MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 364


__ADS_3

Sudah seminggu lama nya mereka berada di negara tersebut untuk liburan dan hari ini adalah hari terakhir mereka di negara xxx dan besok mereka akan kembali ke negara I.


"Kenapa dengan wajah kalian mommy lihat masam sekali"tanya Jasmine memperhatikan ketiga nya.


"Mom boleh kah kita seminggu lagi di sini"tanya Galaksi karna pencarian mereka belum juga berhasil.


"Maafkan mommy sayang perusahaan sudah seminggu mommy tinggal kan,mommy janji akan membawa kalian liburan lain kali"ucap Jasmine.


"Hari ini kalian ingin kemana"tanya Jasmine mengalihkan pembicaraan.


"Kita ke taman saja mom Angkasa capek jika jalan terus berkeliling kota"ucap Angkasa.


"Kalian berdua tidak masalah sayang"tanya Jasmine menatap Galaksi dan Bintang.


"Iya mom"ucap kedua nya yang juga sebenarnya lelah berjalan setiap hari berjam-jam mengelilingi kota untuk mencari petunjuk keberadaan Erland namun hasil nya sama saja.


"Kalau begitu kita pergi"ucap Jasmine segera bangkit dari duduk nya begitu pun ketiga nya.


Mereka keluar dari hotel menuju taman bermain di dekat hotel yang di sediakan oleh pihak hotel agar anak-anak tidak bosan.Banyak wahan permainan di sana begitu juga anak-anak yang merupakan tamu hotel.


"Mommy tunggu di kursi itu jangan bermain jauh"ucap Jasmine setelah mereka sampai.


"Ok mom"jawab Angkasa lebih dulu berlari ke salah permainan yang menarik perhatian nya di ikuti Bintang dan Galaksi.


Jasmine sendiri duduk di kursi untuk mengawasi mereka bertiga dan mengeluarkan tablet yang ia bawa memeriksa pekerjaan nya yang di kirim Hans lewat email.


"Sudah puas bermain"tanya Jasmine saat ketiga nya mendekat ke arah nya.


"Iya mom"ucap Angkasa duduk di samping Jasmine.


"Kalian haus sebentar mommy belikan minum"ucap Jasmine segera berdiri dari duduk nya untuk membeli minum.


"Besok kita akan kembali sedangkan hasil yang kita dapat kan tidak ada sama sekali"ucap Galaksi menatap punggu Jasmine yang berjalan menjauh.


"Semoga ada keajaiban sehingga kita bertemu daddy"ucap Angkasa.


Ketiga nya kembali diam saat Jasmine datang membawa minuman untuk mereka dan memberikan nya pada mereka satu persatu. Mereka duduk di kursi tersebut sambil menatap anak-anak yang lain bermain bersama keluarga mereka.

__ADS_1


Malam hari nya setelah selesai makan malam di restoran yang ada di lantai bawah hotel tersebut mereka duduk di depan tv menonton acara kesukaan ketiga nya meski pun Jasmine tidak terlalu menyukai nya namun ia tetap duduk untuk menemani anak-anak nya.


"Sekarang tidur besok pagi kita akan berangkat"ucap Jasmine pada ketiga nya setelah film selesai.


"Iya mom"ucap mereka segera ke kamar mandi lebih dulu baru naik ke atas tempat tidur.


Jasmine sendiri kembali membuka tablet di tangan nya untuk melanjutkan pekerjaan nya yang tertunda,Saat jam menunjuk kan tengah satu malam Jasmine menyelesaikan pekerjaan nya segera menuju tempat tidur, Mata nya menatap anak-anak nya satu persatu hingga ia melihat Angkasa tidur gelisah.


Tangan nya ingin mengelus kepala Angkasa agar tidur dengan nyenyak malah kaget karna suhu tubuh Angkasa yang panas.


"Astaga sayang kau demam"ucap Jasmine panik segera menggendong Angkasa.


"Bintang,Galaksi bangun sayang"ucap Jasmine membangunkan kedua nya.


"Kenapa mom"jawab Galaksi yang masih mengantuk.


"Angkasa demam mommy ke rumah sakit dulu membawa nya"ucap Jasmine mengambil tas nya.


"Kami ikut mom"ucap kedua nya.


