MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 404


__ADS_3

Siang hari nya Vino dan Sasa membawa Manda untuk melakukan pengobatan ke luar negeri di antar Dara yang lain nya.


"Dara akan sering ke sana melihat keadaan Manda"ucap Dara pada Sasa sebelum mereka masuk ke dalam jet pribadi milik Aksa.


"Iya nak,,jaga kesehatan mu dan sering hubungi kami"ucap Sasa memeluk Dara.


"Pasti ma"ucap Dara.


"Kau harus sembuh dan jangan pernah menyerah kakak akan sering mengunjungi mu"ucap Dara mengelus kepala Manda.


"Iya kak"ucap Manda tersenyum tipis dengan wajah pucat nya.


"Kami pergi dulu jaga diri kalian baik-baik"ucap Vino pada menatap mereka semua.


"Ya kalian juga"ucap Aksa menepuk pundak Vino sambil tersenyum tipis.


Mereka pun masuk ke dalam jet tersebut untuk meninggalkan orang-orang yang berarti di dalam hidup mereka sementara waktu. Setelah Jet tersebut mengudara mereka semua meninggalkan bandara untuk melakukan aktivitas mereka masing-masing.


Jasmine dan Erland menuju rumah sakit milik Jasmine untuk memperkenalkan Jasmine sebagai pemilik rumah sakit tersebut.


"Manda sudah berpikir dewasa sekarang di usia nya masih muda harus menerima cobaan begitu berat"ucap Jasmine merasa kasihan dengan yang memimpa Manda.


"Mungkin dengan begitu ia sadar jika apa yang dilakukan nya selama ini salah"ucap Erland.


"Benarjuga sih,,tapi aku kasihan pada nya"ucap Jasmine.


Sampai di rumah sakit Jasmine dan Erland keluar dari dalam mobil di sambut asisten Erland yang sudah menunggu di sana.


"Selamat datang tuan dan nyonya"ucap asistes Erland menunduk hormat.


"Silahkan masuk mereka sudah menunggu tuan dan nyonya"ucap nya lagi.


"Ayo"ucap Jasmine berjalan lebih dulu di depan.


Saat ketiga nya sudah sampai di mana semua nya berkumpul Jasmine memberikan senyum manis nya menyapa semua rekan kerja sama nya di rumah sakit milik nya.


"Selamat siang semua"sapa Jasmine dengan ramah membuat Erland mengendus malas melihat kelakuan istri nya tersebut.


"Siang juga nona"ucap mereka semua ramah.


"Tidak usah berbasa-basi lagi wanita cantik ini adalah istri saya sebagai dokter juga di sini dan sekaligus pemilik rumah sakit ini"ucap Erland memeluk erat penggang Jasmine dengan posesif saat ada beberapa pasang mata yang terpesona dengan kecantikan istri nya.


"Saya Jasmine sebagai pemilik rumah sakit ini dan saya harap kita bekerja sama dalam membantu para pasien kita semaksimal mungkin,,saya juga ingin menerapkan untuk kalian agar bersikap sopan pada siapa pun baik itu orang yang mampu atau pun tidak mampu datang ke sini layani mereka dengan senang hati tanpa membedakan status mereka karna di sini semua nya sama tidak ada yang membedakan nya jadi saya harap di kemudian hari tidak ada masalah tentang itu"ucap Jasmine tegas.

__ADS_1


"Baik nona"ucap mereka serempak.


"Mulai lah bekerja dengan baik,,terimakasih atas perhatian nya"ucap Jasmine pada semua nya.


Mereka semua membubarkan diri dan melanjutkan aktivitas mereka kembali,sedang kan Jasmine menatap wajah Erland yang masih terlihat kesal.


"Wajah mu akan bertamah jelek jika begitu terus"ucap Jasmine melangkah menuju lift untuk ke ruangan nya.


"Kau duluan saja ke perusahaan aku akan menyusul nanti"ucap Erland pada asisten nya.


"Baik tuan"ucap asisten tersebut sopan segera pergi meninggalkan rumah sakit.


"Kenapa kau malah ikut dengan ku"tanya Jasmine melihat Erland masuk ke dalam lift juga.


