MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 337


__ADS_3

Waktu begitu cepat berlalu sesuai dengan janji Erland yang akan mengadakan pesta untuk untuk pasangan tersebut,Sekarang mereka tengah bersiap di dalam rumah karna pesta tersebut berlangsung di rumah mengingat Jasmine sedang hamil,mereka tidak ingin mengambil resiko jika mengadakan nya di sebuah gedung karna bisa saja akan terjadi sesuatu yang tidak di inginkan mengingat Erland pengusaha pendatang baru yang perusahaan nya berkembang pesat yang pasti akan ada saingan bisnis nya yang tak senang dengan pencapaian Erland maka mereka mengadakan nya di rumah Erland yang memang memiliki halaman cukup luas.


"Belum selesai juga"tanya Erland masuk ke dalam kamar mereka karna sedari tadi Jasmine belum keluar dari dalam kamar.


"Tidak ada gaun yang cocok untuk ku pakai"keluh Jasmine.


"Gaun mu di situ banyak sayang pakai saja mana yang nyaman untuk mu"ucap Erland.


"Tapi aku tidak tahu yang mana jika kau pakai perut ku terlihat sangat membuncit sekali sangat tidak cocok jika aku pakai"ucap Jasmine.


"Sayang kau sedang hamil jelas perut mu akan terlihat buncit aku akan memilih kan gaun untuk mu"ucap Erland melihat semua gaun milik Jasmine yang tertata rapi.


Ia mengendus kesal saat memeriksa gaun milik Jasmine yang banyak terbuka dan kependekan,jika saja hari ini bukan lah hari penting aku pasti akan membakar semua gaun sialan ini,pikir Erland.


"Ini saja"ucap Erland menemukan gaun yang tertutup dan cukup besar untuk Jasmine.


"Haisss ini terlalu besar"dengus Jasmine.


"Lebih baik memakai baju yang agak besar agar anak-anak kita juga merasa nyaman di dalam"ucap Erland.


"Aku akan terlihat aneh jika memakai nya"kesal Jasmine.


"Pakai atau kita tidak keluar"ucap Erland datar.


Jasmine mengambil gaun tersebut dengan kasar dari tangan Erland,tak menghiraukan Erland yang masih bersama nya Jasmine membuka baju nya lalu memakai gaun yang Erland pilih sambil menggerutu tak jelas membuat Erland geleng kepala.


"Jangan pakai haihils pakai flat shoes saja"ucap Erland segera mengambil kan yang cocok dengan gaun yang di pakai Jasmine,ia pun menduduk kan Jasmine di kursi lalu memasang nya di kaki Jasmine.


"Terimakasih"ucap Jasmine tersenyum manis.


"Nanti saja ucapan terimakasih nya,,sekarang kita turun ke bawah mereka sudah menunggu"ucap Erland di angguki Jasmine.


Mereka berdua segera keluar dari dalam kamar menuju lantai bawah ke halaman depan di mana acara nya berlangsung karna mereka membuat tema outdoor.

__ADS_1


"Jangan jauh dari ku selalu ada di samping ku"ucap Erland di angguki Jasmine.


Mereka pun menghampiri keluarga yang sudah bergabung dengan beberapa orang penisnis yang orang tua mereka kenal.


"Mulai saja acara nya"ucap Erland kepada anak buah nya yang tepat di samping nya.


"Baik tuan"ucap nya sopan.


"Perhatian kepada para tamu undangan yang telah hadir di acara sederhana yang di buat langsung oleh tuan Erland dalam rangka merayakan pertunangan tuan Arka dan nona Dara begitu pun dengan tuan Jerry dan nona Friska"ucap anak buah Erland.


"Beberapa hari yang lalu pertunangan mereka telah di langsung kan di negera kelahiran mereka namun karna istri dari tuan Erland tidak bisa hadir karna ada sedikit masalah maka dari itu tuan Erland mengundang kita semua untuk merayakan nya di kediaman tuan Erland ini sendiri sebagai ganti ketidak hadiran tuan Erland dan sang istri,kami mohon untuk para pasangan yang sudah bertunangan tersebut untuk menaiki panggung agar para tamu dapat mengenali kedua pasang tersebut"ucap nya kembali.


Kedua pasangan itu pun menaiki panggung kecil yang berada di depan dengan menggandeng pasangan mereka masing-masing,tepuk tangan dari para tamu yang hadir membuat mereka tersenyum.


"Aku juga ingin seperti mereka"gumam Kania ikut tersenyum bahagia melihat kebahagian para sahabat baru nya tersebut.


"Tunggu saja tidak akan lama lagi kita juga akan menyusul mereka"ucap Rey merangkul pundak Kania.


"Aku serius,,Kania apa kah kau mau menjadi kekasih ku"ucap Rey membuat Kania menatap Rey.


"Kau tidak romantis sekali sih"kesal Kania membuat Rey terkekeh.


Rey mengeluarkan cincin yang sudah ia siap kan untuk Kania dan menyematkan nya di jari manis Kania.


"Sekarang kau kekasih ku"ucap Rey menggenggam kedua tangan Kania.


"Perasaan aku belum menjawab nya"ucap Kania.


"Yang pasti nya kau mau bukan"ucap Rey.


"Tidak"ucap Kania membuat mata Rey membulat sempurna,ia menatap Kania dengan kecewa karna ia kira Kania juga merasakan apa yang ia rasakan namun setidak nya aku sudah mengatakan perasaan ku,pikir Rey.


"Aku tidak akan memaksa nya jika kau tidak mau"ucap Rey yang ingin kembali melepaskan cincin tersebut.

__ADS_1


"Tidak menolak maksut nya"ucap Kania cengengesan dengan segera Rey memeluk Kania erat tak lupa senyum di wajah tampan nya.


"Cieeee"ucap mereka semua kompak karna mendengar semua pembicaraan kedua nya.


"Yang baru jadian nih nanti malam kita makan-makan nih"ucap Jerry.


"Benar nanti malam kita akan berpesta lagi"ucap Arka.


"Siap"ucap Rey kembali merangkul Kania setelah melepaskan pelukan nya.


Pesta pertunangan yang di buat Erland berjalan lancar namun ia sama sekali tidak mengenal kan Jasmine sebagai istri nya meski mereka sudah tahu jika Erland sudah menikah,Sore hari pesta pun selesai dan para tamu juga sudah kembali pulang,mereka semua segera masuk ke dalam rumah dan duduk di ruang keluarga untuk sekedar istirahat.


"Lelah juga ternyata"ucap Dea di angguki Jessica.


"Padahal dulu waktu masih muda kemana pun tidak akan lelah sekarang hanya pesta begini cepat sekali lelah"ucap Jessica.


"Ingat umur sudah pada tua jelas beda lah"ucap Sasa membuat yang lain terkekeh.


"Lebih baik para orang tua istirahat di kamar saja kami akan ke belakang menyiap kan pesta makan-makan untuk kita"ucap Arka di angguki yang lain nya.


"Kalian tidak lelah"tanya Dea.


"Tidak ma kami masih pada kuat"ucap Friska.


"Jasmine juga sebaik nya istirahat saja kau sedang hamil sayang"ucap Dea.


"Aku hanya melihat saja ma tidak akan ikut membantu"ucap Jasmine.


"Baik lah,,Erland jaga istri mu dengan baik"ucap Dea di angguki Erland.


"Kami ke kamar dulu"ucap Jessica.


Para orang tua pun segera masuk ke kamar masing-masing meninggal kan yang masih muda di ruang kerluarga membicarakan pesta yang akan mereka buat nanti.

__ADS_1


__ADS_2