"Kalau begitu ayo cepat"ucap Jasmine jalan terburu-buru keluar kamar di ikuti kedua nya.


Setelah Angkasa di periksa dokter menyaran kan agar Angkasa di rawat dulu dan di iyakan oleh Jasmine.


"Kalian tidur lah lagi mommy akan menjaga Angkasa"ucap Jasmine setelah mereka berada di ruang rawat Angkasa.


"Iya mom"ucap kedua nya berbaring di sofa karna terdapat dua sofa cukup besar di ruangan tersebut sementara Jasmine duduk di dekat Angkasa yang memejamkan mata nya dengan selang infus di tangan nya.


Pagi hari nya Jasmine yang tertidur dengan posisi duduk segera membuka mata nya dan memeriksa keadaan Angkasa.


"Syukurlah demam nya sudah turun"gumam Jasmine bernafas lega.


"Pagi mom"sapa Bintang membuka mata nya .


"Pagi juga sayang"ucap Jasmine.


"Bagaimana kondisi Angkasa mom"tanya Bintang.

__ADS_1


"Demam nya sudah turun"ucap Jasmine.


"Sebentar lagi dokter akan datang untuk memeriksa Angkasa lagi nanti mommy pulang ke hotel untuk membawa pakian kalian sekalin membeli makanan jadi mommy tinggal sebentar yah"ucap Jasmine.


"Iya mom"ucap Bintang membuat Jasmine tersenyum karna anak-anak nya sangat penurut dan juga berpikir dewasa di usia nya yang masih kecil.


Tak berapa lama dokter datang ke ruang rawat Angkasa untuk memeriksa nya kembali,Setelah selesai mereka keluar dari ruangan tersebut menyisakan Jasmine dan anak-anak nya.


"Mommy pergi sekarang sayang sekalian mommy tebus obat untuk Angkasa,jika ada apa-apa panggil suster atau dokter yah"ucap Jasmine.


"Mommy tenang saja"ucap Bintang di angguki Jasmine.


Ia pun segera keluar dari ruang rawat Angkasa untuk kembali ke hotel membersihkan diri nya dan mengganti baju karna ia masih memakai baju tidur begitu pun dengan ketiga anak nya.


Selesai membersih kan tubuh nya dan memakai baju Jasmine menelpon Hans agar penerbangan mereka di tunda dulu,setelah semua urusan nya selesai Jasmine meninggalkan hotel kembali ke rumah sakit karna ia tidak mau meninggalkan anak-anak nya terlalu lama.Namun ia lebih dulu membeli makanan untuk mereka dan menebus obat yang telah dokter tuliskan untuk Angkasa.


Saat Jasmine melewati ruangan menuju ruangan Angkasa tak sengaja mata nya menatap ke dalam yang kebetulan jendela nya kaca tembus pandang membuat tubuh nya berhenti mendadak.


"Erland"gumam nga pelan saat samar-samar melihat wajah yang sama dengan Erland.


"Tidak mungkin itu pasti bukan Erland"gumam nya lagi menggeleng kepala nya.


Namun langkah kaki nya mendekati ruangan tersebut saat akan membuka pintu tersebut seseorang menghentikan tangan Jasmine.


"Permisi nona"ucap seorang pria paru baya terhadap Jasmine membuat Jasmine menoleh.


"Ahh iya tuan"ucap Jasmine sopan.


"Ada nona masuk ke ruangan itu"tanya nya pada Jasmine.


"Saya hanya memastikan sesuatu tuan"ucap Jasmine kembali menatap ke dalam.


"Boleh saya masuk ke dalam tuan"ucap Jasmine lagi karna tidak bisa menahan rasa penasaran nya lagi.


"Silahkan nona"ucap pria paru baya tersebut.


Jasmine pun membuka pintu tersebut dan perlahan masuk ke dalam, Saat tepat di depan seseorang yang berbaring tersebut barang yang ada di tangan nya seketika berjatuhan begitu juga dengan air mata nya.

__ADS_1


"Erland"ucap Jasmine menangis sambil menggenggam tangan seseorang yang telah lama ia tunggu dan ia rindukan ternyata sedang berbaring lemah dengan alat-alat di tubuh nya.


__ADS_2