmine membalas pelukan Erland.
"Tidur lah kau terlihat sangat lelah"ucap Erland melepakan pelukan nya dan memperhatikan wajah Jasmine yang masih terlihat muda seakan belum menikah.
"Kau juga tubuh mu masih harus istirahat"ucap Jasmine di angguki Erland agar Jasmine tidur.
"Sini naik"ucap Erland menggeser tubuh nya agar Jasmine tidur di samping nya.
Jasmine mengangguk dan ikut naik ke tempat tidur Erland yang memang muat untuk dua orang,Ia memeluk Erland erat begitu pun dengan Erland hingga Jasmine tertidur namun tidak dengan Erlan yang sama mata nya sama sekali tidak bisa terpejam.
"Aku akan menebus semua waktu yang telah aku lewat kan bersama kalian"ucap Erland mengelus pipi Jasmine yang sedikit kurus.
Ia hanya menikmati wajah Jasmine yang terlelap di pelukan nya,apalagi setelah ia tahu jika ia koma selama tiga tahun lama nya membuat wanita yang di pelukan nya menunggu dirinya serta anak-anak nya.
__ADS_1