
Tak terasa waktu begitu cepat berlalu Gazella saat ini sudah tamat Smp dan akan masuk ke SMA. Setelah saat ia mengeluar kan isi hati nya yang ia simpan sendirian membuat hubungan nya dengan keluarga kakek Roy semakin membaik,bahkan keluarga kakek Roy menganggap Gazella cucu perempuan kandung sendiri begitu pun dengan kedua orang Nathan yang mengganggap Gazella putri mereka sendiri.
Aksa juga kadang akan pergi ke negara di mana makam Jessica berada untuk berkunjung ke makam mendiang istri nya sekaligus untuk urusan perusahaan dan saat itu ia akan menitip kan Gazella di kediaman kakek Roy karna sudah yakin mereka akan menjaga Gazella dengan baik.
"Queen"panggil Aksa karna saat ini Gazella hanya bersantai sebelum masuk ke SMA.
"Iya kek"ucap Gazella.
"Sudah tau kau mau sekolah di mana"tanya Aksa.
"Queen masih bingung ingin sekolah di mana kek"ucap Gazella.
"Bagaimana kalau di sekolah milik kakek Roy saja itu sekolah terbaik di sini"ucap Aksa menyaran kan.
"Queen pikir kan nanti kek"ucap Gazella.
"Kakek mau kemana sudah rapi"tanya Gazella.
"Keluar sebentar kau di rumah saja jangan kemana-mana kakek hanya sebentar saja"ucap Aksa.
"Iya kek Queen juga malas keluar"ucap Gazella.
"Kakek pergi dulu"ucap Aksa di angguki Gazella.
Aksa pun meninggalkan Gazella sendiri di rumah karna ia akan ke bandara menjemput Samuel,sementara Gazella pergi ke kamar nya mengambil laptop milik nya untuk mengecek perusahaan milik nya yang ia dirikan susah payah dan sekarang perusahaan tersebut sudah mulai berkembang.
"Setelah perusahaan di sini berkembang pesat aku akan membangun cabang di ketiga negara tersebut untuk mengelabui musuh yang masih belum juga menampak kan diri nya belakangan ini,,dua tahun lagi pertempuran yang sebenar nya akan di mulai dan saat itu aku akan membalas kan dendam ku pada mereka semua tanpa sisa"gumam Gazella.
Mafia milik nya sudah semakin terkenal karna sering membantu pihak kepolisan untuk menangkap penjahat atau buroran,meski mafia milik nya kejam namun sering membantu mereka yang memang membutuh kan bantuan nya,identitas mereka juga tidak ada yang tahu siapa pun kecuali hanya anggota mafia mereka saja.
Gazella juga menempat kan anak buah nya di ketiga negara yang ia incar untuk menjadi mata-mata di sana,namun hasil nya masih sama tidak ada pergerakan sama sekali namun ia sedikit bersyukur akan hal itu karna bisa berlatih dan melatih anak buah baru milik nya yang akan bergabung untuk menjadi lebih kuat karna bila saat pertempuran yang sebenar nya terjadi tidak akan banyak korban di dalam nya.
Tak lama terdengar suara ponsel nya berdering membuat Gazella mengalih kan pandangan nya dari layar laptop milik nya dan menggangkat telpon dari seseorang yang sudah begitu dekat dengan nya.
"Hallo ma"ucap Gazella karna yang menelpon tersebut adalah mama nya Nathan.
"Hallo sayang,,kau di mana"tanya Rose mama nya Nathan.
__ADS_1
"Di rumah ma"ucap Gazella.
"Kakak mu akan kembali kau tidak menyambut kepulangan nya"ucap Rose.
"Nanti Gazella ke sana ma karna kakek tadi berpesan agar jangan kemana-mana dulu"ucap Gazella.
"Ya sudah nanti malam jangan lupa datang bisa-bisa kakak mu akan ceramah panjang lebar"ucap Rose membuat Gazella tertawa pelan karna sudah tahu bagaimana Nathan.
"Iya ma"ucap Gazella.
"Ya sudah mama matikan dulu mama akan memasak makanan kesukaan mu dan kakak mu"ucap Rose.
