
Jasmine masuk ke dalam kamar Arka tanpa mengetuk pintu lebih dulu,ia melihat mereka sedang bercanda namun ia hanya acuh dan membaringkan tubuh nya di tempat tidur melanjutkan bacaan nya.
"Tumben kau masuk ke sini"tanya Arka.
"Diam lah jangan mengganggu ku"ucap Jasmine dingin.
"Ck,kenapa juga aku punya kembaran dingin nya seperti es balok"gerutu Arka membuat Dara dan Friska menahan tawa.
Jasmine yang mendengar gerutuan Arka segera menatap Arka tajam membuat Arka menelan ludah nya susah payah.
"Eh maksut nya kembaran yang baik hati, cantik serta imut"ucap Arka cengengesan.
"Jasmine kau sedang membaca buku apa"tanya Dara.
"Buku bisnis"ucap Jasmine.
"Kenapa kau membeca buku seperti itu bukan nya buku cerita atau yang lain nya"tanya Dara.
"Aku tidak tertarik membaca buku seperti itu"ucap Jasmine.
"Dia itu bukan seperti kita yang tau nya cuma bermain tapi ia seperti orang dewasa yang belum cukup umur"ucap Arka.
"Kau saja yang bodoh tau nya cuma bermian ,harus nya gunakan waktu luang mu dengan belajar agar kau pintar bukan membuang waktu seperti itu"ucap Jasmine santai.
"Kita ini masih kecil harus nya puaskan untuk bermain karna masa kita kecil paling menyenang kan untuk bermain tanpa memikirkan apa pun jika kita sudah dewasa maka waktu untuk bermian tidak akan ada lagi"ucap Friska.
"Itu kalian berbeda dengan ku"ucap Jasmine singkat.
"Sudah jangan bicara pada nya lagi biarkan saja dia,kita bermian saja"ucap Arka karna ia sudah tau sifat Jasmine.
__ADS_1
"Ayo"ucap Dara dan Friska bersama.
"Dasar anak kecil"gumam Jasmine melirik mereka bertiga.
Jasmine melanjut kan bacaan nya tanpa peduli dengan mereka yang sedang bermain di depan nya.
Malam hari nya mereka semua sedang makan malam dan hanya dentingan sendok yang terdengar,setelah selesai mereka berumpul di ruang keluarga untuk bersantai.
"Dad jasmine ingin sekolah"ucap Jasmine tiba-tiba.
"Kau masih kecil sayang tahun depan baru masuk"ucap Aksa.
"Ck aku sudah besar dad bukan kecil,pokok nya aku ingin sekolah"ucap Jasmine.
"Tanya dulu sama mommy"ucap Aksa.
"Boleh,apa pun untuk putri kecil mommy tapi harus bersama kak Aksa biar ada yang menjaga Jasmine"ucap Jessica tersenyum.
"Menjaga diri nya sendiri saja sudah cukup mom,aku bisa menjaga diri ku"ucap Jasmine santai.
"Kauu"ucap Arka menatap Jasmine.
"Apa"ucap Jasmine dingin.
"Sudah lah"ucap Arka mengalah.
"Bagaimana dad"tanya Jasmine.
"Besok akan di urus asisten daddy agar kalian sekolah"ucap Aksa mengelus rambut Jasmine.
__ADS_1
"Ok"ucap Jasmine.
"Kami juga ingin sekolah"ucap Dara dan Friska bersama.
"Kalian akan sekolah saat kita pulang sayang"ucap Vino.
"Apa kita tidak tinggil di sini saja pa"ucap Dara.
"Pekerjaan papa masih banyak di sana sayang"ucap Vino.
"Jika perusahaan sudah bisa di tinggal suatu saat kita akan tinggal di negara ini lagi"ucap Samuel.
"Benar ya pa"ucap Friska.
"Iya nak"ucap Samuel tersenyum.
"Oh iya dad Jasmine juga ingin meminta laptop"ucap Jasmine.
"Untuk apa sayang"tanya Jessica.
"Nanti juga mommy akan tau"ucap Jasmine acuh.
"Ambil saja di ruang kerja daddy di sana ada satu laptop yang belum daddy pakai"ucap Aksa.
"Benar dad"ucap Jasmine dengan mata berbinar.
"Iya sayang"ucap Aksa mencubit kedua pipi Jasmine.
"Kalau begitu Jasmine ke sana dulu"ucap Jasmine berlari menuju lantai atas ruang kerja Aksa.
__ADS_1