MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 448


__ADS_3

Pagi hari mereka akhir nya tiba di negara K,sopir yang Aksa hubungi agar menjemput mereka di bandara sudah menunggu,mereka masuk ke dalam mobil menuju rumah mereka, sepanjang jalan mereka diam dengan pikiran masing-masing hingga tiba di rumah.


"Queen ke kamar dulu kek"ucap Gazella.


"Sebentar sayang doktek akan datang memeriksa luka mu"ucap Aksa.


"Ini hanya luka kecil kek"ucap Gazella.


"Itu tetap harus di obati Queen"ucap Samuel di angguki Gazella karna tidak ingin membuat kedua nya khawatir,karna di hidup nya sekarang hanya ada Aksa dan Samuel yang menemani nya.


Aku akan menjadi kuat untuk menjaga kalian,,queen janji akan menemukan dalang nya dan memberinya pelajaran yang setimpal,batin Gazella menatap kedua nya bergantian.


"Kenapa sayang"tanya Aksa merasa di perhatikan.


"Ternyata kedua kakek ku tampan"ucap Gazella terkekeh.


"Kakek mu ini memang tampan"ucap Samuel dengan sombong.


"Iya in ajalah"ucap Gazella ketus.


"Maaf mengganggu tuan dokter nya sudah sampai"ucap seorang pelayan menghampiri mereka.


"Silahkan"ucap Samuel segera memberi jalan pada dokter tersebut untuk memeriksa tangan Gazella.


Dokter tersebut segera memeriksa tangan Gazella,ia membuka perban yang membalut tangan Gazella lalu mengobati nya kembali dengan pelan takut Gazella kesakitan,setelah selesai memberihkan dan mengobati nya kembali ia segera undur diri karna tugas nya telah selesai.


"Terimakasih dok"ucap Samuel dan menyuruh pelayan mengantar kan dokter tersebut.


"Kek Queen ke kamar dulu"ucap Gazella.


"Iya sayang istirahat lah"ucap Samuel di angguki Aksa.


Gazella pun segera berdiri dan pergi ke kamar nya untuk istirahat,ia merebahkan tubuh nya di ranjang milik nya dan memejam kan mata nya untuk istirahat.


Sementara di rumah sakit Rora sedang melakukan operasi karna ginjal milik Jessica cocok untuk nya maka dari itu mereka tidak ingin menunda lagi segera melakukan operasi agar Rora sembuh.


"Semoga operasi berjalan lancar"ucap Jasmine.

__ADS_1


"Iya sayang"ucap Erland memeluk Jasmine.


Tak lama dokter keluar dari ruangan tersebut dan mengatakan jika operasi nya berhasil membuat mereka merasa lega.


Rora segera di pindah kan ke ruangan yang biasa mereka pakai karna Rora masih masih keadaan belum sadar.


"Akhir nya Rora bisa sembuh"ucap Jasmine bahagia menatap wajah pucat Rora.


Sementara Bintang tersenyum kecut mendengar ucapan Jasmine,ia memang menyayanyi Rora juga namun kasih sayang nya lebih besar pada Gazella karna ia lah yang menemani Gazella saat sendirian,saat ia merasa di asingkan dan tidak di pedulikan dan sekarang adik kecil nya telah tumbuh besar dan jadi gadis yang kuat.


"Bintang ke kampus dulu"ucap Bintang datar segera meninggalkan mereka setelah tau jika operasi Rora berhasil.


"Bintang sudah berubah"ucap Jamsine sendu menatap punggung Bintang yang mulai menghilang, dulu Bintang akan selalu bermanja pada nya namun sekarang jangan kan bermanja berbicara saja hanya seperlu nya saja.


Erland diam saja ia juga merasa begitu,ia berharap semua anak-anak nya akan berkumpul kembali di rumah nya.


"Lebih baik kita ke dalam melihat Rora kasihan nanti ia sadar tidak ada orang di samping nya"ucap Erland mengelus kepala Jasmine lembut.


"Iya"ucap Jasmine masuk ke dalam bersama Erland untuk menunggu Rora sadar.


"Maaf kan Queen kek jika Queen menjadi begini Queen hanya ingin menjadi kuat agar bisa melindungi kalian,Queen merasa akan kehilangan kalian lagi setelah kehilangan nenek,Queen merasa ada yang mengincar kalian dan Queen tidak mau hal itu terjadi,,Queen akan menjadi kuat agar kalian selalu ada bersama Queen"ucap Gazella menatap jendela kamar Aksa dan Samuel.


Ia berlari kencang menembus angin malam sendirian dengan pistol di dalam saku jaket yang ia pakai serta memakai penutup wajah.


Sampai nya ia di markas mafia kecil di kota tersebut yang cukup terkenal kuat dan di takuti.


Gazella memantau markas tersebut dari jauh,ia telah memikir nya dengan matang jika ia akan menjadi mafia terkuat agar bisa membalas dendam nya dan menjaga Samuel dan Aksa,ia akan memulai nya dari markas mafia tersebut untuk membunuh ketua mafia yang ia incar lalu ia akan yang akan memimpin mafia kecil tersebut.


"Aku akan memulai dari kalian lebih dulu agar aku memiliki anak buah dan akan melatih kalian menjadi kuat"gumam nya menyeringai.


Mata biru yang tertutupi soflen hitam tersebut menatap markas tersebut dengan tajam.Tanpa ragu Gazella menaiki tembok dari samping dan berjalan mengendap-endap masuk ke dalam.


"Aku harus menemukan di mana ketua mereka secepat nya"gumam nya.


"Penyusup"teriak anak buah mafia tersebut melihat Gazella.


"Siall"gumam Gazella.

__ADS_1


Tanpa basa basi Gazella mengeluar kan pistol nya sebelum banyak anak buah yang lain berdatangan.


Dor


Dor


Dor


Gazella menembak mereka tanpa ragu lalu berlari menuju lantai atas,ia harus secepat nya membunuh ketua mafia tersebut.


Brukk


Kaki kecil Gazella menendang pintu yang ia yakini ruangan ketua mafia tersebut.


"Wah wah wah ada tamu tidak di undang rupa nya"ucap nya menatap Gazella.


Walaupun awal nya ia terkejut karna ada yang berani mengganggu nya namun setelah melihat siapa yang datang membuat nya tenang dan kesal yang menurut nya hanya anak kecil saja.


"Tidak usah basa basi"ucap Gazella menyeringai dan mengangkat pistol nya.


Hahahaha


"Anak kecil seperti mu ingin menantang ku"ucap nya remeh.


Dor


Gazella menembak kaki ketua mafia tersebut hingga membuat nya berteriak kencang membuat anak buah yang lain berlari menuju ruangan tersebut mendengar suara teriakan ketua mereka.


Gazella yang melihat pedang tak jauh dari nya segera berlari kencang dan mengambil nya ia mengayunkan pedang tersebut dengan kuat.


Srekk


Kepala ketua mafia tersebut menggelinding tepat di depan Gazella dan mata tajam nya menatap anak buah yang sudah ada di depan pintu tersebut.


"Ketua kalian sudah mati di tangan ku"ucap Gazella dingin.


"Sekarang kalian pilih mati seperti itu atau kalian menjadi anak buah ku"ucap Gazella lagi dengan aura yang menyeramkan membuat mereka menelan ludah nya kasar.

__ADS_1


__ADS_2