"Ok ma yang banyak yah"ucap Gazella membuat Rose tertawa di seberang sana.
"Ok tuan putri"ucap Rose membuat Gazella tersenyum menatap ponsel nya yang sudah mati.
"Asyik kak Nathan kembali jadi ada teman bermain"gumam Gazella terkekeh.
Nathan yang sudah tamat sekolah dan melanjutkan pendidikan nya keluar negeri,sebagai seorang ahli waris di keluarga mereka maka dari itu Nathan melanjutkan pendidikan nya kejenjang yang lebih tinggi lagi sebelum ia akan terjun di dunia bisnis, Saat libur semester Nathan akan pulang dan jika Gazella tidak menyambut nya maka ia akan terus menggerutu tidak jelas sepanjang hari membuat mereka pusing sendiri.
"Kakekkk"teriak Gazella melompat dari atas ranjang nya dan berlari memeluk orang tersebut.
"Gadis nakal kau sudah besar sekarang"ucap Samuel membalas pelukan Gazella.
"Queen merindukan kakek"ucap Gazella.
"Kakek juga merindukan cucu kecil kakek"ucap Samuel.
"Jika kakek merindukan ku kenapa kakek tidak mengunjungi ku di sini"ucap Gazella kesal.
"Hey kau juga tidak datang ke sana,,kau tau aunty Friska sangat merindukan mu"ucap Samuel.
"Kakek kan tahu Queen sekolah tidak di izin kan libur sama sekali"ucap Gazella menyindir Aksa membuat Samuel tertawa pelan.
"Kalian masih saja bertengkar"ucap Samuel mengelus kepala Gazella.
"Kakek tidak membawa apa pun untuk ku"tanya Gazella.
__ADS_1
"Ada"ucap Samuel membuat Gazella tersenyum cerah.
"Mana"tanya Gazella.
" Sebentar lagi pelayan akan membawa nya"ucap Samuel.
"Kakek tidak akan pergi lagi kan"ucap Gazella.
"Tentu saja tidak untuk sementara kakek akan menemani mu di sini"ucap Samuel.
"Kau sudah besar sekarang"ucap Samuel lagi melihat Gazella yang tumbuh menjadi gadis cantik dan tinggi.
"Iyalah kek masa Queen kecil terus"ucap Gazella membuat Samuel terkekeh.
"Kenapa kakek datang sendirian tidak bersama aunty dan yang lain nya"tanya Gazella.
"Ancle mu tidak bisa meninggalkan perusahaan dan lagian kakak sepupu mu masih sekolah juga"ucap Samuel.
"Kek kalau nanti Queen libur kita ke sana yah"ucap Gazella pada Samuel.
"Sekolah juga belum mulai kau sudah bicara libur"cibir Aksa.
"Kakek iri saja"ucap Gazella ketus.
"Oh iya kek nanti malam kak Nathan akan sampai di rumah tadi mama bilang kita ke sana"ucap Gazella.
"Kakek sudah tahu tadi kakek Roy mengatakan nya pada kakek"ucap Aksa.
"Apa kau begitu dekat dengan Nathan"tanya Samuel di angguki Gazella.
"Iya kak Nathan seperti kak Bintang yang selalu mengajak Queen bermain dan menjaga Queen"ucap Gazella.
"Kakek senang mendengar nya jika ada teman mu di sini yang membuat mu senang dan ceria"ucap Samuel mengelus kepala Gazella.
"Tapi Queen juga merindukan mereka bertiga sudah lama Queen tidak bertemu dengan mereka"ucap Gazella.
"Bagaimana kalau besok kita ke sana sambil liburan kan kau masih satu minggu lagi libur sebelum sekolah"ucap Samuel membuat Gazella terdiam,ia ingin sekali mengatakan iya untuk tawaran Samuel dan ia juga merindukan ketiga kakak nya tersebut namun ia masih belum bisa menemui Jasmine dan Erland,ia takut apa yang selalu ia lihat saat bertemu dengan mereka akan ia lihat kembali dan akan menimbulkan rasa sakit di hati nya membuat nya akan kembali menangis.
__ADS_1