
Pagi hari yang cerah Erland sudah tampan dan rapi dengan pakaian sekolah nya,ia menuruni anak tangga menuju lantai bawah untuk sarapan lebih dulu sebelum ia menjemput pujaan hati nya.
"Pagi semua"ucap Erland duduk di kursi nya.
Mereka yang bertiga yang lebih dulu duduk melongo mendengar kan ucapan selamat pagi dari Erland karna saking tak pernah nya ia mengucap kan nya.
"Seperti nya hari ini cuaca akan sangat cerah" ucap Dea menatap Erland.
"Kenapa" tanya Erland.
"Kau tidak sedang sakit kan"tanya Dea.
"Tidak"jawab Erland seraya beranjang dari duduk nya, ia melangkah kan kaki nya keluar dari rumah menuju motor nya sudah terparkir rapi di depan,ia segera menaiki nya dan melajukan nya ke rumah Jasmine.
Di meja makan Dea masih tidak percaya dengan putra nya tersebut.
"Sayang putra mu itu kenapa aneh sekali pagi ini" tanya Dea.
"Itu nama nya kemajuan sayang bukan aneh mungkin dia sedang senang maka nya dia bicara begitu"ucap Samuel.
"Iya mah apa yang papa katakan itu benar harus nya bagus kan agar dia mulai banyak bicara walaupun datar begitu"sambung Friska.
"Mama sih senang sayang cuma agak aneh aja gitu tiba-tiba dia berubah" ucap Dea.
__ADS_1
"Harus nya kita bersyukur sayang dengan perubahan nya itu" ucap Samuel.
"Lanjut kan sarapan kalian tidak usah bahas lagi"ucap Samuel lagi.
Mereka pun kembali memakan sarapan nya,saat sarapan Friska hampir habis terdengar suara mobil yang baru saja berhenti membuat Samuel dan Dea saling menatap.
"Siapa yang pagi-pagi begini bertamu"ucap Dea.
"Itu teman Friska ma yang datang menjemput ku untuk ke sekolah bareng"ucap Friska sedikit gugup karna ia sudah tau jika Jerry yang datang tersebut.
"Teman"ucap Dea menatap Friska penuh selidik karna tidak biasa nya Friska di jempu seseorang.
"Friska pergi dulu ma,pa"ucap Friska cepat dan segera berlari keluar rumah menemui Jerry karna merasa gugup dan takut melihat tatapan menyelidik Dea.
"Apa kau yakin itu teman nya"tanya Dea pada Samuel.
"Tapi aku tidak yakin seperti nya itu kekasih nya"ucap Dea.
"Jika misal nya itu adalah benar kekasih nya bagimana menurut mu"tanya Dea lagi.
"Putra putri kita sudah besar sayang biar kan saja mereka merasakan hari-hari remaja nya sebelum suatu saat mereka menikah,aku yakin mereka bisa menjaga diri mereka sendiri"ucap Samuel.
"Kau benar tapi aku harus memastikan jika lelaki itu adalah orang baik aku tidak mau putri ku suatu saat dia sakiti"ucap Dea.
__ADS_1
"Nanti saja kita tanyakan pada nya"ucap Samuel yang juga membenar kan ucapan istri nya.
Lain hal nya di dalam mobil Friska dan Jerry setelah masuk ke dalam mobil Jerry wajah Friska agak sedikit pias karna takut kepada kedua orang tua nya jika ketahuan ia memiliki kekasih meski ia tahu kedua orang tua nya tidak akan mempermasalah kan hal tersebut selagi lelaki itu adalah orang yang baik dan bertanggung jawab.
"Kenapa wajah mu agak pucat sayang"tanya Jerry.
"Tidak papa kok"ucap Friska cepat.
"Apa kau takut pada orang tua mu jika kita sepasang kekasih"tebak Jerry membuat Friska terdiam karna perkataan Jerry memang benar.
"Kau tidak usah takut besok malam aku akan meminta restu pada mereka agar merestui hubungan kita"ucap Jerry lagi menggenggam tangan Friska untuk meyakin kan kekasih hati nya bahwa semua akan baik-baik saja.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Maaf ya kakak semua karna sudah jarang Up nya author lagi sedang ngurus kuliah agar cepat selesai,,doa in author yah biar cepat urusan nya selesai agar bisa UP tiap hari nya.
Terimakasih atas pengertian nya semoga kakak-kakak semua masih setia membaca nya dan tidak bosan menunggu Up kembali❤❤❤❤❤❤