"Hari ini aku menemani mu di sini saja"ucap Erland dengan enteng.


"Bukan kah pekerjaan mu juga banyak"tanya Jasmine.


"Apa gunanya memiliki asisten di sana"ucap Erland.


"Katakan saja jika kau masih kesal dengan mereka dan tidak ingin menjauh dari ku"ucap Jasmine.


"Hehehe istri ku memang pengertian"ucap Erland memeluk Jasmine.


"Untuk istri ku akan selalu seperti itu"ucap Erland.


Sampai di lantai ruangan Jasmine mereka berdua masuk ke dalam dan duduk di sofa.


"Jangan bekerja dulu beberapa hati ini kau baru saja sakit"ucap Erland.


"Iyaa lagian rumah sakit ini masih sedikit pasien nya jadi tidak terlalu sibuk"ucap Jasmine karna sudah ada beberapa pasien di rumah sakit tersebut.


"Dua hari lagi pernikahan Friska dan Jerry"ucap Jasmine lagi.


"Lalu"tanya Erland.


"Tidak ada sih hanya lucu saja mereka baru saja akan melakukan pernikahan sedangkan aku sudah memiliki tiga anak"ucap Jasmine.


"Itu sudah takdir nya kita menikah cepat dan memiliki anak"ucap Erland.


"Aku tidak sabar melihat mereka bertiga tumbuh dewasa"ucap Jasmine.


"Dan saat itu umur kita akan semakin menua"tambah Jasmine terkekeh pelan.

__ADS_1


"Boleh aku bertanya sesuatu"tanya Jasmine menatap Erland dengan serius.


"Tanyakan saja"ucap Erland penasaran juga.


"Tapi kau harus menjawab nya dengan jujur"ucap Jasmine dan langsung di angguki Erland.


"Kau seorang mafia bukan"ucap Jasmine langsung membuat Erland menatap Jasmine dengan tatapan yang sulit di artikan.


"Mafia,,bagaimana kau mengatakan ku seperti itu"ucap Erland.


"Jujur saja aku sudah lama mengetahui itu dan baru hari ini aku mengatakan nya pada mu"ucap Jasmine.


"Dari mana kau tau"tanya Erland.


"Aku tidak sengaja mendengar ucapan para penjaga di rumah kita yang dulu,awal nya aku terkejut mendengar ucapan mereka namun setelah kejadian di mana aku di culik kau datang bersama anak buah mu aku yakin dengan apa yang mereka katakan"ucap Jasmine.


"Karna kau sudah mengetahui nya untuk apa aku menutupi nya lagi"ucap Erland santai.


"Jadi benar yang aku katakan itu"ucap Jasmine memastikan nya kembali.


"Ya,,tapi aku sudah membubarkan nya saat kita akan kembali ke sini"ucap Erland jujur.


"Bagus lah aku hanya khawatir saja kedepan nya terjadi sesuatu"ucap Jasmine.


"Tidak akan aku menjamin nya"ucap Erland.


"Sejak kapan kau menjadi mafia begitu"tanya Jasmine.


"Sejak masih sekolah"ucap Erland.


"Jadi kau juga sudah membunuh banyak orang"ucap Jasmine.


"Begitulah"ucap Erland.


"Mama dan papa juga tidak tahu"tanya Jasmine.


"Tentu saja tidak"ucap Erland.


"Lagian jika papa tahu juga tidak akan marah karna papa dan daddy juga mantan Mafia"ucap Erland membuat Jasmine terkejut.


"Mereka juga mafia"tanya Jasmine.


"Ya daddy dulu pemimpin mafia terkuat sebelum menikah dengan mommy begitu pun dengan papa dan om Vino selaku orang kepercayaan daddy namun mereka bubar juga saat sudah menikah"ucap Erland.

__ADS_1


"Pantas saja daddy mempunyai koleksi pistol yang langka dan yang lain nya"ucap Jasmine karna semua benda itu masih tersimpan rapi di ruangan kerja Aksa tidak ada yang tahu soal itu kecuali Jasmine dan Aksa sendiri bahkan Jessica pun tidak tahu.


__ADS_2