MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 219


__ADS_3

Saat Dara akan menjawab Jessica lebih dulu datang untuk memanggi mereka semua nya makan siang karna makanan sudah siap di tata rapi di atas meja makan.


"Anak-anak sekarang waktu nya makan siang dulu nanti lagi belajar nya di lanjut kan"ucap Jessica.


"Iya mom"ucap Arka segera beranjak dari duduk nya begitu pun dengan yang lain nya.


"Daddy gak pulang mom"tanya Jasmine karna Aksa biasa nya akan pulang untuk makan siang.


"Sebentar lagi akan pulang kalian makan saja dulu mommy nunggu daddy pulang dulu"ucap Jessica.


"Kita makan sama-sama saja sayang"ucap Aksa yang mendengar ucapan istri nya.


"Tumben datang nya terlambat"tanya Jessica.


"Macet sayang lagian pekerjaan juga lumayan banyak"ucap Aksa.


"Ya sudah ayo makan dulu"ucap Jessica.


"Bagaimana ujian kalian"tanya Aksa duduk di kursi.


"Lancar om "ucap Jerry.


"Bagus kalian harus bisa lulus dengan nilai sempurna dan buat orang tua kalian bangga"ucap Aksa.


"Tentu om"ucap mereka kompak.

__ADS_1


"Sekarang ayo kita makan"ucap Aksa lagi mereka mengangguk dan segera mengambil makanan yang ada di depan mereka.


"Terimakasih sayang"ucap Aksa pada Jessica yang selalu melayani nya.


"Iya"ucap Jessica tersenyum manis.


Mereka semua makan dengan diam hanya dentingan sendok yang saling beradu yang bersuara.


Sementera di rumah yang lain juga sedang makan siang bersama,Erland sudah duduk di meja makan melihat Samuel baru saja datang langsung ke meja makan.


"Friska ke mana sayang" tanya Samuel pada Dea.


"Di rumah Jessica mereka sedang belajar bersama" ucap Dea.


"Memang kenapa sekolah mu itu nak kau tau itu sekolah terbaik di sini" ucap Samuel.


"Aku ingin pindah keluar negeri bersama Jasmine" ucap Erland langsung membuat Dea terbatuk mendengar kan ucapan putra nya.


"Kau akan mengingukuti nya juga" tanya Samuel tak percaya jika anak nya akan berbuat nekad begitu.


"Tentu saja aku tidak mau dia jauh dari ku"ucap Erland membuat Samuel tersenyum.


"Apa kah kau sudah yakin dengan keputusan mu nak" tanya Dea.


"Sudah ma" ucap Erland membuat Dea menghembus kan nafas nya pelan karna ia tahu jika Erland sudah bicara begitu tidak akan terbantah kan lagi.

__ADS_1


"Papa sih terserah kau saja nak kau sudah besar dan bisa menjaga diri mu sendiri"ucap Samuel.


"Hmm" ucap Erland.


"Apa Jasmine mengetahui jika kau akan mengikuti nya ke sana juga" tanya Dea.


"Tidak" ucap Erland.


"Lalu"tanya Samuel.


"Biar kan saja dia mengetahui nya sendiri" ucap Erland.


"Terserah kau saja lah" ucap Dea yang tidak mengerti jalan pikiran putra nya sendiri.


"Papa tau kau mempunyai usaha sendiri di sini lalu bagimana dengan usaha mu tersebut" tanya Samuel menatap Erland.


"Orang kepercayaan ku yang akan mengurus nya" ucap Erland.


"Papa bangga pada mu di usia mu masih muda kau sudah memiliki usaha sendiri"ucap Samuel tersenyum bangga pada putra tunggal nya.


"Kenapa kau tidak memberi tahu kami sayang jika tau begitu mama dan papa pasti akan membantu mu" ucap Dea.


"Aku hanya ingin membuka nya dengan usaha ku sendiri ma dan memulai dari nol"ucap Erland.


Dea tak dapat berkata-kata lagi jika seperti itu namun ia juga bersyukur jika putra nya sangat mandiri dan juga pintar. Erland memang membuka cafe yang sekarang lagi cukup terkenal di kalangan remaja bahkan dia sudah memiliki beberapa cabang di kota tersebut.

__ADS_1


__ADS_2