
Jasmine segera melajukan mobil milik nya dengan kecepatan tinggi melewati jalanan yang sepi,sesekali ia menoleh ke belakang.
"Jas cepatan mereka mengejar kita"ucap Kania panik melihat ke belakang.
"Ini juga sudah cepat Kania"ucap Jasmine yang juga ikut panik.
"Pakai topeng ini agar mereka tidak bisa mengenali wajah kita"ucap Jasmine memberikan satu topeng milik nya pada Kania.
"Bagaimana ini Jas mereka semakin mendekat"ucap Kania masih menoleh ke belakang sambil memakai topeng nya.
"Pegangan yang kuat"ucap Jasmine pada Kania.
"Iya"ucap Kania berpegangan yang kuat dan menutup mata nya,sedang kan Jasmine kembali melajukan mobil milik nya dengan kecepatan tinggi,terjadi lah aksi kejar-kejar an antara Jasmine dan anak buah Airen.
Saat sudah sampai di lapangan yang cukup luas mobil milik anak buah Airen menghadang mobil Jasmine dari depan membuat Jasmine me ngerem mendadak.
"Sial"umpat Jasmine karna sekarang mobil mereka telah terkepung.
"Jangan keluar apa pun yang terjadi"ucap Jasmine pada Kania melihat anak buah Airen turun dari mobil dan menghampiri mobil nya.
Sebelum mereka lebih dekat ia lebih dulu keluar dari dalam mobil karna tidak mau membuat Kania bahaya.
"Ada apa"tanya Jasmine dingin.
__ADS_1
"Ikut kami"ucap salah satu dari mereka.
"Kenapa aku harus ikut dengan kalian"ucap Jasmine.
"Jangan banyak bicara ikut kami atau.."ucap salah satu dari mereka menggantung ucapan nya.
"Atau apa"tantang Jasmine diam-diam ia mengeluar kan belati kesayangan nya.
Sebelum menjawab ucapan Jasmine,Jasmine lebih dulu berlari menjauh sedikit dari mobil nya agar Kania aman,setelah ia rasa aman dengan cepat Jasmine menyerang mereka yang berjumlah delapan orang.
Jleebb
Krakk
Saat mereka masih bertarung Jasmine telah mengalah kan empat orang yang sudah terkapar di tanah,ia juga kena pukulan di wajah nya dan tubuh nya namun ia masih bisa melawan nya.
"Ternyata mereka cukup kuat"gumam Jasmine.
Brukk
"Sial"umpat Jasmine karna salah satu dari mereka berhasil menendang perut nya membuat nya mundur beberapa langkah.
Ia kembali berlari menerjang mereka dengan seluruh kekuatan nya,saat ia fokus menyerang ke empat anak buah Airen,sebuat Jet pribadi mendarat tepat di lapangan tersebut.
__ADS_1
"Kalian hajar mereka semua jangan ada satu pun yang lolos"ucap Erland dingin.
Setelah mengatakan itu ia berlari menuju ke arah Jasmine yang sudah mulai melemah dengan cepat ia memeluk tubuh Jasmine,sedangkan anak buah Airen di tangani oleh anak buah Erland.
"Maaf aku terlambat"ucap Erland memeluk erat tubuh Jasmine.
"Terimakasih sudah datang menyelamat kan ku"ucap Jasmine membalas pelukan Erland karna jika Erland tidak datang mungkin ia dan Kania sudah tidak tau bahagimana lagi.
"Kita kembali sekarang"ucap Erland menggendong tubuh Jasmine menuju ke mobil milik Jasmine.
"Kenapa bisa kau ada di sini"tanya Jasmine mengalung kan tangan nya di leher Erland.
"Karna kekasih ku ini sangat keras kepala aku sudah mengatakan pada mu untuk jangan dekat dengan Airen dia berbahaya tapi karna penasaran mu yang tinggi kau bahkan mengitu nya sampai kau jadi seperti ini jika aku tidak datang tepat waktu entah apa yang terjadi pada kalian"ucap Erland dengan datar karna Jasmine membuat nya khawatir.
"Maaf kan aku"ucap Jasmine.
"Sudah lupakan saja yang penting kau tidak kenapa-napa"ucap Erland.
"Kau bilang anak buah mu mengawasi dan menjaga ku kenapa mereka tidak datang membantu ku"ucap Jasmine kesal.
"Mereka melawan anak buah Airen yang lain nya"ucap Erland membuat Jasmine terdiam.
Sampai di dalam mobil Erland menduduk kan Jasmine di kursi belakang,sedangkan Kania sudah menangis di dalam mobil melihat Jasmine sedari tadi bersusah payah melawan anak buah Airen.
__ADS_1