MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 343


__ADS_3

Sore hari nya setelah puas jalan-jalan berdua menghabis kan waktu seharian,kini kedua nya bersantai di atas ranjang mereka dengan Erland yang memijat kedua kaki Jasmine terlihat membengkak.


"Sudah enakan"tanya Erland dengan tangan kedua tangan masih setia di kaki Jasmine.


"Lumayan lebih baik dari tadi"ucap Jasmine.


"Istirahat lah aku ke ruang kerja dulu sebentar"ucap Erland di angguki Jasmine.


Setelah Jasmine berbaring di ranjang Erland pun turun dan masuk ke ruang kerja nya karna ada pekerjaan yang harus ia selesaikan.


Saat sedang serius dengan laptop di depan nya serta berkas di tangan nya tiba-tiba ponsel Erland berdering dengan nyaring membuat nya terpaksa mengangkat telpon tersebut.


"Hmm"ucap Erland karna anak buah nya menelpon nya.


"Tuan ada masalah di perusahaan negara xxx"ucap anak buah Erland.


"Apa kau tidak bisa menyelesaikan nya sendiri"tanya Erland datar.


"Seperti nya kali ini tidak bisa tuan karna masalah nya cukup serius"ucap nya membuat Erland mendesah kesal.


"Hmm"ucap Erland mematikan telpon nya,ia memijat pelipis nya pelan.

__ADS_1


Mana mungkin aku pergi meninggal kan Jasmine di sini sendirian dalam keadaan hamil besar,batin Erland.


Karna pusing dengan semua nya Erland menutup laptop nya dan menyusun berkas tersebut lalu pergi ke kamar mereka di mana Jasmine berada. Senyum nya mengembang melihat Jasmine tertidur pulas dengan pelan Erland ikut berbaring di samping Jasmine dan memeluk nya.


Tengah malam Jasmine terbangun dari tidur nya karna lapar segera turun dari ranjang membuat Erland membuka mata nya.


"Kemana sayang"tanya Erland.


"Aku lapar pengen makan"ucap Jasmine membuat Erland berdiri karna mereka melewat kan jam makan malam namun saat kembali jalan-jalan mereka memang sudah makan sebelum pulang.


"Akan aku masak untuk kalian"ucap Erland membuat Jasmine mengangguk seraya tersenyum.


Setelah selesai Erland membawa nya ke meja makan dan meletak kan nya di depan Jasmine yang di sambut senyum manis oleh Jasmine.


"Terimakasih suami tampan ku"ucap Jasmine mencium pipi Erland membuat Erland tersenyum.


"Makan yang banyak agar anak-anak kita tumbuh dengan sehat"ucap Erland mengelus kepala Jasmine.


"Kau tidak makan"tanya Jasmine mulai makan.


"Aku masih kenyang"ucap Erland di angguki Jasmine.

__ADS_1


Jasmine pun makan dengan lahap sedangkan Erland hanya melihat dan menunggu Jasmine selesai makan. Selesai makan kedua nya kembali masuk ke dalam kamar.


"Sayang"panggil Erland ingin mengatakan tentang perusahaan nya yang sedang dalam masalah tersebut pada Jasmine.


"Kenapa"tanya Jasmine menatap Erland.


"Perusahaan kita di negara xxx ada masalah dan aku sendiri yang harus menyelesaikan nya,seperti nya masalah nya cukup serius dan mungkin akan memakan waktu cukup lama agar perusahaan itu kembali stabil"ucap Erland.


"Pergi saja jika begitu kau sudah payah membangun dan mengembangkan perusahaan itu"ucap Jasmine mengerti maksut Erland.


"Tapi kau sedang hamil begini mana bisa aku tenang meninggal kan mu di sini sendirian,bagaimana jika kau ikut dengan ku ke sana"ucap Erland.


"Memang nya berapa lama"tanya Jasmine.


"Sekitar dua atau tiga mingguan lah"ucap Erland.


"Kau saja sendiri kalau cuma segitu aku akan baik-baik saja di sini"ucap Jasmine.


"Kau ikut saja dengan ku"ucap Erland.


"Ck yang ada aku akan kelelahan jika pergi jauh apa lagi dengan hamil besar seperti ini"ucap Jasmine yang memang mudah lelah apa lagi terkadang perut nya sudah merasakan kram walau cuma sebentar.

__ADS_1


__ADS_2