
Setelah selesai mandi dan berganti pakaian Jasmine segera keluar dari kamar menuju lantai bawah karna memang ia sudah sangat lapar karna saat di perjalanan tadi ia hanya makan sedikit saja.
"Sayang ke sini dulu bentar daddy mau bicara"ucap Aksa melihat Jasmine akan melewati ruang tamu di mana mereka berkumpul kecuali para istri yang masih berkutat di dapur.
"Sebentar dad"ucap Jasmine menuju dapur.
"Apa kau butuh sesuatu sayang"tanya Dea melihat Jasmine ada di dapur.
"Jasmine hanya ingin mengambil cemilan pengganjal perut tante sebelum makan"ucap Jasmine.
"Di kulkas ada ceke stroberi ambil lah"ucap Dea tersenyum.
"Iya tante"ucap Jasmine mengambil cake tersebut.
"Jasmine ke sana dulu tante di panggil daddy tadi"ucap Jasmine.
"Iya sayang"ucap Dea.
Jasmine melangkah kan kaki nya meninggal kan dapur membawa cake tersebut menuju ruang tamu di mana yang lain berkumpul.
"Sini duduk"ucap Aksa.
Jasmine mengangguk dan duduk di samping Aksa sambil memakan cake di tangan nya tanpa peduli tatapan para teman-teman nya.
"Ada apa dad"tanya Jasmine.
__ADS_1
"Tidak ada daddy hanga rindu dengan putri kecil daddy"ucap Aksa mengelus kepala Jasmine.
Jasmine mengangguk dan tersenyum tipis sambil melahap cake milik nya sambil menikmati elusan di kepala nya,Aksa memang menganggap mereka berdua masih saja kecil padahal mereka sudah besar namun mereka berdua tidak mempermasalah kan hal tersebut malahan mereka berdua senang mendapat kan kasih sayang dari kedua orang tua nya.
"Hay Jas besok kita berangkat bersama yah"ucap Dara memang lebih dekat dengan Jasmine di bandingkan dengan Friska.
"Ok"ucap Jasmine.
"Kak Jas kak Arka kenapa belum turun"tanya Manda sedari tadi menunggu Arka namun tak turun juga.
"Aku juga tidak tau"ucap Jasmine.
Tak lama Arka turun dari kamar nya dan langsung duduk di samping Jasmine sambil ikut memakan cake yang berada di tangan Jasmine.
"Sana ambil sendiri"ucap Jasmine.
"Bodo amat"ucap Jasmine menjauh kan cake milik nya dari Arka.
"Malam kak Arka"ucap Manda pada Arka tersenyum manis.
"Malam juga manda"ucap Arka.
"Friska kemana belum kelihatan"tanya Jasmine baru sadar jika Friska tidak ada.
"Masih di kamar"ucap Erland.
__ADS_1
"Kalian di sini saja dulu daddy sama om ke ruang kerja dulu"ucap Aksa pada mereka semua.
"Iya dad"ucap Arka.
Aksa dan kedua sahabat nya segera berjalan menuju ruang kerja Aksa untuk membahas perusahaan meninggal kan anak-anak mereka di sana.
"Dek bagi kenapa"ucap Arka pada Jasmine karna ia malas pergi ke dapur.
"Abil saja sendiri"ucap Jasmine.
"Sama kakak sendiri pelit"ucap Arka mengendus kesal.
"Kau saja yang malas mengambil nya"ucap Jasmine.
"Tau saja adik ku yang cantik ini"ucap Arka mencubit kedua pipi Jasmine.
"Apaan sih lepaskan,ini makan tapi jangan habiskan"ucap Jasmine.
"Dara besok kita satu lokal sama Friska juga gak"tanya Jasmine pada Dara.
"Seperti nya"ucap Dara yang sibuk memain kan ponsel nya.
"Oh bagus lah"ucap Jasmine.
"Kenapa memang nya"tanya Dara.
__ADS_1
"Biar dia ada teman nya di sekolah dia tidak memiliki teman semua teman cewek di sekolah tidak ada yang berani berdekatan dengan nya karna ia sangat dingin seperti es balok"ucap Arka santai mendapat tatapan tajam dari Jasmine sementara Dara tertawa.