
"Bagaimana" tanya Nana.
"Semua sudah beres kita tinggal tunggu kabar dari mereka saja" ucap Afni.
"Hahaha kita memang pintar" ucap Nana.
"Jelas dong" ucap Afni.
"Ayo pergi dari sini" ucap Nana.
Mereka berdua pun segera pergi dari taman belakang menuju ruang tamu kembali. Tak lama tuan Wilson datang dengan membawa uang di dalam tas, beberapa menit kemudian Wina dan Bayu juga sudah siap dan membawa koper mereka.
"Ini uang nya pakai lah untuk membuka asaha dan kebutuhan kalian" ucap tuan Wilson memberikan tas yang berisi uang tersebut pada Bayu.
"Terimakasih banyak tuan" ucap Bayu.
"Supir sudah menunggu di luar ayo kami antar ke luar" ucap tuan Wilson.
"Iya tuan" ucap Bayu.
Mereka pun segera mengantar Bayu dan Wina.
"Mama dan papa hati-hati" ucap Karin.
"Iya nak, kamu juga ya" ucap Wina.
"Iya ma" ucap Karin.
__ADS_1
Bayu dan Wina pun segera masuk ke dalam mobil,setelah mobik mereka tak terlihat lagi tuan Wilson dan yang lain nya kembali masuk ke dalam.
Tak jauh dari mobil yang Bayu dan Wina naiki tepat di belakang mereka suruhan Afni mengikuti mobil milik mereka.
"Pa seperti nya mobil itu mengikuti kita" ucap Wina.
"Tidak mungkin ma, siapa yang akan mengikuti kita, ini kan masih jalan raya jelas mobil itu berada di belakang kita" ucap Bayu.
"Mungkin juga pa" ucap Wina membenarkan perkataan Bayu.
Setelah menempuh jarak tak telalu jauh mobil milik suruhan Afni pun segera melaju kencang dan berhenti tepat di depan mobil Bayu.
"Serahkan harta benda kalian semua nya" ucap salah satu dari mereka mengetuk kaca mobil Bayu.
"Pa bagaimana ini" ucap Wina.
"Cepatt" ucap mereka.
"Maaf tuan kami tidak punya apa pun" ucap Bayu membuka kaca mobil nya.
"Berikan uang itu atau kepalu akan aku tembak" ucap salah satu mereka mengeluarkan pistol nya.
"Kami tidak memili uang tuan" ucap Bayu gemetar.
"Berikan sekarang aku tau kau mempunyai uang di dalam tas itu" ucap salah satu mereka.
"Tidak ada tuan" ucap Bayu.
__ADS_1
Karna Bayu terus tidak memberikan nya salah satu dari mereka memukul bayu, mereka membuka paksa mobil bayu, setelah terbuka mereka mengambil tas yang berisi uang tersebut sebelum pergi mereka memukuli Bayu hingga babak belur, sedangkan Wina hanya bisa ketakutan dan menangis.
Setelah mereka pergi Wina menghampiri Bayu yang terluka.
"papa tidak papa" ucap Wina.
"Tidak papa bagaimana ini sangat sakit" ucap Bayu.
"Ayo mama obati luka nya pa" ucap Wina membantu Bayu.
"Bagaimana sekarang ma uang nya sudah dia ambil mereka" ucap Bayu.
"Mama juga tidak tau pa" ucap Wina menangis.
"Apa yang harus kita lakukan tidak mungkin kita meminta lagi pada tuan Wilson" ucap Bayu.
Sementara supir hanya diam saja, melihat hal itu, ia merasa kasihan pada Bayu dan Wina.
"Pak antarkan kami cepat ke rumah yang tuan Wilson katakan" ucap Wina.
"Baik nyonya" ucap Supir tersebut.
Setelah Bayu dan Wina masuk supir itu pun kembali melajukan mobil nya hingga ke rumah yang tuan Wilson katakan sebagai tempat tinggal mereka.
Lain hal nya dengan Afni dan Nana sedang tertawa bahagia setelah mendengar kabar dari orang suruhan nya jika uang tersebut sudah ada di tangan mereka.
🍁🍁🍁🍁🍁
__ADS_1
Jangan lupa Vote, like dan komen nya😄😄